Banjarmasin
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Perkuat Kedaulatan Rupiah di 5 Pulau 3T Kalsel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan NKRI melalui penyediaan uang Rupiah layak edar di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T). Secara nasional, pelaksanaan ERB tahun 2026 akan menjangkau 115 pulau di 19 provinsi. Di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), pelaksanaan ERB akan menyasar lima pulau, yakni: Matasiri, Marabatuan, Kerayaan, Kerasian, dan Laut Timur, dan berlangsung pada 9 s.d. 15 Juni 2026.
Bank Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pelaksanaan pengedaran Rupiah, diantaranya kondisi geografis Indonesia terdiri atas ribuan pulau dengan keterbatasan infrastruktur menyebabkan belum semua wilayah dapat dijangkau secara optimal, khususnya di wilayah 3T. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi uang Rupiah layak edar baik melalui jaringan kantor wilayah BI maupun perbankan. Guna mengatasi tantangan tersebut, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut. Langkah ini memberikan dampak positif dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI: TNI AL menjaga kedaulatan dari sisi pertahanan dan militer, Bank Indonesia memastikan kedaulatan ekonomi dan kedaulatan Rupiah sebagai simbol negara.
Pelaksanaan ERB 2026 di Kalimantan Selatan secara resmi ditandai dengan seremonial pelepasan KRI Hiu-634 di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Acara pelepasan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Bapak H. Muhidin, Asisten Gubernur Bank Indonesia Bapak Anwar Bashori, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Bapak Haris Munandar, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan.
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan ERB 2026 di Kalimantan Selatan membawa tiga misi utama: Pertama, layanan kas keliling untuk memastikan uang Rupiah layak edar terdistribusi kepada masyarakat di wilayah 3T. Kedua, mencerdaskan anak bangsa di wilayah 3T melalui edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, perluasan QRIS, perlindungan konsumen, perpustakaan keliling bersama Bank Indonesia, serta open ship Kapal Republik Indonesia (KRI) bersama TNI Angkatan Laut. Ketiga, pelayanan kesehatan gratis bagi warga di kepulauan.
Gubernur Muhidin juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut atas kolaborasi yang sangat baik dalam pelaksanaan ERB 2026 di Kalimantan Selatan.
Sejak tahun 2012, ERB telah menjangkau 766 pulau melalui 150 kegiatan kas keliling. Tahun 2025 mencatat capaian 18 kegiatan ERB, menjangkau 91 pulau dengan total nilai penukaran uang mencapai Rp154,4 miliar.
Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperluas jangkauan pelayanan kas dan memperkuat literasi masyarakat tentang Rupiah melalui sinergi yang inklusif dan berkelanjutan. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan merawat Rupiah juga akan terus dilakukan. Ini semua menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Indonesia Maju, dari kota hingga ke seluruh pelosok negeri. [rls-bi]
Banjarmasin
Bank Kalsel Perkuat Majukan Sektor UMKM di Kalsel Hadirkan Stan di University Aksel
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Selatan, dengan menghadirkan stan Aksel UMKM di University Aksel, serta galeri serupa di Kantor Pusat 2 Bank Kalsel, Jl. S. Parman, Banjarmasin. Selasa.
Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Firmansyah, mengungkapkan bahwa kehadiran Aksel UMKM merupakan langkah strategis untuk menampilkan berbagai produk kearifan lokal masyarakat Banua.
“Di Aksel UMKM ini kami tampilkan beberapa produk dari nasabah-nasabah binaan Bank Kalsel,” ujar Firmansyah.
Berbagai produk unggulan yang ditawarkan antara lain kain sasirangan khas Kalsel, kerajinan anyaman daun purun, aneka produk makanan ringan, hingga kopi dan berbagai produk pilihan lainnya.
Lebih lanjut, Firmansyah menjelaskan inisiatif ini bertujuan untuk mendongkrak kreativitas para pelaku UMKM. Kemitraan dengan Bank Kalsel diharapkan dapat menjadi pembuktian bahwa pelaku usaha daerah mampu menghasilkan karya terbaik yang siap diserap dan dijual secara luas kepada masyarakat.
Melalui fasilitas promosi ini, para pelaku UMKM juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usahanya serta memperkuat struktur permodalan.
Tidak hanya memberikan ruang pamer, Bank Kalsel juga berkomitmen mendukung kemudahan finansial pelaku usaha melalui berbagai skema pembiayaan yang inklusif. Salah satu ujung tombaknya adalah fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Betul, bisa melalui program KUR. Dan hal lainnya yang mungkin bisa kita bina langsung melalui beberapa program yang ada di Bank Kalsel,” tutup Firmansyah. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Apresiasi Gerak Cepat Polres Tanan Bumbu Ungkap Kasus Dugaan Penggelapan Dana Nasabah
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Menanggapi pemberitaan terkait penangkapan oknum petugas pengamanan (security) berinisial IS atas dugaan penggelapan dana nasabah di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Agus Setiawan, memberikan tanggapan resmi.
“Perkara yang saat ini ditangani pihak kepolisian merupakan tindak lanjut dari laporan resmi Bank Kalsel,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).
Agus menegaskan, pelaporan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) merupakan langkah proaktif Bank Kalsel dalam menindaklanjuti kejadian tersebut, sekaligus upaya memberikan efek jera kepada oknum pelaku.
“Bank Kalsel tidak menoleransi segala bentuk penyimpangan yang merugikan nasabah. Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak berwajib dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” tegasnya.
Bank Kalsel juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polres Tanah Bumbu (Tanbu), khususnya Satreskrim Polres Tanah Bumbu beserta jajaran, serta Unit Jatanras Polda Kalimantan Timur, Polresta Samarinda, dan Polsek Muara Jawa beserta jajaran atas kesigapan dan sinergi dalam mengungkap kasus serta mengamankan pelaku.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan serta tata kelola demi menjaga kepercayaan dan keamanan dana nasabah,” tutupnya. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Akan Resmikan AKSEL University Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel sebentar lagi bersiap untuk meresmikan AKSEL Universty, sebuah wadah untuk pusat pelatihan dan pendidikan bagi SDM Bank Kalsel maupun lembaga lainnya.
AKSEL Universty hadir di Jalan S Parman Banjarmasin dengan beragam fasilitas yang sudah disediakan, baik ruangan maupun instruktur profesional.
Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, Firmansyah mengatakan AKSEL Universty dirancang sebagai wadah pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan peserta, khususnya terkait operasional perbankan.
Fasilitas dilengkapi sejumlah ruang kelas yang nantinya akan diisi instruktur untuk memberikan edukasi dan pelatihan sesuai kebutuhan peserta.
“Pendidikan dan pelatihan di AKSEL University ini terbagi dalam beberapa kelas. Nantinya, kelas-kelas akan diisi instruktur yang memberikan pemahaman dan edukasi terkait kegiatan operasional perbankan,” ujar Firmansyah.
Melalui fasilitas ini, Bank Kalsel ingin membuka kesempatan bagi perusahaan-perusahaan daerah di Kalsel untuk meningkatkan kompetensi pegawai melalui program pendidikan dan pelatihan yang terarah.
Salah satu pihak yang berpotensi memanfaatkan fasilitas tersebut adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pemahaman mengenai operasional perbankan, sehingga kompetensi sumber daya manusia di sektor keuangan daerah semakin berkembang.
“Sebagai contoh, kami bekerja sama dengan BPR. Mereka juga bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan pemahaman terkait kegiatan operasional perbankan,” jelasnya.
Di sisi lain, AKSEL University juga menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel dalam meningkatkan kualitas karyawan dan karyawati agar semakin memahami bidang pekerjaan serta mampu mengikuti kebutuhan dan perkembangan industri perbankan.
Setelah diresmikan, AKSEL Universty diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi dalam pengembangan SDM, sekaligus memperluas manfaat pendidikan dan pelatihan perbankan bagi perusahaan daerah di Kalsel. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
OJK Bersama Bank Kalsel Gelar Bootcamp Duta Aksel 2026, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Kalsel menggelar Bootcamp Duta Aksel 2026 untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan sekaligus membekali generasi muda agar mampu mengedukasi masyarakat dan mencegah kejahatan keuangan digital.
Kegiatan bertema Learn, Create, Impact ini berlangsung pada 22–24 Oktober 2026 di Swiss-Belhotel Banjarmasin. Pesertanya merupakan perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan yang dipersiapkan menjadi Duta Akselerasi dan Inklusi Keuangan (Aksel) Banua.
Kepala Perwakilan OJK Kalimantan Selatan yang diwakili Andi Rahman, mengatakan perkembangan teknologi memberikan kemudahan dalam bertransaksi keuangan. Namun, masyarakat juga menghadapi risiko kejahatan digital, gangguan transaksi, hingga penawaran investasi ilegal.
Karena itu, OJK menginisiasi Program Penggerak Inklusi Keuangan Indonesia (PPIKI) dengan melibatkan generasi muda sebagai agen perubahan. Mereka diharapkan tidak hanya memahami pengelolaan keuangan pribadi, tetapi juga mampu menyebarluaskan edukasi kepada teman sebaya, keluarga, sekolah, dan masyarakat.
“Generasi muda harus mampu menjadi penggerak edukasi sekaligus membantu melindungi masyarakat dari berbagai potensi penipuan dan kejahatan keuangan,” ujarnya.
Andi berharap peserta memanfaatkan pelatihan untuk memperdalam pengetahuan tentang produk dan layanan jasa keuangan, memahami risikonya, serta menyampaikan informasi secara kreatif dan tepat sasaran.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat program literasi dan inklusi keuangan di Banua.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel yang diwakili Direktur Iwan mengatakan, keterlibatan Bank Kalsel merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan pemahaman keuangan, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, para Duta Aksel perlu dibekali kemampuan komunikasi dan kreativitas agar dapat menyampaikan edukasi melalui berbagai saluran, termasuk media sosial.
“Kami mendorong para Duta Aksel memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi yang positif dan bertanggung jawab. Pastikan informasi yang disampaikan akurat, bermanfaat, dan sesuai ketentuan,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan duta literasi keuangan tidak hanya diukur dari jumlah konten yang diproduksi, tetapi juga dari kualitas informasi dan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Melalui program tersebut, Bank Kalsel berharap masyarakat semakin mengenal layanan perbankan, lebih percaya terhadap layanan keuangan resmi, serta bijak dalam mengambil keputusan finansial.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan SMA, Dedi Hidayat, mengapresiasi pelaksanaan bootcamp tersebut. Ia menilai kegiatan ini dapat mendukung pendidikan karakter dan kecakapan hidup peserta didik.
Menurut Dedi, pemahaman literasi keuangan perlu ditanamkan sejak dini, mulai dari membedakan kebutuhan dan keinginan, membiasakan menabung, hingga merencanakan keuangan sesuai kemampuan. Generasi muda juga harus kritis terhadap tawaran keuntungan besar, memeriksa legalitas produk keuangan, serta menjaga kerahasiaan data pribadi, PIN, dan kode OTP.
“Kami bangga karena sejumlah peserta didik dari sekolah di Kalimantan Selatan terpilih menjadi Duta Literasi Keuangan. Mudah-mudahan mereka berperan aktif menyebarluaskan edukasi dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Dedi menambahkan, sinergi antara OJK, Bank Kalsel, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat agar edukasi keuangan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Melalui Bootcamp Duta Aksel 2026, ketiga pihak berharap lahir generasi muda yang cakap mengelola keuangan, bertanggung jawab dalam menggunakan layanan digital, serta mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penipuan dan berbagai risiko di sektor jasa keuangan. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Berbagai Modus Penipuan Keuangan
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan dengan memanfaatkan layanan perbankan melalui kantor dan kanal resmi.
Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kerahasiaan informasi perbankan guna menghindari penyalahgunaan data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan edukasi literasi keuangan yang melibatkan pelaku usaha jasa keuangan, termasuk Bank Kalsel dan PT Pegadaian. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang bijak sekaligus memperkuat perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.
Dalam kesempatan itu, Bank Kalsel menekankan pentingnya mengenali risiko transaksi keuangan serta memastikan setiap aktivitas perbankan dilakukan melalui saluran resmi. Masyarakat diminta tidak sembarangan membagikan data pribadi, kode akses, maupun informasi perbankan kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitas dan kewenangannya.
Sementara itu, PT Pegadaian mengajak masyarakat memahami karakteristik produk dan layanan keuangan sebelum mengambil keputusan. Pemilihan produk keuangan hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan finansial agar masyarakat terhindar dari risiko kerugian akibat keputusan yang tidak tepat.
Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, turut mendukung upaya peningkatan literasi dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Pengelolaan keuangan yang baik dinilai penting untuk membangun ketahanan finansial masyarakat, termasuk petugas kebersihan yang menjadi peserta dalam kegiatan edukasi tersebut.
Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat agar semakin waspada terhadap penipuan keuangan. Data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mencatat kerugian akibat penipuan yang dilaporkan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencapai sekitar Rp111 miliar. Angka ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan penanganan cepat ketika terjadi dugaan penipuan.
OJK mengimbau masyarakat yang menjadi korban penipuan agar segera menghubungi bank atau penyedia jasa pembayaran melalui kanal resmi. Korban juga perlu menyimpan bukti transaksi dan komunikasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut untuk mendukung proses penanganan dan pelaporan.
Selain menghubungi penyedia jasa keuangan, korban dapat menyampaikan laporan melalui IASC sesuai mekanisme yang berlaku. Kecepatan pelaporan menjadi hal penting agar dugaan penipuan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
UPZ Bank Kalsel Ucapkan Selamat Kepada BAZNAS Raih Prestasi Provinsi Terbaik
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel mengucapkan selamat dam sukses kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang meraih prestasi sebagai BAZNAS Provinsi Terbaik pada Grand BAZNAS Award 2026.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen, dedikasi, dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat serta upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Semoga prestasi ini semakin memperkuat semangat dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah serta terus menghadirkan program-program yang produktif, amanah, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.
UPZ Bank Kalsel berharap, pencapaian luar biasa ini semoga BAZNAS Kalsel semakin maju, terpercaya dan terus menebar kebermanfaatan.
Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv]
Rekening Zakat, Infak dan Sedekah : Bank Kalsel Syariah 6500844928 (Zakat) 6500846214 (Infak dan sedekah) A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153.
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Bantu Renovasi TPA Al Fatihah Anjir Muara Batola
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus meningkatkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, salah satunya membantu renovasi bangunan Tempat Pendidikan Al Quran (TPA) Al Fatihah yang kondiisi beberapa dindingnya sudah banyak yang rusak.
Doso Setiawan Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel menjelaskan, Bank Kalsel lewat UPZ Bank Kalsel terus memberikan manfaat untuk masyarakat lewat beragam program dan bantuan.
“Termasuk untuk dunia pendidikan kami sangat fokus untuk memberikan bantuan, baik beasiswa hingga perbaikan bangunan pendidikan seperti di TPA Al Fatihah ini kami membantu untuk renovasi ,” jelasnya pada penyerahan simbolis bantuan, Kamis (15/10).
Doso berharap bantuan dari Bank Kalsel ini bisa membuat anak-anak semakin nyaman saat belajar mengaji di TPA Al Fatihah.
Sementara itu, Anisya perwakilan dari TPA Al Fatihah berterima kasih atas bantuan dan support Bank Kalsel terhadap TPA Al Fatihah Anjir Muara Batola yang sangat cepat merespon untuk membantu perbaikan bangunan TPA Al Fatihah .
“Saya mewakili TPA Al Fatihah mengucapkan terima kasih, TPA Al Fatihah ini merupakan TPA gratis yang kami peruntukkan untuk anak anak di kawasan Anjir Muara dan kami sudah berdiri lebih dari 10 tahun,” imbuhnya. [adv]
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

