Kalsel
Polsek Kandangan Kota Limpahkan Tersangka Tahap Dua ke Pengadilan Negeri Kandangan
KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Penyidik Polsek Kandangan Kota melaksanakan penyerahan tersangka beserta barang bukti atau tahap dua ke Pengadilan Negeri Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, pada Selasa (12/05/2026).
Proses tersebut dilakukan sebagai bagian dari tahapan penanganan perkara pidana yang telah dinyatakan lengkap untuk dilanjutkan ke proses persidangan.
Penyerahan tahap dua tersebut dilakukan oleh jajaran penyidik Polsek Kandangan Kota setelah seluruh berkas perkara dinyatakan lengkap sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Tersangka beserta barang bukti diserahkan untuk selanjutnya menjalani proses hukum di tingkat pengadilan.
Penyidik Polsek Kandangan Kota menjelaskan, pelaksanaan tahap dua ini merupakan tindak lanjut dari proses penyidikan yang telah dilakukan secara intensif oleh pihak kepolisian.
Seluruh tahapan administrasi dan kelengkapan berkas telah dipenuhi sebelum tersangka diserahkan.
“Kami hari ini melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Pengadilan Negeri Kandangan sebagai bagian dari proses penegakan hukum yang sedang berjalan,” ujar penyidik Polsek Kandangan Kota saat memberikan keterangan.
Ia menambahkan, selama proses penyidikan pihaknya telah mengumpulkan alat bukti, melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, serta melengkapi dokumen perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Proses penyerahan berlangsung dengan pengamanan ketat dari personel kepolisian guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Tersangka kemudian diterima oleh pihak terkait untuk menjalani tahapan hukum selanjutnya.
Dengan dilaksanakannya tahap dua ini, Polsek Kandangan Kota menegaskan komitmennya dalam menangani setiap perkara secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum, demi memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. (Azifa)
Bagikan keBanjarbaru
Penutupan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kalsel 2026, Gubernur Titipkan Masa Depan Daerah, Bangsa dan Negara
BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan melalui Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman menitipkan masa depan daerah, bangsa, dan negara kepada 44 anggota Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman saat mewakili Gubernur Kalsel menutup secara resmi Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Gedung KH. Idham Chalid, pada Senin (17/8/2026) malam.
Sebanyak 44 putra-putri terbaik Banua yang terdiri dari 22 putra dan 22 putri dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan sebelumnya telah menuntaskan rangkaian seleksi, pendidikan, dan pelatihan, sekaligus menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Mewakili Gubernur Kalsel, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalankan amanah dengan disiplin, kekompakan, dan penuh tanggung jawab.
“Nama baik Paskibraka melekat pada adik-adik seumur hidup. Saya titip masa depan daerah, bangsa, dan negara kepada kalian,” sampai Wagub Hasnuryadi.
Wagub Hasnuryadi mengingatkan, berakhirnya pemusatan pendidikan dan pelatihan bukan berarti berakhir pula tanggung jawab para anggota Paskibraka. Sebaliknya, pengalaman selama menjalani pembinaan harus menjadi bekal untuk terus menunjukkan keteladanan di lingkungan masing-masing.
Wagub Kalsel juga meminta para anggota Paskibraka membawa kedisiplinan yang diperoleh selama pelatihan ke lingkungan keluarga dan sekolah.
“Malam ini pemusatan latihan kita tutup, sedangkan tugas adik-adik sebagai teladan baru saja dimulai. Bawa pulang disiplin ini ke rumah dan ke sekolah,” ujarnya.
Selain kedisiplinan, Wagub Hasnuryadi juga mengarahkan generasi muda Kalsel untuk tekun belajar, menjaga diri, serta menjauhi narkoba, perundungan, dan pergaulan yang dapat merusak masa depan.
Menurut Wagub Hasnuryadi, para anggota Paskibraka memiliki kesempatan besar untuk menjadi generasi yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan. Karena itu, nilai-nilai yang diperoleh selama pembinaan diharapkan terus diamalkan secara istiqamah dan konsisten.
“Mudah-mudahan bisa menjadi generasi muda yang kita banggakan, menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Semoga adik-adik semuanya sukses di bidangnya masing-masing dan menjadi pemimpin-pemimpin di daerahnya masing-masing,” ungkap Wagub Kalsel.
Dalam kesempatan itu, Wagub Hasnuryadi juga berpesan agar persaudaraan yang terbangun selama pemusatan latihan tetap dijaga. Perbedaan asal daerah dan latar belakang, menurutnya, harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan mempererat persatuan.
Wagub Hasnuryadi juga menilai pengalaman Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan tugas pengibaran bendera, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter, kepemimpinan, disiplin, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dalam momentum itu, Hasnuryadi turut menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, panitia, tim kesehatan, pendamping asrama, Purna Paskibraka Indonesia, orang tua, serta pihak sekolah yang telah mendukung proses pembinaan.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar. Saya juga tadi menanyakan kondisi adik-adik, semuanya sehat dan siap menjadi teladan di tempatnya masing-masing,” tuturnya.
Acara penutupan turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin, Komandan Kodim 1007/Banjarmasin Kolonel Inf Sigit Purwoko, dan segenap jajaran Pimpinan SKPD Kalsel, serta para anggota Paskibraka.
Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Kalsel juga menyerahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan senilai Rp5 juta kepada salah satu perwakilan Paskibraka Kalsel.
Dengan mengucapkan “Alhamdulillahirabbil ‘alamin”, Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 secara resmi dinyatakan ditutup.
Namun, bagi 44 anggota Paskibraka, Hasnuryadi menegaskan bahwa penutupan pemusatan latihan justru menjadi awal untuk membuktikan nilai-nilai yang telah mereka dapatkan melalui tindakan nyata di sekolah, keluarga, dan masyarakat. [Ady/Adpim]
Bagikan keBanjarbaru
Berlangsung Khitmad, Wagub Kalsel Hasnuryadi Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81
BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman bertindak sebagai Inspektur Upacara pada acara Penurunan Bendera dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di lapangan Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Senin (17/08/2026) sore.
Upacara penurunan bendera tersebut menjadi rangkaian penutup peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Seluruh rangkaian berlangsung tertib dan penuh penghormatan, mulai dari prosesi persiapan hingga Sang Saka Merah Putih diturunkan, dilipat, dan disimpan kembali.
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H Muhammad Syarifuddin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan, para pejabat teras Pemerintah Provinsi Kalsel, pimpinan instansi vertikal, pejabat TNI dan Polri, serta undangan lainnya.
Usai memimpin upacara, Wagub Kalsel Hasnuryadi menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian prosesi penurunan Bendera Merah Putih berjalan dengan lancar, tertib, dan khidmat.
“Alhamdulillahi rabbil alamin, tugas pada pelaksanaan upacara penurunan bendera berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Wagub kemudian menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas, serta para pelatih yang telah mendampingi dan mempersiapkan mereka selama berminggu-minggu.
“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Paskibraka yang bertugas, maupun para pelatih yang telah berlatih selama berminggu-minggu,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Hasnuryadi juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 Republik Indonesia. Menurutnya, peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat persatuan sekaligus membangun semangat bersama dalam memajukan bangsa.
“Saya juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-81 Republik Indonesia, seraya berharap momentum ini menjadi penguat persatuan dan semangat membangun bangsa,” tuturnya.
“Atas nama pribadi dan keluarga, kami mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia. Mudah-mudahan kita semakin solid, bersatu, Indonesia semakin maju, dan rakyat semakin sejahtera,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Wakil Gubernur juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda dan meminta generasi penerus bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak berhenti menimba ilmu sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Pesan saya untuk generasi muda, junjung tinggi persatuan dan kesatuan, dan teruslah menimba ilmu sebaik-baiknya sebagai bekal. Mudah-mudahan bisa menjadikan Indonesia semakin maju, sesuai dengan amanat Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045,” pesannya.
Untuk diketahui, dalam prosesi tersebut, Mayor (POM) Hendrik Yoneska, S.S.T.Han., M.H., lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 2012 yang menjabat Danspatpom Lanud Syamsudin Noor, bertindak sebagai Komandan Upacara.
Sementara Perwira Upacara dijabat Mayor Inf Teuku Rhoma Donny Syahputra, lulusan Secapa AD tahun 2015 yang menjabat Pasiops Korem 101/Antasari. Adapun Komandan Kompi Paskibra dijabat Letnan Dua Inf Kharisma Ikhsan Cendikia, S.Sos., lulusan Sepa PK tahun 2025 yang menjabat Danton Ban Kipan A Yonif TP 828/Banua Warani Mattone.
Prosesi penurunan bendera juga melibatkan putra-putri terbaik Kalimantan Selatan yang tergabung dalam Paskibraka. Pembawa baki dipercayakan kepada Masnah dari SMK Negeri 2 Simpang Empat, utusan Kabupaten Tanah Bumbu. Sebagai cadangan pembawa baki adalah Hidayatul Azkia dari SMA Negeri 1 Kandangan, utusan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Selanjutnya, Pascal Irfan Santoso dari Global Islamic Boarding School, utusan Kabupaten Barito Kuala, bertugas sebagai penggerak bendera. Muhammad Nurul Irfan dari SMA Negeri 4 Banjarbaru, utusan Kota Banjarbaru, bertugas sebagai pembentang bendera.
Untuk Danpok 8 dijabat Muhammad Rezky Nazari dari MA Negeri 2 Hulu Sungai Tengah, utusan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Sedangkan Danpok 17 dijabat Mohammad Ashiddah Al Ghoefar Khozein dari SMA Negeri 7 Banjarmasin, utusan Kota Banjarmasin. [Ady/Adpim]
Bagikan keBanjarbaru
Gubernur H Muhidin Serahkan SK Remisi HUT RI ke-81 Sebanyak 6.189 Warga Binaan Terima Pengurangan Masa Pidana
BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin didampingi Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kalsel, Erwedi Supriyatno, resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Remisi Umum bagi narapidana serta pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan, dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru, Senin (17/8/2026).
Penyerahan SK Remis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI oleh Gubernur H. Muhidin yang disaksikan pula oleh pimpinan Forkopimda Kalsel dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel M. Syarifuddin, Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik Kota Banjarbaru, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Selatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan, Pimpinan Instansi, Lembaga, dan Mitra Kerja Pemasyarakatan, Kepala Unit Pelaksana Teknis dan Pejabat Manajerial Di Lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kanwil Ditjen Imigrasi, serta perwakilan Warga Binaan tersebut, digelar dengan khidmat dan penuh makna, sebagai bentuk apresiasi negara kepada warga binaan pemasyarakatan yang telah menunjukkan perilaku baik, taat aturan, serta berkomitmen memperbaiki diri selama menjalani masa hukuman.
Junlah Narapidana yang mendapatkan remisi umum I (Pengurangan sebagian dari masa pidana) kali ini sebanyak 6.056 orang dan yang mendapat Remisi Umum II (Pengurangan seluruhnya dari masa pidana) berjumlah 133 orang, terdiri 51 orang langsung bebas dan 82 orang masih harus menjalani kurungan pengganti denda/subsider.
Gubernur H. Muhidin dalam sambutannya menyampaikan, pemberian remisi dan pengurangan masa pidana, merupakan bagian dari sistem pemasyarakatan yang menempatkan pembinaan sebagai proses penting dalam membantu warga binaan memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Karena itu, saya berharap remisi ini bukan sekadar dimaknai sebagai pengurangan masa menjalani pidana, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk semakin memperkuat tekad, memperbaiki diri, meningkatkan keterampilan, serta membangun kembali kepercayaan keluarga dan masyarakat,” ucap Gubernur H. Muhidin.
Gubenur H. Muhidin juga dalam kesempatan ini memberi pesan khusus kepada anak-anak binaan, agar jangan pernah merasa bahwa masa depan telah berakhir. Usia muda adalah kesempatan yang sangat panjang untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita.
“Kita semua tentu berharap proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak hanya memberikan perubahan secara administratif, tetapi benar-benar mampu membentuk karakter, keterampilan, kedisiplinan, dan kemandirian. Ketika nantinya kembali ke masyarakat, saudara-saudara dapat hadir sebagai pribadi yang produktif, memiliki keterampilan, mampu bekerja, berusaha, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan,” harap Gubenur H. Muhidin.
Kemerdekaan menurut Gubeenur H. Muhidin, mengajarkan bahwa selalu ada harapan untuk menjadi lebih baik. tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, tetapi setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.
“Mari kita jadikan momentum hari kemerdekaan ke-81 ini, sebagai semangat untuk membuka lembaran baru,
membangun kehidupan yang lebih baik, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” ajak Gubernur H. Muhidin mengakhiri sambutannya.
Sebelumnya, Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kalsel, Erwedi Supriyatno, dalam laporannya menyebut, untuk jumlah Satuan kerja Pemasyarakatan di Kalsel, sebanyak 18 UPT terdiri dari 8 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas),1 Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), 6 Rumah Tahanan Negara (Rutan), dan 3 Balai Pemasyarakatan (Bapas).
“Jumlah Warga Binaan, baik Narapidana, Anak Binaan dan Tahanan, saat ini mengalami over kapasitas 99 persen. Dari Kapasitas ynag tersedia hanya untuk 4.382 orang, kini jumlahnya mencapai 8.716 orang,” jelas Erwendi.
Sementara itu dirincikan Erwendi, jumlah Narapidana yang mendapatkan remisi umum I (Pengurangan sebagian dari masa pidana) kali ini sebanyak 6.056 orang dan yang mendapat Remisi Umum II (Pengurangan seluruhnya dari masa pidana) berjumlah 133 orang, terdiri 51 orang langsung bebas dan 82 orang masih harus menjalani kurungan pengganti denda/subsider.
“Anak binaan yang mendapatkan Pengurangan Masa Pidana (PMP), dibagi dalam 2 kategori pula, PMP I (Pengurangan sebagian dari masa pidana ) sebanyak 9 anak, dan untuk PMP II (Pengurangan seluruhnya dari masa pidana) diterima oleh 1 anak. Adapun besaran Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana Umum yang diperoleh bervariasi, mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan. Dan adalagi, untuk narapidana yang mendapatkan Remisi Tambahan, yakni Pemuka sebanyak 18 orang, dan remisi tambahan Donor Darah sebanyak 1 orang,” jelas Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan, Erwendi menambahkan.
Pada kesempatan ini pula, Erwendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, seluruh pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi terkait, mitra kerja, serta seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pelayanan, pembinaan, pembimbingan, dan reintegrasi sosial di bidang Pemasyarakatan.
“Kolaborasi dan sinergi seluruh pihak merupakan bagian penting dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutupnya.
Acara yang dimeriahkan dengan unjuk kebolehan dari para warga binaan, hingga pemberian cendera mata berupa lukisan pasar Terapung yang merupakan karya warga binaan ini, ditutup dengan peninjauan langsung Pameran hasil karya warga binaan dari seluruh Lapas di Kalsel, oleh Gubernur H. Muhidin, Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin, serta seluruh Forkopimda dan para tamu undangan yang berhadir dalam acara tersebut. [Ady/Adpim]
Bagikan keBanjarbaru
Gubernur Kalsel H Muhidin Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Kobarkan Semangat Perjuangan Pahlawan Merebut Kemerdekaan
BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubenur Kalimantan Selatan, H. Muhidin beserta Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin bersama Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman beserta Ketua BKOW Provinsi Kalsel, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi menghadiri Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, yang dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, di Banjarbaru, Senin (17/8/2026)
Bertindak sebagai Inspektur upacara, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin memimpin langsung rangkaian upacara yang dalam prosesinya dikibarkan dengan khidmat Sang Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera yang merupakan putra-putri terbaik Kalimantan Selatan yang berasal dari 13 kabupaten/kota di bawah asuhan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalimantan Selatan.
Dalam suasana khidmat dan penuh penghormatan ini, bertindak sebagai Pembawa Baki, Quensha Anindya Pitoko, dari SMA Negeri 1 Marabahan Barito Kuala. Untuk Penggerek Bendera, Ramadani Haikal Nur Fadilah, dari SMA Darul Hijrah Kabupaten Banjar, Pembentang Bendera , Muhammad Ilham dari SMA Negeri 4 Banjarbaru. Sementara untuk Komandan Kelompok 8 adalah Muhammad Rizki Fajar dari SMA Negeri 1 Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru dan Komandan kelompok 17, Muhammad Dede Mubadillah dari SMA Negeri 1 Pelaihari Kabupaten Tanah Laut.
Suasana semakin syahdu saat seluruh peserta diajak mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin.
Suasana semakin khidmat ketika Asisten Pemerintah dan
Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Galuh Tantri Narindra membacakan UUD Tahun 1945, yang dilanjutkan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H. Supian HK.
Usai upacara, Gubernur Kalsel H. Muhidin menyampaikan harapannya terhadap bangsa Indonesia di usianya yang ke- 81 tahun ini.
“Alhamdulillah kita hari ini memperingati dengan penuh khidmat. Dengan momen ini, mudah-mudahan dapat mengingatkankan lagi kepada kita bagaimana perjuangan pahlawan dengan gagah berani merebut kemerdekaan Negara Indonesia kala itu,” ucap Gubernur H. Muhidin.
Gubernur H. Muhidin juga berharap generasi bangsa Indonesia khususnya yang ada di Kalsel, dapat menjadi penerus perjuangan para pahlawan, dengan terus rajin belajar untuk Indonesia lebih baik lagi.
Upacara Peringatan HUT RI ke 81 yang turut dihadiri jajaran petinggi Forkopimda Kalsel, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin dan seluruh unsur TNI Polri, serta seluruh Pejabat Pimpinan tinggi Pratama Lingkup Pemprov Kalsel, Perwakilan Mahasiswa, Pelajar dan tamu undangan kali ini juga semakin semarak dengan persembahan lagu-lagu perjuangan oleh Paduan Suara binaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan. Lagu Hari Merdeka, Halo-Halo Bandung, Berkibarlah Benderaku, serta Sapu Tangan Babuncu menggema, membangkitkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air.
Berbalut busana adat nusantara, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 inipun tampak semakin meriah. Bagaimana tidak, terlihat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin dalam momen ini sengaja menggunakan pakaian adat Banjar yang menjadi ciri khas Kalimantan Selatan. Sementara itu, Ketua BKOW Provinsi Kalsel, drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi juga tampak menggunakan pakaian adat dari Sumatera Selatan, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalsel, Masrupah Syarifuddin tampak menggunakan baju bugis dari Sulawesi.
Rangkaian upacara juga diselingi penyerahan penghargaan Kenaikam Pangkat Luar Biasa oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhudin kepada Sekretaris Daerah, Muhammad Syarifuddin, dan ditutup dengan penyerahan secara simbolis bantuan berupa sembako kepada para veteran, sekaligus penyerahan pila dan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba gerak jalan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinso Kalsel dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 81 Tahun 2026 ini. [Ady/Adpim]
Bagikan ke
Banjarmasin
“Putar Roda Impian AKSEL” Bank Kalsel Turut Semarakkan Kalsel Expo 2026
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel turut menyemarakkan ajang Kalsel Expo 2026, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel), di areal perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru,
Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Senin, Bank Kalsel hadir dengan suguhan keseruan dan banjir hadiah bagi para pengunjung lewat permainan “Putar Roda Impian AKSEL”. Program ini menjadi daya tarik luar biasa bagi masyarakat.
Selama Kalsel Expo berlangsung, dari tanggal 13 hingga 17 Agustus 2026, Bank Kalsel mengajak masyarakat untuk merasakan kemudahan bertransaksi digital sekaligus membawa pulang berbagai souvenir eksklusif.
Caranya sangat mudah, pengunjung hanya perlu melakukan transaksi minimal 3 kali menggunakan fitur QRIS melalui aplikasi AKSEL by Bank Kalsel.
“Mampir ke Stand Bank Kalsel di Kalsel Expo 2026 dan nikmati keseruannya selama 13–17 Agustus 2026. Saatnya transaksi, putar roda, dan bawa pulang hadiahnya!” tulis Manajemen Bank Kalsel.
Berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku, langkah untuk mendapatkan hadiah di Stand Bank Kalsel, yaitu lakukan 3x transaksi QRIS menggunakan aplikasi AKSEL by Bank Kalsel (bisa di tenant atau stand mana saja di area pameran).
Kemudian, tunjukkan bukti transaksi tersebut kepada petugas yang berjaga di Stand Bank Kalsel (Kalsel Expo) dan pengunjung akan langsung mendapatkan 1x kesempatan untuk memutar “Roda Impian AKSEL”.
Berbagai macam souvenir menarik telah disiapkan di roda impian tersebut, mulai dari mug, payung, bantal leher, dan hadiah seru lainnya. Selama pengunjung memenuhi syarat 3x transaksi, mereka dipastikan bisa ikut memutar roda impian dan membawa pulang suvenir dari Bank Kalsel. [adv]
Bagikan keBarito Kuala
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81, Warga Grand Purnama 2 Blok F dan H Gelar Berbagai Lomba
HANDIL BAKTI, SuaraBorneo.com – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 81 tahun 2026, warga RT 25 Komplek Grand Purnama 2 Blok F dan H Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan menggelar berbagai lomba.
Perlombaan yang digelar sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang diraih serta sebagai ucapan terima kasih kepada para Pahlawan yang telah gugur sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin 17 Agustus 2026 di lingkungan RT 25 Komplek Grand Purnama 2 Blok F dan H. Panitia bersama warga telah mempersiapkan sejumlah perlombaan yang dapat diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Ketua RT 25 Komplek Grand Purnama 2 Blok F dan H, M. Naparin, mengatakan bahwa sebelumnya persiapan kegiatan perlombaan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh warga.
“Kami ingin perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, dan menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-81, Amang Ady, mengatakan bahwa berbagai perlombaan telah disiapkan agar seluruh warga dapat ikut berpartisipasi.
“Kami menggelar lombaan jalan sehat, untuk anak-anak seperti makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol, mengeluarkan bola mandi dalam kotak dan lomba mewarnai khusus anak TK. Kami berharap anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan gembira dan tetap menjunjung sportivitas,” ujarnya.
Selain perlombaan anak-anak, panitia juga menyiapkan lomba panjat pinang yang menjadi salah satu kegiatan yang paling ditunggu warga. Lomba tersebut akan dilakukan secara berkelompok dengan tujuan meraih dan mengibarkan bendera merah putih dan mendapatkan hadiah yang telah ditempatkan di bagian atas batang pinang.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dan semangat gotong royong antarwarga.
Amang Ady menambahkan, seluruh persiapan dilakukan bersama warga, mulai dari menyiapkan perlengkapan lomba, tempat pelaksanaan, hingga hadiah bagi para peserta. Ia juga mengajak seluruh warga RT 25 untuk ikut menyukseskan kegiatan tersebut agar perayaan HUT RI ke-81 dapat berlangsung meriah, aman, dan tertib.
“Adapun dana yang dikumpulkan dengan cara sumbangan suka rela melalui list sumbangan di WhatsApp Grub Komplek dan sumbangan mendatangi setiap rumah warga (door to door),” pungkas Amang Ady.
Dengan semangat kemerdekaan, warga RT 25 Komplek Grand Purnama 2 Blok F dan H berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat menjadi ajang hiburan sekaligus mempererat tali silaturahmi. Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa persatuan, kebersamaan, sportivitas, dan gotong royong di lingkungan masyarakat. [Ady/SB]
Bagikan keBanjarmasin
Ikut AKSEL Virtual Run 2026, Punya Rekening Bank Kalsel dan Bayar Pendaftaran Hanya Rp76
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Ingin ikut AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi sekaligus membantu menghijaukan Pegunungan Meratus? Masyarakat cukup memiliki rekening Bank Kalsel, mengaktifkan Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel, dan membayar biaya pendaftaran hanya Rp76.
Mengusung tema “Sehat Diri, Bumi Lestari: Dari Pesisir ke Pegunungan”, kegiatan ini menjadi bagian dari semarak Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Jarak lari peserta nantinya dikonversikan menjadi bibit pohon ulin untuk ditanam di kawasan Tahura Sultan Adam, Mandiangin.
Pendaftaran dibuka 12 Agustus hingga 12 September 2026, sedangkan pelaksanaan AKSEL Virtual Run berlangsung 14 Agustus hingga 12 September 2026.
Peserta wajib memiliki rekening tabungan Bank Kalsel, yakni Simpeda, Banua, atau Tabungan Syariah Al Barakah atas nama pribadi serta telah mengaktifkan Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel.
Pendaftaran dilakukan melalui fitur AKSEL FUN pada Mobile Banking AKSEL dengan biaya Rp76. Satu rekening tabungan hanya dapat digunakan untuk mendaftarkan satu peserta.
Peserta wajib menyelesaikan jarak 7,6 kilometer, baik dalam satu kali lari maupun beberapa kali hingga mencapai total 7,6 kilometer. Aktivitas lari dapat menggunakan aplikasi seperti Strava, Relive, atau Nike Run.
Hasil lari kemudian di-capture dan diunggah melalui situs v-run.bankkalsel.co.id selama periode program. Hasil verifikasi akan muncul maksimal dalam 1 x 24 jam.
Peserta yang telah mengunggah hasil lari dengan total jarak minimal 7,6 kilometer berhak mengikuti undian doorprize dengan total hadiah Rp30 juta pada akhir September 2026.Referensi Geografis
Selain itu, masyarakat juga berkesempatan ikut mengubah langkah dan keringat menjadi aksi nyata penghijauan. Bank Kalsel menargetkan akumulasi jarak lari peserta untuk menghasilkan 760 bibit ulin yang akan ditanam di kawasan Meratus.
Jadi, jangan tunggu lagi. Segera daftar AKSEL Virtual Run 2026. Sehat bersama, lari bersama, dan jadikan setiap langkah sebagai kontribusi untuk kelestarian Banua. [adv]
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

