Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-20 KH Abdussyukur - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-20 KH Abdussyukur

Published

on

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun di Pondok Pesantren Takhassus Darussalam. (Foto/Adpim)

MARTAPURA, SuaraBorneo.com – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun di Pondok Pesantren Takhassus Darussalam, Jalan Tanjung Rema, Martapura, Kabupaten Banjar, Selasa (18/8/2026) malam.

‎Kehadiran Wakil Gubernur Kalsel pada kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap kiprah ulama sekaligus upaya memperkuat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.

‎Acara turut dihadiri Bupati Banjar Saidi Mansyur, Wakil Bupati Banjar H. Said Idrus Al-Habsyie, serta Mantan Gubernur Kalsel Periode 2005-2015 H. Rudy Ariffin, sejumlah habaib dan ulama yakni Habib Sholeh bin Abdullah Alkaff, KH. Hasanuddin Badruddin, KH. Abdullah Basya, KH. Ahmad Tarhib, KH. Ahmad Barmawi (Guru Kulur), Dr. KH. Muhammad Husein, hingga masyarakat. Jamaah juga memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian Maulid Nabi dan Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun.‎Dalam sambutannya, Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi dan haul sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

‎“Atas nama Pemerintah Provinsi, tentunya kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada para habaib dan alim ulama yang selalu membimbing kami serta memberikan teladan kepada kami,” sampai Wagub Hasnuryadi.

‎Menurut Wagub Hasnuryadi, keberadaan pondok pesantren dan para ulama memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga melahirkan guru, alim ulama dan generasi yang berkontribusi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

‎Wagub Hasnuryadi menilai peran tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pemerintah menjalankan pengabdian kepada masyarakat, agama, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

‎Karena itu, Wagub Hasnuryadi berharap sinergi antara ulama dan pemerintah dapat terus diperkuat untuk membangun Kalimantan Selatan yang religius, harmonis dan penuh kebersamaan.

‎“Semoga dengan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, kita dapat terus menjalankan apa yang telah diajarkan oleh beliau melalui para habaib, para alim ulama, dan guru-guru agama sebagai bekal kita kelak di akhirat,” katanya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Wagub Hasnuryadi juga menyampaikan doa bagi keluarga dan keturunan KH. Abdussyukur bin Badrun. Orang nomor dua di Kalsel itu berharap nilai-nilai kebaikan yang diwariskan almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

‎Wagub Hasnuryadi memandang, banyak keturunan dan murid beliau yang kemudian menjadi guru dan alim ulama. Hal itu menunjukkan bahwa ilmu dan keteladanan yang diwariskan KH. Abdussyukur terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎“Kami tentunya mendoakan dan mendukung semampu kami agar kita semua dapat terus menjalankan apa yang telah diajarkan oleh beliau,” pungkasnya.

‎Haul ke-20 tersebut menjadi momentum untuk kembali mengenang perjalanan hidup dan pengabdian KH. Abdussyukur bin Badrun, yang dikenal sebagai ulama alim, fakih, wara’ dan zuhud.

‎KH. Abdussyukur, yang juga dikenal dengan sebutan Abu Muhammad Madani atau Abah Dani, lahir di Kampung Melayu, Martapura, pada 25 Juni 1930. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan religius dan menimba ilmu kepada orang tua serta sejumlah ulama di Martapura.

‎Perjalanan keilmuannya berlanjut di sekolah diniyyah Izharil Ulum dan Madrasah Darussalam Martapura. Ia kemudian dikenal tekun mendalami berbagai cabang ilmu agama, termasuk fikih, hadis, ushul dan ilmu-ilmu keislaman lainnya.

‎KH. Abdussyukur dipercaya memimpin Pondok Pesantren Darussalam Martapura pada 1992 hingga 2007. Di bawah kiprahnya, lembaga pendidikan Islam tersebut terus berperan dalam mencetak ulama dan cendekiawan muslim.

‎Dalam tausyiahnya, KH. Muhammad Syarif Busthomi atau Guru Oton Guru Oton menyampaikan sejarah Masjid Darussalam memiliki sejarah panjang dan tidak terlepas dari jasa serta kontribusi almarhum Suleman Habib atau yang akrab disapa Abah Hasnur.Dalam momentum itu, Guru Oton mengungkapkan bahwa Masjid Darussalam juga memiliki keterkaitan erat dengan sosok Abdussamad Sulaiman HB. Bahkan, menurutnya, pernah ada pembicaraan agar masjid tersebut menggunakan nama Hasnur.“Sidin (Abdussamad Sulaiman HB) pernah berbicara lawan ulun. Ujar Sidin, ini masjid tolong namai Hasnur,” kenang Guru Oton.Guru Oton menuturkan, keberadaan Masjid Darussalam atau Masjid Hasnur Darussalam saat ini merupakan salah satu bentuk nyata dari kontribusi dan jasa almarhum Abdussamad Sulaiman HB atau Haji Leman.Guru Oton pun menyampaikan kepada seluruh jemaah untuk mendoakan agar segala amal jariah dan kebaikan yang telah diberikan almarhum Ayahanda Abdussamad Sulaiman HB terus mengalir hingga hari kiamat.“Mudah-mudahan amal jariah beliau terus mengalir sampai hari kiamat,” doanya.Dalam kesempatan itu, Guru Oton juga mengajak para santri agar tidak berhenti menuntut ilmu dan tetap memiliki semangat untuk berusaha.

‎Sebab, Guru Oton mengingatkan para santri agar tidak membatasi cita-cita dan terus memperluas pengetahuan.

‎“Raih ilmu itu sebanyak-banyaknya. Jangan dicukup-cukup,” ungkap Guru Oton tersenyum.

‎Guru Oton juga menekankan pentingnya semangat berusaha dalam kehidupan. Menurutnya, mencari rezeki dengan bekerja dan berusaha bukanlah sesuatu yang memalukan.

‎Dalam kesempatan itu, Guru Oton juga mengenang tradisi keilmuan para guru dan santri terdahulu yang tekun mempelajari berbagai kitab. Semangat tersebut diharapkan menjadi teladan bagi generasi santri saat ini agar bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

‎Peringatan Maulid Nabi dan Haul ke-20 KH. Abdussyukur bin Badrun diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan mengenang jasa ulama, tetapi juga menjadi momentum untuk meneruskan nilai-nilai keilmuan, keteladanan dan pengabdian beliau dalam kehidupan masyarakat.

‎Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pun berharap kebersamaan antara pemerintah, ulama, pesantren dan masyarakat dapat terus terjaga dalam membangun daerah yang religius serta harmonis. [adv/adpim]

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Syariah Rilis Nisbah dan ROI Bagi Nasabah Periode Juli 2026

Published

on

Rincian bagi hasil Bank Kalsel Syariah bulan Juli 2026 (Foto/Humas Bank Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel Syariah kembali merilis rincian tingkat bagi hasil (nisbah) dan Return on Investment (ROI) terbaru bagi para nasabahnya untuk periode Juli 2026.

Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Rabu, melalui berbagai produk pendanaannya, Bank Kalsel Syariah menawarkan imbal hasil yang kompetitif, khususnya pada instrumen Deposito yang mencatatkan ROI hingga 5,30 persen.

Berdasarkan infografis resmi yang dirilis melalui platform AKSEL by Bank Kalsel, produk Deposito 12 Bulan menduduki posisi puncak dengan porsi nisbah sebesar 72 bagian dan indikasi ROI mencapai 5,30 persen.

Sementara itu, untuk nasabah yang membutuhkan likuiditas lebih fleksibel, produk Tabungan iB Simpel dan Tabungan iB Pelajar menawarkan ROI yang cukup menarik, masing-masing sebesar 2,58 persen dan 2,21 persen.

Berikut adalah rincian lengkap porsi nisbah dan indikasi ROI untuk produk pendanaan Bank Kalsel Syariah periode Juli 2026, pada Kategori Giro dan Tabungan.

Giro iB Al Amanah, mendapatkan nisbah sebesar 15 dengan indikasi ROI 1.10 persen. Cocok untuk kebutuhan transaksi bisnis yang lancar. Kemudian Tabungan iB Al Barakah, menawarkan nisbah 25 Bagian dengan indikasi ROI 1.84 persen. Tabungan iB Pelajar, Bank Kalsel Syariah memberikan nisbah 30 Bagian dengan indikasi ROI yang cukup menarik, yakni 2.21 persen.

Sedangkan Tabungan Haji iB Ar Rahman, yaitu simpanan khusus untuk persiapan ibadah haji ini memiliki nisbah 10 Bagian dengan indikasi ROI 0.74 persen. Tabungan iB SimPel (Simpanan Pelajar), menjadi primadona untuk edukasi menabung anak dengan tawaran nisbah tertinggi di kategori tabungan, yaitu 35 Bagian dan ROI 2.58 persen.

Sementara itu Tabungan iB Wadiah, dikarenakan menggunakan akad titipan (Wadiah), produk ini tidak menetapkan nisbah bagi hasil maupun ROI (pemberian bonus bersifat sukarela sesuai kebijakan Bank).

Selanjutnya pada kategori Deposito (Investasi Berjangka) ini, Bank Kalsel Syariah memberikan porsi bagi hasil yang jauh lebih besar seiring dengan lamanya tenor simpanan. Berikut rinciannya:

Untuk Deposito 1 Bulan, mendapatkan nisbah 65 bagian dengan indikasi ROI 4.79 persen. Kemudian Deposito 3 Bulan, mendapat nisbah 68 bagian dengan indikasi ROI 5.01 persen. selanjutnya Deposito 6 Bulan, nisbah 70 bagian dengan indikasi ROI 5.16 persen. dan Deposito 12 Bulan, nisbah 72 bagian dengan indikasi ROI tertinggi mencapai 5.30 persen.

Bank Kalsel Syariah mengingatkan bahwa angka ROI yang tertera merupakan indikasi dari kinerja bulan Juli 2026. Selain itu, pemberian bonus untuk produk tertentu sepenuhnya menyesuaikan dengan kebijakan yang berlaku di Bank Kalsel Syariah.

Untuk informasi lebih lanjut, nasabah dapat mengunjungi situs resmi www.bankkalsel.co.id, menghubungi Call Center di 0800 1122 000, atau memantau akun Instagram resmi @Bankkalselsyariah. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Perluas Jaringan Layanan, Bank Kalsel Resmi Buka KCP Halong Kabupaten Balangan

Published

on

Bank Kalsel resmi membuka jaringan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Halong di Kabupaten Balangan. (Foto/HumasBankKalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus memperluas jaringan pelayanan perbankan untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat. Mulai Rabu (26/8/2026), Bank Kalsel resmi membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Halong di Kabupaten Balangan.

KCP Halong berlokasi di Jalan Datuk Kandang H, Baruh Panyambaran, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

Kehadiran jaringan kantor baru tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam memperluas akses layanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah di wilayah Kabupaten Balangan.

Dengan beroperasinya KCP Halong, masyarakat Kecamatan Halong dan sekitarnya kini dapat memperoleh berbagai layanan perbankan Bank Kalsel dengan lebih mudah dan dekat, tanpa harus menempuh perjalanan ke wilayah lain.

Pembukaan KCP Halong juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan transaksi masyarakat serta memberikan kemudahan dalam memperoleh layanan perbankan secara lebih nyaman dan optimal.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Bank Kalsel untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memperkuat jaringan layanan hingga ke wilayah kecamatan.

Untuk informasi dan layanan lebih lanjut, masyarakat maupun nasabah dapat menghubungi Call Center Bank Kalsel di 0800 1122 00. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Semarak Harjad Kabupaten Banjar ke 76 Dapatkan Voucher Belanja 50 – 100 ribu dari Bank Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Semarak Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Banjar ke-76 bersama Bank Kalsel, “Banjar Ditata, Banjar Dijaga” Mari meriahkan momen spesial ini dengan berbagai promo menarik dan banjir hadiah voucher belanja dari Bank Kalsel.

Penasaran apa saja programnya? Yuk, langsung geser dan cek detailnya :

– Pembukaan rekening Tabungan Banua Rencana dengan setoran minimal Rpl00.000, mendapatkan voucher belanja Rp50.000,

– Pendaftaran menjadi Agen Laku Pandai ADINK Bank Kalsel mendapatkan voucher belanja Rpl00.000,-

– Penempatan dana di atas Rpl00.000.000,- pada Program Tabungan Cashback atau Hadiah Langsung mendapatkan voucher belanja Rp50.000,- dan Penempatan dana di atas Rp300.000.000,- mendapatkan voucher belanja Rpl00.000,-

– Nasabah pra-pensiun yang mengajukan formulir pensiun melalui Bank Kalsel serta nasabah pensiunan yang memindahkan kantor bayar ke Bank Kalsel melalui Cabang Martapura, Capem Sekumpul, atau Capem Mataraman akan memperoleh voucher
belanja senilai Rp50.000,-

– Hanya berlaku untuk 140 nasabah pertama di cabang Martapura, 35 nasabah pertama di Capem Sekumpul, dan 35 nasabah pertama di Capem Mataraman. [Adv]

Tunggu apa lagi? Segera kunjungi Kantor Cabang Bank Kalsel terdekat untuk informasi lebih lanjut atau hubungi
Call Center 0800 1122 000.

#harijadi #banjar #76 #BankKalsel #akselbybankkalsel

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur H Muhidin Pimpin Tim Penanganan Karhutla

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, mengundang Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Upaya percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan terus dimaksimalkan dengan berbagai strategi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat secara terkoordinasi dengan baik.

Dalam hal ini, Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, mengundang Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq beserta seluruh jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) melaksanakan rapat koordinasi (rakor) gabungan pada Selasa (25/08/2026) di kediaman pribadinya Jalan Lingkar Selatan Dalam Kota Banjarmasin.

Rapat ini fokus pada pembentukan tim atau satuan tugas (satgas) dan memetakan lokasi penanganan lebih lanjut dengan menyusun skenario penanganan karhutla yang lebih maksimal dan efektif.

Tim langsung dibawah komando Gubernur H Muhidin dengan lingkup lokasi penanganan karhutla mulai dari area ring 1 (Guntung Damar -Bandara Sjamsudin Noor) hingga kawasan hutan lindung di Pangayuan dan Liang Anggang.

Dalam arahannya, Gubernur H Muhidin menyampaikan tindakan secara detil masing-masing wilayah, dan penyusunan jumlah personel serta peralatan yang diperlukan dalam aksi di lapangan.

Susunan tim yang disusun yakni Gubernur, Wakil Gubernur, dan Forkopimda yang mencakup Ketua DPRD, Kapolda, Komandan Korem 101/Antasari, Kepala BIN Daerah, Kajati Kalsel, Kepala Pengadilan Tinggi, Kepala BNN, Komandan Lanal Banjarmasin, Komandan Lanud Syamsudin Noor, dan Sekdaprov.

Selanjutnya, Ketua Tim Koordinator/Pelaksana dipegang Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq bersama Walikota Banjarbaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ditetapkan juga wilayah penanganan yang kawasan Guntung Damar- Banjarbaru yang diserahkan ke Dinas ESDM selalu koordinator, dibantu Satpol PP dan anggota Lanud Sjamsudin Noor.

Kawasan Hutan Lindung Liang Anggang dan sekitarnya dibawah tanggung jawab Dinas Kehutanan, bersama Dinas Sosial dan jajaran Lanud Banjarmasin. Di area Pengayuan dan sekitarnya dilakukan Dinas Perkebunan dan Peternakan (koordinator), bersama Dinas Pertanian dan Ketahana Pangan, Polda Kalsel, Korem 101/Antasari, Pemko Banjarbaru, dan relawan.

Wilayah penanganan karhutla masih fokus pada kawasan prioritas yakni area Bandara Sjamsudin Noor Kota Banjarbaru sebagai area ring satu. Namun Pemko Banjarbaru tetap dianjarkan membentuk tim sendiri lagi dalam upaya penanganan karhutla ini.

Masih dalam rakor, Wamenko menyampaikan beberapa arahan dan penjelasan seputar penanganan karhutla, termasuk kondisi waduk riam kanan yang perlu mendapatkan perhatian karena terdapat PLTA yang memasok aliran listrik ke masyarakat.

Sementara itu, kepala SKPD yang ditunjuk sebagai koordinator penanganan wilayah, melaporkan kondisi di lapangan, personil yang dikerahkan dan peralatan yang diperlukan.

Selanjutnya Gubernur menyampaikan arahan langkah-langkah yang dilakukan untuk mengamankan kawasan itu dan mengerahkan peralatan seperti ekskavator, dalam mendukung upaya percepatan pemadaman karhutla. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Dukung Turnamen Tenis Meja Terbuka ke 6 DPRD Kalsel

Published

on

Ketua Pelaksana Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, Ipik Gandamana. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Ketua Pelaksana Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, Ipik Gandamana, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bank Kalsel atas dukungan dan sponsor yang diberikan dalam menyukseskan pelaksanaan turnamen.

Dukungan Bank Kalsel dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang terselenggaranya turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.

Ipik Gandamana mengatakan, dukungan dari Bank Kalsel menunjukkan komitmen perusahaan daerah tersebut dalam turut berkontribusi terhadap kegiatan positif di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang olahraga.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bank Kalsel atas dukungan dan sponsorship yang diberikan untuk Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Kalsel Tahun 2026. Dukungan ini sangat berarti bagi kami sebagai panitia dalam menyukseskan kegiatan,” ujar Ipik.

Menurutnya, turnamen tenis meja tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk memperebutkan prestasi, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antara masyarakat, pelajar, karyawan, komunitas olahraga, serta berbagai pihak yang terlibat.

Ia berharap dukungan Bank Kalsel dapat menjadi motivasi bagi pihak lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan olahraga yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

“Semoga sinergi dan dukungan seperti ini dapat terus terjalin. Kami berharap ke depan semakin banyak pihak yang ikut mendukung kegiatan olahraga sehingga dapat melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi dari Kalimantan Selatan,” katanya.

Ipik menambahkan, pelaksanaan Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Kalsel Tahun 2026 mendapat antusiasme yang tinggi dari para peserta. Hal tersebut menunjukkan bahwa olahraga tenis meja masih memiliki peminat yang cukup besar di Kalimantan Selatan.

Selain menjadi ajang adu kemampuan, turnamen juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan semangat persaudaraan.

“Kami ingin turnamen ini menjadi kegiatan yang memberikan kesan positif bagi seluruh peserta. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi persaudaraan dan silaturahmi harus tetap terjaga,” tuturnya.

Atas nama panitia pelaksana, Ipik Gandamana kembali menyampaikan apresiasi kepada Bank Kalsel serta seluruh sponsor dan pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Kalsel Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi bagian dari sinergi berkelanjutan antara dunia usaha, lembaga pemerintahan, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan olahraga di Kalimantan Selatan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Gubernur H Muhidin Dampingi Staf Khusus Presiden H Andi Samsudin Arsyad dan KSAL Laksamana TNI Tinjau dan Padamkan Titik Api

Published

on

Gubernur H. Muhidin didampingi antara lain Staf Khusus Presiden Bidang Perdagangan, Pangan, Energi dan Sumber Daya Andi Syamsuddin Arsyad, Staf Khusus BIN H. Gusti Denny Ramdhani, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel dan Staf Khusus Presiden meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Guntung Damar, Kota Banjarbaru, Sabtu (22/8/2026) sore.

‎Peninjauan dilakukan bersama sejumlah pejabat utama TNI dan Polri serta Staf Khusus Presiden di daerah Guntung Damar Ring 1 Kawasan Bandara Syamsuddin Noor Kota Banjarbaru.

‎Dalam peninjauan tersebut, Gubernur H. Muhidin didampingi antara lain Staf Khusus Presiden Bidang Perdagangan, Pangan, Energi dan Sumber Daya Andi Syamsuddin Arsyad, Staf Khusus BIN H. Gusti Denny Ramdhani, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman.

‎Turut hadir Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Kepala Binda Kalsel Kombes Pol. Sentot Adi Dharmawan, Danlanal Banjarmasin Letkol Laut (P) Galih Nurna Putra, dan Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita.

Gubernur Kalsel H. Muhidin bahkan turun langsung memegang gagang semprotan air (Backpack Sprayer). Dengan sigap, orang nomor satu di Kalsel itu mengarahkan semprotan ke kawasan hutan yang terbakar, membantu upaya pemadaman dari jarak dekat.

Secara bergantian, aksi Gubernur dan pimpinan Forkopimda memadamkan api ini menjadi komitmen upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banua.

‎Kawasan Guntung Damar menjadi salah satu titik fokus penanganan karhutla karena berada di sekitar zona ring satu Bandara Internasional Syamsudin Noor. Tim gabungan BPBD Kalsel, Manggala Agni, TNI-Polri, dan relawan terus melakukan pemadaman serta pembasahan untuk mencegah api kembali meluas.

‎Di ruang VIP Room Bandara Internasional Syamsuddin Noor, Kepala BPBD Provinsi Kalsel Ronny Eka Saputra memberikan penjelasan detail mengenai kondisi terkini karhutla, termasuk sebaran titik api di sejumlah wilayah. Paparan tersebut terutama menyoroti kondisi kawasan ring 1 yang menjadi perhatian karena berada di sekitar objek vital Bandara Internasional Syamsuddin Noor.

‎Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPBD Kalsel memaparkan perkembangan penanganan karhutla kepada Gubernur H. Muhidin, jajaran Forkopimda Kalsel, serta Staf Khusus Presiden. Informasi mengenai sebaran titik api menjadi bahan bagi tim gabungan dalam menentukan langkah penanganan di lapangan.

‎Usai menerima paparan, Gubernur H. Muhidin bersama jajaran kemudian bergerak meninjau langsung kawasan Guntung Damar yang menjadi salah satu titik fokus penanganan karhutla.

‎Gubernur H. Muhidin mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan, kondisi karhutla di lokasi saat ini menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding sebelumnya. Sejumlah titik yang sebelumnya terbakar juga sudah tidak terlihat api.

‎“Alhamdulillah, hari ini kita kedatangan para petinggi Polri dan petinggi TNI Angkatan Laut. Presiden RI Prabowo Subianto batal datang karena kondisi di wilayah cukup membaik, kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran tim gabungan yang terlibat pada hari ini,” sampai Gubernur H. Muhidin.

‎Gubernur H. Muhidin menyebut, kondisi di lapangan saat ini tidak separah sebelumnya. Hal tersebut antara lain terlihat dari tidak adanya aktivitas penyiraman menggunakan helikopter water bombing di lokasi yang ditinjau.

‎Meski kondisi membaik, Gubernur H. Muhidin mengingatkan potensi munculnya kembali asap dan titik api masih ada. Karena itu, upaya pemadaman, pembasahan, dan kewaspadaan harus tetap dilakukan.

‎“Kami meminta kepada masyarakat yang ada di luar atau di daerah yang jauh, kalau bisa jangan membakar. Kalau ingin membersihkan lahan, dilakukan dengan cara yang aman agar kebakaran tidak meluas,” pungkasnya.

‎Berdasarkan data BPBD Provinsi Kalsel tercatat 1.651 kejadian karhutla dengan 8.764 titik panas (hotspot). Luas lahan terdampak mencapai 6.905 hektare.

‎Sementara itu, dalam kunjungannya ke Kalimantan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pejabat utama TNI dan Polri untuk turun langsung menangani karhutla di empat provinsi di Kalimantan.

‎Untuk Kalsel, penanganan karhutla ditugaskan kepada KSAL bersama Astamaops Polri. Penanganan di Kalimantan Barat menjadi tanggung jawab Panglima TNI dan Kapolri, Kalimantan Tengah ditangani KSAD dan Wakapolri, sedangkan Kalimantan Timur menjadi tanggung jawab Wakil Panglima TNI dan Komandan Korps Brimob Polri.

‎Diakhir, Gubernur H. Muhidin berharap kondisi karhutla di Kalsel terus membaik dan seluruh pihak bersama-sama menjaga agar tidak terjadi kebakaran baru.

‎Gubernur H. Muhidin juga mengajak dan berpesan agar masyarakat berperan aktif dalam pencegahan karhutla serta terus berdoa agar kebakaran di Kalsel dapat segera ditangani sepenuhnya. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Kalsel Sampaikan Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026

Published

on

Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, pada Rapat Paripurna DPRD Kalsel. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Penjelasan ini disampaikan melalui sambutan tertulis yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, pada Rapat Paripurna DPRD Kalsel di Ruang Rapat Paripurna H Mansyah Addrian, Banjarmasin pada Jumat (21/8/2026)

Pada kesempatan ini, Gubernur, H Muhidin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Anggaran (Banggar) Dewan yang telah membahas KUPA-PPAS Perubahan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Agenda ini merupakan lanjutan dari penandatanganan kesepakatan antara Pemprov Kalsel dengan DPRD Kalsel yang dilaksanakan pada (12/8/2026) lalu, yang menjadi dasar penyusunan rancangan ini.

“Arah dan fokus kebijakan perubahan APBD TA 2026 kita tujukan pada tiga hal,” sampai Wagub, Hasnuryadi.

Ketiga hal tersebut kemudian dijelaskan, yakni yang pertama, menjaga keselarasan anggaran dengan perubahan APBD tahun 2026 dan sasaran RPJMD Provinsi Kalsel 2025-2029.

Kedua, mengakomodasi kebijakan strategis pemerintah pusat sesuai Inpres nomor 8 dan nomor 9 tahun 2025, yakni Makanan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat.

Dan terakhir, menerapkan penganggaran berbasis kinerja, dengan mendahulukan belanja wajib dan mengikat, pelayanan dasar, serta program yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat.

Adapun postur perubahan APBD TA 2026 disampaikan sebagai berikut, pendapatan daerah naik 5,56 persen, menjadi 7,7 triliun rupiah, dan belanja daerah naik 5,98 persen, menjadi 10,5 triliun rupiah.

Kemudian defisit bertambah 7,19 persen, menjadi 2,7 triliun rupiah, penerimaan pembiayaan yang bersumber dari sisa anggaran tahun sebelumnya naik 10,56 persen, menjadi 2,9 triliun rupiah.

Terakhir, pengeluaran pembiayaan berupa modal penyertaan daerah naik 100 persen, menjadi 200 miliar rupiah.

“Dengan postur tersebut, defisit sepenuhnya tertutup oleh pembiayaan netto, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan berada pada posisi nihil,” ujar Hasnuryadi.

Melalui sambutan tertulis, Gubernur, H Muhidin juga menyampaikan bahwa seluruh penyesuaian ini tetap berada di dalam rambu peraturan perundang-undangan.

“Alokasi fungsi pendidikan tetap di atas 20 persen, belanja pegawai tetap di bawah batas maksimal 30 persen dan belanja infrastruktur pelayanan publik tetap melampaui 40 persen. Adapun dana transfer pusat kita alokasikan sesuai petunjuk penggunaan,” sampai Wagub.

“Ketentuan ini harus kita penuhi, karena ketidaksesuaian dapat berakibat pada penundaan atau pemotongan dana transfer, sementara belanja daerah terus berjalan,” lanjut Hasnuryadi.

Di akhir sambutan tertulisnya, Gubernur menyampaikan harapan agar rancangan ini dapat segera dibahas dan menjadi kesepakatan sesuai jadwal.

Usai penyampaian penjelasan Gubernur terhadap Raperda APBD Perubahan TA 2026, agenda akan dilanjutkan dengan Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi dan dilanjutkan Tanggapan Gubernur, yang akan dilaksanakan pada Rapat Paripurna DPRD di hari Rabu, 26 Agustus 2026, mendatang.

Ditemui usai rapat paripurna, Wagub, Hasnuryadi Sulaiman kembali sampaikan harapan, agar apa yang dilaksanakan dapat bermanfaat bagi masyarakat Kalsel.

“Kami atas nama Pemprov Kalsel menyampaikan terima kasih kepada Pak Ketua dan seluruh Anggota DPRD Kalsel. Dan kami mewakili Pak Gubernur juga telah menyampaikan penjelasan tentang Raperda APBD Perubahan 2026. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan, sepenuhnya bermanfaat bagi masyarakat Banua Kalsel tercinta,” tutur Hasnuryadi.

Rapat paripurna ini turut dihadiri Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus serta perwakilan Forkopimda Kalsel lainnya, Sekdaprov Kalsel, H M Syarifuddin, Perwakilan Instansi Vertikal, Lembaga, Lembaga Keuangan dan Perbankan dan BUMD di wilayah Kalsel.

Turut berhadir, sejumlah Tenaga Ahli Gubernur dan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemprov Kalsel. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer