Kalteng
Gali Informasi Pelayanan Publik, Diskominfosantik Kapuas Terima Kunker Komisi I DPRD Kotabaru Kalsel
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Kapuas menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan.
Ini dalam rangka menggali informasi mengenai peran Dinas Kominfosantik dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Kunjungan kerja tersebut disambut langsung oleh Kepala Bidang Persandian Hellya Seniawati mewakili Kepala Dinas Diskominfosantik Kapuas Hartoni U Sawang di Kantor Diskominfosantik Kapuas kemarin.
Kegiatan berlangsung dalam suasana ramah tamah dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab terkait pelaksanaan tugas dan fungsi Diskominfosantik.Rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru dipimpin oleh Sandri Alfiandi bersama anggota komisi lainnya yakni Suntoro Nasriyono Abdul Khalik Hasanudin Norhaida dan Amaliah.
Kabid Persandian Hellya Seniawati menyampaikan kunjungan tersebut membahas berbagai hal terkait peran strategis Dinas Kominfosantik dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan khususnya melalui peningkatan kualitas pelayanan publik penyebarluasan informasi pemerintahan serta penerapan keterbukaan informasi yang dapat diakses oleh masyarakat.
Ia mengatakan melalui sesi diskusi dan tanya jawab kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk bertukar informasi dan pengalaman mengenai pelaksanaan program serta inovasi pelayanan informasi publik di lingkungan pemerintah daerah.
Lebih lanjut ia mengatakan Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan menjadi bahan masukan bagi DPRD Kabupaten Kotabaru dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta pengembangan keterbukaan informasi di daerah.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan kerja sama dan berbagi pengalaman antarpemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Kolaborasi Dengan Balai Bahasa Disdik Kapuas Perkuat Budaya dan Bahasa Daerah Serta Pelaksanaan Bimtek Guru Muatan Lokal Jenjang SMP
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas berkolaborasi dengan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperkuat pembelajaran muatan lokal meningkatkan literasi dan melestarikan budaya daerah melalui dua kegiatan pendidikan yang dipusatkan di Kapuas dibuka oleh Kadisdik Kapuas Suwarno Muriyat Selasa (20/10) pagi.
Kegiatan tersebut meliputi Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Muatan Lokal jenjang SMP yang diikuti 25 sekolah selama tiga hari di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas serta Uji Keterbacaan Buku Cerita Anak Dwibahasa Kalimantan Tengah Tahun 2026 bagi siswa kelas III di SDN 5 Selat Hilir.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Suwarno Muriyat yang mewakili Pemerintah Kabupaten Kapuas menyampaikan terima kasih atas kolaborasi Balai Bahasa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pelestarian bahasa serta budaya daerah.
“Penguatan muatan lokal bukan sekadar pembelajaran di kelas tetapi juga upaya membangun generasi yang cerdas berkarakter dan bangga terhadap identitas budayanya. Ini sejalan dengan semangat Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar atau
PHKB,” katanya.
Ia mengatakan kedua kegiatan tersebut mendukung program prioritas PHKB terutama peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran penguatan literasi serta Gerakan Kamis Berbudaya untuk melestarikan nilai dan tradisi lokal.
“Oleh karena itu melalui bimtek guru diharapkan mampu mengembangkan pembelajaran muatan lokal yang kreatif dan kontekstual,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan uji keterbacaan buku cerita dwibahasa bertujuan memastikan bahan bacaan sesuai dengan kemampuan siswa sekaligus memperkenalkan kekayaan bahasa dan budaya Kalimantan Tengah sejak dini.
Sementara itu Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Sukardi Gau mengapresiasi komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendukung pengembangan bahasa dan sastra. Komitmen tersebut menjadi salah satu alasan kedua kegiatan dipusatkan di Kapuas.
“Kolaborasi ini diharapkan memperkuat implementasi PHKB melalui semangat koordinasi, kolaborasi, dan konsistensi, sekaligus melahirkan generasi Kapuas yang literat, berkarakter, berdaya saing, dan tetap berakar pada budaya lokal,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Kapuas Raih Juara Umum FSQ XII Tingkat Provinsi Kalteng 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Kabupaten Kapuas sebagai tuan rumah berhasil meraih predikat Juara Umum pada Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas.
Hal tersebut diumumkan pada kegiatan Penutupan FSQ yang berlangsung di Panggung Utama Halaman Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas, Minggu (18/10/2026) malam.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam sambutannya dibacakan
Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi.
“Para pemenang diharapkan tetap rendah hati terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk meraih prestasi yang lebih tinggi khususnya ketika mewakili Kalimantan Tengah pada Festival Seni Qasidah tingkat nasional.
Kepada peserta yang belum meraih juara diharapkan tidak berkecil hati karena pengalaman kebersamaan dan persaudaraan merupakan hal penting yang diperoleh melalui festival tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut gubernur mengatakan capaian tersebut menunjukkan kemampuan para peserta Kapuas dalam bersaing di berbagai cabang seni qasidah tingkat provinsi.
“Keberhasilan meraih Juara Umum diharapkan semakin mendorong perkembangan seni musik Islami, sekaligus meningkatkan semangat generasi muda untuk melestarikan seni qasidah sebagai bagian dari budaya religius masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Kampung Percontohan Desa Basarang Perkuat Pengelolan TPS 3R dan Sanitasi
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Kampung Percontohan Tahun 2026 di Desa Basarang Kecamatan Basarang pada Selasa (20/10/2026).
Fokus evaluasi pada kesiapan pengelolaan tempat pengolahan sampah dengan prinsip Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) yang dibangun pada 2025.
Kegiatan dipimpin Asisten II Setda Kapuas Kusmiatie melibatkan BPPW BPBPK tim Kelompok Kerja PPSP tingkat provinsi sejumlah OPD serta pihak Kecamatan Basarang.
Asisten II Kusmiatie mengatakan peninjauan lapangan diperlukan untuk melihat kondisi fasilitas sekaligus memastikan kesiapan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang telah dibentuk sebagai pengelola.
“Oleh karena itu terkait pengoperasian TPS 3R masih memerlukan pendampingan agar berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat bagi warga,” katanya kepada wartawan usai kegiatan itu.
Ia mengatakan evaluasi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan program sanitasi tidak cukup diukur dari tersedianya bangunan melainkan juga kelembagaan pengelola maupun operasional.
“Dalam hal ini keterlibatan masyarakat sangat penting mengelola fasilitas tersebut secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Bapperida Kapuas Ahmad M Saribi melalui Kabid Perekonomian Sumber Daya Alam Infrastruktur dan Kewilayahan (PSDK) Agustaf Priyanto mengatakan evaluasi menjadi bahan pemantapan dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK).
Ia menjelaskan dokumen tersebut akan ditindaklanjuti melalui caoching clinic atau pendampingan teknis yang dijadwalkan pada minggu pertama November 2026.
Lebih lanjut ia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kapuas terkait pelaksanaan ini mendapat program CSR dari PLN dukungan lima titik sanitasi individual dalam rangka membantu meningkatkan sanitasi masyarakat terutama di kawasan desa percontohan itu.
Pengelolaan sampah diharapkan pentingnya sinergi bersama termasuk warga sehingga kualitas lingkungan semakin baik,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Relokasi Warga Dampak Pembangunan Waterfront City Disepakati
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Relokasi bagi 11 warga terdampak pembangunan Waterfront City disepakati.
Kesepakatan itu setelah Pemkab Kapuas melakukan pertemuan dengan warga di Aula Kantor Kecamatan Selat Senin (19/10/2026).
“Pada intinya pertemuan dengan warga disepakati untuk direlokasi,” kata Sekda Kapuas Usis I Sangkai kepada wartawan usai rapat koordinasi dihadiri OPD terkait camat dan lurah.
Ia mengatakan untuk relokasi Pemkab Kapuas telah menyediakan Rumah Khusus (Rusus) lokasi NSD
Pertemuan dengan warga sebelumnya telah dilakukan. Pada hari ini telah disepakati. “Alhamdulilah warga setuju,” jelasnya.
Sekda mengharapkan pembangunan Waterfront City merupakan pengembangan kawasan kota yang nantinya menjadi tujuan wisata bagi warga Kapuas maupun dari luar daerah.
Kadis Perhubungan Kapuas Teras mengatakan terkait relokasi lahan yang ditempati warga statusnya milik pemerintah daerah.
Ia mengatakan karena adanya pembangunan WaterFront City yang saat ini tengah dikerjakan sehingga Pemkab Kapuas melakukan relokasi bagi warga yang menempati daerah itu. “Pertemuan tadi mereka sepakat untuk direlokasi,” katanya.
Sekretaris Disperkimtan Kapuas Cristine mengatakan terkait relokasi pihaknya akan memfasilitasi sesuai ketentuan berlaku.
Sementara itu Camat Selat Rio Adrianto menyampaikan dukungannya pelaksanaan pembangunan Waterfront City. “Diharapkan proses relokasi warga berjalan lancar,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Anggota DPD RI Teras Narang Tekankan Penanganan Karhutla Sesuai Ketentuan Kebencanaan
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Tengah Teras Narang menekankan penanganan karhutla yang terjadi pentingnya menyesuaikan dengan ketentuan kebencanaan.
“Ini penting bagaimana kemudian kita menangani bencana namun sesuai ketentuan berlaku,” katanya ketika melakukan kunjungan kerja masa reses ke Posko Induk penanganan Karhutla di Kantor BPBD Kapuas, Senin (19/10/2026).
Ia mengatakan dalam penanganan karhutla pentingnya penyiapan sarana prasarana sehingga berjalan dengan baik.
Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi karhutla yang masih menjadi perhatian di Kalimantan Tengah.
Oleh karena itu pemerintah daerah agar tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran yang sudah terjadi tetapi juga mempersiapkan langkah antisipasi awal termasuk apa-apa yang diperlukan di lapangan.
Ia melanjutkan dalam penanganan karhutla pentingnya ketersediaan sumber-sumber air mempermudah pemadaman termasuk aktif melakukan prakiraan cuaca oleh BMKG.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla. “Harapannya bencana karhutla segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan masukan Teras Narang terutama terkait rencana pengadaan sumur bor untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas.
Meski begitu Wabup mengingatkan terkait rencana pembangunan sumur bor tentumya dilakukan melalui kajian persiapan secara matang. “Sehingga benar-benar berfungsi dan anggaran daerah dapat dimanfaatkan secara efektif,” katanya.
Kunjungan kerja Teras Narang ke Kabupaten Kapuas dihadiri Sekda Usis I Sangkai Kalaksa BPBD Kapuas Pangeran S Pandiangan serta sejumlah OPD lingkup Pemkab Kapuas. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
FSQ XII Tingkat Provinsi Kalteng 2026 di Kapuas Resmi Dibuka
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 resmi dimulai. Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Kapuas ini dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran yang diwakili Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno Kamis (15/10/2026) malam.
Pembukaan berlangsung di halaman Masjid Agung Al-Mukarram Amanah Kuala Kapuas. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng
Hj Sunarti Wakil Bupati Kapuas Dodo Ketua DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Kalteng Hj Rayuhani serta sejumlah undangan dan peserta FSQ dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dalam sambutannya dibacakan Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas pengurus LASQI Nusantara Jaya panitia pelaksana serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan penyelenggaraan FSQ XII tingkat provinsi. “Apresiasi kepada seluruh peserta dan kafilah,” katanya.
Ia mengatakan penyelenggaraan festival tersebut merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam membina kehidupan keagamaan mengembangkan kreativitas masyarakat serta melestarikan seni dan budaya Islami di Kalimantan Tengah.
Lebih lanjut ia mengatakan Pemprov Kalteng mendukung berbagai upaya pembinaan keagamaan dan pengembangan seni budaya yang memberikan kontribusi positif bagi pembangunan sumber daya manusia.
Sementara itu Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Kapuas H Suwarno Muriyat dalam laporannya menyampaikan, FSQ XII tingkat Provinsi Kalteng berlangsung pada 14–19 Oktober 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Kompleks Islamic Center dan Masjid Agung Al-Mukarram Amanah Kuala Kapuas.
Ia mengatakan festival ini bertujuan mengembangkan seni qasidah sebagai media dakwah dan syiar Islam meningkatkan kreativitas serta prestasi generasi muda mempererat silaturahmi dan persatuan antar daerah se Kalteng.
Adapun cabang perlombaan yang dipertandingkan meliputi bintang vokalis qasidah gambus kategori anak-anak remaja dan dewasa bintang vokalis pop religi kategori anak-anak remaja dan dewasa serta qasidah rebana klasik kategori remaja putra dan putri.
“Melalui penyelenggaraan FSQ XII ini diharapkan seni qasidah dan budaya Islami semakin berkembang khususnya bagi generasi muda di Kalimantan Tengah,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Dorong Percepatan Data Bansos Melalui Digitalisasi Perlinsos
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Sosial (Dinsos) berkomitmen terus mendorong percepatan data Perlindungan Sosial.
Hal ini disampaikan Sekda Kapuas Usis I Sangkai pada kegiatan Sosialisasi Digitalisasi Bantuan Sosial melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital Kabupaten Kapuas berlangsung di Aula Bapperida Kapuas Kamis (15/10/2026).
Kegiatan dibuka resmi Wakil Bupati Kapuas Dodo dihadiri Dinas Dukcapil Diskominfosantik sejumlah OPD stakeholder terkait TKSK PKH serta 17 pemerintah kecamatan melalui zoom.
Sekda Kapuas Usis I Sangkai mendorong seluruh perangkat daerah camat kepala desa dan lurah agar aktif mempercepat pengumpulan serta pemutakhiran data masyarakat miskin dan rentan.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan sosial dari pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran,” katanya.
Ia mengatakan untuk masyarakat penerima bansos masuk dalam kelompok desil 1 hingga 4 yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah yang menjadi prioritas dalam program bantuan sosial tersebut.
Lebih lanjut ia mengatakan untuk jaringan internet Pemkab Kapuas juga memperluas akses bagi kecamatan yang jauh agar pemutakhiran data tidak mengalami kendala disesuaikan dengan data kependudukan dan informasi dari pihak PLN.
“Diharapkan seluruh jajaran pemerintah daerah diminta bekerja sama dan memanfaatkan berbagai cara yang memungkinkan agar data masyarakat yang dihimpun benar-benar valid,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Karolinae mengatakan sosialisasi digitalisasi pendataan tersebut ditujukan kepada kepala perangkat daerah camat tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat untuk mendata masyarakat tidak mampu, kelompok rentan penyandang disabilitas serta warga lain yang memenuhi kriteria penerima bantuan melalui mekanisme pendataan digital.
Adapun batas waktu pendataan ditetapkan hingga 31 Desember 2026. Karena itu masyarakat yang belum terdaftar diimbau segera melakukan pendataan agar dapat diproses sesuai ketentuan program bantuan sosial pada 2027.
Ia juga mengajak ketua RT/RW tokoh masyarakat aparatur sipil negara (ASN) serta unsur masyarakat lainnya untuk berperan aktif membantu pendataan melalui mekanisme agen yang telah ditetapkan. (Ujang/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

