Banjarmasin
Kendalikan Inflasi dan Percepatan Digitalisasi Keuangan Daerah, Pemprov Kalsel Gelar HLM TPID dan TP2DD Se Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar High-Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2025 dengan tema “Pengendalian Inflasi dan Percepatan Digitalisasi Keuangan Daerah untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Selatan”.
Kegiatan ini dipimpin oleh Gubernur Kalimantan Selatan selaku ketua TPID serta dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan, Walikota dan Bupati se-Kalimantan atau yang mewakili, serta stakeholder terkait, Senin (10/3/2025).
Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin selaku Ketua Harian TPID dan TP2DD, menekankan pentingnya evaluasi kembali peran dan tugas anggota TP2DD guna memperkuat efektivitas digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Penyusunan dan penyesuaian SK TP2DD tingkat Provinsi, Kota, dan Kabupaten terus dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola. Selain itu, Roadmap TP2DD 2025-2029 tengah disusun agar sejalan dengan kebijakan nasional, memastikan kesinambungan transformasi digital di daerah.
Sejumlah prestasi membanggakan juga diraih dalam Championship TP2DD 2024, di mana Kalimantan Selatan berhasil meraih penghargaan sebagai TP2DD Terbaik Tingkat Provinsi, serta Rookie of The Year. Kota Banjarmasin juga turut menorehkan prestasi sebagai TP2DD Terbaik Tingkat Kota.
Dalam hal pengendalian inflasi, TPID Kalimantan Selatan berhasil menjaga tingkat inflasi tahun 2024 di angka 1,95% (yoy), tetap terkendali dalam rentang sasaran nasional. Pada Februari 2025, provinsi ini mencatat deflasi sebesar 0,39% (mtm), lebih baik dibanding deflasi nasional sebesar 0,48% (mtm). Prestasi ini semakin diperkuat dengan perolehan penghargaan TPID Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Kalimantan dan TPID Terbaik Tingkat Kota Wilayah Kalimantan yang diraih Kota Banjarmasin.
Atas pencapaian ini, Syarifuddin memberikan apresiasi kepada seluruh anggota TPID dan TP2DD, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras dalam mewujudkan pengelolaan ekonomi daerah yang lebih baik. Ia berharap penghargaan yang telah diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan inovasi dan kolaborasi guna mencapai target pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, selaku Wakil Ketua TPDI dan TP2DD menekankan pentingnya akselerasi ekonomi digital dan pengendalian inflasi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya perluasan implementasi QRIS terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi transaksi digital, bersamaan dengan penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna meningkatkan transparansi keuangan daerah. Literasi keuangan digital juga menjadi perhatian utama dalam meningkatkan akseptasi masyarakat terhadap sistem pembayaran digital.
Dalam aspek pengendalian inflasi Fadjar menyampaikan strategi yang diambil berfokus pada mitigasi volatilitas harga pangan strategis, seperti beras, daging ayam, telur, cabai, dan minyak goreng. Kerja sama antar daerah terus diperluas guna menjamin kelancaran pasokan komoditas pangan, sementara program operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah diperkuat untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Dalam arahannya, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, selaku Ketua TPID dan TP2DD menegaskan pentingnya langkah konkret dalam pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi keuangan daerah. Beliau menginstruksikan agar penyusunan Roadmap TP2DD 2025-2029 segera diselesaikan secara komprehensif. Seluruh kepala daerah juga diimbau untuk aktif memantau kebijakan Opsen dan implementasi KKI sebagai upaya meningkatkan transparansi dan efisiensi belanja daerah.
Terkait pengendalian inflasi, Gubernur menekankan pentingnya mendukung program swasembada pangan pemerintah pusat dan meningkatkan produktivitas berbagai komoditas pangan strategis lainnya melalui optimalisasi mekanisasi pertanian dan penerapan teknologi IoT. Budidaya apung untuk padi dan cabai menjadi salah satu solusi yang didorong untuk meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan, sementara pemanfaatan pupuk batubara juga menjadi bagian dari strategi efisiensi pertanian.
Selain itu, kerja sama antar daerah terus diperluas dengan wilayah sentra produksi nasional guna mengantisipasi potensi kekurangan pasokan bahan pangan, memastikan kelancaran distribusi, serta menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Penguatan BUMD Pangan sebagai offtaker dan distributor komoditas pangan menjadi langkah penting dalam mengendalikan harga, yang akan didukung dengan optimalisasi peran Jukung Pangan dalam rantai distribusi di sisi hilir.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk segera menyusun Roadmap Pengendalian Inflasi 2025-2027 dengan pendekatan integratif dari hulu ke hilir, yang diselaraskan dengan program pengendalian inflasi pemerintah pusat. Di samping itu, untuk menghadapi lonjakan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), langkah-langkah pengendalian harga akan diperkuat dengan memastikan kelancaran distribusi, mengoptimalkan operasi pasar dan pasar murah, serta mendorong kesadaran masyarakat melalui kampanye belanja bijak.
Sebagai penutup, Gubernur Kalimantan Selatan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan ekonomi yang stabil dan inklusif. Dengan langkah-langkah strategis yang telah dirumuskan, diharapkan Kalimantan Selatan dapat terus memperkuat daya tahan ekonominya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banua. [ad/ril-bi]
Bagikan keBanjarmasin
UPZ Bank Kalsel Ucapkan Selamat Kepada BAZNAS Raih Prestasi Provinsi Terbaik
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel mengucapkan selamat dam sukses kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang meraih prestasi sebagai BAZNAS Provinsi Terbaik pada Grand BAZNAS Award 2026.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen, dedikasi, dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat serta upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Semoga prestasi ini semakin memperkuat semangat dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah serta terus menghadirkan program-program yang produktif, amanah, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.
UPZ Bank Kalsel berharap, pencapaian luar biasa ini semoga BAZNAS Kalsel semakin maju, terpercaya dan terus menebar kebermanfaatan.
Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv]
Rekening Zakat, Infak dan Sedekah : Bank Kalsel Syariah 6500844928 (Zakat) 6500846214 (Infak dan sedekah) A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153.
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Bantu Renovasi TPA Al Fatihah Anjir Muara Batola
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus meningkatkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, salah satunya membantu renovasi bangunan Tempat Pendidikan Al Quran (TPA) Al Fatihah yang kondiisi beberapa dindingnya sudah banyak yang rusak.
Doso Setiawan Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel menjelaskan, Bank Kalsel lewat UPZ Bank Kalsel terus memberikan manfaat untuk masyarakat lewat beragam program dan bantuan.
“Termasuk untuk dunia pendidikan kami sangat fokus untuk memberikan bantuan, baik beasiswa hingga perbaikan bangunan pendidikan seperti di TPA Al Fatihah ini kami membantu untuk renovasi ,” jelasnya pada penyerahan simbolis bantuan, Kamis (15/10).
Doso berharap bantuan dari Bank Kalsel ini bisa membuat anak-anak semakin nyaman saat belajar mengaji di TPA Al Fatihah.
Sementara itu, Anisya perwakilan dari TPA Al Fatihah berterima kasih atas bantuan dan support Bank Kalsel terhadap TPA Al Fatihah Anjir Muara Batola yang sangat cepat merespon untuk membantu perbaikan bangunan TPA Al Fatihah .
“Saya mewakili TPA Al Fatihah mengucapkan terima kasih, TPA Al Fatihah ini merupakan TPA gratis yang kami peruntukkan untuk anak anak di kawasan Anjir Muara dan kami sudah berdiri lebih dari 10 tahun,” imbuhnya. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Dukung Konsolidasi Delapan BPR Milik Pemkab di Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel siap mendukung konsolidasi delapan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Dukungan tersebut meliputi penyediaan fasilitas kantor pusat di Banjarmasin hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) untuk memperkuat kelembagaan dan memperluas akses pembiayaan masyarakat.Cari Peta Wilayah
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan hal itu seusai penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) konsolidasi BPR milik pemerintah daerah se-Kalsel di Hotel Galaxy, Banjarmasin, Selasa (13/10/2026) malam.
Delapan BPR yang akan dikonsolidasikan berasal dari Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Barito Kuala, Tapin, Kotabaru, dan Tanah Laut.Kelola Kas Bisnis
Fachrudin mengatakan, rencana penggabungan tersebut telah dibahas sekitar dua tahun terakhir dan kini dimatangkan bersama Pemerintah Provinsi Kalsel serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Menurutnya, konsolidasi diharapkan membuat kelembagaan BPR lebih sehat, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat koordinasi bisnis sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.Baca Berita Lokal
Sebagai dukungan konkret, Bank Kalsel siap memfasilitasi kebutuhan kantor pusat BPR hasil konsolidasi di Banjarmasin. Penguatan kapasitas komisaris, direksi, dan pegawai juga akan didukung melalui program pelatihan di Aksel University.
Fachrudin menegaskan, penggabungan kelembagaan tidak berarti menghapus program pembiayaan yang telah berjalan di masing-masing daerah. Program tersebut tetap dapat disesuaikan dengan visi dan misi kepala daerah serta kebutuhan masyarakat, termasuk pembiayaan berbunga nol persen bagi pelaku usaha.
Proses konsolidasi ditargetkan memasuki tahap pelaksanaan pada April 2027. Penyusunan format kelembagaan dan mekanisme penggabungan akan dilakukan sesuai ketentuan OJK agar transisi berjalan tertib tanpa mengganggu keberlangsungan operasional.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, mengatakan konsolidasi delapan BPR bertujuan memperkuat layanan permodalan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Buka Tabungan
Dengan pusat operasional di Banjarmasin dan jaringan kantor di kabupaten, BPR hasil konsolidasi diharapkan mampu memberikan layanan pembiayaan yang lebih terkoordinasi, sekaligus tetap mengakomodasi kebutuhan masing-masing daerah.
Fachrudin berharap konsolidasi ini membuka peluang sinergi yang saling menguntungkan antara BPR dan Bank Kalsel. Pembagian peran bisnis yang jelas dinilai penting agar kedua lembaga dapat saling melengkapi dalam memperluas akses layanan keuangan dan pembiayaan produktif bagi masyarakat Banua. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Lewat AKSEL by Bank Kalsel, Semua Tagihan Listrik dan PDAM Bisa Dibayar
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kini setiap awal bulan nasabah Bank Kalsel tidak perlu pusing lagi memikirkan pembayaran. Dengan AKSEL by Bank Kalsel, cukup di rumah semua tagihan bisa dibayarkan, seperti listrik dan air bersih.
Gunakan AKSEL by Bank Kalsel, pembayaran tagihan PLN dan PDAM dapat dilakukan langsung melalui smartphone, kapan saja dan di mana saja.
Memasuki awal bulan, ketika tagihan listrik dan air mulai berdatangan, masyarakat tidak perlu repot berpindah-pindah layanan untuk menyelesaikannya.
Cukup membuka aplikasi AKSEL by Bank Kalsel, berbagai kebutuhan pembayaran tagihan bulanan bisa dilakukan dalam satu genggaman.
Melalui fitur PLN dan PDAM, pengguna dapat melakukan pembayaran dengan praktis tanpa harus keluar rumah atau mengantre. Hanya dalam beberapa langkah, tagihan bulanan pun dapat diselesaikan dengan cepat.
Kehadiran fitur tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel menghadirkan layanan perbankan digital yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat
AKSEL dirancang untuk menemani berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk urusan pembayaran tagihan rutin. Bayangkan, dua tagihan sekaligus listrik dan air bisa dibereskan hanya dari satu aplikasi.
Tidak perlu panik ketika tanggal satu tiba. Cukup buka AKSEL, pilih layanan yang dibutuhkan, lakukan pembayaran, dan aktivitas pun kembali berjalan. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Dorong Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Kalsel, Bank Kalsel Memiliki Peran Strategis
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah (Pemda) dalam memperkuat pembangunan Kota Banjarmasin dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Hal itu disampaikan Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, H Ibnu Sina, dalam Sharing Session Performance Review Meeting Bank Kalsel bersama Aksel University di Banjarmasin, Jumat (9/10/2026).
Menurut Ibnu Sina, kontribusi Bank Kalsel tidak sebatas mendukung pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga memperkuat kapasitas fiskal pemerintah dan memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif.
Peran tersebut semakin penting di tengah tantangan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan, meningkatkan efisiensi belanja, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Karena itu, Bank Kalsel diharapkan mampu memperkuat dukungan melalui layanan keuangan dan pembiayaan yang produktif, tepat sasaran, serta berkelanjutan.
Sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya juga perlu terus ditingkatkan agar potensi ekonomi daerah dapat dimanfaatkan secara optimal.
Dengan demikian, Bank Kalsel tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan daerah, tetapi juga menjadi mitra pembangunan yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Banua. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Teller Bank Kalsel: Memudahkan Transaksi Nasabah Juga Dedikasi dan Pelayanan Sepenuh Hati
BANJARMASIN SuaraBorneo.com – Di balik setiap kemudahan transaksi perbankan yang dirasakan oleh nasabah, selalu ada dedikasi dan pelayanan sepenuh hati.
Hal inilah yang tergambar dalam episode terbaru program “POV AKSEL” dari Bank Kalsel, yang kali ini membagikan sudut pandang Kirana, seorang Teller di Bank Kalsel. Di Banjarmasin, Sabtu (10/10/2026).
Melalui kesehariannya, Kirana membuktikan bahwa peran seorang Teller jauh melampaui tugas administratif seperti sekadar menerima dan memproses transaksi.
Menurutnya, profesi ini menuntut tingkat ketelitian yang tinggi, keramahan yang konsisten, serta komitmen kuat untuk memastikan setiap kebutuhan nasabah dapat dilayani dengan baik dan tuntas.
Semangat yang selalu dipegang teguh oleh Kirana dalam menjalankan tugasnya adalah bahwa di balik setiap transaksi, ada pelayanan yang bertujuan untuk membuat semuanya terasa lebih mudah bagi nasabah.
Dalam tayangan tersebut, Kirana juga membagikan nilai penting yang menjadi kunci dari pelayanannya. Ia percaya bahwa pelayanan terbaik tidak hanya hadir dari kecepatan bekerja, melainkan selalu dimulai dari proses yang humanis, yaitu mendengar, memahami, lalu membantu nasabah menemukan solusi.
Selain memberikan pelayanan tatap muka yang prima dan sepenuh hati di kantor cabang, Bank Kalsel juga terus hadir mempermudah aktivitas finansial Anda melalui layanan digital.
Nikmati berbagai kemudahan bertransaksi di mana saja dan kapan saja. Download aplikasi AKSEL Bank Kalsel di Play Store atau App Store sekarang!
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi tautan berikut: https://bit.ly/akselbybankkalsel
Bank Kalsel berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Bank Kalsel merupakan peserta penjaminan LPS. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Dishub Gandeng Aksel by Bank Kalsel Terapkan Tarif Papadaan
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Tarif Papadaan resmi diterapkan pada semua moda transportasi perkotaan, yang dikelola Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Dishub Kota Banjarmasin dan Dishub Kota Banjarbaru.
Cukup membayar Rp5.000, dengan satu kali tap kartu pra bayar nir sentuh, atau QRIS, dan aplikasi dompet digital, maka pengguna dapat berganti moda transportasi publik modern, hingga 3 kali.
Dengan tarif terintegrasi antara Trans Banjarbakula, Trans Banjarmasin dan Trans Banjarbaru, pengguna dapat menikmati 3 noda angkutan ini, dengan satu kali bayar, berlaku hingga 90 menit.
Penerapan Tarif Papadaan ini, mendapat dukungan penuh dari Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel melalui aplikasi Aksel.
“Dari aplikasi Aksel, fasilitasi proyek perubahan, implementasi tarif papadaan, yaitu tarif terintegrasi untuk Trans Banjarbakula dan Trans Banjarmasin. Kita berharap ini tidak hanya terkait dengan layanan angkutan perkotaan, tetapi juga digitalisasi keuangan, kemudian peningkatan pendapatan daerah, dan kreatif financing yang bisa dikerjasamakan Bank Kalsel dengan Dinas Perhubungan, serta dari kolaborasi antar pemerintah daerah,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, Kamis (8/10).
Pada penerapan tarif papadaan ini, Bank Kalsel yang mengatur di balik layar, untuk mengintegrasikan tarif 3 moda transportasi perkotaan tersebut.
“Bahkan ke depan, asal Tarif Berlangganan, pembelian hanya di Aksel, lebih murah dan bisa melalui aplikasi,” tambah Fitri.
Sementara itu, Direktur Bisnis Bank Kalsel, Izhar mengatakan, Bank Kalsel akan selalu mendukung pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam seluruh kegiatan.
“Terutama sebagaimana komitmen kita dengan Bank Indonesia akan selalu mendukung digitalisasi Kalimantan Selatan, dengan salah satu kegiatan yang ada di Trans Banjarbakula ini, salah satunya mendorong untuk digitalisasi,” ujarnya.
Kehadiran tarif papadaan ini, diharapkan semakin membuat masyarakat nyaman menggunakan transportasi publik dengan harga terjangkau, dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

