Kalteng
Tim Mabes Polri Laksanakan Penilaian Kampung Bebas Narkoba Kelurahan Selat Utara
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Tim Mabes Polri melaksanakan penilaian terhadap Kampung Bebas dari Narkoba (Bersinar) di Kantor Kelurahan Selat Utara Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Kalteng Jumat (26/6/2026).
Kunjungan itu merupakan kegiatan dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara
ke-80.
Penilaian di Posko Kampung Bebas dari Narkoba di Kantor Kelurahan Selat Utara dan Pos Kamling RT 4. Tim Mabes Polri dipimpin Kombes Pol Witarsa Aji didampingi Tim Polda Kalteng yang dipimpin AKBP Rian Tohari.
Hadir Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma Bupati Kapuas anggota DPRD Kapuas OPD Kasat Narkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo Camat Selat Kapolsek Selat Danramil Kota Lurah Selat Utara para Ketua RT tokoh agama tokoh masyarakat organisasi ormas serta warga setempat.
Kasat Narkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo mengatakan program Kampung Bebas dari Narkoba merupakan langkah strategis untuk membangun kolaborasi antara Polri pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
“Melalui program ini kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba memperkuat sinergi seluruh elemen dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” katanya.
Selain itu juga mendorong masyarakat menjadi pelopor yang berani melaporkan
apabila menemukan adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungannya.
Ia mengatakan keberhasilan mewujudkan kampung bebas narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan.
“Oleh karena itu melalui penilaian yang dilakukan Tim Mabes Polri ini diharapkan Kelurahan Selat Utara dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun lingkungan yang aman sehat dan bebas dari ancaman narkoba,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Anggota Komisi II DPR RI Iwan Kurniawan Aspirasi Pemerintahan Desa Jadi Perhatian
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Anggota Komisi II DPR RI Dapil Kalimantan Tengah Iwan Kurniawan menegaskan aspirasi pemerintahan desa menjadi perhatian serius untuk kemudian ditindak lanjuti.
“Pemerintahan desa menjadi garda terdepan dalam menjalankan tugas yang berkaitan dengan pemerintahan. Oleh karena itu masa reses ini kita hadir mendengar aspirasi,” katanya kepada wartawan usai kegiatan Asistensi dan Advokasi Penerapan Birokrasi Desa diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri di Aula Tingang Menteng Kantor Bupati Kapuas Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya apa yang disampaikan kades terkait kebijakan program justru saat ini menjadi kendala dalam menjalankan roda pemerintahan desa. “Jadi aspirasi yang disampaikan kades di forum ini nantinya akan disampaikan ke pemerintah pusat,” katanya.
Politisi Partai Gerindra ini mengatakan berbagai kebijakan terkait program pemerintah pusat diakui saat ini memang menjadi dampak bagi pemerintahan di tingkat desa.
Program dimaksud itu seperti Kopdes MBG kemudian PSN pengembangan kawasan food estate di Kecamatan Dadahup.
Meski adanya program dari kebijakan pemerintah pusat tdiharapkan tidak menghambat pelaksanaan program pembangunan pemerintahan desa.
“Harapannya dengan adanya program tersebut diharapkan tidak menghambat proses pembangunan di desa. Jadi
perlu kita awasi dan pantau bersama-sama sehingga tepat sasaran,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa terkait berbagai kebijakan dalam hal ini pentingnya sinergi pemerintah pusat pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam rangka bersama-sama mendorong pelaksanaan program pembangunan.
Asisten I Setda Kapuas Romulus menyampaikan dukungan dan apresiasi atas kunjungan kerja anggota Komisi II DPR RI dapil Kalteng tersebut.
“Forum ini memberikan suatu masukan saran aspirasi terkait berbagai persoalan yang dihadapi pemerintahan desa sehingga menjadi perhatian bersama yang kemudian disampaikan kepada pemerintah pusat,” katanya.
Pembukaan Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kapuas HMM Wiyatno Sekda Usis I Sangkai Staf Ahli KSDM Asisten I Setda Kapuas DPMD Provinsi Kalteng DPMD Kapuas APDESI serta Kades se Kabupaten Kapuas. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Wabup Kapuas Tinjau Kondisi Desa Mampai Jaya Kapuas Hulu
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Wakil Bupati Kapuas Dodo melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau kondisi Desa Mampai Jaya Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas pada Jumat (25/9/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.
Wabup mengatakan pemerintah daerah sangat memperhatikan pembangunan di semua desa secara merata.
“Karena itu ia berbagai fasilitas yang telah diberikan pemerintah hendaknya dijaga dan dirawat dengan baik,” pesannya.
Berdasarkan data administrasi kependudukan Desa Mampai Jaya tercatat memiliki 43 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 119 jiwa yang telah terdata pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Desa Mampai Jaya juga menyatakan kesiapan untuk menyediakan lahan bagi rencana transmigrasi lokal sebanyak 50 KK dan diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan sekaligus meningkatkan pertumbuhan masyarakat dan perekonomian desa.
Wabup juga memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan. Ia berpesan kepada masyarakat agar anak-anak di Desa Mampai Jaya tidak sampai mengalami putus sekolah.
“Jangan sampai anak-anak kita putus sekolah karena pendidikan merupakan investasi untuk masa depan,” ujarnya.
Sementara itu Asisten I Setda Kapuas Romulus mengingatkan masyarakat agar keberadaan dan perhatian Pemerintah Daerah di Desa Mampai Jaya dapat dijaga serta dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Harapannya seluruh fasilitas yang telah dibangun dan diberikan pemerintah dapat dirawat secara bersama-sama sehingga mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Kerja Sama Dengan LPPM UPR Pemkab Kapuas Gelar FGD Perkuat Rancang Bangun Sistem Sababuka Bersinar
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com -Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Ekspose Laporan Pendahuluan Kajian Rancang Bangun Layanan Satu Basis Data Kabupaten Kapuas Berazas Sinergi Akuntabel dan Reliabel.
Kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya (UPR) dibuka resmi Sekda Kapuas Usis I Sangkai dihadiri Kepala Bapperida Ahmad M Saribi sejumlah OPD berlangsung di Aula Bapperida Kapuas Jumat (25/9/2026).
Sekda Kapuas Usis I Sangkai mengatakan Sababuka Bersinar sebagai upaya Pemkab Kapuas memanfaatkan data secara terintegrasi. “Oleh karena itu terkait sistem data dalam hal ini pentingnya sinergi antar OPD terkait ketepatan keamanan dan ketersediaan data,” katanya.
Ketua Tim Peneliti Jhon Retei Aprisandi mengatakan ini merupakan rancang bangun
untuk menghimpun data-data yang ada di OPD tersaji dalam sistem satu basis data secara digital melalui aplikasi sebagai informasi bagi daerah khususnya Kabupaten Kapuas.
“Aplikasi nantinya bisa berbasis Android Web dan juga WhatsApp sebagai sistem data untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah,” kata Asisten Ahli Rahmat.
Ketua LPPM UPR Herry mengatakan sangat mendukung penelitian rancang bangun layanan satu basis data karena saat ini memang era digitalisasi sehingga membuat Kabupaten Kapuas dikenal orang.
Sementara itu Kepala Bapperida Kapuas Ahmad M Saribi melalui Kabid Litbang Nila Widyastuti mengatakan konsistensi satu basis data ini adalah sistem inovasi pengembangan selain arah kemanfaatannya.
Menurutnya Bapperida sendiri kedepan melakukan pendalaman dan ujung muaranya bagaimana kemudian basis data ditampilkan terkait kebijakan itu.
“Harapan yang paling utama pemerintah daerah mempunyai konsistensi kinerja melalui Sababuka Bersinar dengan digitalisasi dimuktakhirkan
serta dapat dipertanggungjawabkan, ” ujarnya. (Ujang/SB)
Kalteng
Pemkab Kapuas Gelar Rapat Evaluasi Penanganan Bencana Kekeringan dan Pencegahan Karhutla
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas Kalteng menggelar Rapat Evaluasi Penanganan Tanggap Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Kabupaten Kapuas Tahun 2026 bertempat di Posko Induk Karhutla Kabupaten Kapuas Kamis (24/9/2026).
Rapat evaluasi memastikan kesiapsiagaan personel sarana dan prasarana serta koordinasi seluruh pihak yang terlibat di lapangan.
Sekda Kapuas Usis I Sangkai menekankan pentingnya evaluasi secara menyeluruh, khususnya terhadap kekuatan personel dan dukungan sarana prasarana yang digunakan dalam penanganan Karhutla.
“Dalam rapat evaluasi ini kita mengevaluasi personil jumlah personilnya berapa terus sarana-prasarana yang kita gunakan apa nah terus rencana kita membangun sumur bor yang multifungsi,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pembangunan sumur bor tersebut direncanakan tidak hanya untuk mendukung penanganan Karhutla pada musim kemarau tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Sekda juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan pencegahan Karhutla yang dilakukan bersama seluruh mitra di lapangan.
Oleh karena itu kita tetap memantau pekerjaan yang dilaksanakan oleh seluruh mitra kita masyarakat kita yang ada di lapangan termasuk kecamatan desa yang melibatkan pihak TNI dan Polri.
“Jadi kita selalu berkolaborasi dan berkombinasi untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kabupaten Kapuas,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Kapolres Kapuas Turun Langsung ke Lapangan Padamkan Karhutla di Desa Sei Pasah Kapuas Hilir
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari turun langsung memimpin pemadaman dan pembasahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah RT 05 Kelurahan Sei Pasah Kecamatan Kapuas Hilir Kabupaten Kapuas Kamis (24/9/2026) siang.
Ini dilakukan menyusul ditemukannya titik api pada lahan dengan luasan sekitar 3 hektare namun kondisi lahan yang terbakar didominasi semak belukar dengan permukaan tanah gambut yang kering.
Pemadaman dan pembasahan di titik lahan terbakar menggunakan cairan X-Fire
untuk membantu mempercepat pemadaman serta mencegah api kembali menyala.
Pemadaman Karhutla melibatkan personel gabungan terdiri dari 5 personel TNI 5 personel Polsek Kapuas Hilir 4 personel MPA Kecamatan Kapuas Hilir 4 personel MPA Sei Asam 6 personel MPA Sei Pasah serta 10 personel Posko Karhutla Polres Kapuas.
Meski kondisi medan cukup sulit selain akses menuju lokasi cukup sulit dan tidak terdapat sumber air di sekitar titik api ditambah keterbatasan personel bahkan peralatan namun personel gabungan tetap bekerja secara bersama-sama dengan memanfaatkan kendaraan roda dua untuk menjangkau lokasi titik api yang sulit dilalui kendaraan roda empat.
Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari menegaskan penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan kekompakan, dan keterlibatan seluruh unsur di lapangan.
“Kami turun langsung untuk memastikan titik api dapat segera ditangani. Kondisi lahan gambut yang kering harus menjadi perhatian karena api berpotensi kembali muncul apabila tidak dilakukan pembasahan secara maksimal,” katanya.
Kapolres mengatakan selain pemadaman juga melakukan pembasahan dan menggunakan X-Fire untuk membantu mengendalikan api.
Kapolres mengapresiasi sinergi personel TNI Polri MPA dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan Karhutla. “Penanganan Karhutla bukan hanya tugas satu pihak. Oleh karena itu dibutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama agar api tidak meluas ke permukiman masyarakat dan lingkungan sekitar,” ucapnya.
Sementara pembasahan berhasil diselesaikan sekitar pukul 15.35 WIB. Personel selanjutnya memastikan kondisi lahan telah dibasahi untuk meminimalkan potensi munculnya kembali titik api.
“Polres Kapuas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Kehadiran Perkumpulan Banama Ekonomi Kreatif TMPT Diharapkan Mendorong Perkembangan Ekonomi Masyarakat
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Ekonomi kreatif dinilai memiliki peran penting dalam rangka mendorong perkembangan ekonomi di daerah.
Hal ini disampaikan Bupati Kapuas HM Wiyatno diwakili Wabup Kapuas Dodo ketika menghadiri Pengukuhan Pengurus Perkumpulan Banama Ekonomi Kreatif Tingang Menteng Panunjung Tarung Kabupaten Kapuas Periode 2026–2031 berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Rabu (23/9/2026).
Wakil Bupati Dodo menyampaikan ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan ekonomi masyarakat.
Kabupaten Kapuas memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan mulai dari seni dan budaya kuliner kerajinan fesyen desain media hingga berbagai bentuk inovasi.
“Dalam hal ini perkumpulan Banama Ekonomi Kreatif Tingang Menteng Panunjung Tarung diharapkan menjadi wadah untuk menghimpun dan mengembangkan berbagai potensi tersebut agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga memenyampaikan bahwa perkumpulan tersebut memiliki perjalanan yang cukup panjang sejak mulai digagas pada masa pandemi Covid-19 tahun 2021. Hal itu menunjukkan adanya semangat untuk tetap bangkit berkreasi dan melihat peluang di tengah berbagai keterbatasan.
Lebih lanjut Wabup mengharapkan pengurus agar aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun perangkat daerah terkait
khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif UMKM pariwisata kebudayaan pemberdayaan masyarakat pendidikan dan kepemudaan.
“Kepengurusan yang telah dikukuhkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial tetapi mampu menghasilkan karya, membuka peluang, membangun jejaring serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Proyek Pambelum Bahalap Pemkab Kapuas Dukung Penguatan Pengelolaan Lahan Gambut
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas mendukung penuh upaya penguatan pengelolaan lahan gambut dan pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh pihak akademisi.
Hal tersebut ditegaskan saat Wakil Bupati Kapuas Dodo hadir mewakili pemerintah daerah untuk membuka secara resmi Lokakarya Perkembangan Proyek Pambelum Bahalap di Hotel Fovere Kuala Kapuas Jalan Pemuda Kamis (24/9/2026) pagi.
Kegiatan diinisiasi Universitas Palangka Raya (UPR) ini dihadiri langsung oleh Kepala Unit Pendamping Akademik (UPA) Pengelolaan Lahan Gambut – CIMTROP UPR Dr Adi Jaya serta Kepala Bidang Penyuluhan Pemberdayaan Masyarakat dan Hutan Adat Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Miko Duwiter bersama jajaran peneliti dan instansi terkait.
Wakil Bupati Kapuas Dodo menyambut positif terselenggaranya lokakarya tersebut sebagai wadah evaluasi sekaligus penyelarasan program kerja Proyek Pambelum Bahalap dengan kebijakan pembangunan daerah di Kabupaten Kapuas.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Kapuas menyambut baik dan mendukung penuh keberlanjutan Proyek Pambelum Bahalap ini. “Kita tahu bahwa pengelolaan lahan gambut di daerah kita bukan sekadar isu lingkungan, tetapi berkaitan langsung dengan mata pencaharian dan keselamatan masyarakat,” katanya.
Usai membuka secara resmi rangkaian lokakarya Wabup berkesempatan mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh manajemen Hotel Fovere di lokasi acara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) hotel tersebut. (Ujang/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

