Hadapi Banjir dan Angin Puting Beliung, Dinsos Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan - SuaraBorneo.com
Connect with us

Umum

Hadapi Banjir dan Angin Puting Beliung, Dinsos Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan

Published

on

Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan angin puting beliung. (Foto/MCKalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Memasuki musim penghujan, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan angin puting beliung. Langkah ini dilakukan setelah berakhirnya status darurat karhutla per 30 September 2025.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, M. Farhanie melalui Kabid Penanganan Bencana, Achmadi, mengatakan pihaknya tetap melakukan siaga penuh meski status darurat karhutla sudah dicabut. Menurutnya, perubahan cuaca ekstrem perlu diantisipasi sejak dini.

“Dalam beberapa hari terakhir, hujan deras dengan durasi panjang bahkan hampir seharian penuh sudah terjadi di Banjarmasin dan sekitarnya. Disertai angin kencang, kondisi ini bisa memicu banjir maupun puting beliung,” kata Achmadi, Banjarmasin, Selasa (7/10/2025).

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, Dinsos Kalsel telah menerima tambahan logistik dari Kementerian Sosial. Bantuan ini kemudian akan didistribusikan ke sejumlah Kabupaten/Kota yang dinilai rawan bencana.

“Logistik ini kita siapkan di daerah rawan agar penanganan bisa lebih cepat. Jadi tidak menunggu lagi, begitu terjadi bencana, bantuan sudah ada di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Selain distribusi logistik, Dinsos Kalsel juga melakukan pendataan ulang terhadap 44 lumbung sosial, 22 kampung siaga bencana, dan 4 kawasan siaga bencana. Pendataan ini mencakup ketersediaan logistik maupun kepengurusan yang masih aktif.

“Kalau ada pengurus lumbung sosial yang sudah tidak aktif, misalnya meninggal atau pindah, akan segera kita evaluasi. Jangan sampai program berhenti hanya karena pengurusnya tidak berjalan,” jelas Achmadi.

Tidak hanya memperkuat yang sudah ada, Dinsos Kalsel bersama Kementerian Sosial juga akan mendirikan dua kampung siaga bencana baru pada awal November 2025. Lokasinya berada di Kecamatan Padang Batung (Kabupaten Hulu Sungai Selatan) dan Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan (Kabupaten Hulu Sungai Tengah).

“Sudah kita survei, dan memang kedua daerah ini rawan bencana, terutama banjir. Dengan adanya kampung siaga bencana baru, kapasitas masyarakat akan lebih kuat dalam menghadapi risiko,” terang Achmadi.

Ia menegaskan, seluruh upaya ini merupakan bentuk hadirnya negara dalam penanganan bencana.

“Sebagaimana arahan Bapak Gubernur, negara harus hadir di tengah masyarakat. Bencana tidak bisa dihindari, tapi kita bisa mempercepat penanganan dan mengurangi dampaknya,” pungkasnya. [adv/ad/mckalsel]

Bagikan ke

Kalteng

Pengurus Kormi Kapuas Periode 2026-2029 Resmi Dilantik

Published

on

Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kapuas periode 2026-2029. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kapuas periode 2026-2029 resmi dilantik oleh KORMI Provinsi Kalteng bertempat di Aula Kantor Bupati Kapuas Jumat (21/8/2026).

Ketua KORMI Wabup Iapuas Dodo dipercaya memimpin organisasi tersebut. Pelantikan dihadiri Forkopimda Sekda Kapuas Usis I Sangkai Sekretaris Umum KORMI Kalteng sejumlah OPD.

Ketua panitia Erpince S Garang mengatakan pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan. Sebanyak 267 orang terlibat dalam kegiatan itu mulai dari unsur pemerintah pengurus KORMI dan INORGA hingga pegiat olahraga berprestasi.

Ketua KORMI Kapuas Dodo
mengatakan kepemimpinan di KORMI merupakan amanah.

“Oleh karena itu pengurus diminta membangun kerja sama dengan INORGA dan para pegiat olahraga agar keberadaan organisasi tersebut benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia meminta program olahraga masyarakat diperluas hingga kecamatan desa dan kelurahan termasuk ruang untuk olahraga tradisional yang perlu mendapat perhatian.

Meski demikian ada perbedaan antara peran KORMI dan KONI.

“KONI berorientasi pada olahraga prestasi sedangkan KORMI mendorong masyarakat gemar berolahraga menjaga kebugaran sekaligus melestarikan olahraga tradisional,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Kapuas HM Wiyatno menyatakan dukungan pemerintah daerah. Ia menilai KORMI bukan sekadar organisasi melainkan wadah untuk menggerakkan masyarakat agar hidup sehat bugar dan gembira.

“Untuk itu pentingnya sinergi kolaborasi KORMI dan pemda. Dengan kolaborasi itu olahraga masyarakat di Kapuas diharapkan tidak hanya ramai ketika pertandingan digelar tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

DPRD Kapuas Dorong KORMI Jadi Penggerak Olahraga Masyarakat

Published

on

Anggota DPRD Kapuas Algrin Gasan. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – DPRD Kabupaten Kapuas mendorong Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) menjadi penggerak olahraga masyarakat hingga ke desa dan kelurahan.

Hal ini disampaikan anggota DPRD Kapuas Algrin Gasan atas pelantikan/pengukuhan KORMI Kabupaten Kapuas periode 2026-2029 Jumat (21/8/2026).

Menurut legislator Partai Golkar itu KORMI bukan hanya organisasi tetapi wadah untuk menggerakkan masyarakat agar hidup sehat

Ia mengatakan kepemimpinan di KORMI merupakan amanah yang harus diterjemahkan melalui program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya dengan memperluas ruang bagi olahraga tradisional.

“Olahraga tradisional bukan sekadar aktivitas fisik. Di dalamnya terdapat identitas dan budaya daerah yang perlu dipertahankan di tengah perubahan zaman,” ujarnya Jumat (21/8/2026). (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Anggota DPRD Kapuas Apresiasi Gerakan Tanam Serempak

Published

on

Tanam padi serempak di Kelurahan Sei Pasah Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Anggota DPRD Kapuas Rahmad Jainudin mengapresiasi gerakan tanam serempak di Kelurahan Sei Pasah Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas Jumat (21/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan tanam serempak seluas 50 ribu hektare yang digelar secara nasional.

Di Sei Pasah penanaman berlangsung di lahan seluas 2 hektare dihadiri Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie.

Bagi DPRD Kapuas gerakan itu bukan sekadar aktivitas menanam tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Rahmad mengatakan kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang bertemunya kepentingan pemerintah petani dan para pemangku kepentingan.

“Sinergi itu dinilai penting agar sektor pertanian tidak berhenti pada seremoni penanaman. Kami mendukung dan mengapresiasi gerakan tanam serempak ini,” ujar legislator Partai Golkar dapil IV itu. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Jakarta

Momentum Penguatan UMKM Kalsel Melalui Perluasan Pasar

Published

on

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendorong UMKM naik kelas. (Foto/IG-Humas-BI-Kalsel)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. KKI tahun ini mengangkat semangat “BeudayaMeusareSare” dari Aceh, yang bermakna Berdaya, Bersama-Sama. Gelaran ini juga menjadi bentuk upaya mendorong kebangkitan UMKM di wilayah Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam. Gelaran Bank Indonesia yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B JICC, Jakarta ini dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional, Selvi Gibran Rakabuming. Turut dalam momen tersebut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Putri, dan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Doddy Zulverdi.

Mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, Bank Indonesia menyelenggarakan KKI 2026 bersinergi dengan 27 Kementerian dan Lembaga serta 34 mitra strategis. KKI 2026 menjadi wadah sinergi lintas sektor untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar UMKM. Kegiatan ini turut didukung dan dihadiri oleh duta besar negara sahabat, perwakilan Kementerian/Lembaga terkait, asosiasi, perbankan, dan para pelaku usaha.

“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Destry Damayanti, saat membuka KKI 2026.

Semangat penguatan UMKM tersebut turut bergema di Kalimantan Selatan. Komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendorong UMKM naik kelas turut diwujudkan melalui berbagai kegiatan pengembangan UMKM binaan seperti Digdaya UMKM, Festival Kuliner Banua 2026 pada 17–19 Juli 2026, serta Pamor Borneo 2026 pada 7–9 Agustus 2026 di Banjarmasin dan Kalsel Expo 2026 pada 12–17 Agustus 2026 di Banjarbaru yang digelar bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memperkuat daya saing UMKM Kalimantan Selatan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Kalimantan Selatan memiliki lebih dari 500 ribu UMKM yang turut berkontribusi terhadap perekonomian daerah, sehingga penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan secara konsisten mendorong UMKM daerah naik kelas melalui tiga pilar pengembangan, yaitu penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas usaha, dan perluasan akses pembiayaan.

Pengembangan UMKM di Kalimantan Selatan juga diarahkan untuk mendorong praktik usaha yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut tercemin melalui pengembangan UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan yang mengusung produk berbasis produk ramah lingkungan serta melibatkan kelompok perempuan, komunitas lokal dan generasi muda. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM daerah untuk tidak hanya tumbuh dari sisi usaha, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

Pada gelaran KKI 2026, UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut ambil bagian menampilkan produk unggulan Bumi Lambung Mangkurat. Sebanyak 7 (tujuh) UMKM asal Kalimantan Selatan hadir secara luring di Hall A dan B JICC, Jakarta, dengan produk yang ditampilkan merepresentasikan kekayaan Banua, mulai dari wastra khas Kalimantan Selatan seperti kain Sasirangan premium dan ecoprint, kerajinan kayu ulin dan anyaman purun, hingga makanan dan minuman olahan berbasis komoditas lokal seperti sorgum dan kopi liberika khas Kabupaten Tapin. Keikutsertaan ini membuka ruang bagi UMKM Kalimantan Selatan untuk memperluas jaringan pasar melalui business matching pembiayaan, ekspor, dan value chain, sekaligus memperkenalkan produk daerah kepada pengunjung nasional, mitra usaha, dan duta besar negara sahabat.

Selama 4 hari pelaksanaan acara, pameran di JICC diikuti lebih dari 550 UMKM, sementara pameran daring melalui platform digital www.karyakreatifindonesia.co.id melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.

Mari semarakkan KKI 2026 dengan mengunjungi pameran secara langsung di Hall A dan B JICC, Jakarta, maupun secara daring melalui situs www.karyakreatifindonesia.co.id. Bersama, kita dukung UMKM Indonesia untuk terus bangkit, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan bangsa. [Rls/BI]

Bagikan ke
Continue Reading

Ekonomi

KKI 2026, Gerakan Korporasi Gandeng UMKM Kalsel

Published

on

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah memfasilitasi business matching ekspor kepada 2 UMKM dengan nilai sebesar Rp2,08M dan business matching pembiayaan kepada 112 UMKM dengan nilai sebesar Rp8,7M hingga bulan Agustus 2026. (Foto/IG-Humas-BI-Kalsel)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Ketahanan perekonomian dan stabilitas sistem keuangan perlu terus ditransformasikan menjadi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, inklusif, dan berkelanjutan. Intermediasi berperan penting untuk memastikan kapasitas pembiayaan di sektor keuangan mengalir kepada sektor produktif, mendukung ekspansi usaha, serta mendorong penciptaan lapangan kerja. Salah satu upaya Bank Indonesia untuk mendorong UMKM naik kelas adalah melalui inisiasi Gerakan Korporasi Gandeng UMKM. Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas A.M. Djiwandono, saat membuka talkshow bertajuk “Akselerasi Intermediasi Mendorong Kemitraan Korporasi dan UMKM Naik Kelas”, di JICC Jakarta (20/8). Talkshow digelar sebagai rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026, gelaran Bank Indonesia bersinergi dengan otoritas dan penggiat UMKM. KKI 2026 mengangkat semangat Beudaya Meusare Sare yang artinya Berdaya Bersama-sama.

Penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong intermediasi yang semakin produktif sekaligus memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi. “UMKM yang tumbuh dapat menjadi usaha menengah, dan usaha menengah yang terus berkembang dapat menjadi korporasi baru Indonesia,” ujar Thomas. Untuk itu, UMKM perlu terus didorong meningkatkan produktivitas, memanfaatkan teknologi, memperluas pasar, dan terhubung dengan ekosistem usaha yang lebih luas.

Gerakan Korporasi Gandeng UMKM menghubungkan UMKM dengan rantai pasok dan rantai nilai korporasi melalui kemitraan. Akses pasar, jaringan, teknologi, pengalaman, dan standar usaha yang dimiliki korporasi dapat menjadi pengungkit bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan kapasitas usaha. Kemitraan tersebut juga membuka akses pasar dan pembiayaan yang lebih luas sehingga UMKM dapat terus berkembang dan naik kelas. Upaya ini diwujudkan dalam KKI 2026 antara lain melalui fasilitasi business matching, yang menargetkan omzet dan business matching ekspor sebesar Rp446,9 miliar serta business matching pembiayaan, termasuk pembiayaan hijau, sebesar Rp212,8 miliar.

Sepanjang tahun 2026, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah memfasilitasi business matching ekspor kepada 2 UMKM dengan nilai sebesar Rp2,08M dan business matching pembiayaan kepada 112 UMKM dengan nilai sebesar Rp8,7M hingga bulan Agustus 2026. Hal tersebut mempertegas komitmen Bank Indonesia untuk terus memperluas akses pembiayaan terhadap UMKM di daerah untuk memperluas pasar dan mengembangkan usahanya dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih tinggi, inklusif, dan berkelanjutan.

Bank Indonesia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat optimisme, kolaborasi, dan aksi nyata. Sinergi ini akan mendukung terwujudnya ekosistem di mana usaha kecil memiliki ruang untuk menjadi besar, korporasi tumbuh bersama mitra usahanya, dan pembiayaan mengalir kepada kegiatan ekonomi yang semakin produktif.

Akselerasi pembiayaan terus berjalan di Kalimantan Selatan, tercermin dari realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kalimantan Selatan hingga 30 Juni 2026 mencapai Rp2,69 triliun kepada 37.385 debitur dengan skema mikro mendominasi sebesar Rp1,76 triliun, serta ditopang pembiayaan Ultra Mikro (UMi) senilai Rp30,95 miliar kepada 5.547 debitur. Penguatan juga dilakukan melalui pelatihan aplikasi pencatatan keuangan SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) kepada pelaku UMKM dan pendataan pelaku usaha yang potensial dibiayai melalui aplikasi BISAID. Lebih lanjut, sinergi lintas instansi terus dilakukan, antara lain bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan untuk mendorong legalitas usaha UMKM agar semakin dipercaya lembaga keuangan dan Badan Amil Zakat Nasional Kalimantan Selatan untuk pembinaan pelaku usaha ultra mikro dan pra sejahtera.

Bank Indonesia mengajak seluruh pemangku kepentingan wz dan korporasi untuk terus meningkatkan intermediasi untuk mendukung sektor riil, terutama UMKM. Melalui Gerakan Korporasi Gandeng UMKM diharapkan semakin banyak UMKM terhubung dengan rantai nilai, memperoleh akses pasar dan pembiayaan, serta tumbuh dan naik kelas. Beudaya MeusareSare, Berdaya Bersama-sama mendorong UMKM naik kelas, memperkuat ketahanan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. [Rls-BI]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Kolaborasi dengan BAZNAS Kota Banjarmasin Salurkan Bantuan Beasiswa

Published

on

Penyerahan beasiswa pendidikan dari UPZ Bank Kalsel dan Baznas di Aula Sekber Khatib Dayyan. (Foto/Bank Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin kembali menunjukkan kepeduliannya di bidang pendidikan. Keduanya bersinergi menyalurkan bantuan beasiswa Cendikia jenjang S1 dan bantuan pendidikan bagi pelajar tingkat SD hingga SMP sederajat, di Aula Sekber Khatib Dayyan, Kamis (20/8/2026).

Total, ada 10 mahasiswa S1 yang menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga lulus menjadi sarjana, dengan rincian 5 mahasiswa Uniska, 4 mahasiswa UIN Antasari, dan 1 mahasiswa Poliban. Total dana yang disalurkan untuk jenjang ini mencapai Rp29,5 juta.

Sementara itu, untuk tingkat SD, SMP, dan sederajat, bantuan pendidikan diberikan kepada 35 orang anak dengan total dana mencapai Rp30,7 juta. Seluruh bantuan ini disalurkan secara praktis dan aman melalui rekening Tabungan Simpanan Pelajar.

Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Riduan Masykur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UPZ Bank Kalsel atas sinergi yang terus terjalin dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan pembinaan SDM di Banjarmasin.

“Bantuan ini adalah bagian dari Program Banjarmasin Cerdas melalui komponen Baznas Cendikia. Target kita tahun ini ada 300 orang penerima manfaat. Dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah, misalnya untuk anak-anak korban kebakaran,” ungkap Riduan.

Ia juga mengimbau masyarakat luas serta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya ke BAZNAS. “Semakin banyak dana yang masuk, semakin banyak kaum dhuafa yang bisa kita bantu. Terima kasih kepada para dermawan dan ASN, semoga Allah memberikan keberkahan,” tambahnya.

Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Gatot Subroto, Farid menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program pendidikan ini. “Kita sudah bekerja sama lama dengan BAZNAS. Melalui kolaborasi ini, penyaluran dana dari UPZ Bank Kalsel bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran untuk keperluan pendidikan anak-anak kita,” kata Farid.

Kehadiran program ini turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang turut hadir dalam acara penyerahan simbolis, berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Bantuan ini bukan sekadar urusan materi, melainkan wujud nyata perhatian dan kepedulian di Kota Banjarmasin agar anak-anak kita terus bersekolah dan meraih cita-citanya. Gunakan ini untuk kebutuhan pendidikan, tingkatkan prestasi, dan yang paling penting, bangun karakter yang baik. Jadilah orang yang sukses dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta Kota Banjarmasin tercinta,” pesan Ichrom. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Momentum Hari Kemerdekaan RI, Bank Kalsel Kolaborasi dengan Telkomsel Hadirkan Promo Spesial Bagi Nasabah

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Memeriahkan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Bank Kalsel berkolaborasi dengan Telkomsel menghadirkan promo spesial bagi nasabah yang melakukan transaksi melalui Aksel by Bank Kalsel.

Melalui program tersebut, pengguna Aksel berkesempatan memperoleh bonus pulsa sebesar Rp17 ribu setiap melakukan pembelian paket data dan internet bulanan OMG! Telkomsel dengan transaksi mulai dari Rp200 ribu.

Promo bertajuk spesial kemerdekaan tersebut berlangsung selama 17–31 Agustus 2026.

Program ini menjadi kesempatan bagi pengguna Aksel untuk memenuhi kebutuhan komunikasi sekaligus mendapatkan keuntungan tambahan dari setiap transaksi pembelian paket Telkomsel.

Bank Kalsel mengajak masyarakat, khususnya pengguna Aksel, memanfaatkan promo tersebut selama periode berlangsung dengan melakukan pembelian paket data Telkomsel melalui aplikasi Aksel.

Promo kemerdekaan ini menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel menghadirkan berbagai kemudahan dan keuntungan bagi nasabah melalui layanan transaksi digital.

Jangan lewatkan kesempatan menikmati promo spesial kemerdekaan hasil kolaborasi Bank Kalsel dan Telkomsel selama periode 17–31 Agustus 2026. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer