Ombudsman RI Ungkap Titik Rawan Maladministrasi Berpotensi Korupsi pada Layanan Pertanahan dan Kebencanaan - SuaraBorneo.com
Connect with us

Umum

Ombudsman RI Ungkap Titik Rawan Maladministrasi Berpotensi Korupsi pada Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Published

on

Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng. (Foto/Ist)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Dua momentum peristiwa hukum operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi di sektor pertanahan dan kebencanaan beberapa waktu lalu, menjadi pengingat bahwa pemberantasan korupsi harus berjalan beriringan dengan pembenahan tata kelola pelayanan publik. Hal ini disampaikan Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng dalam konferensi pers pada Rabu (21/10/2026) di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan.

Inventarisasi terhadap 580 laporan pertanahan yang sedang ditangani Ombudsman RI menunjukkan adanya keluhan berulang, baik itu terkait menundaan berlatrut, tidak memberikan pelayanan, serta penyimpangan prosedur. Persoalan tersebut berpotensi menjadi titik rawan maladministrasi yang dapat membuka peluang terjadinya korupsi.

Dari hasil pemetaan, terdapat sejumlah titik rawan maladministrasi dalam pelayanan pertanahan, antara lain dugaan permintaan imbalan dalam penerbitan sertifikat; penyimpangan penerbitan hak dan data tanah; manipulasi data penerima atau pembayaran ganti kerugian; perubahan pengukuran, batas, luas atau plotting; penyalahgunaan kewenangan dalam pembatalan, pemblokiran dan peralihan hak; serta penguasaan atau manipulasi dokumen pertanahan.

Robert mengungkapkan bahwa terdapat enam kantor pertanahan yang menjadi atensi tinggi Ombudsman RI terkait potensi maladministrasi, yaitu Kantor Pertanahan Kabupaten Serang, Kabupaten Bandung, Kota Tangerang, Kota Bekasi, Kabupaten Deli Serdang, serta Kantor Pertanahan Kota Ambon.

“Ke depan, kantor-kantor pertanahan ini perlu segera berbenah karena sudah menjadi atensi Ombudsman RI. Persoalan yang ditemukan mengarah pada maladministrasi dan berpotensi korupsi dalam penyelenggaraan layanan pertanahan,” tegas Robert.

Selain sektor pertanahan, Ombudsman RI juga mengidentifikasi titik rawan maladministrasi dalam pelayanan publik pascabencana. Berdasarkan hasil monitoring terhadap penanganan gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada September-Oktober 2026, ditemukan persoalan terkait validasi dan keterbukaan informasi hasil verifikasi data penerima bantuan, pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), pemenuhan kebutuhan dasar, serta pemulihan layanan publik. Pola persoalan serupa juga ditemukan dalam penanganan bencana alam lainnya.

Sementara itu, inventarisasi terhadap lebih dari 22 peristiwa kecelakaan kapal penumpang atau kapal wisata dalam tiga tahun terakhir menunjukkan adanya persoalan terkait kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kelayakan berlayar, kapasitas dan manifes penumpang, serta pengawasan dan pemeriksaan sebelum keberangkatan.

“Jika kapal yang tidak memenuhi persyaratan tetap memperoleh izin berlayar atau lolos pemeriksaan, perlu ditelusuri apakah penyebabnya semata-mata kelemahan pengawasan atau terdapat kesengajaan, konflik kepentingan, maupun imbalan tidak sah. Pemeriksaan yang sengaja dilonggarkan dapat menciptakan keuntungan bagi operator dengan mengorbankan keselamatan penumpang,” ujar Robert.

Menurut Robert, investigasi yang tidak transparan dan rekomendasi keselamatan yang tidak ditindaklanjuti dapat menciptakan ruang bagi impunitas. Risiko penyimpangan semakin serius apabila ditemukan upaya menutupi pelanggaran, menghilangkan bukti, memanipulasi hasil pemeriksaan, atau melindungi pihak tertentu demi keuntungan tidak sah.

Oleh karena itu, Ombudsman RI mendorong Kementerian ATR/BPN, BNPB, serta Kementerian dan instansi yang berwenang dalam keselamatan pelayaran agar memperkuat keterbukaan informasi, pengendalian kewenangan, pengawasan berbasis risiko, mekanisme pengaduan yang efektif, dan penelusuran jejak keputusan maupun penggunaan anggaran.

“Pelayanan publik yang baik bukan hanya cepat, melainkan pasti, adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Di situlah peluang negara untuk menghentikan titik rawan terjadinya maladministrasi yang dapat membuka jalan bagi pencegahan korupsi,” tutup Robert. [ad/rls]

Bagikan ke

Kalteng

Kolaborasi Dengan Balai Bahasa Disdik Kapuas Perkuat Budaya dan Bahasa Daerah Serta Pelaksanaan Bimtek Guru Muatan Lokal Jenjang SMP

Published

on

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Sukardi Gau didampingi Kadisdik Kapuas Suwarno Muriyat Kasi Peserta Didik SD dan Kepala SDN 5 Selat Hilir menyerahkan secara simbolis berupa tas dan buku kepada peserta Uji Keterbacaan Buku Cerita Anak Dwibahasa Tahun 2026 bagi siswa kelas III di SDN 5 Selat Hilir dan pelaksanaan Bimtek Guru Muatan Lokal Jenjang SMP Selasa (20/10/2026). (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas berkolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperkuat pembelajaran muatan lokal meningkatkan literasi dan melestarikan budaya daerah melalui dua kegiatan pendidikan yang dipusatkan di Kapuas dibuka oleh Kadisdik Kapuas Suwarno Muriyat Selasa (20/10) pagi.

Kegiatan tersebut meliputi Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Muatan Lokal jenjang SMP yang diikuti 25 sekolah selama tiga hari di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas serta Uji Keterbacaan Buku Cerita Anak Dwibahasa Kalimantan Tengah Tahun 2026 bagi siswa kelas III di SDN 5 Selat Hilir.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Suwarno Muriyat yang mewakili Pemerintah Kabupaten Kapuas menyampaikan terima kasih atas kolaborasi Balai Bahasa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelestarian bahasa serta budaya daerah.

“Penguatan muatan lokal bukan sekadar pembelajaran di kelas tetapi juga upaya membangun generasi yang cerdas berkarakter dan bangga terhadap identitas budayanya. Ini sejalan dengan semangat Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar atau
PHKB,” katanya.

Ia mengatakan kedua kegiatan tersebut mendukung program prioritas PHKB terutama peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran penguatan literasi serta Gerakan Kamis Berbudaya untuk melestarikan nilai dan tradisi lokal.

“Oleh karena itu melalui bimtek guru diharapkan mampu mengembangkan pembelajaran muatan lokal yang kreatif dan kontekstual,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan uji keterbacaan buku cerita dwibahasa bertujuan memastikan bahan bacaan sesuai dengan kemampuan siswa sekaligus memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya Kalimantan Tengah sejak dini.

Sementara itu Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Sukardi Gau mengapresiasi komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendukung pengembangan bahasa dan sastra. Komitmen tersebut menjadi salah satu alasan kedua kegiatan dipusatkan di Kapuas.

“Kolaborasi ini diharapkan memperkuat implementasi PHKB melalui semangat koordinasi, kolaborasi, dan konsistensi, sekaligus melahirkan generasi Kapuas yang literat, berkarakter, berdaya saing, dan tetap berakar pada budaya lokal,” ujarnya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Gali Informasi Pelayanan Publik, Diskominfosantik Kapuas Terima Kunker Komisi I DPRD Kotabaru Kalsel

Published

on

Diskominfosantik Kabupaten Kapuas saat menerima kunker Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Kapuas menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan.

Ini dalam rangka menggali informasi mengenai peran Dinas Kominfosantik dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Kunjungan kerja tersebut disambut langsung oleh Kepala Bidang Persandian Hellya Seniawati mewakili Kepala Dinas Diskominfosantik Kapuas Hartoni U Sawang di Kantor Diskominfosantik Kapuas kemarin.

Kegiatan berlangsung dalam suasana ramah tamah dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab terkait pelaksanaan tugas dan fungsi Diskominfosantik.Rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru dipimpin oleh Sandri Alfiandi bersama anggota komisi lainnya yakni Suntoro Nasri­yono Abdul Khalik Hasanudin Norhaida dan Amaliah.

Kabid Persandian Hellya Seniawati menyampaikan kunjungan tersebut membahas berbagai hal terkait peran strategis Dinas Kominfosantik dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan khususnya melalui peningkatan kualitas pelayanan publik penyebarluasan informasi pemerintahan serta penerapan keterbukaan informasi yang dapat diakses oleh masyarakat.

Ia mengatakan melalui sesi diskusi dan tanya jawab kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk bertukar informasi dan pengalaman mengenai pelaksanaan program serta inovasi pelayanan informasi publik di lingkungan pemerintah daerah.

Lebih lanjut ia mengatakan Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan menjadi bahan masukan bagi DPRD Kabupaten Kotabaru dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta pengembangan keterbukaan informasi di daerah.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan kerja sama dan berbagi pengalaman antarpemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan,” ujarnya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Kapuas Raih Juara Umum FSQ XII Tingkat Provinsi Kalteng 2026

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno bersama Wabup Dodo saat menerima Piala Juara Umum FSQ XII Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2026. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Kabupaten Kapuas sebagai tuan rumah berhasil meraih predikat Juara Umum pada Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas.

Hal tersebut diumumkan pada kegiatan Penutupan FSQ yang berlangsung di Panggung Utama Halaman Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Minggu (18/10/2026) malam.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam sambutannya dibacakan
Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi.

“Para pemenang diharapkan tetap rendah hati terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk meraih prestasi yang lebih tinggi khususnya ketika mewakili Kalimantan Tengah pada Festival Seni Qasidah tingkat nasional.

Kepada peserta yang belum meraih juara diharapkan tidak berkecil hati karena pengalaman kebersamaan dan persaudaraan merupakan hal penting yang diperoleh melalui festival tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut gubernur mengatakan capaian tersebut menunjukkan kemampuan para peserta Kapuas dalam bersaing di berbagai cabang seni qasidah tingkat provinsi.

“Keberhasilan meraih Juara Umum diharapkan semakin mendorong perkembangan seni musik Islami, sekaligus meningkatkan semangat generasi muda untuk melestarikan seni qasidah sebagai bagian dari budaya religius masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pemkab Kapuas Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Kampung Percontohan Desa Basarang Perkuat Pengelolan TPS 3R dan Sanitasi

Published

on

Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie Kabid PSDK Bapperida Kapuas Agustaf Priyanto Pokja Provinsi OPD serta Kecamatan Basarang pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kampung Percontohan Tahun 2026 di Desa Basarang Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas di Aula Bapperida Selasa (20/10/2026). (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Kampung Percontohan Tahun 2026 di Desa Basarang Kecamatan Basarang pada Selasa (20/10/2026).

Fokus evaluasi pada kesiapan pengelolaan tempat pengolahan sampah dengan prinsip Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) yang dibangun pada 2025.

Kegiatan dipimpin Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie melibatkan BPPW BPBPK tim Kelompok Kerja PPSP tingkat provinsi sejumlah OPD serta pihak Kecamatan Basarang.

Asisten II Kusmiatie mengatakan peninjauan lapangan diperlukan untuk melihat kondisi fasilitas sekaligus memastikan kesiapan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang telah dibentuk sebagai pengelola.

“Oleh karena itu terkait pengoperasian TPS 3R masih memerlukan pendampingan agar berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat bagi warga,” katanya kepada wartawan usai kegiatan itu.

Ia mengatakan evaluasi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan program sanitasi tidak cukup diukur dari tersedianya bangunan melainkan juga kelembagaan pengelola maupun operasional.

“Dalam hal ini keterlibatan masyarakat sangat penting mengelola fasilitas tersebut secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bapperida Kapuas Ahmad M Saribi melalui Kabid Perekonomian Sumber Daya Alam Infrastruktur dan Kewilayahan (PSDK) Agustaf Priyanto mengatakan evaluasi menjadi bahan pemantapan dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK).

Ia menjelaskan dokumen tersebut akan ditindaklanjuti melalui caoching clinic atau pendampingan teknis yang dijadwalkan pada minggu pertama November 2026.

Lebih lanjut ia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kapuas terkait pelaksanaan ini mendapat program CSR dari PLN dukungan lima titik sanitasi individual dalam rangka membantu meningkatkan sanitasi masyarakat terutama di kawasan desa percontohan itu.

Pengelolaan sampah diharapkan pentingnya sinergi bersama termasuk warga sehingga kualitas lingkungan semakin baik,” ujarnya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Business

ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia

Published

on

Peluncuran produk baru ASUS (dari kiri-kanan) Adrian Pradipta - Technical Public Relations, ASUS Indonesia, ⁠Rudy Salim - CEO PRESTIGECORP, Lenny Lin - Country Manager, ASUS Indonesia Marcello Tahitoe, Top Indonesian Singer, Selasa (20/10/2026). (Foto/Ist)

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Hari ini, setelah tersedia di pasar global sejak 17 Oktober, ASUS ProArt P14 (H7407BA) dan ASUS ProArt P16 (H7607BA) dengan superchip NVIDIA RTX Spark™, telah resmi hadir di Indonesia. ASUS ProArt P14 hadir dengan Unified Memory 64GB, sedangkan ASUS ProArt P16 membawa Unified Memory 128GB. Keduanya ditujukan bagi kreator profesional yang ingin menjalankan model AI generatif langsung di laptop.

Sebelum peluncuran, ASUS Indonesia menguji ASUS ProArt P14 secara internal dengan menjalankan model AI generatif di ComfyUI Desktop secara lokal, tanpa koneksi internet. Hasilnya relevan bagi agensi kreatif, rumah produksi, dan seniman 3D yang menangani file klien dan ingin memakainya tanpa mengunggah materi ke cloud.

“ASUS ProArt P14 dan P16 bukan sekadar laptop kreator biasanya, melainkan pusat komputasi AI lokal yang membebaskan para kreator dari batasan konektivitas dan kekhawatiran privasi. Kami menghadirkan tenaga pemrosesan kelas workstation untuk para kreator profesional dalam format teringan, layar ASUS Lumina Pro OLED paling akurat di kelasnya, dan ekosistem yang dirancang murni untuk The Real Pro.” ujar Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin.

Pro-Grade Visual: Warna Akurat untuk Grading dan Meninjau Hasil AI

Saat melakukan color grading atau menilai hasil generate AI, kreator perlu yakin warna di layar sama dengan yang nanti dilihat klien. Layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED pada ASUS ProArt P14 (14 inci, 2.8K) dan ASUS ProArt P16 (16 inci, UHD+) tervalidasi PANTONE, menjangkau 100% ruang warna DCI-P3, dan menampilkan 1,07 miliar warna dengan refresh rate 120Hz. Panelnya tersertifikasi VESA CERTIFIED DisplayHDR True Black 1000 pada ASUS ProArt P14 dan True Black 1400 pada ASUS ProArt P16.

Pro AI Performance: Hingga 1 Petaflop dan Unified Memory 64GB/128GB

Prosesor NVIDIA RTX Spark N1X di kedua laptop menggabungkan 6144-core Blackwell RTX GPU dan 20-core Grace CPU, dengan performa AI hingga 1 petaflop pada jalur FP4. CUDA berjalan native, dan media engine-nya mendukung encode serta decode hardware untuk format 4:2:2 dan encoder AV1.

CPU dan GPU memakai satu kolam Unified Memory LPDDR5X yang sama, yaitu 64GB di ASUS ProArt P14 dan 128GB di ASUS ProArt P16. Model AI dapat dimuat berdampingan dengan berkas foto atau video beresolusi tinggi yang sedang dikerjakan di kolam memori tersebut.

AI yang Berjalan Langsung di Laptop

Pengujian dilakukan pada ASUS ProArt P14 (H7407BA) dengan Unified Memory 64GB, menggunakan ComfyUI Desktop dengan jalur CUDA.

Skenario pertama memakai Qwen Image 2.1 (kuantisasi INT8) untuk mengedit foto produk menjadi adegan sinematik . Memori GPU mencapai puncak 19,8 GB, dengan utilisasi GPU 100% dan suhu GPU 68°C.

Skenario kedua memakai MiniMax H3 (kuantisasi INT8) untuk mengubah satu foto menjadi video lima detik lengkap dengan audio pada 0,7 MP dan turbo mode. Proses selesai dalam 5 menit 54 detik dengan memori GPU puncak 28,1 GB.

Artinya, model yang membutuhkan memori puluhan GB bisa dimuat utuh di Unified Memory, dan file sumber tidak perlu meninggalkan laptop. Hasil dapat berbeda tergantung versi aplikasi, driver, dan pengaturan yang dipakai.

Aplikasi Kreator yang Sudah Berjalan

Di luar ComfyUI Desktop, ASUS juga menjalankan Hermes Agent dengan model bahasa lokal. Aplikasi ini dapat bekerja sebagai agent: membaca isi folder proyek, merangkum brief klien, lalu menulis draf naskah atau caption ke file baru tanpa dokumen keluar dari laptop. Alur seperti ini yang dimaksud dengan workflow Agentic AI lokal.

ComfyUI Desktop, Hermes Agent, dan model AI yang dipakai tidak terpasang bawaan. Pengguna mengunduh dan mengaturnya sendiri sesuai kebutuhan proyek. AI lokal melengkapi layanan cloud: kolaborasi tim jarak jauh tetap berjalan di sana, sementara materi yang sensitif dapat diproses di laptop.

Ekosistem CUDA di sini tak hanya mendukung Workflow AI pada ComfyUI Desktop ,Hermes Agent maupun Model AI lainnya. Untuk Kreator dengan workload 8K, CUDA Core pada NVIDIA Spark™ juga dapat mengakselerasi proses kerjanya tersebut. Salah satunya menggunakan Aplikasi DaVinci Resolve Studio, tersedia 6.144 CUDA Core dan Unified Memory 128GB super cepat yang dapat membantu menyelesaikan semua proses kerjanya.

Pro-Level Mobility: Ringan Dibawa ke Lokasi Syuting

ASUS ProArt P14 berbobot 1,4 kg dan setipis 1,39 cm dengan baterai 90Wh, sedangkan ASUS ProArt P16 berbobot 1,7 kg dan setipis 1,29 cm dengan baterai 99,9Wh. Keduanya diisi daya melalui adaptor USB Type-C® 140W yang disertakan dalam paket dan telah lolos uji ketahanan standar militer AS (US MIL-STD 810H). Kombinasi ini memudahkan kreator membawa satu laptop untuk menyunting, memeriksa warna, dan mempresentasikan hasil ke klien di lokasi syuting.

No.1 Quality & Service: Perlindungan Tiga Tahun dan Layanan Prioritas

Setiap ASUS ProArt P14 dan P16 yang dibeli di Indonesia dilindungi 3 Tahun Garansi Internasional & 3 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty. ASUS VIP Perfect Warranty mencakup kerusakan akibat kecelakaan pemakaian, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Layanan purnajual ini tersedia di 141 ASUS Service Center di Indonesia.

Pemilik juga mendapat ASUS Premium Services, yaitu penjemputan dan pengantaran unit servis tanpa biaya, antrean perbaikan prioritas lewat FastLane, dan pembersihan profesional melalui Laptop Spa.

Harga dan Ketersediaan

Harga resmi atau MSRP untuk ASUS ProArt P14 (H7407BA) adalah Rp80.999.000, sedangkan ASUS ProArt P16 (H7607BA) memiliki MSRP sebesar Rp113.999.000.

Bagi Anda yang telah menantikan kehadiran laptop terbaru ASUS ProArt ini, pre-order sudah dibuka hingga 23 Oktober 2026. Khusus selama periode pre-order, ASUS ProArt P14 tersedia dengan harga spesial Rp79.999.000 melalui ASUS Online Store, ASUS Exclusive Store, dan ASUS Store terpilih. Sementara itu, ASUS ProArt P16 hanya tersedia secara eksklusif di ASUS Online Store dengan harga spesial Rp112.999.000.

Pembelian melalui ASUS Online Store selama periode pre-order masih mendapat Exclusive Gift ASUS ProArt Mouse (MD301) senilai Rp1.699.000.

Link pre-order ASUS Online Store: https://id.asus.click/preorder-proart-P14&P16

Link lokasi ASUS Exclusive Store dan ASUS Store terpilih: https://id.asus.click/proart-p14-h7407

Mulai 20 hingga 25 Oktober 2026, ASUS ProArt P14 dan P16 beserta ASUS ProArt Ecosystem juga dapat dicoba langsung di booth ASUS ProArt, Atrium Mall Pondok Indah 2, Jakarta.

Kontak ASUS Indonesia

https://www.asus.com/id/

Public Relations Product Marketing
Erlyin Purnama Caroline Daniel Naftali
Tel : 021-2949 5055 Tel. :  021-2949 5055
Email: Erlyin_Purnama@asus.com Email: Daniel_Naftali@asus.com
   

CATATAN UNTUK EDITOR

ASUS Pressroom: http://press.asus.com

ASUS Indonesia Instagram: https://www.instagram.com/asusid/

ASUS Indonesia TikTok: https://www.tiktok.com/@asus.id

ASUS Indonesia Facebook: https://www.facebook.com/ASUSIdOfficial

ASUS Indonesia Twitter: https://twitter.com/ASUS_Indonesia

ASUS Indonesia YouTube: https://www.youtube.com/@AsusIndonesia

ASUS Zencreator Portal: https://zencreator.id/

 

Tentang ASUS

ASUS merupakan perusahaan multinasional sekaligus produsen motherboard, PC, monitor, kartu grafis, dan router terbaik di dunia dengan visi sebagai perusahaan teknologi terdepan dan paling inovatif di dunia. Dengan 16.000 lebih karyawan yang tersebar di seluruh dunia, termasuk lebih dari 5.000 profesional di bidang R&D, ASUS memimpin industri teknologi melalui desain serta inovasi canggih untuk menghasilkan perangkat cerdas terbaik yang dapat dinikmati oleh semua penggunanya.

Sebagai bukti dari komitmen terhadap inovasi, desain dan kualitas, ASUS telah memenangkan lebih dari 80.065 penghargaan dari organisasi teknologi terpandang dan media IT dari seluruh dunia sejak tahun 2001 lalu. Sebuah hal yang hanya bisa dicapai oleh perusahaan yang memiliki visi dan misi mendalam untuk terus mengejar inovasi terbaik. Dari semua penghargaan yang diterima, banyak di antaranya ditujukan untuk produk tablet dan smartphone ASUS, sebuah bukti nyata komitmen ASUS dalam hal inovasi, desain dan kualitas.

Di tahun 2025, ASUS kembali mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar laptop di Indonesia dengan penguasaan pasar lebih dari 30%. Pencapaian tersebut juga menandakan bahwa ASUS telah menjadi pemimpin pasar laptop di Indonesia selama lebih dari satu dekade berturut-turut.

Kepemimpinan ASUS di pasar laptop consumer Indonesia selama 12 tahun terakhir tidak terlepas dari kualitas produk. ASUS telah menghadirkan banyak sekali inovasi teknologi sepanjang 12 tahun terakhir mulai dari laptop ultra-ringkas dengan bezel layar tipis, laptop layar ganda, hingga laptop berperforma tinggi yang khusus dirancang untuk para konten kreator dan gamer. [ad/rls-asus]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Pemkab Tanbu dengan Bank Kalsel Siapkan Program Aksi Kredit Tanpa Bunga Bagi Pelaku Usaha Mikro

Published

on

TANAH BUMBU, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu (Tanbu) tengah menyiapkan program Aksi Kredit Tanpa Bunga untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro.

Program yang diinisiasi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif ini memberikan bantuan subsidi bunga kredit sebesar 0 persen guna meringankan beban pembiayaan dan membantu pengembangan usaha masyarakat.

Melalui program Kredit BPD Peduli yang bekerja sama dengan Bank Kalsel, pelaku usaha mikro dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp5 juta hingga Rp100 juta.

Besaran pinjaman disesuaikan dengan kualifikasi usaha calon debitur, dengan jangka waktu pengembalian satu hingga tiga tahun.

Dalam skema ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memberikan bantuan sebesar bunga kredit yang harus dibayarkan penerima secara berkala.

Subsidi tersebut diharapkan dapat mengurangi beban pembiayaan sehingga pelaku usaha dapat memanfaatkan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan modal kerja maupun investasi usaha.

Program ini menargetkan sekitar 150 hingga 300 pelaku usaha mikro di Kabupaten Tanah Bumbu. Jumlah penerima manfaat dapat menyesuaikan dengan besaran plafon pinjaman yang diberikan. Semakin kecil rata-rata plafon pinjaman, semakin banyak pelaku usaha yang berpotensi menerima manfaat subsidi bunga.

Di bawah kepemimpinan Bupati Andi Rudi Latif, Pemkab Tanah Bumbu turut mengupayakan penguatan usaha mikro melalui dukungan permodalan yang lebih terjangkau.

Program ini diharapkan membantu pelaku usaha mempertahankan keberlangsungan usahanya sekaligus membuka kesempatan untuk mengembangkan kegiatan usaha.

“Harapannya, program ini tidak hanya membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya, tetapi juga menjaga lapangan kerja yang sudah ada dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat,” ujar Andi Rudi Latif beberapa waktu lalu.

Program ini menyasar pelaku usaha mikro berusia 21–65 tahun atau yang sudah menikah. Calon penerima harus menjalankan usaha di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, memiliki KTP daerah, mempunyai Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS), serta telah menjalankan usaha minimal satu tahun. Calon penerima juga tidak sedang menerima kredit usaha secara bersamaan dan tidak sedang menjadi debitur bermasalah selama enam bulan terakhir.

Untuk mengajukan permohonan, calon penerima perlu menyiapkan fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga atau akta kelahiran bagi yang sudah menikah, fotokopi NIB, pasfoto pemohon, serta fotokopi bukti kepemilikan agunan berupa Sertifikat Hak Milik (SHM), Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB), atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Pemohon juga perlu memenuhi persyaratan administrasi lainnya sesuai ketentuan bank.

Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diperoleh melalui Bank Kalsel Cabang Batulicin serta kantor cabang pembantu di Gunung Tinggi, Pagatan, Angsana, dan Satui.

Calon penerima juga dapat menghubungi Bidang Koperasi dan Usaha Mikro pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui program Aksi Kredit Tanpa Bunga, Pemkab Tanah Bumbu berharap pelaku usaha mikro dapat mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian daerah. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Relokasi Warga Dampak Pembangunan Waterfront City Disepakati

Published

on

Pemkab Kapuas pada kegiatan rapat bersama warga terkait relokasi pembangunan Waterfront City di Aula Kantor Kecamatan Selat Senin (19/10/2026). (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Relokasi bagi 11 warga terdampak pembangunan Waterfront City disepakati.

Kesepakatan itu setelah Pemkab Kapuas melakukan pertemuan dengan warga di Aula Kantor Kecamatan Selat Senin (19/10/2026).

“Pada intinya pertemuan dengan warga disepakati untuk direlokasi,” kata Sekda Kapuas Usis I Sangkai kepada wartawan usai rapat koordinasi dihadiri OPD terkait camat dan lurah.

Ia mengatakan untuk relokasi Pemkab Kapuas telah menyediakan Rumah Khusus (Rusus) lokasi NSD

Pertemuan dengan warga sebelumnya telah dilakukan. Pada hari ini telah disepakati. “Alhamdulilah warga setuju,” jelasnya.

Sekda mengharapkan pembangunan Waterfront City merupakan pengembangan kawasan kota yang nantinya menjadi tujuan wisata bagi warga Kapuas maupun dari luar daerah.

Kadis Perhubungan Kapuas Teras mengatakan terkait relokasi lahan yang ditempati warga statusnya milik pemerintah daerah.

Ia mengatakan karena adanya pembangunan WaterFront City yang saat ini tengah dikerjakan sehingga Pemkab Kapuas melakukan relokasi bagi warga yang menempati daerah itu. “Pertemuan tadi mereka sepakat untuk direlokasi,” katanya.

Sekretaris Disperkimtan Kapuas Cristine mengatakan terkait relokasi pihaknya akan memfasilitasi sesuai ketentuan berlaku.

Sementara itu Camat Selat Rio Adrianto menyampaikan dukungannya pelaksanaan pembangunan Waterfront City. “Diharapkan proses relokasi warga berjalan lancar,” ujarnya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer