Dua Tahun Berturut, Gubernur Kalsel Terima Penghargaan SRIKANDI - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Dua Tahun Berturut, Gubernur Kalsel Terima Penghargaan SRIKANDI

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin mendapatkan lagi penghargaan Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). (Foto/Adpim)

MATARAM, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin mendapatkan lagi penghargaan Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Penghargaan yang kedua ini diserahkan pada kegiatan Rapat Koordinasi Penerapan Aplikasi Srikandi, Selasa (03/09/2024) di Hotel Lombok Raya Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Paman Birin mendapat apresiasi ini karena keberhasilan penerapan aplikasi SRIKANDI di lingkungan Pemerintah Provinsi dengan dukungan, komitmen, inovasi, dan konsistensi dalam mengimplementasikan aplikasi SRIKANDIpada pemerintahan daerah di Wilayah Pembinaan Kearsipan Daerah I sebagaimana telah diamanatkan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.4.41/8557/SJ tentang Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).
Penghargaan diberikan Kepala ANRI melalui Kepala Bidang Pembinaan Kearsipan Desi Pratiwi kepada Gubernur Paman Birin melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, Hj. Nurliani Dardie.

Keberhasilan Gubernur Paman Birin ini ini adalah kali kedua setelah 2023 lalu uga menerima penghargaan serupa di Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (6/9/2023).

Pihak ANRI menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gubernur Paman Birin yang telah memberikan dukungan penuh dan pengaruh yang besar terhadap penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya Aplikasi Umum Bidang Kearsipan yaitu SRIKANDI.

Sementara itu, Gubernur Paman Birin melalui Hj. Nurliani menyampaikan penghargaan ini diberikan karena keberhasilan penerapan Aplikasi Srikandi di lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, dengan indikator jumlah Organisasi Perangkat Daerah yang menggunakan, jumlah surat masuk dan keluar, serta jumlah disposisi, sebagaimana telah diamanatkan dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.4.41/8557/SJ tentang Implementasi Srikandi ANRI.

Penghargaan ini lanjut Nurliani, juga bentuk apresiasi ANRI kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, khususnya Aplikasi SBPE Bidang Kearsipan Srikandi.

“Alhamdulilah. Bapak Gubernur Kalsel kembali menerima penghargaan SRIKANDI yang merupakan wujud keberhasilan penerapan Aplikasi SBPE Bidang Kearsipan Srikandi di lingkup Pemprov Kalsel,” ungkap Nurliani. [ad/adpim]

Bagikan ke

Kalsel

Wakil Bupati HSS Sampaikan Aspirasi Dialog Pembangunan

Published

on

Wakil Bupati HSS, H Suriani S.SOS M.AP menggelar dialog pembangunan bersama masyarakat, organisasi lokal, hingga pendengar radio. (Foto/Azifa)

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Bertempat di aula pendopo Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Wakil Bupati HSS, H Suriani S.SOS M.AP menggelar dialog pembangunan bersama masyarakat, organisasi lokal, hingga pendengar radio, Senin 8 Desember 2025.

Dalam kesempatan itu, Wabup HSS H Suriani, menegaskan pentingnya ruang diskusi agar aspirasi warga dapat terserap langsung, “Pembangunan prioritas harus benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkap Wabup HSS H Suriani biasa dipanggil pak Ipop.

Kegiatan dialog tersebut, hadir juga, perwakilan dari organisasi Laung Kuning Banjar DPC HSS.

Dalam dialog bersama Wabup, perwakilan Laung kuning Banjar DPC HSS menyampaikan, “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah, kami akan terus memantau dan mengawal pembangunan daerah, khususnya pelaksanaan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.

Organisasi ini menegaskan siap menjadi garda terdepan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat, sejalan dengan semangat membangun desa dan menata kota.

Kegiatan tersebut dihadiri, kepala Bappelitbanda, HSS, M. Arliyan Syahrial, organisasi lokal, dan serta masyarakat. [Azifa]

Bagikan ke
Continue Reading

Kalsel

Kabag SDM Polres HSS Hadiri Final Liga Dangdut PAMDI 2025

Published

on

Kabag SDM polres HSS, AKP Ramdan menghadiri final Liga dangdut yang digelar Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) tahun 2025. (Foto/Azifa)

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Bertempat di panggung utama Expo HSS, Kabag SDM polres HSS, AKP Ramdan menghadiri final Liga dangdut yang digelar Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) tahun 2025, Minggu 7 Desember 2025 malam

Kehadiran Kabag SDM ini mewakili Kapolres HSS, yang berhalangan hadir, karena ada kegiatan di tempat lain

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan hari jadi kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ke 75 tahun ini, dan berhasil menyedot antusiasme masyarakat untuk menyaksikan penampilan para finalis terbaik,

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa malam final ini, merupakan momentum puncak para finalis untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka,

“Malam ini adalah puncak penentuan dan pembuktian bakat para finalis terbaik, Liga dangdut PAMDI HSS 2025, musik dangdut adalah denyut nadi hiburan rakyat yang menyatukan tanpa sekat,” ujar Bupati HSS

Bupati juga mengapresiasi PAMDI kabupaten HSS yang konsisten membina para penyanyi, dan musisi dangdut daerah,

Kabag SDM Polres HSS AKP Ramdan, mengatakan, kehadiran kami malam ini, mewakili Kapolres Hulu Sungai Selatan, yang tidak bisa berhadir karena ada kegiatan yang tidak bisa di wakilkan, saya lihat masyarakat sangat antusias memeriahkan acara ini, kami ucapkan terimakasih kepada panitia yang sudah mengundang kami, untuk bisa berhadir, diacara ini.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Bupati HSS, ketua TP PKK, Ketua PAMDI/Mewakili daerah provinsi Kalimantan Selatan, ketua dan seluruh pengurus PAMDI Hulu Sungai Selatan, undangan dan masyarakat yang hadir. [Azifa]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Banua Creative Festival 2025 Perkuat Ekosistem Ekraf

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, membuka gelaran Banua Creative Festival 2025. (Foto/MCKalsel)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, membuka gelaran Banua Creative Festival 2025 yang berlangsung di Banjarbaru. Festival ini merupakan gerakan bersama untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif (Ekraf) di Banua.

Dalam sambutannya, Syarifuddin menjelaskan bahwa festival tahun ini mengusung tema “Titik Kumpul”, yang dimaknai sebagai ruang pertemuan seluruh unsur ekonomi kreatif—mulai dari komunitas, pelaku UMKM, seniman, akademisi, pemerintah, investor, hingga masyarakat luas.

“Tema ini menegaskan bahwa keberlanjutan ekonomi kreatif hanya dapat dibangun melalui kebersamaan. Energi kreatif yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri harus dirajut menjadi kekuatan kolektif yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menyebut Banua Creative Festival sebagai ruang temu strategis bagi elemen kreatif untuk merayakan karya, berbagi gagasan, memperkuat identitas lokal, dan menciptakan kolaborasi lintas sektor.

“Festival ini adalah momentum untuk menegaskan bahwa ekonomi kreatif bukan sekadar sektor alternatif, tetapi salah satu motor pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Iwan Fitriady, mengatakan bahwa Banua Creative Festival 2025 menghadirkan berbagai rangkaian acara, di antaranya IdeaForum, diskusi kreatif melibatkan unsur hexahelix; Banua Craft, pameran produk unggulan ekraf binaan Dispar Kalsel, Layar Film Banjar, pemutaran film pilihan Banua, Tertawa Ria, pertunjukan stand-up comedy komika Banua, Rupa-Rupa Seni Rupa, apresiasi seni rupa tradisional dan kontemporer; Sound On, pertunjukan musik dari band lokal, dan banyak lainnya.

Iwan menambahkan bahwa seluruh 17 subsektor ekonomi kreatif dilibatkan dalam festival tahun ini. Berdasarkan data aplikasi tiket online, tercatat lebih dari 7.000 pengunjung telah mendaftar untuk menghadiri acara selama tiga hari pelaksanaan.

“Tahun ini kita mengangkat tema ‘Titik Kumpul’, menegaskan bahwa setiap ide membutuhkan ruang, setiap karya perlu dijembatani, dan setiap komunitas memerlukan jejaring yang kokoh,” ujarnya.

Banua Creative Festival diharapkan menjadi wadah pertemuan, kolaborasi, dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Kalimantan Selatan. [adv/ad/mckalsel]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Gelar Sosialisasi Strategi Komunikasi, Pemprov Kalsel Susun Pedoman Komunikasi Publik Terarah

Published

on

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Sosialisasi Strategi Komunikasi Pemprov Kalsel tahun 2026. (Foto/MCKalsel)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Sosialisasi Strategi Komunikasi Pemprov Kalsel tahun 2026. Sosialisasi ini sebagai upaya untuk menyusun pedoman komunikasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di tahun 2026.

Kegiatan ini diikuti Tenaga Ahli Gubernur Kalimantan Selatan Gusti M. Hatta dan Noor Rif’at serta seluruh pejabat komunikasi publik di lingkup Pemprov Kalsel dengan menghadirkan Tim Ahli Akademisi UNISKA dan ULM Banjarmasin.

Sekretaris Daerah Kalsel, Muhammad Syarifuddin melalui Staf Bidang Administrasi Umum, Dinansyah menekankan pemerintah harus mampu menyampaikan kebijakan, program, dan capaian pembangunan secara cepat, tepat, akurat, konsisten, dan mudah dipahami masyarakat.

“Komunikasi pemerintah juga harus mampu membangun kepercayaan publik, menghadirkan transparansi, serta menciptakan dialog yang sehat antara pemerintah dan masyarakat,” kata Dinansyah, Banjarbaru, Jum’at (5/12/2025).

Ia pun menilai kajian strategi komunikasi pemerintah provinsi kalimantan selatan tahun 2026 ini merupakan langkah strategis untuk menyusun pedoman komunikasi publik pemerintah daerah yang lebih terarah.

Dinansyah juga mengingankan agar kajian ini menghasilkan regulasi resmi, pedoman komunikasi yang terarah, serta instrumen penguatan citra dan kredibilitas pemerintah daerah.

“Kajian ini saya harapkan bukan hanya sekedar dokumen teknis, tetapi sebagai pondasi yang dapat memperkuat koordinasi komunikasi lintas instansi, penyampaian informasi publik yang lebih efektif, pengelolaan isu strategis secara terukur, penguatan narasi pembangunan daerah, dan pemanfaatan kanal komunikasi digital secara terintegrasi,” pungkasnya. [adv/ad/mckalsel]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Ribuan Pelari Meriahkan Meratus Geopark RUN 2025 di Kebun Raya Banua

Published

on

Pelepasan peserta dilakukan secara resmi melalui pengibaran bendera start oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin, yang diwakili Kadispora Kalsel, Pebriadin Hapiz. (Foto/MCKalsel)

BANJARBARU, SuarBorneo.com – Ribuan pelari meramaikan Meratus Geopark Run 2025, sebuah ajang lari bertema lingkungan yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan di kawasan Kebun Raya Banua, Banjarbaru, Sabtu (6/12/2025).

Pelepasan peserta dilakukan secara resmi melalui pengibaran bendera start oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin, yang diwakili Kadispora Kalsel, Pebriadin Hapiz didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga, Budiono, serta Kasi Pengembangan Olahraga Rekreasi, Tradisional, dan Layanan Khusus Dispora Kalsel, Rijal Hamid.

Dalam sambutannya, Pebriadin Hapiz menegaskan bahwa Meratus Geopark Run bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian alam.

“Event ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkuat kampanye pelestarian lingkungan dan mempromosikan kekayaan alam Banua Kalimantan Selatan,” kata Pebriadin.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap Meratus Geopark yang kini telah menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark.

“Kita patut berbangga, karena Meratus Geopark telah menjadi kebanggaan tidak hanya bagi masyarakat Kalimantan Selatan, tetapi juga Indonesia dan dunia,” tegasnya.

Ia berharap Meratus Geopark Run dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang, bahkan kelak bisa menjangkau level internasional dan kategori jarak yang lebih panjang.

“Mudah-mudahan event ini semakin baik, pesertanya semakin banyak, bahkan nantinya dapat diikuti pelari dari luar negeri hingga menjadi level maraton,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk menikmati keindahan alam sekaligus menjaga kelestariannya.

“Mari kita jaga kelestarian Meratus. Alam adalah amanah untuk anak cucu kita, agar mereka kelak tetap dapat merasakan udara segar dan ekosistem yang terjaga,” pesannya

Sementara itu, Kabid Pembudayaan Olahraga, Budiono, mengapresiasi tingginya minat masyarakat terhadap gelaran perdana yang memadukan olahraga lari dengan nuansa alam di Kebun Raya Banua.

“Hari ini luar biasa. Kalau melihat antusiasmenya, peserta hampir 2 ribuan. Panitia melaporkan sekitar 1.700–1.800 peserta, namun banyak juga yang ikut berlari meski kuota sudah habis karena sifatnya fun run,” jelas Budiono.

Menurutnya, daya tarik utama event ini adalah pengalaman baru berlari di tengah kawasan Kebun Raya Banua.

“Biasanya lari dilakukan di trek jalan raya. Kali ini berbeda karena peserta merasakan atmosfer alam Kebun Raya Banua, dan itu menjadi daya tarik tersendiri,” katanya.

Budiono menilai kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan ruang terbuka hijau membuat event ini diminati berbagai kalangan, mulai dari komunitas lari hingga masyarakat umum.

Sejak pagi, kawasan Kebun Raya Banua dipadati peserta dari berbagai daerah. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di sepanjang rute, yang memadukan jalur taman, pepohonan rindang, dan lintasan terbuka.

Event ini diharapkan menjadi pemantik semangat masyarakat Kalimantan Selatan untuk terus aktif berolahraga sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan, khususnya kawasan Meratus sebagai warisan alam dunia. [adv/ad/mckalsel]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Puncak Harjad Tanah Laut Ke-60, Gubernur Kalsel Apresiasi Kemajuan Signifikan

Published

on

Puncak peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanah Laut (Tala) berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan yang dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin. (Foto/MCKalsel)

TANAH LAUT, SuaraBorneo.com – Puncak peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanah Laut (Tala) berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan yang dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin yang dilaksanakan di halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Tanah Laut, Sabtu (6/12/2025)

Muhidin mengapresiasi kemajuan signifikan yang telah dicapai Tanah Laut di bawah kepemimpinan Bupati Rahmat Saleh dan Wakil Bupati H. Zazuli, meski masa jabatan keduanya baru memasuki sepuluh bulan.

“Sudah terlihat kemajuan di bidang olahraga, pertanian, hingga pendidikan. Tanah Laut bahkan berhasil menjadi juara umum Porprov XII Kalsel 2025 yang baru dilaksanakan baru-baru tadi,” ucap Gubernur Muhidin.

Ia menyebut tema Hari Jadi ke-60 Tanah Laut, “Bagawi Sabarataan, Tanah Laut Simpun Bakamajuan,” sangat relevan dengan semangat kolektif masyarakat dan pemerintah untuk terus bergerak maju.

“Tema ini mencerminkan gotong royong dan tekad bersama untuk membawa Tanah Laut menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing,” tambahnya.

Meski demikian, Muhidin tetap mengingatkan adanya sektor-sektor penting yang perlu diperkuat agar pembangunan berjalan seimbang.

“Kita perlu terus memperkuat layanan kesehatan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mengoptimalkan pengelolaan pertanian mengingat potensi tanah subur yang dimiliki Tanah Laut,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas pengembangan sektor pariwisata yang dinilai semakin tertata dan menarik minat wisatawan. Tidak lupa, Muhidin menyoroti pentingnya pelestarian sejarah daerah.

“Kekayaan sejarah Tanah Laut, termasuk jejak perjuangan tokoh besar Hadji Boejasin, harus bisa dipermanenkan dalam bentuk karya budaya yang lestari agar dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menyerahkan bonus penghargaan bagi para atlet berprestasi pada Porprov XII Kalsel 2025. Secara simbolis, atlet peraih emas menerima Rp50 juta, peraih perak menerima Rp25 juta, dan peraih perunggu memperoleh Rp15 juta. Pemberian bonus ini menjadi bukti apresiasi pemerintah daerah terhadap dedikasi atlet yang berhasil mengharumkan nama Tanah Laut di tingkat provinsi.

Selain itu, sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang disiplin dalam memenuhi kewajiban pajak, Gubernur Kalsel Muhidin juga melakukan pencabutan undian hadiah pajak kendaraan bermotor, dengan hadiah utama 1 unit mobil, serta sejumlah hadiah menarik lainnya termasuk 1 unit sepeda motor.

Puncak peringatan Hari Jadi ke-60 Tanah Laut ini menjadi refleksi perjalanan panjang sekaligus tonggak baru bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus melangkah maju. Dengan semangat kebersamaan dan kerja kolektif, Tanah Laut diharapkan semakin berkembang dan memberi manfaat luas bagi seluruh warganya. [adv/ad/mckalsel]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Hadapi Bencana, Pemprov Kalsel : Pentingnya Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan

Published

on

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengingatkan pentingnya meningkatkan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. (Foto/MCKalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengingatkan pentingnya meningkatkan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang dipicu oleh anomali cuaca yang terjadi belakangan ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, di Banjarmasin, Jumat (5/12/2025).

Menurut Farhanie, meskipun secara teori Kalimantan Selatan berada jauh dari potensi pembentukan siklon tropis karena berada di garis katulistiwa, namun anomali cuaca yang terjadi saat ini tetap memunculkan risiko curah hujan tinggi.

“Seperti yang beredar di media terkait cuaca saat ini, kita harus tetap mengantisipasi, melakukan mitigasi dan kesiapsiagaan. Walaupun secara teori kita jauh dari siklon, tapi saat ini terjadi anomali cuaca,” kata Farhanie.

Dirinya mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, sejumlah Kabupaten/Kota di Kalsel mengalami peningkatan curah hujan. Informasi kondisi cuaca harian tersebut juga terus diperbarui melalui laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang rutin dibagikan melalui grup komunikasi pimpinan.

“Setiap hari selalu diupdate oleh BNPB, jadi ini menjadi perhatian kita semua,” tambahnya.

Farhanie menjelaskan bahwa Dinas Sosial berperan pasca terjadinya bencana, sementara upaya antisipasi dan pemantauan dilakukan oleh BNPB. Namun demikian, pihaknya tetap memastikan kesiapan dukungan, terutama terkait buffer stock kebutuhan darurat.

Terkait mulai munculnya banjir di beberapa titik serta adanya banjir rob, Farhanie menyampaikan bahwa sejumlah Kabupaten/Kota sudah mengajukan permohonan bantuan buffer stock kepada Dinas Sosial Provinsi Kalsel.

“Sudah ada beberapa Kabupaten yang bersurat kepada kami untuk support buffer stock, dan sudah kami tindak lanjuti,” ungkapnya.

Farhanie berharap seluruh pihak tetap waspada mengingat intensitas cuaca yang sulit diprediksi. Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan demi memastikan penanganan bencana dapat berlangsung cepat dan tepat. [adv/ad/mckalsel]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer