Wakapolres HSS Hadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Wakapolres HSS Hadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah

Published

on

Wakapolres HSS Kompol Riswiadi S.SOS M.AP, menghadirkan peringatan hari otonomi daerah. (Foto/Ist)

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Wakapolres HSS Kompol Riswiadi S.SOS M.AP, menghadirkan peringatan hari otonomi daerah, di Kantor Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin 27 April 2026.

Bertindak sebagai pemimpin upacara, Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan H. Suriani S.OS M.AP, dengan mengangkat tema “Dengan Otomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.

Dalam kesempatan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian, menyampaikan bahwa Otomi daerah merupakan instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan memperkuat kualitas pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

“Tema yang diangkat juga mencerminkan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat,daerah untuk mewujudkan visi pembangunan nasional,” ungkap Wabup HSS membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.

Wakapolres HSS Kompol Riswiadi kembali menyampaikan, “Kami hari ini menghadiri peringatan Otomi daerah di kabupaten Hulu Sungai Selatan, mewakili Kapolres HSS, yang tidak bisa berhadir pada kesempatan ini, permohonan maaf dari pak Kapolres HSS,” ujar Wakapolres HSS.

Dalam kegiatan tersebut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Dorkopimda/mewakili, Camat, Lurah, Kepala Desa, OPD lingkup Pemkab Hulu Sungai Selatan. (Azifa)

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Salurkan Bantuan CSR Budidaya Lele di Bank Sampah “Bahe’mart”

Published

on

Penyerahan bantuan dihadiri langsung oleh Walikota Banjarmasin, Muhammad Yamin dan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin. (Foto/Humas-BankKalsel) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR).

Kali ini, Bank Kalsel menyerahkan bantuan CSR Program Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Sampah Organik melalui Budidaya Ikan Lelekepada Pusat Daur Ulang (PDU) skala RT, Bank Sampah “Bahe’mart”, di Komplek Herlina Perkasa, Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara, Rabu (16/9).

Penyerahan bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Banjarmasin, Muhammad Yamin dan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin. Kehadiran para pimpinan ini disambut hangat oleh Pengurus Bank Sampah “Bahe’mart” yang diketuai oleh Ibu Istiqomah bersama Ardiansyah, beserta warga setempat.

Sinergi ini menjadi bukti kolaborasi nyata antara Bank Kalsel, Pemerintah Kota Banjarmasin, dan penggerak lingkungan dalam menciptakan kawasan pemukiman yang mandiri dan berwawasan lingkungan.

Dukungan ini merupakan keberlanjutan dari kolaborasi sukses sebelumnya. Pada program awal, Bank Kalsel telah menyalurkan 20 unit Tempat Sampah Sedekah Botol Plastik yang tersebar di 13 titik strategis Kota Banjarmasi meliputi 7 titik di lembaga pendidikan, 3 titik di masjid, 1 titik di kantor pemerintahan, serta 2 titik di lingkungan RT. Dalam kurun waktu 7 bulan, program tersebut berhasil mengumpulkan 2.380 kg sampah botol plastik, di mana hasil penjualannya dimanfaatkan kembali untuk pembuatan komposter pengurai sampah organik.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa integrasi antara pengelolaan sampah organik dan budidaya ikan lele ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi sirkular yang nyata bagi warga setempat.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi Ibu Istiqomah, Bapak Ardiansyah, beserta seluruh pengurus Bank Sampah ‘Bahe’mart’ yang konsisten sejak berdiri tahun 2019 dalam mengelola sampah rumah tangga. Melalui bantuan budidaya ikan lele yang terintegrasi dengan pengelolaan sampah organik ini, kami ingin memastikan bahwa program CSR Bank Kalsel tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan warga secara mandiri,”ujar Fachrudin.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menyampaikan apresiasi setinggitingginya atas kontribusi dan kepedulian Bank Kalsel terhadap masyarakat melalui program CSR tersebut.

“Bagi Pemerintah Kota Banjarmasin, program seperti ini sangat berarti karena menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Komposter sampah memberikan solusi untuk mengurangi sampah dari sumbernya, sekaligus mengubah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat. Hal ini sejalan dengan upaya kita bersama untuk mendorong masyarakat agar memulai kebiasaan memilah dan mengelola sampah dari sumber, sementara budidaya ikan lele dapat menjadi kegiatan produktif yang membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutur Muhammad Yamin.

Walikota juga menekankan pentingnya keberlanjutan fasilitas yang telah diserahkan.”Peresmian hari ini bukanlah akhir dari sebuah program, yang paling penting adalah bagaimana fasilitas yang sudah diberikan ini dapat dimanfaatkan, dijaga, dan dikelola dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Saya berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat seperti ini dapat terus ditingkatkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan,” tambahnya.

Melalui program CSR terpadu ini, Bank Kalsel terus membuktikan peran aktifnya sebagai mitra pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan sosial, keberlanjutan lingkungan, serta kemandirian ekonomi masyarakat. [Adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

SMSI Kalsel Siapkan Rakor, Fokus Konsolidasi dan Evaluasi Kinerja

Published

on

Ketua bersama pengurus SMSI Kalsel. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama SMSI kabupaten/kota se-Kalsel pada Desember 2026.

Rakor tersebut akan menjadi ajang konsolidasi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja SMSI sepanjang 2026.

Ketua SMSI Kalsel Anang Fadhilah mengatakan, Rakor penting digelar untuk mengetahui perkembangan organisasi di daerah, termasuk capaian target dan pelaksanaan program kerja yang telah disusun.

“Kita akan gelar rakor guna konsolidasi organisasi, selain juga untuk mengevaluasi kinerja selama setahun ini,” ujar Anang di Sekretariat SMSI Kalsel, Jalan Sultan Adam, Kompleks Andika Nomor 3, Banjarmasin, Minggu (14/9/2026).

Menurut dia, evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap kepengurusan tingkat provinsi, tetapi juga SMSI di kabupaten dan kota.

Setiap pengurus daerah diminta menyampaikan capaian program secara resmi melalui Laporan Hasil Kinerja (LHK), yang dilengkapi dengan program kerja tahun 2026.

“Laporan resmi mesti mereka sampaikan melalui Laporan Hasil Kinerja (LHK) dengan melampirkan pula program kerja tahun 2026,” katanya.

Anang menjelaskan, LHK menjadi salah satu bahan penting untuk melihat sejauh mana program yang telah direncanakan dapat direalisasikan masing-masing SMSI kabupaten/kota.

Dari laporan tersebut, pengurus provinsi dapat melihat perkembangan organisasi di daerah, mulai dari program yang sudah berjalan, target yang telah dicapai hingga agenda yang masih harus diselesaikan.

Ia pun mengingatkan SMSI kabupaten/kota agar memanfaatkan waktu yang masih tersisa sebelum Rakor digelar. Sekitar tiga bulan waktu yang tersedia dinilai cukup untuk mengejar target program sekaligus merapikan administrasi dan menyelesaikan LHK.

“Dengan masih ada waktu sekitar tiga bulan ini, SMSI kabupaten/kota masih ada waktu mengejar target program dan merapikan LHK mereka,” ujarnya.

Rakor nantinya tidak hanya membahas evaluasi administratif. Forum tersebut juga diharapkan menjadi ruang untuk menyamakan langkah antara pengurus SMSI Kalsel dan jajaran kabupaten/kota.

Konsolidasi dinilai penting karena kekuatan organisasi di daerah menjadi bagian dari perkembangan SMSI secara keseluruhan. Capaian masing-masing kabupaten/kota akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pertimbangan dalam menentukan program organisasi ke depan.

Selain evaluasi kinerja 2026, Rakor juga akan menjadi kesempatan untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi media siber dan perusahaan media anggota SMSI di daerah.

Pembahasan tersebut diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang lebih sesuai dengan perkembangan industri media serta kebutuhan organisasi.

SMSI Kalsel meminta seluruh pengurus kabupaten/kota mempersiapkan laporan secara serius dan menyampaikan kondisi organisasi secara objektif.

Dengan persiapan tersebut, Rakor diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi forum untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kinerja, dan menyusun langkah bersama menghadapi tahun berikutnya. [Ady/SMSI-Ksl]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur H Muhidin Jenguk Korban Kapal Virgo Transport 8 di Rumah Sakit

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi korban Kapal Tenggelam KM  Virgo  Transport 8 di Terminal Penumpang Trisakti. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhidin bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Komandan Korem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus dan Sekdaprov H. Muhammad Syarifuddin melakukan peninjauan di Posko informasi Kapal Tenggelam KM  Virgo  Transport 8 di Terminal Penumpang Trisakti sekaligus menjenguk korban yang dirawat di RSU Ulin Banjarmasin dan RS tingkat III Dr R Soeharsono (RS TPT) Banjarmasin pada Senin 14/09/2026).

Diketahui, penanganan para korban selamat atas tenggelamnya KM Virgo Transport 8 saat ini tersebar di RSUD Ulin Banjarmasin sebanyak 6 orang, RS tingkat III Dr R Soeharsono (RS TPT) Banjarmasin sebanyak 7 orang, dan di RSUD Sultan Suriansyah ada dua orang.

Tercatat, 59 korban lainnya sudah ditempatkan di penginapan sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing.

“Kami sudah perintahkan kepada pihak rumah sakit agar melakukan pelayan secepatnya untuk para korban,” ujar gubernur usai peninjauan.

Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kalsel, Gubernur H Muhidin menyampaikan belangsungkawa yang mendalam atas insiden tenggelamnya KM  Virgo Transport 8  saat melakukan  pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin, Mnggu dini hari (13/9/2026) itu.

Sementara itu, Menhub Dudy Purwagandhi menyebutkan, data terakhir diterima pihaknya, penumpang selamat yang sudah dievakuasi sebanyak 108 orang, 6 orang meninggal dunia, dan 129 lainnya masih dalam pencarian.

Belum ditentukan batas waktu pencarian ujar Menteri Dudy, namun akan dimaksimalkan upaya pencarian korban oleh tim yang melibatkan berbagai unsur, diantaranya personel TNI, Polri, KSOP,  dan pemerintah daerah, serta unsur-unsur lain.

Disebabkan, memasuki hari kedua pencarian korban, pihak Basarnas mengerahkan 22 armada yang terdiri atas unsur laut dan udara. Sebanyak 17 armada laut dan lima unsur udara diterjunkan untuk menyisir wilayah yang diduga menjadi lokasi kecelakaan kapal.

Ditempat yang sama, Direktur RSUD Ulin dr Among Wibowo menyebut, hingga saat ini pihaknya menerima 6 pasien dari penumpang kapal tenggelam ini, lima diantaranya sudah masuk ruangan untuk observasi lanjutkan.

Secara umum, pasien yang kebanyakan mengalami cedera di daerah dada, tangan dan kepala. “Dari hasil CC, Kondisi pasien Alhamdulillah sudah mulai membaik,” ujar Among.

Terkait biaya pengobatan para korban, semua akan ditanggung pihak Jasa Raharja.
Turut dalam peninjauan, Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Muhammad Awaluddin dan jajarannya.

Dalam pernyataannya, pihak keluarga korban meninggal dunia, akan diberikan santunan Rp50 juta per orang ditambah dana ekstra cover dari asuransi PT Jasa Raharja Putera senilai Rp20 juta.

Sedangkan korban yang dirawat di rumah sakit, dijatah plafon biaya perawatan sebesar Rp20 juta per orang ditambah asuransi Jasa Raharja Putera Rp10 juta.

“Kami masih mendata korban dan ahli waris. Kalau data sudah terverifikasi, standar layanan kita 2 x 24 jam, dana kita serahkan,” ujar Awaludin. [ady/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Meriahkan Hari Jadi ke 500 Kota Banjarmasin, Cashback Hingga Rp500 Ribu Melalui Kredit Multiguna Bank Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com –  Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, Bank Kalsel menghadirkan promo spesial untuk nasabah. Dapatkan cashback hingga Rp500 ribu melalui Kredit Multiguna Bank Kalsel.

Saatnya wujudkan berbagai kebutuhan pian dengan Kredit Multiquna Bank Kalsel sekaligus nikmati cashback spesial pada momen istimewa Kota Banjarmasin. Banjarmasin 500 Tahun, Cashback-nya Juga 500!

Yuk, ajukan sekarang melalui Bank Kalsel!
Syarat dan ketentuan berlaku :

• Debitur Kredit Konsumtif yakni PNS, CPNS,
Pensiunan termasuk pensiunan Janda/Duda,
PNS Vertikal, PPPK, Pegawai PDAM, Kepala
Desa, Aparat Desa, Anggota BPD yang
gajinya disalurkan melalui Bank Kalsel

• Seluruh Kredit Multiguna kecuali (Kredit
Properti, FLPP, Tapera, UMG dan

• Minimal Plafond Rp65.000.000,- (enam
puluh lima Juta Rupiah) dengan jangka
waktu kredit minimal 2 tahun

• Berlaku untuk Cabang Utama Konsolidasi

• Cashback Rp500.000,- untuk New, Take
Over dan Top up, Diambil dari biaya provisi
yang dibayarkan oleh debitur

• Kredit wajib di realisasikan pada masa
periode promosi tersebut

• Periode Promo 14 September s/d 14 Oktober 2026

*Berlaku di Kantor Cabang Utama Banjarmasin dan
seluruh unit kerja di bawahnya.
#BankKalsel #Banjarmasin500 #KreditMultiguna
#Cashback500Ribu lebih sedikit

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Kembangkan Dunia Usaha, Pemkab Tabalong Dorong Bank Kalsel Perluas Layanan Transaksi Internasional

Published

on

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf. (Foto/Ist)

TANJUNG, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong mendorong Bank Kalsel untuk menangkap peluang transaksi internasional seiring meningkatnya investasi dan aktivitas dunia usaha di daerah tersebut. Penguatan layanan perbankan lintas negara dinilai penting untuk mendukung perusahaan di Tabalong yang memiliki hubungan bisnis dengan mitra luar negeri.

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, mengatakan perkembangan dunia usaha di Kabupaten Tabalong turut menghadirkan kebutuhan layanan keuangan yang semakin luas. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi Bank Kalsel untuk mengembangkan layanan perbankan internasional, khususnya dalam memfasilitasi transaksi perusahaan dengan mitra bisnis di berbagai negara.

Salah satu peluang yang dinilai cukup potensial berasal dari perusahaan-perusahaan yang menjalin transaksi dengan mitra usaha di China. Menurut Habib Taufan, penguatan kerja sama dengan perbankan luar negeri dapat memberikan nilai tambah bagi Bank Kalsel sekaligus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam melakukan transaksi lintas negara.

Potensi tersebut juga tidak hanya terbatas pada satu sektor. Perkembangan kebutuhan alat berat, kendaraan, hingga kendaraan listrik yang memiliki keterkaitan dengan pasar China dinilai dapat menjadi ceruk baru bagi Bank Kalsel untuk memperluas cakupan layanan perbankannya.

“Ini peluang juga, mereka kebanyakan langsung dari Cina juga. Ini peluang yang bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta untuk memaksimalkan lagi pendapatan dari Bank Kalsel dan mempermudah orang untuk transaksi internasional,” ujar Habib Taufan.

Ia menegaskan, Pemkab Tabalong siap mengambil peran dalam mendorong terwujudnya kolaborasi tersebut, termasuk memfasilitasi komunikasi Bank Kalsel dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Tabalong.

“Bank Kalsel segera dilakukan kerja sama. Kita nanti membantu, kita fasilitasi ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tabalong,” tambahnya.

Habib Taufan berharap pengembangan layanan transaksi internasional dapat semakin memperkuat peran Bank Kalsel dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Terlebih, Tabalong terus berkembang sebagai salah satu wilayah yang memiliki aktivitas investasi dan dunia usaha yang potensial.

Dengan layanan transaksi lintas negara yang semakin mudah, pelaku usaha diharapkan dapat memperoleh dukungan perbankan yang lebih optimal dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Pada saat yang sama, peluang tersebut juga dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Bank Kalsel dalam meningkatkan kinerja dan memperluas basis layanan kepada sektor usaha.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Tabalong membangun ekosistem usaha yang semakin kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan perdagangan serta investasi global. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Wagub Hasnuryadi Ikut Penyemprotan Bantu Petugas Padamkan Api Karhutla

Published

on

Wagub Kalsel ikut turun langsung melakukan penyemprotan untuk membantu petugas memadamkan api yang kembali muncul, Jumat (11/9/2026). (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com -Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan (Kalsel) Hasnuryadi Sulaiman tak hanya meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pengayuan, Kota Banjarbaru. Wagub Kalsel ikut turun langsung melakukan penyemprotan untuk membantu petugas memadamkan api yang kembali muncul, Jumat (11/9/2026).

Hasnuryadi turun ke lokasi setelah mendapat laporan dari Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel drh. Suparmi atau Bu Mamiek bahwa titik api kembali muncul sejak pagi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kobaran api berada di kawasan yang berdekatan dengan rumah warga.

Didampingi drh. Suparmi dan Kabid BPBD Kalsel Diyan Anshari, Hasnuryadi langsung melihat kondisi di lapangan sekaligus ikut dalam upaya pemadaman.

Dengan menggunakan peralatan pemadaman, Hasnuryadi turut melakukan penyemprotan ke area yang masih mengeluarkan asap dan api. Aksi tersebut dilakukan di tengah upaya tim gabungan yang sejak pagi berjibaku menjinakkan kebakaran.

Menurut Hasnuryadi, pemadaman harus terus dilakukan pada setiap titik api yang muncul. Hal itu sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia serta arahan Gubernur Kalsel H Muhidin agar seluruh titik karhutla segera ditangani.

“Sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia, kita itu harus terus melakukan pemadaman di semua titik api dan tentunya begitu juga yang dipesankan oleh Gubernur Kalimantan Selatan kita H Muhidin,” ujar Hasnuryadi.

Wagub Hasnuryadi menyebut, berkat kerja bersama tim di lapangan, sebagian wilayah yang terbakar berhasil dipadamkan. Namun, masih terdapat beberapa titik yang kembali memunculkan api sehingga upaya pemadaman tetap dilanjutkan.

Hasnuryadi pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam penanganan karhutla.

“Terima kasih kepada semua tim yang berjibaku melakukan pemadaman hutan dan lahan,” katanya.

Menurutnya, penanganan karhutla merupakan tanggung jawab pemerintah. Namun, pemerintah juga terbuka terhadap keterlibatan masyarakat dan berbagai elemen yang ingin membantu sebagai relawan.

“Hal ini memang menjadi tugas kami di pemerintahan, tapi tidak menolak jika ada siapa saja yang bisa ikut jadi relawan dari berbagai elemen masyarakat untuk memberikan bantuan,” ujarnya.

Hasnuryadi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila kondisi karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalsel berdampak terhadap aktivitas sehari-hari.

“Sebelumnya Wakil Presiden RI menyampaikan permohonan maaf dan kami pun atas nama pemerintah Kalimantan Selatan juga menyampaikan permohonan maaf apabila ini mengganggu aktivitas masyarakat,” tuturnya.

Wagub meminta masyarakat memberikan doa dan dukungan kepada seluruh tim yang masih bekerja di lapangan.

“Kami mohon doa dan dukungannya dan yakinlah kita di lapangan berusaha semampu kita untuk menjalankan tugas kita. Mohon doanya dan kerjasamanya,” pungkasnya. [Ady/Adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Dukung Pembayaran Digital, BPKAD Banjarmasin Kerja Sama Bank Kalsel Gelar QRIS Championship 2026

Published

on

QRIS Championship 2026. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Banjarmasin kerja sama Bank Indonesia serta Bank Kalsel menggelar Qris Championship 2026 Banjarmasin.

Periode kompetisi berlangsung September hingga November 2026 tersebut. Dengan sasaran peserta Juru Parkir resmi, Merchant PBJT (Pajak Barang dan Jasa Tertentu), Wajib Pajak PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk masyarakat umum.

Kepala BPKPAD Banjarmasin Edy Wibowo menuturkan, kompetisi digelar dalam rangka menggalakkan penggunaan QRIS atau pembayaran secara digital. Sebab, kanal digital sudah lama ada, namun dari hasil evaluasi ternyata penggunaan QRIS ini masih belum masif atau maksimal.

“Oleh karena itu melakukan dengan gelar kompetisi ini,” ungkap Edy, saat ditemui awak media di kantor, Rabu (9/9/2026).

Dikatakannya, setiap transaksi QRIS dilakukan melalui Bank Kalsel akan dicatat. “Hasil tiga bulan ini menjadi evaluasi kedepan, akan diperluas dengan Bank lainnya,” ujarnya.

Kompetisi ini juga bertujuan ingin mengetahui potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebenarnya. “Dengan begitu masuk ke kas daerah itu berapa, sebelum ke pihak ketiga. Jadi pencatatan lebih mudah dan terkontrol,” tuturnya.

Ia menyampaikan, mendapatkan hadiah ini masyarakat dan WP, ketentuan transaksi terhitung per 1 kali transaksi atau 1 kendaraan lalui via QRIS bagi juru parkir.

Sementara merchant PBJT akumulasi transaksi inbound (konsumen kepelaku usaha kuliner, parkir dan hiburan). Bila transaksi outbound (pembayaran PBJT ke Pemko Banjarmasin).

Kemudian WP PBB-P2 adalah pembayaran PBB-P2 via QRIS 1 transaksi atau 1 SPPT. Dan untuk ASN, transaksi baik belanja atau pembayaran via Qris wajib.

“Pemenang berdasarkan hasil undian. Jadi melihat transaksi dilakukan melalui via QRIS diperhatikan dan penilaian. Selama per bulan itu diberikan hadiah, nanti puncaknya hadiah besar bakal diumumkan di awal Desember 2026 mendatang,” pungkasnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer