Kalteng
DPRD Kapuas Bahas Raperda Perubahan Kawasan Tanpa Rokok
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pansus III DPRD Kapuas menggelar rapat pembahasan perubahan Raperda Kabupaten Kapuas Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok.
Rapat bertempat di ruang rapat gabungan DPRD Kapuas (13/5/2026) dihadiri pihak eksekutif.
Rapat ini digelar untuk menyempurnakan aturan yang sudah ada karena setelah sepuluh tahun berjalan banyak hal yang berubah.
Wilayah perkotaan semakin padat muncul tempat-tempat baru yang rawan terpapar asap rokok dan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok pun terus berkembang.
Apa yang dimaksud dengan Kawasan Tanpa Rokok? Sederhananya KTR adalah tempat-tempat yang dilarang untuk merokok. Tujuannya melindungi orang-orang yang tidak merokok, terutama anak-anak ibu hamil dan lansia dari bahaya asap rokok.
Contoh kawasan tersebut meliputi fasilitas kesehatan sekolah tempat bermain anak tempat ibadah, angkutan umum, dan perkantoran.
Dalam rapat yang berlangsung serius namun kondusif ini Pansus III DPRD bersama perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dan para pemangku kepentingan lainnya membahas beberapa poin penting.
Di antaranya adalah perluasan kawasan yang dilarang untuk merokok penguatan sanksi bagi pelanggar serta peningkatan peran serta masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan KTR.
“Aturan ini bukan untuk mempersulit perokok tetapi untuk melindungi masyarakat yang tidak merokok. Setiap orang berhak menghirup udara bersih terutama di tempat umum dan fasilitas publik.
Dari sisi kesehatan ini adalah investasi jangka panjang untuk menekan angka penyakit akibat rokok,” kata perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.
Oleh karena itu dengan adanya perubahan aturan ini diharapkan Kabupaten Kapuas semakin serius dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok.
Masyarakat pun diimbau untuk mendukung kebijakan ini dengan tidak merokok di kawasan yang sudah ditentukan. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Perkuat Basis Pendidikan Politik Hadapi Pemilu 2029 DPC PDI Perjuangan Kapuas Menggelar Musancab se Kabupaten Kapuas 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam rangka memperkuat pendidikan politk bagi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) se Kabupaten Kapuas Tahun 2026 Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan bertempat di Aula Hotel Permata Inn Jalan Cilik Riwut Kuala Kapuas dibuka resmi Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalteng Yohanes.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Kapuas HM Wiyatno anggota DPRD Provinsi Kalteng dapil 5 PDI Perjuangan Nyelong Inga Simon dan sejumlah pengurus Sekda Kapuas Usis I Sangkai anggota DPRD Kapuas PDI Perjuangan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas Thosiba Limin dan jajaran PAC PDI Perjuangan 17 kecamatan se Kabupaten serta para kader.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas Thosiba Limin mengatakan kegiatan ini adalah wujud pelaksanaan dari program kerja yang tertuang dalam peraturan partai.
“Terima kasih kepada Bupati Kapuas telah hadir dalam kegiatan ini,” katanya.
Ia menyampaikan peserta Musancab berasal dari utusan kecamatan masing-masing yang ada di Kabupaten Kapuas.
“Saya selaku ketua Pengurus DPC berharap pada para peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Bupati Kapuas HM Wiyatno mengatakan pelaksanaan Musancab bukan sekedar agenda organisasi tetapi juga momentum strategis untuk melakukan evaluasi.
“Saya berharap melalui Musancab ini akan lahir kader-kader yang memiliki integritas semangat gotong royong loyalitas terhadap organisasi serta kepedulian yang tinggi terhadap kepentingan masyarakat Kabupaten Kapuas,” katanya.
Sementara itu Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalteng Yohanes mengatakan Musancab serentak se Kabupaten Kapuas ini diharapkan akan meningkatkan SDM dalam
tubuh partai.
“Disamping kader laki-laki diharapkan pula keterwakilan perempuan untuk mengisi kepengurusan di PAC PDI Perjuangan tingkat kecamatan,” harapnya.
Lebih dari itu tambah Yohanes selain memperkuat pendidikan politik juga persiapan dalam rangka persiapan menghadapi pemilu 2029.
Pada kesempatan pelaksanaan Musancab sekaligus juga pembacaan SK kepengurusan dan pengukuhan PAC 17 kecamatan periode 2026 -2031 se Kabupaten Kapuas. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Laksanakan Penandatanganan Kontrak Swakelola Cetak Sawah
DEPOK, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian.
Ini ditandai dengan penandatanganan kontrak swakelola kegiatan cetak sawah Tahun Anggaran 2026 untuk wilayah Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan di Hotel The Margo Depok Jawa Barat Rabu (13/5/2026).
Penandatanganan kontrak dilakukan antara Balai Pertanian Banjarbaru dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas. Kegiatan tersebut turut disaksikan langsung Bupati Kapuas HM Wiyatno Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Edy Dese.
Program cetak sawah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan luas baku sawah sekaligus memperkuat kapasitas produksi pangan di Kabupaten Kapuas yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Kalimantan Tengah.
Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan pertanian di Kabupaten Kapuas.
Ia mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani. “Pemerintah Kabupaten Kapuas menyambut baik pelaksanaan program cetak sawah ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Kami optimis program ini akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Hermanto menegaskan program cetak sawah merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
Menurutnya program cetak sawah menjadi salah satu program strategis nasional yang harus dilaksanakan secara benar, baik, dan fungsional agar mampu mendukung peningkatan produksi pangan nasional.
“Keberhasilan cetak sawah lebih dari 50 persen tergantung kepada teman-teman yang ada di ruangan ini. Sukses atau tidaknya program ini tergantung komitmen bersama,” ujar Hermanto.
Hermanto menjelaskan dari target konstruksi cetak sawah seluas 120 ribu hektare pada tahun 2026 sebanyak 62 ribu hektare telah dikontrakkan melalui skema swakelola tipe 2.
Sisanya sekitar 52 ribu hektare juga akan dilaksanakan melalui mekanisme swakelola. (Ujg/SB)
Kalteng
Wabup Resmi Lepas Kontingen FBIM Kabupaten Kapuas 2026 ke Palangka Raya
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Wakil Bupati Kapuas Dodo secara resmi melepas kontingen Kabupaten Kapuas untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 berlangsung sejak tanggal 17 – 23 Mei di Palangka Raya.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Rujab Bupati Kapuas Rabu (13/5/2026).
Wabup menyampaikan kegiatan Festival Budaya Isen Mulang merupakan ajang strategis untuk mempererat tali silaturahmi memperkuat persaudaraan antar daerah sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya dan promosi pariwisata daerah.
Oleh karena itu kontingen Kabupaten Kapuas diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
“Saya berpesan agar seluruh kontingen tetap menjaga kekompakan kesehatan dan sportivitas serta bersatu membawa nama baik Kabupaten Kapuas,” katanya.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan dalam laporannya menyampaikan keikutsertaan kontingen Kapuas berdasarkan Surat Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 500.13.2.5/1/Bid.II/DISBUDPAR/V/2026 tanggal 4 Mei 2026 tentang petunjuk teknis pelaksanaan Festival Budaya
Isen Mulang Tahun 2026.
Kemudian SK Bupati Kapuas Nomor 243/DISPARBUDPORA Tahun 2026 tentang pembentukan kontingen Kabupaten Kapuas.
Ia menjelaskan kontingen Kabupaten Kapuas akan mengikuti sejumlah cabang lomba di antaranya manyipet habayang balogo parade seni budaya tradisi lisan (tutur) parade tari kreasi daerah menjawet uwei
besei kambe mangaruhi hingga pemilihan Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah.
Ia melanjutkan seluruh peserta merupakan para pemenang Festival Budaya Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2026 yang telah dilaksanakan pada 6 hingga 10 April 2026.
“Atas nama panitia kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas dukungan penuh terhadap persiapan kontingen ini.
Semoga seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa prestasi membanggakan bagi Kabupaten Kapuas, ” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Dihadiri Wabup PWI Kapuas Gelar Konferensi X Suhartoyo Terpilih Ketua
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas Kalteng menggelar Konferensi ke X bertempat di Aula Kodim 1011/KLK Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas Selasa (12/5/2026).
Hadir Wabup Kapuas Dodo perwakilan Forkopimda Ketua PWI Kalteng M Zainal
dan sejumlah pengurus OPD serta jajaran PWI Kapuas.
Ketua Panitia Pelaksana Ali Surakhman menyampaikan bahwa konferensi kali ini mengusung tema penguatan profesionalisme wartawan di era digital. “Terima kasih kepada semua pihak atas dukungan pelaksanaan kegiatan konferensi ini,” katanya.
Wakil Bupati Dodo mewakili Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan pers memiliki peran strategis di era keterbukaan informasi sebagai penyampai informasi kontrol sosial sekaligus jembatan antara masyarakat dan pemerintah.
Ia mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga profesionalisme menjunjung tinggi KEJ dengan pemberitaan yang akurat dan berimbang.
“Harapannya Ketua PWI Kabupaten
Kapuas periode 2026–2029 yang terpilih
nantinya dapat melanjutkan program-program organisasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah,” katanya.
Sementara itu Ketua terpilih PWI Kapuas 2026-2029 Suhartoyo mengatakan segera melakukan konsolidasi internal organisasi merumuskan program kerja tahun 2026.
“Dalam hal ini membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi vertikal dengan mengedepankan integritas kapasitas fungsi pers,” ujarnya.
Dalam proses pemilihan berlangsung demokratis Suhartoyo memperoleh 9
suara sedangkan Zulkifli 7 suara.
Adapun susunan pengurus PWI Kapuas Ketua Suhartoyo Sekretaris Alexander Putera dan Bendahara Abdul Hair. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Kapuas Kalteng Terpilih Lokasi Konstruksi Cetak Sawah TA 2026
PALANGKA RAYA, SuaraBorneo.com – Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah terpilih menjadi lokasi konstruksi cetak sawah TA 2026.
Terkait itu Bupati Kapuas HM Wiyatno melakukan MoU dengan Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan pengembangan program PSN peningkatan produksi pangan nasional.
Konstruksi cetak sawah dilaksanakan di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah Selasa (12/5/2026).
Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan Hermanto mengatakan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas pemerintahan agar program cetak sawah dapat terlaksana secara optimal.
Ia mengatakan kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mempercepat realisasi program perluasan lahan pertanian khususnya melalui pengembangan areal sawah baru di wilayah Kabupaten Kapuas.
Bupati HM Wiyatno menyampaikan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendukung program strategis nasional di bidang pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan produktivitas pertanian serta manfaat bagi kesejahteraan petani.
“Diharapkan terjadi perluasan areal tanam peningkatan produktivitas pertanian serta penguatan ketahanan pangan baik di daerah maupun nasional,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Pengurus DPC Organda Kabupaten Kapuas Resmi Dilantik
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Kapuas masa bakti 2026 -2031 resmi dilantik Senin (11/5/2026).
Pelantikan oleh Ketua DPD Organda Provinsi Kalteng Ducun Helduk Umar di Aula Kantor Dishub Kapuas dihadiri pihak Pemkab Kapuas Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Kabag PBJ) Setda Kapuas Sidik Widiantoro pihak Dishub pelaku usaha angkutan serta undangan lainnya.
Kabag PBJ Setda Kapuas Sidik Widiantoro yang membacakan sambutan Bupati Kapuas menyampaikan bahwa keberadaan Organda sangat strategis. “Organda bukan sekadar organisasi pengusaha tetapi mitra pemerintah dalam menyediakan layanan transportasi yang aman nyaman tertib dan terjangkau bagi masyarakat Kapuas,” katanya.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Kapuas menyambut baik kepengurusan baru DPC Organda Kabupaten Kapuas di bawah kepemimpinan Arjusika Triady untuk masa bakti 2026 – 2031.
Lebih lanjut ia menyampaikan pesan harapan Bupati Kapuas untuk kepengurusan baru Organda. Pertama menjadikan Organda sebagai organisasi yang solid dan profesional serta menjaga kekompakan antarvanggota dan menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah.
Kedua memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dengan Dinas Perhubungan Satlantas dan perangkat daerah terkait dalam membahas berbagai isu transportasi seperti peremajaan armada penataan terminal retribusi hingga angkutan perbatasan.
Ketiga mendukung program pembangunan daerah khususnya dalam peningkatan konektivitas desa ketahanan pangan dan pengembangan sektor pariwisata.
“Harapannya agar Organda dapat membantu memastikan distribusi logistik hasil pertanian serta akses masyarakat menuju
pusat kota dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen terus mendukung dan membina Organda. Diharapkan pula organisasi ini semakin solid profesional dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah melalui sektor transportasi yang berkualitas.
Sementara itu Ketua DPC Organda Kabupaten Kapuas Arjusika Triady mengatakan membantuk dan memperkuat anggota Organda Kabupaten Kapuas menjadi lebih solid lagi.
“Kita kejar tayang karena terjadi kevakuman selama 10 tahun. Semoga ini berjalan lancar. Terima kasih kepada ketua DPD Organda Kalteng yang sudah melantik kami di Kabupaten Kapuas ini,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Pemda Kapuas Dan BPJS Kesehatan Ajak PBS dan Tambang Bantu Masyarakat Terkait Pengaktifan Program JKN
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemda Kabupaten Kapuas dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengajak perusahaan PBS dan tambang di Kabupaten Kapuas Kalteng membantu masyarakat keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kegiatan tindak lanjut program Skema Sharing Iuran (SSI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kapuas di Aula Kantor Bapperida Kapuas Senin (11/5/2026) dihadiri Wabup Kapuas Dodo mewakili Bupati Kapuas HM Wiyatno Sekda Kapuas Usis I Sangkai Kepala Bapperida Ahmad M Saribi BPJS Cabang Kuala Kapuas
serta pihak perusahaan.
“Harapannya dengan skema sharing CSR dari perusahaan masyarakat Kapuas dapat terbantu program JKN itu,” ujar Wabup.
Kepala BPJS Cabang Palangkaraya K Hindro Kusumo mengatakan dalam pertemuan mengajak pengusaha sektor tambang dan PBS membantu masyarakat sekitar terkait keberlanjutan program JKN.
“Intinya mengajak seluruh PBS yang ada di Kabupaten Kapuas untuk sama sama membantu masyarakat di Kabupaten
Kapuas khususnya yang ada disekitar perusahaan,” katanya kepada wartawan usai kegiatan.
Ia mengatakan sejak awal tahun 2026 per satu januari kepesertaan JKN bagi masyarakat statusnya mengalami penonaktifan.
Ia menjelaskan segmen untuk program JKN yang dibiayai oleh pemda banyak yang non aktif karena dampak pengurangan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat ke daerah.
Ia melanjutkan dampaknya juga berimbas ke program JKN. Oleh karena itu dibutuhkan bantuan dari pihak ketiga badan usaha selama ini yang mempunyai alokasi dana CSR untuk masyarakat sekitar
“Kami berharap ada yang bisa dialokasikan untuk masyarakat yang non aktif ini jadi dalam waktu dekat bisa aktif kembali sehingga masyarakat kembali memiliki akses pelayanan kesehatan,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Banjarmasin1 tahun agoJelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Sidak SPBU di Wilayah Kalsel

