Mantap, Kapolres Batola Terjun Langsung Padamkan Api Karhutla di Handil Bakti - SuaraBorneo.com
Connect with us

Barito Kuala

Mantap, Kapolres Batola Terjun Langsung Padamkan Api Karhutla di Handil Bakti

Published

on

Kapolres Barito Kuala AKBP Susilawati, S.H., M.H., saat turun langsung menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di belakang Kompleks Teratai Putih. (Foto/IG-humaspolrestabjm) ) 

BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Respons cepat ditunjukkan Kapolres Barito Kuala (Batola) AKBP Susilawati, S.H., M.H., saat turun langsung menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di belakang Kompleks Teratai Putih Jalur 1, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (8/10/2026).

Kapolres Batola hadir langsung di lokasi untuk memantau situasi dan terjun langsung ikut memadamkan api, sekaligus memastikan proses penanganan karhutla berjalan dengan baik. Kondisi di lapangan menjadi perhatian serius mengingat api berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.

Dengan mengenakan perlengkapan lapangan, AKBP Susilawati turut melihat kondisi titik kebakaran dan berkoordinasi dengan personel yang melakukan penanganan di lokasi.

Petugas terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan pada area yang terbakar. Pemantauan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru yang dapat memicu meluasnya kebakaran.

Kehadiran langsung Kapolres Batola di tengah penanganan karhutla menjadi bagian dari upaya memastikan personel bekerja secara maksimal sekaligus memperkuat koordinasi dengan unsur terkait di lapangan.

Penanganan karhutla tersebut dilakukan dengan mengedepankan keselamatan petugas dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Masyarakat di sekitar Handil Bakti juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Polres Barito Kuala bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan guna mencegah karhutla kembali meluas di wilayah Handil Bakti. [ad/sb]

Bagikan ke

Barito Kuala

Karhutla Handil Bakti, Warga Pertanyakan Mana Peran dan Perhatian Bupati Batola

Published

on

Lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di belakang kawasan komplek daerah Handil Bakti. (Foto/Ist) 

BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah titik kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), menjadi perhatian masyarakat.

Kebakaran dilaporkan terjadi di sejumlah lahan, di antaranya di belakang Kampus UNISKA, Komplek Handil Bakti Indah (HBI), kawasan Komplek Grand Purnama 1 dan 2, hari ini Kamis 8 Oktober 2026 lahan di belakang Komplek Teratai Putih.

Lokasi kebakaran yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman membuat warga berharap adanya perhatian dan langkah penanganan yang optimal dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.

Sejumlah warga juga berharap Bupati Batola Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., dapat memastikan jajaran pemerintah daerah terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik karhutla di kawasan Handil Bakti.

Kekhawatiran warga terutama berkaitan dengan kemungkinan api meluas, terlebih beberapa titik kebakaran berada di sekitar kompleks perumahan. Warga khawatir jika kondisi tidak segera terkendali, api dapat mendekati bahkan berpotensi menjalar ke area permukiman.

Selain ancaman api, asap yang ditimbulkan dari kebakaran juga dikhawatirkan mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.

“Harapan kami pemerintah daerah bisa terus memberikan perhatian dan memastikan penanganan di lapangan berjalan. Kami khawatir kalau api meluas dan mendekati rumah warga,” ujar salah seorang warga (yang tidak mau disebutkan namanya)

Warga memahami bahwa penanganan karhutla melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas pemadam, BPBD, aparat keamanan, relawan hingga masyarakat. Karena itu, koordinasi antarpihak dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.

Masyarakat juga berharap pemerintah daerah tidak hanya melakukan penanganan saat kebakaran terjadi, tetapi turut memperkuat upaya pencegahan dan pemantauan terhadap lahan-lahan yang memiliki potensi terbakar.

Dengan kondisi karhutla yang muncul di beberapa titik dalam beberapa hari terakhir, warga berharap Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dapat memberikan informasi mengenai langkah yang telah dilakukan maupun upaya lanjutan yang akan ditempuh.

Kejelasan informasi tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui perkembangan penanganan sekaligus dapat ikut berperan dalam mencegah kebakaran meluas.

Masyarakat berharap karhutla di kawasan Handil Bakti segera tertangani dan kondisi lingkungan kembali aman, khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Afi Korban Kapal Virgo, Sebulan Lalu Sempat Bikin SIM A untuk Keperluan Kerja

Published

on

KTP Avejaya Ruddinka alias Afi, salah korban terbaliknya kapal Virgo Transport 8 yang saat ini belum ditemukan. (Foto: ist).

BATOLA, SuaraBorneo.com – Hingga memasuki hari keenam (Jumat/18/9/2026) terbaliknya Kapal Virgo Transport 8 kini masih menyisakan 129 penumpang yang dinyatakan hilang. Satu diantaranya adalah Avejaya atau sering dipanggil Afi warga Komplek Bakti Karya II RT 53 Semangat Dalam, Alalak, Batola Kalsel.

Afi seminggu sebelumnya pulang ke kampung halamannya karena ada acara keluarga, di rumah orangtuanya di Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember Jatim. Saudaranya di Jember sempat memberi saran kalau cuaca buruk tidak usah berangkat, menunggu cuaca baik. Tapi karena sudah punya rencana kerja di Banjarmasin, Afi sudah menjadwalkan/beli tiket berangkat naik kapal Virgo Transport 8 pada Sabtu (12/9/2026) menuju Banjarmasin.

“Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak”, hingga kini Afi masih dinyatakan hilang termasuk dalam daftar penumpang kapal Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.

Afi sebelumnya juga pernah merantau ke wilayah Kaltim, sempat bekerja di sana. Namun kurang lebih 2,5 tahun terakhir mengadu nasib di Kalsel. Ia pun ikut bekerja di Bengkel Ridho Komplek Korpri, Griya Permata Alalak Batola. Karena ia juga mahir menyetir mobil, iapun sering membantu membawa mobil pick up ke beberapa wilayah Kalteng.

Karena saat itu SIM-nya sudah lama mati, maka kurang lebih sebulan yang lalu (Agustus 2026) Afi pun membuat SIM A ke Banjarbaru. 8″Ya sekitar sebulan yang lalu Afi sudah membikin SIM A, karena hampir setiap minggu selalu bepergian ke luar daerah membawa barang-barang bahan bangunan. Barang tersebut punya tetangga di komplek ini juga sudah lama pulang pergi ke Kalteng,” jar Ramliannoor pemilik Bengkel Ridho tempat Afi bekerja.

Kini musibah kapal Virgo Transport 8 sudah memasuki hari ke-6, sebagian penumpang yang selamat sudah ada yang pulang, sebagian lagi masih dirawat di rumah sakit di Banjarmasin. Korban meninggal juga akan dipulangkan jenazahnya ke tempat keluarganya masing-masing, semuanya menjadi tanggungjawab perusahaan kapal tersebut.

Dari 243 penumpang kapal Virgo Transport 8, sebanyak 129 penumpang masih belum diketemukan. Upaya evakuasi kapal yang tenggelam pun terus dilakukan Tim SAR gabungan. Keluarga korban juga menunggu kabar, baik dalam keadaan selamat maupun meninggal. Termasuk keluarga Afi yang ada di Jember dan teman-temannya di Batola, Kalsel.

Penulis: Khairiadi Asa

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81, Warga Grand Purnama 2 Blok F dan H Gelar Berbagai Lomba

Published

on

Berbagai perlombaan sambut HUT Kemerdekaan RI ke 81 Komp. Grand Purnama 2 Blok F & H Handil Bakti. (Foto/Ist)

HANDIL BAKTI, SuaraBorneo.com – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 81 tahun 2026, warga RT 25 Komplek Grand Purnama 2 Blok F dan H Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan menggelar berbagai lomba.

Perlombaan yang digelar sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang diraih serta sebagai ucapan terima kasih kepada para Pahlawan yang telah gugur sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin 17 Agustus 2026 di lingkungan RT 25 Komplek Grand Purnama 2 Blok F dan H. Panitia bersama warga telah mempersiapkan sejumlah perlombaan yang dapat diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Ketua RT 25 Komplek Grand Purnama 2 Blok F dan H, M. Naparin, mengatakan bahwa sebelumnya persiapan kegiatan perlombaan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh warga.

“Kami ingin perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, dan menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-81, Amang Ady, mengatakan bahwa berbagai perlombaan telah disiapkan agar seluruh warga dapat ikut berpartisipasi.

“Kami menggelar lombaan jalan sehat, untuk anak-anak seperti makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol, mengeluarkan bola mandi dalam kotak dan lomba mewarnai khusus anak TK. Kami berharap anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan gembira dan tetap menjunjung sportivitas,” ujarnya.

Selain perlombaan anak-anak, panitia juga menyiapkan lomba panjat pinang yang menjadi salah satu kegiatan yang paling ditunggu warga. Lomba tersebut akan dilakukan secara berkelompok dengan tujuan meraih dan mengibarkan bendera merah putih dan mendapatkan hadiah yang telah ditempatkan di bagian atas batang pinang.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dan semangat gotong royong antarwarga.

Amang Ady menambahkan, seluruh persiapan dilakukan bersama warga, mulai dari menyiapkan perlengkapan lomba, tempat pelaksanaan, hingga hadiah bagi para peserta. Ia juga mengajak seluruh warga RT 25 untuk ikut menyukseskan kegiatan tersebut agar perayaan HUT RI ke-81 dapat berlangsung meriah, aman, dan tertib.

“Adapun dana yang dikumpulkan dengan cara sumbangan suka rela melalui list sumbangan di WhatsApp Grub Komplek dan sumbangan mendatangi setiap rumah warga (door to door),” pungkas Amang Ady.

Dengan semangat kemerdekaan, warga RT 25 Komplek Grand Purnama 2 Blok F dan H berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat menjadi ajang hiburan sekaligus mempererat tali silaturahmi. Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa persatuan, kebersamaan, sportivitas, dan gotong royong di lingkungan masyarakat. [Ady/SB]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Penutupan MTQ XXXVII Tingkat Kalsel di Batola, Gubernur H. Muhidin Ajak Masyarakat Membiasakan Baca Al- Quran

Published

on

Gubernur H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H Muhammad Syarifuddin secara resmi menutup pelaksanaan Musyabakah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026. (Foto/Admin)

MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Gubernur H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H Muhammad Syarifuddin secara resmi menutup pelaksanaan Musyabakah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 pada Kamis malam (25/07/2026) di Lapangan 5 Desember Marabahan Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Berdasarkan keputusan Dewan Juri MTQ yang diketuai H Fahrurrazi, memutuskan, juara umum peraih piala bergilir dan piala tetap MTQ ke XXXVII Provinsi Kalsel tahun 2026 diraih Kota Banjarmasin.

Sementara, juara umum perorangan MTQ ke XXXVII tingkat Provinsi Kalsel tahun 2026 diraih Hj Nida Khairiah, Cabang Tilawah Puteri asal kafilah Kota Banjarmasin. .

Setelah pelaksanaan MTQ usai, disampaikan harapan Gubernur H Muhidin kepada masyarakat di Banua, tumbuh kerinduan untuk membaca Alquran dalam diri masing-masing, bergema dalam lingkungan keluarga serta mewarnai kehidupan masyarakat dengan akhlak qurani.

Kemudian, Gubernur H Muhidin mengajak masyarakat muslim, membiasakan membaca Alquran sehabis salat magrib seperti kebiasaan para orangtua dulu.

“Beranikan diri kita untuk melarang diri sendiri anak dan keluarga agar bisa meninggalkan aktivitas yang lain di antara shalat magrib dan isya. Sediakan sebagian waktu kehidupan kita untuk membaca Alquran karena hiasan terindah dengan rumah kita adalah rumah yang di dalam terdengar bacaan Alquran,” sebut Sekdaprov menyampaikan pernyataan Gubernur H Muhidin.

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Syarifuddin yang merangkap Ketua Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalsel, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang telah menyatu dalam satu tekad dan semangat untuk mensukseskan MTQ ini.
Kemudian kepada para juara MTQ, khususnya kafilah yang meraih juara umum, diharapkan mampu terus meraih prestasi ke tingkat nasional.
Sementara itu, Bupati Batola, H Bahrul Ilmi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, kegiatan MTQ ke XXXVII ini berjalan sukses dan lancar sesuai harapan.

Terima kasih pun disampaikan atas dukungan Pemprov Kalsel, LPTQ dan jajaran, dewan hakim, Kementerian Agama Batola dan tim kerja, panitia, relawan dan masyarakat.

Kepada para pemenang disampaikan ucapan selamat dan semoga prestasi yang dicapai, menjadi motivasi lainnya untuk mengukir prestasi yang lebih baik di kesempatan mendatang.

Selanjutnya Plh Kemenag Kalsel, H Hari Seputra menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Kalsel H Muhidin, para wali kota/bupati dan semua pihak terkait yang memberikan banyak dukungan untuk penyelenggaraan MTQ ini.

Pihaknya juga mendorong para qari/qariah, hafidz/hafidzah, mufassyir/mufassyirah, yang belum meraih prestasi atau juara pada kesempatan ini, agar terus berjuang di event-event yang sama berikutnya.

Prosesi penutupan MTQ diakhiri dengan penyerahan bendera LPTQ oleh Paskibraka kepada Bupati Batola H Bahrul Ilmi, lalu diserahkan kepada Ketua LPTQ Provinsi Kalsel H Muhammad Syarifuddin dan selanjutnya bendera LPTQ diberikan kepada Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani.

Kabupaten HSU ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke XXXVIII Tingkat Provinsi Kalsel tahun 2028 mendatang. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Sekdaprov H Muhammad Syarifuddin Hadiri Malam Ta’aruf MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel

Published

on

Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin. (Foto/Admin)

BATOLA, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Kabupaten Barito Kuala pada 18–26 Juni 2026.

‎Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Malam Ta’aruf MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, pada Jum’at (19/6/2026).

MTQ tahun ini mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Batola SATU (Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul).”

‎Kedatangan H. Muhammad Syarifuddin beserta rombongan disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Barito Kuala dan para tamu undangan. Suasana penyambutan semakin syahdu dengan iringan musik gambus dari Grup Latansania asal Martapura.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel melalui Sekdaprov HM. Syarifuddin menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan seluruh pihak. Menurutnya, Malam Ta’aruf menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQ agar berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

‎”Keberhasilan yang paling utama bukan hanya terselenggaranya kegiatan ini dengan baik, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ungkap Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin.

Sekdaprov berharap lantunan ayat suci Al-Qur’an yang akan menggema selama pelaksanaan MTQ dapat menjadi motivasi bagi umat Islam untuk semakin gemar membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an.

Menurutnya, syiar Islam di Kalimantan Selatan akan semakin berkembang melalui kegiatan-kegiatan keagamaan seperti MTQ yang mampu menghadirkan kebahagiaan, ketenteraman, dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada kesempatan tersebut, M. Syarifuddin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan MTQ, khususnya Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Kantor Kementerian Agama, serta LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan.

HM Syarifuddin turut mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung sehingga MTQ dapat terlaksana secara tertib, aman, nyaman, dan meriah.

“Semoga MTQ ini menjadi ajang yang mendatangkan keberkahan serta membawa kebaikan bagi masyarakat Barito Kuala dan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh Dewan Hakim Kementerian Agama kabupaten/kota dan kafilah peserta yang datang dari berbagai daerah se-Kalimantan Selatan.

Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Bupati Bahrul mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta di Bumi Ije Jela, khususnya di Marabahan sebagai ibu kota kabupaten.

“Kehadiran bapak dan ibu sekalian menjadi kebanggaan bagi kami. Selamat datang kepada seluruh Dewan Hakim dan kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan,” katanya.

Bahrul Ilmi menekankan pentingnya menjalin silaturahmi dan saling mengenal antarpeserta melalui konsep ta’aruf. Menurutnya, meskipun MTQ merupakan ajang kompetisi untuk meraih prestasi terbaik, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas.

Bupati berharap suasana kompetisi dapat berlangsung dalam nuansa yang harmonis, sejuk, dan penuh kekeluargaan sehingga mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara seluruh peserta.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyinggung kehadiran Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang baru saja menunaikan ibadah haji. Ia berharap keberkahan dari ibadah tersebut membawa kebaikan bagi daerah dan masyarakat Kalimantan Selatan.

Bupati mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat besar dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 menjadi ajang penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an melalui berbagai cabang perlombaan yang diikuti kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Bank Kalsel Cabang Marabahan Gelar “Kepala Cabang Goes To School” 

Published

on

Bank Kalsel Cabang Marabahan ikut memeriahkan momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan menggelar kegiatan Kepala Cabang Goes To School

MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel Cabang Marabahan ikut memeriahkan momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan menggelar kegiatan Kepala Cabang Goes To School yang diselenggarakan, selasa (12/5/2026) di SDN Marabahan 1, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalsel.

Kegiatan sendiri langsung dihadiri oleh Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan Rudy Fahrurrazi, Kepala Sekolah SDN Marabahan 1 Hj Indriati Wiratin, S.pd. M.pd, dengan sekitar 253 siswa, serta 20 guru yang mengikuti kegiatan.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya menabung sejak dini, menjaga kebersihan, serta memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan penyampaian edukasi secara interaktif kepada para siswa. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan Rudy Fahrurrazi menyampaikan materi mengenai “Ilmu Semut” dan konsep 3S, yaitu Simpan, Senang-senang, dan Sedekah, serta pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

“Kegiatan ini sangat positif guna memberikan pemahaman kepada para generasi muda, tentang pentingnya menabung sejak dini. Hal ini akan sangat bermanfaat nantinya bagi mereka untuk mewujudkan cita-citanya di masa akan datang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Marabahan Hj Indriati Wiratin, S.pd. M.pd, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat positif karena selain mengajarkan siswa untuk mencintai kebersihan, juga memberikan pemahaman tentang pentingnya budaya menabung sejak usia dini,” pungkasnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Pertanian dan Pupuk Bersubsidi untuk Barito Kuala

Published

on

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, kepada Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi. (Foto/Ist)

BATOLA, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Pemprov Kalsel menyalurkan bantuan pertanian senilai Rp1,7 miliar kepada Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, kepada Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, pada kegiatan Panen Raya di Desa Baringin Jaya, Handil Paliwara, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (7/1/2026).

Bantuan APBD Kalsel tersebut mencakup Bantuan Pertanian Bidang Tanaman Pangan sebesar Rp1.083.056.250, Bantuan Bidang Hortikultura sebesar Rp425.577.000, serta Bantuan Bidang Penyuluh Pertanian Swadaya sebesar Rp192.000.000.

Selain dari APBD Provinsi, Kabupaten Barito Kuala juga menerima dukungan dari Kementerian Pertanian melalui dana APBN senilai Rp1,1 miliar. Bantuan tersebut terdiri dari kegiatan olah lahan cetak sawah sebesar Rp806.400.000 serta bantuan irigasi perpompaan sebanyak dua unit senilai Rp306.000.000.

Tak hanya itu, Barito Kuala juga memperoleh alokasi penyaluran pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian sebanyak 20.230 ton untuk mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan merupakan bentuk komitmen Pemprov Kalsel dalam mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.

“Tadi juga telah diserahkan bantuan dari Pak Gubernur yang bersumber dari APBD dan APBN, terutama untuk kegiatan pengelolaan tanaman pangan, hortikultura, dan kegiatan pendukung lainnya. Nilainya hampir Rp2,8 miliar,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan pupuk bersubsidi juga menjadi perhatian penting pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Barito Kuala.

“Untuk subsidi pupuk, lebih dari 20 ribu ton kita alokasikan untuk Barito Kuala. Selanjutnya tinggal bagaimana pengelolaannya agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” pungkasnya.

Melalui berbagai bantuan tersebut, Pemprov Kalsel berharap sektor pertanian di Kabupaten Barito Kuala semakin maju, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer