Banjarmasin
Gubernur H Muhidin Apresiasi Police Expo 2026, Bentuk Sinergi Pemerintah Daerah Jaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel, H. Muhidin bersama Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel secara resmi membuka Police Expo 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Hall Atrium 1 Duta Mall Banjarmasin, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Polda Kalsel tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026, dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.”
Police Expo menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui berbagai layanan, edukasi, hiburan, dan kegiatan kreatif.
Dalam penyelenggaraannya, Police Expo 2026 menghadirkan beragam fasilitas dan kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat.
Salah satunya adalah layanan publik terpadu yang menyediakan pembuatan paspor bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kalsel dengan kuota 30 paspor setiap hari.
Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan pameran peralatan taktis kepolisian dan berbagai inovasi teknologi, termasuk pengenalan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector.
Kehadiran fasilitas tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat tugas dan teknologi yang digunakan kepolisian dalam menjalankan fungsi pelayanan dan penegakan hukum.
Police Expo juga menyediakan ruang kreativitas bagi anak-anak dan generasi muda melalui berbagai kegiatan edukatif dan hiburan.
Di antaranya lomba mewarnai, stand Bhayangkari yang menampilkan program pendidikan TK Kemala Bhayangkari, hingga panggung hiburan yang terbuka bagi masyarakat umum.
Sejumlah pertunjukan menarik turut memeriahkan kegiatan ini, seperti Fashion Show Polisi Cilik, peragaan busana personel Polri, talk show interaktif, serta panggung hiburan yang akan menjadi penutup rangkaian acara pada hari terakhir.
Selain itu salah satu daya tarik utama Police Expo 2026 adalah pelaksanaan Turnamen Esports Kapolda Cup Series 3.
Turnamen tersebut mempertandingkan sejumlah cabang permainan populer, yakni Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, serta kompetisi Cosplay.
Antusiasme peserta tercatat sangat tinggi dengan total 3.571 peserta yang mengikuti berbagai kategori perlombaan. Tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, peserta juga datang dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Banten, Bangka Belitung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Selatan, serta sejumlah provinsi di Pulau Kalimantan.
Turnamen ini juga menjadi ajang seleksi menuju kompetisi tingkat nasional. Tim yang berhasil meraih gelar juara pada cabang Mobile Legends akan mewakili Polda Kalsel dalam ajang Kapolri Cup yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juli 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, H. Muhidin menyampaikan penghargaan kepada Kapolda Kalsel beserta seluruh jajaran kepolisian yang selama ini telah bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut orang nomor satu di Kalsel itu, berbagai agenda penting daerah dapat terlaksana dengan aman dan lancar berkat dukungan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Kapolda beserta seluruh jajaran Kepolisian Kalsel, yang selama ini telah terjalin sinergi yang sangat baik dengan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat dan menjaga keamanan daerah banua Kalsel,” ujarnya.
Gubernur, H. Muhidin menilai Police Expo 2026 menjadi sarana yang tepat untuk memperlihatkan wajah Polri yang humanis, modern, dan semakin dekat dengan masyarakat. Berbagai layanan publik, pameran, edukasi, dukungan bagi pelaku usaha, hingga ruang kreativitas bagi generasi muda turut dihadirkan dalam kegiatan tersebut.
Lebih Lanjut, Gubernur H. Muhidin mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan berkunjung dan berinteraksi langsung dengan anggota kepolisian yang bertugas.
“Jangan segan untuk datang dan bertanya. Polisi hadir untuk melayani masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat secara langsung berbagai layanan dan program yang disiapkan oleh kepolisian,” katanya.
Selain itu, Gubernur H. Muhidin juga mengajak seluruh masyarakat Kalsel untuk meramaikan Polis Expo yang berlangsung hingga akhir pekan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kalsel untuk hadir dan meramaikan Polis Expo 2026. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana mempererat tali persaudaraan dan membangun kepercayaan antara masyarakat dengan kepolisian,” ucapnya.
Gubernur H. Muhidin berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat sehingga tercipta rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.
“Dengan kondisi keamanan yang terjaga, Kalimantan Selatan diyakini akan semakin maju menuju kesejahteraan yang dicita-citakan bersama.” Pungkasnya.
Sementara itu, Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa Police Expo 2026 bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
“Police Expo 2026 ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polda Kalsel dalam membangun keterbukaan informasi, mendekatkan jangkauan pelayanan, serta terus memupuk dan meningkatkan kepercayaan publik (public trust),” ujarnya.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan berharap melalui berbagai ruang edukasi dan interaksi yang disediakan selama pelaksanaan expo, masyarakat diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat tugas dan fungsi kepolisian. Selain itu, masyarakat juga dapat berinteraksi langsung dengan personel Polri serta memperoleh informasi mengenai berbagai layanan yang tersedia.
“Melalui ruang edukasi dan interaksi yang positif ini, kami ingin meruntuhkan sekat jarak agar Polri bisa hadir lebih dekat di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Kapolda, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menjelaskan, Police Expo 2026 menghadirkan berbagai program yang telah disiapkan oleh jajaran teknis kepolisian. Mulai dari layanan publik, pameran peralatan kepolisian, edukasi keamanan, hingga pengenalan berbagai inovasi dan teknologi modern yang digunakan dalam mendukung tugas kepolisian.
Menurutnya, expo tersebut menjadi sarana interaktif bagi masyarakat untuk memahami lebih jauh berbagai fungsi kepolisian sekaligus melihat secara langsung transformasi pelayanan yang terus dilakukan oleh Polri.
“Expo ini menjadi sarana interaktif bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai fungsi kepolisian, ragam inovasi pelayanan publik, hingga pemanfaatan teknologi modern yang kami terapkan. Ini adalah upaya berkelanjutan kami dalam menjaga kamtibmas, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat secara prima,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengukuhan Ibu Asuh Polisi Cilik Banua Polda Kalimantan Selatan, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan berbagai stan pameran, pelayanan publik, serta produk mitra yang turut memeriahkan Police Expo 2026.
Pembukaan Police Expo 2026 turut dihadiri Kabinda Kalsel, Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, perwakilan Danlanud Sjamsudin Noor, Mayor Sus Ahmad, serta Danlanal Banjarmasin, Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra.
Hadir pula kalangan akademisi Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UIN Antasari Banjarmasin Dr. Irfan Noor, Ketua STIE Sultan Adam Prof. Dr. H. Muhammad Hadin Muhjad, serta Kepala Pusat Studi Kepolisian ULM Prof. Rahmida Erliyani.
Turut berhadir Kakanwil PT Jasa Raharja Kalsel, Ahmad Artakan Nugraha, Kakanwil Ditjen Imigrasi Kalsel, Ian Welly Wiguna, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Yoga Priya Prakoso Wardoyo, serta Kepala Bapenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil.
Kegiatan juga dihadiri Wakapolda Kalsel beserta Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel dan jajaran, Ketua DPD Laung Kuning Kalsel Ichsan Setiawan, Ketua Organisasi masyarakat Dayak, Kulon Salam, serta perwakilan sejumlah mitra strategis seperti Duta Mall Banjarmasin, Telkom Indonesia, Telkomsel, Sinar Mas Group, Wings Group, Sebuku Coal Group, Bank Kalsel, dan PT Moko Group, serta para undangan lainnya. [adv/adpim]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Dukung Police Expo 2026, Edukasi Peran Polri kepada Masyarakat
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Police Expo Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Kalimantan Selatan di Duta Mall salah satu pusat perbelanjaan di Kota Banjarmasin, Kamis (25/6/2026).
Kepala Divisi Kesekretariatan Bank Kalsel, Firmansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan sarana yang efektif untuk mendekatkan Polri kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai tugas, fungsi, serta pelayanan kepolisian.
“Bank Kalsel sangat mendukung penyelenggaraan Police Expo 2026 karena kegiatan ini ditujukan untuk masyarakat luas. Melalui berbagai pameran dan layanan yang ditampilkan, masyarakat dapat mengetahui lebih banyak hal yang sebelumnya mungkin belum dipahami terkait tugas dan peran Polri,” ujar Firmansyah.
Menurutnya, beragam stan pameran yang melibatkan satuan kerja di lingkungan Polda Kalimantan Selatan serta instansi terkait menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai tugas kepolisian, tetapi juga dapat mengenal berbagai layanan publik yang dihadirkan selama kegiatan berlangsung.
Ia menilai Police Expo menjadi media edukasi yang mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai peran Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Melalui expo ini masyarakat dapat mengetahui secara langsung apa saja tugas dan fungsi Polri serta bagaimana peran kepolisian sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Firmansyah menambahkan, kegiatan seperti ini juga memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih terbuka dan interaktif. Berbagai layanan yang disediakan, termasuk pelayanan publik dari instansi terkait, semakin memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan pelayanan secara langsung.
Atas dasar itu, Bank Kalsel menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Police Expo 2026 dan berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai wadah edukasi, sosialisasi, serta penguatan sinergi antara Polri, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Secara tidak langsung kegiatan ini memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat mengenai berbagai layanan Polri yang selama ini mungkin belum diketahui. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” tutup Firmansyah. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Sekda Pemko Banjarmasin Hadiri Peluncuran Layanan Devisa Bank Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mewakili Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menghadiri peluncuran layanan devisa Bank Kalsel di Aula Lantai 3 Bank Kalsel, Senin (22/6/2026).
Layanan devisa tersebut diresmikan Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin. Usai peluncuran, gubernur juga meninjau layanan dan menyapa nasabah Bank Kalsel di lantai 1.
Kalimantan Post
Muhidin menyampaikan syukur atas terbitnya izin layanan devisa dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Menurut dia, status Bank Kalsel sebagai bank devisa akan memperkuat daya saing perbankan daerah sekaligus mempermudah transaksi luar negeri.
“Dengan layanan ini, Bank Kalsel bisa melayani transaksi langsung ke luar negeri,” ujarnya.
Ia mengajak kalangan pengusaha, HIPMI, Kadin, masyarakat, hingga pelaku UMKM memanfaatkan layanan tersebut, terutama untuk kebutuhan transaksi ekspor.
Muhidin juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan regulator dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme layanan agar Bank Kalsel terus berkembang sebagai bank devisa. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Hadirkan Program Pinjaman Tanpa Bunga Bagi UMKM Banjarmasin
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel bersama Pemerintah Kota Banjarmasin menghadirkan program pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program Usaha Mikro Maju Sejahtera (UMARA).
Kepala Bidang Pemasaran Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin, Pradoni Akbar, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan UMKM di Kota Banjarmasin melalui kerja sama yang terjalin dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, melalui Program UMARA, pelaku UMKM dapat memperoleh fasilitas pinjaman hingga Rp150 juta.
“Pelaku UMKM hanya membayar angsuran pokok setiap bulan, sedangkan beban bunga ditanggung oleh pemerintah kota,” ujar Pradoni.
Ia menjelaskan, setiap pengajuan akan melalui proses survei dan analisis kelayakan usaha sesuai prosedur perbankan.
“Apabila hasil survei dan analisis menunjukkan usaha tersebut layak, maka pengajuan akan disetujui dan pembiayaan dapat dicairkan,” katanya.
Pradoni menambahkan, Program UMARA memiliki pagu anggaran sebesar Rp3 miliar per tahun. Besaran pembiayaan yang diberikan kepada masing-masing pelaku usaha disesuaikan dengan kebutuhan dan kelayakan usahanya.
“Nominal kredit yang diberikan bervariasi, tergantung hasil penilaian terhadap kelayakan usaha masing-masing pelaku UMKM,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, antusiasme pelaku UMKM terhadap program tersebut cukup tinggi. Sejumlah pelaku usaha telah mengajukan pembiayaan, bahkan pada kegiatan sosialisasi juga dilakukan penyerahan simbolis pinjaman UMARA kepada beberapa penerima manfaat.
“Mudah-mudahan setelah mengikuti sosialisasi ini semakin banyak pelaku UMKM yang mengajukan dan memanfaatkan program UMARA,” pungkasnya. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Perkuat Ekonomi Daerah, Sinergi UMKM Bersama Jamkrida Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai wujud sinergi antar-BUMD untuk menumbuhkan perekonomian daerah. Bank Kalsel terus berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Selatan melalui perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bersama PT Jamkrida Kalsel (Perseroda). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dengan Direktur Utama Jamkrida Kalsel, M. Fauzan Noor, pada hari Selasa, 23 Juni 2026, bertempat di Lantai 3 Kantor Pusat Bank Kalsel, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini juga, turut disaksikan oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Ir. Eddy Elminsyah Jaya; Perwakilan dari Divisi Konsumer & UMK dan Jamkrida Kalsel.
Perjanjian ini bukan merupakan kerja sama baru, melainkan kelanjutan dari sinergi yang telah terjalin baik antara Bank Kalsel dan Jamkrida Kalsel sejak tahun 2021. Dengan adanya dukungan penjaminan, penyaluran KUR diharapkan dapat semakin menjangkau pelaku usaha yang membutuhkan permodalan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas kegiatan produktif dan menambah daya saing serta menghadirkan layanan keuangan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberi kontribusi terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Selatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyambut baik perpanjangan kerja sama tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pembiayaan kepada sektor produktif, khususnya UMKM. Menurutnya, sinergi antara Bank Kalsel dan Jamkrida Kalsel merupakan bentuk dukungan BUMD terhadap visi dan misi Gubernur Kalimantan Selatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Sinergi yang dilakukan hari ini, merupakan bagian dari komitmen kami dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam memperkuat sektor usaha produktif. Diharapkan, penyaluran KUR dapat semakin optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat Kalimantan Selatan,” ujar Fachrudin.
Sementara itu, Direktur Utama Jamkrida Kalsel, M. Fauzan Noor, menyampaikan bahwa penjaminan memiliki peran penting dalam memperkuat akses permodalan bagi pelaku usaha produktif, khususnya UMKM yang berpotensi berkembang namun masih membutuhkan dukungan dalam memperoleh pembiayaan.
“Melalui penjaminan KUR ini, Jamkrida Kalsel berkomitmen mendukung perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha produktif di Kalimantan Selatan. Kami juga mengajak para pelaku UMKM agar memanfaatkan KUR secara bijak, meningkatkan literasi keuangan, serta mengelola usaha dengan baik, sehingga pembiayaan yang diperoleh benar-benar digunakan untuk kegiatan produktif yang mampu menambah daya saing usaha,” ungkap Fauzan.
Sebagai Informasi, Bank Kalsel merupakan Bank Pembangunan Daerah milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Bank Kalsel menjalankan fungsi intermediasi perbankan serta mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui berbagai layanan keuangan, termasuk pembiayaan bagi UMKM dan masyarakat produktif. Pada tanggal 22 Juni 2026, Bank Kalsel resmi beroperasi sebagai Bank Devisa. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Resmi! Haris Munandar Dikukuhkan Jadi Kepala Perwakilan BI Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, secara resmi mengukuhkan Haris Munandar sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam Upacara Pengukuhan yang diselenggarakan di Aula Pangeran Antasari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (24/6).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala daerah di Provinsi Kalimantan Selatan, pimpinan kementerian/lembaga, perbankan, pelaku usaha, akademisi dan insan media.
Pengukuhan ini menandai kesinambungan kepemimpinan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dari Fadjar Majardi kepada Haris Munandar. Estafet kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas di daerah, sekaligus memperkuat kontribusi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali menyampaikan bahwa Bank Indonesia senantiasa memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam rangka menjaga stabilitas nilai Rupiah, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta memastikan pelaksanaan kebijakan Bank Indonesia dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan Bank Indonesia di daerah akan terus dioptimalkan melalui pengendalian inflasi, pengembangan ekonomi daerah, akselerasi ekonomi dan keuangan digital, penyediaan uang Rupiah berkualitas, serta penguatan tata kelola dan kesinambungan kepemimpinan internal.
Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia menyampaikan bahwa perekonomian Kalimantan Selatan terus menunjukkan kinerja positif. Pada triwulan I 2026, ekonomi Kalimantan Selatan tumbuh sebesar 5,67% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61%. Namun demikian, inflasi Kalimantan Selatan pada Mei 2026 yang tercatat 4,22% secara tahunan perlu terus direspons melalui penguatan koordinasi kebijakan, terutama dalam menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif kepada masyarakat.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Indonesia dalam memperkuat sinergi kelembagaan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, khususnya pada pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan, pengembangan UMKM dan ekonomi kerakyatan, penguatan ekonomi dan keuangan syariah, serta sinergi lintas lembaga.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyampaikan penghargaan kepada Fadjar Majardi atas dedikasi dan kontribusi selama menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan periode 2024–2026. Melalui pengukuhan ini, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi kebijakan dalam menjaga stabilitas harga, memperluas digitalisasi, mengembangkan ekonomi daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang inklusif, berdaya tahan, dan berkelanjutan. [rls-bi]
Bagikan keBanjarmasin
Manfaat Lain Layanan Bank Devisa dari Bank Kalsel, Portofolio Produk Valas dan Kemudahan Akses Jaringan Kantor
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai Bank Devisa, Bank Kalsel tidak hanya membatasi layanan pada pengiriman uang, melainkan turut memperkenalkan variasi produk finansial berbasis valas (Foreign Exchange) yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, antara lain:
Tabungan Valas: Simpanan dalam mata uang asing bagi perorangan maupun badan usaha. Produk ini sangat cocok bagi Sobat Aksel yang berencana umrah tahun depan atau kuliah di luar negeri, sehingga kebutuhan dana dalam mata uang asing dapat dipersiapkan secara bertahap tanpa harus melakukan pembelian valas sekaligus menjelang keberangkatan.
– Deposito Valas: Instrumen investasi berjangka dalam mata uang asing dengan imbal hasil yang kompetitif.
– Giro Valas: Solusi rekening koran valas untuk mempermudah likuiditas transaksi bisnis berskala internasional.
– Layanan pembelian dan penjualan uang kertas asing (Banknotes): Layanan penukaran fisik uang kertas asing dengan kurs yang bersaing.
Bagi nasabah yang ingin melakukan pengiriman uang ke luar negeri, caranya sangat mudah. Nasabah cukup menyiapkan data penerima secara lengkap, meliputi: nama penerima, nomor rekening, nama bank tujuan, kode SWIFT (SWIFT Code), dokumen pendukung dan negara tujuan. Setelah data terverifikasi benar, Bank Kalsel akan meneruskan instruksi pembayaran kepada bank koresponden untuk selanjutnya diteruskan ke Bank tujuan & rekening penerima di negara tujuan.
Sebaliknya, bagi nasabah yang memiliki keluarga, teman, atau rekan bisnis di luar negeri yang ingin mengirimkan uang ke Indonesia, nasabah cukup memberikan informasi nama lengkap penerima, nomor rekening, nama Bank Penerima yaitu Bank Kalsel dan menyebutkan SWIFT Code Bank Kalsel: PDKSIDBB kepada pihak pengirim dana. Menerima dana internasional kini menjadi jauh lebih praktis.
Untuk mengawali langkah keuangan global, pembukaan rekening Tabungan Valas maupun konsultasi produk devisa dapat dilakukan dengan mengunjungi langsung Kantor Cabang (KC) Bank Kalsel terdekat yang telah melayani operasional Devisa, yaitu:
1. KC Utama Banjarmasin
2. KC Jakarta
3. KC Batulicin
Petugas layanan (Customer Service) Bank Kalsel di kantor cabang tersebut siap mendampingi proses pembukaan rekening, memberikan edukasi persyaratan, serta menginformasikan pilihan mata uang asing yang tersedia. Kenali layanan Bank Kalsel sebagai Bank Devisa, pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan, dan nikmati kemudahan transaksi internasional yang praktis dan aman. Mari melangkah ke panggung global bersama Bank Kalsel!. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Manfaat Layanan Transaksi Devisa dari Bank Kalsel Menjadi Solusi Kebutuhan Ibadah, Edukasi, dan Bisnis Global
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kehadiran Layanan Transaksi Devisa dari Bank Kalsel ini dirancang secara khusus untuk menyasar berbagai segmen masyarakat yang membutuhkan fleksibilitas finansial lintas negara. Salah satu manfaat utama yang dihadirkan adalah kemudahan bagi masyarakat yang sedang melakukan persiapan ibadah umrah maupun haji. Bagi nasabah yang akan berangkat ke Tanah Suci dan bingung mencari tempat penukaran uang, Layanan Transaksi Devisa dari Bank Kalsel hadir menjadi salah satu solusi utama untuk memenuhi kebutuhan mata uang Riyal (SAR).
Bukan cuma untuk kebutuhan ibadah ke Tanah Suci, layanan Bank Devisa ini juga memberikan manfaat besar bagi kelompok nasabah lainnya, antara lain:
– Mahasiswa di Luar Negeri: Memudahkan orang tua yang memiliki anak kuliah di luar negeri dan memerlukan kiriman biaya hidup maupun biaya pendidikan secara rutin setiap bulan.
– Wisatawan (Traveler): Membantu perencanaan keuangan bagi nasabah yang berencana melakukan liburan ke luar negeri.
– Pelaku Usaha Finansial & UKM: Mendukung para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) maupun korporasi yang melakukan transaksi perdagangan atau ekspor-impor dengan mitra bisnis di luar negeri.
– Penerima Dana Lintas Negara: Memfasilitasi nasabah yang secara berkala menerima atau mengirimkan dana dari dan ke luar negeri.
Aktivitas pengiriman dana berkala tersebut didukung oleh layanan Remittance, yaitu layanan pengiriman dan penerimaan dana dari dan/atau ke luar negeri melalui jaringan perbankan internasional yang terhubung menggunakan sistem SWIFT. Layanan ini memastikan setiap transaksi lintas negara milik nasabah berjalan secara aman, resmi, dan efisien.
Bank Kalsel menjamin bahwa seluruh infrastruktur transaksi internasional, termasuk penggunaan kode identitas unik SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication) dengan SWIFT Code: PDKSIDBB, telah terintegrasi dengan ketat dan aman. SWIFT Code merupakan identitas internasional Bank Kalsel dalam jaringan perbankan global yang digunakan untuk memastikan instruksi pembayaran dapat diteruskan kepada bank tujuan secara tepat. Dengan sistem verifikasi berlapis, kami memastikan seluruh transaksi lintas negara berjalan lancar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. [adv]
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Kriminal-Hukum1 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu

