Dongkrak Ekonomi Wisata Tanah Laut, Bank Kalsel Hadirkan Aksel dan Adink - SuaraBorneo.com
Connect with us

Daerah

Dongkrak Ekonomi Wisata Tanah Laut, Bank Kalsel Hadirkan Aksel dan Adink

Published

on

Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto. (Foto/Ist)

TANAH LAUT, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel resmi memperkenalkan inovasi layanan digital Aksel by Bank Kalsel dan Agen Digital Inklusi Keuangan (Adink) yang dikhususkan bagi para pelaku usaha wisata dan masyarakat pesisir di pesisir Kabupaten Tanah Laut.

Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Selasa, kehadiran inovasi layanan Bank Kalsel tersebut, dimaksudkan guna mempermudah dan mempercepat roda perekonomian lokal melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,

Melalui aplikasi Aksel, masyarakat dan pelaku usaha tidak lagi perlu menempuh jarak jauh untuk sekadar melakukan transaksi keuangan.

Cukup dengan ponsel di tangan, berbagai keperluan mulai dari transfer, pembayaran tagihan, hingga pengelolaan saldo usaha dapat dilakukan secara real-time di pinggir pantai sekalipun.

Tak hanya layanan aplikasi, Bank Kalsel juga memperkuat ekosistem keuangan melalui Adink. Inovasi ini merupakan bagian dari program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Inklusi Keuangan).

Adink dirancang untuk menjangkau titik-titik terjauh di Kalimantan Selatan, termasuk kawasan pesisir Tanah Laut.

Dengan adanya Adink, layanan perbankan hadir lebih dekat melalui mitra masyarakat setempat, memastikan seluruh lapisan warga mulai dari nelayan hingga pedagang kecil bisa menikmati fasilitas perbankan dengan mudah.

Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi ini. Menurutnya, Tanah Laut memiliki potensi besar di sektor kelautan, wisata pantai, dan pertanian pesisir yang memerlukan dukungan sistem keuangan modern.

“Sebagai mitra dalam setiap langkah ekonomi kita, bersama layanan digital yang mudah dan jangkauan yang luas, mari kita wujudkan Tanah Laut yang maju, mandiri, dan sejahtera bagi semua,” ujar Rahmat.

Bupati Rahmat, mengajak seluruh masyarakat untuk aktif menggunakan Aksel dan Adink guna mendukung kemandirian ekonomi daerah.

Di sisi lain, Bank Kalsel menyadari bahwa tantangan ekonomi saat ini tidak lepas dari dampak perubahan iklim dan risiko bencana yang nyata bagi masyarakat pesisir. Oleh karena itu, sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel berkomitmen pada pembiayaan berkelanjutan.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel berkomitmen untuk terus hadir mendukung ketahanan daerah melalui pembiayaan berkelanjutan, penguatan ekonomi masyarakat, serta sinergi aktif bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

Dengan sinergi antara teknologi digital dan kepedulian lingkungan, Bank Kalsel optimis ekonomi pesisir Tanah Laut akan tumbuh lebih tangguh dan inklusif. [adv]

Bagikan ke

Daerah

Peduli Nasabah Setia, Bank Kalsel Cabang Pelaihari Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Pensiunan ASN

Published

on

Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Muhammad Hasan, saat diwawancarai seusai penyaluran paket sembako kepada pensiunan ASN Tanah Laut. (Foto/Diah Ayu Fatimah)

PELAIHARI, SuaraBorneo.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap nasabah setia, Bank Kalsel Cabang Pelaihari menyalurkan bantuan ratusan paket sembako yang ditujukan utama bagi para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN). Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Bank Kalsel Cabang Pelaihari pada Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Di Kabupaten Tanah Laut, tercatat sekitar 350-an paket sembako disalurkan kepada para pensiunan ASN yang selama ini menerima pembayaran gaji melalui bank milik daerah itu.

Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Muhammad Hasan, menjelaskan bahwa momentum penyaluran CSR kali ini memang difokuskan untuk memberikan apresiasi kepada para pensiunan.

”Paket CSR ini diberikan kepada seluruh pensiunan ASN di Kalimantan Selatan yang gajinya dibayarkan melalui Bank Kalsel. Ini adalah wujud nyata perhatian kami kepada mereka,” ujar Hasan.

Selain menyasar para pensiunan, Bank Kalsel juga menyalurkan 25 paket sembako kepada perwakilan wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Melalui perhatian tersebut, Bank Kalsel berharap dapat memperkuat hubungan profesional dan silaturahmi dengan insan pers yang terus mengawal pembangunan di daerah. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Wagub Kalsel Hasnuryadi Kagumi Warisan Kerajinan Purun dan Ilung UMKM HSU

Published

on

Wakil Gubernur Kalse H. Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi, mengunjungi Kelompok Usaha Galeri Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). (Foto/Adpim)

AMUNTAI, SuaraBorneo.com – Usai melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah dan buka puasa bersama di Masjid Rasyidiyah, Desa Telaga Silaba, Kecamatan Amuntai Selatan, Wakil Gubernur Kalse H. Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi, mengunjungi Kelompok Usaha Galeri Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (7/3/2026) malam.

Kunjungan tersebut merupakan inisiasi Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, yang ingin menunjukkan potensi kerajinan khas daerah yang telah berkembang pesat dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat setempat, bahkan telah menembus pasar nasional hingga mancanegara.

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah, khususnya pada sektor kerajinan berbahan baku lokal yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.

Galeri Kembang Ilung dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan yang memproduksi aneka anyaman bernilai seni tinggi dengan bahan dasar eceng gondok (ilung) dan purun.

Produk yang dihasilkan pun cukup beragam, mulai dari tas, dompet, topi, sandal hotel, kursi atau mebel, boks penyimpanan hingga berbagai dekorasi rumah (home decor).

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi masyarakat yang mampu bertahan dan berkembang melalui sektor UMKM.

Menurutnya, kerajinan khas Hulu Sungai Utara memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, bahkan hingga menembus pasar internasional.

“Produk kerajinan dari HSU ini kualitasnya sangat baik dan bahkan sudah menembus pasar luar negeri. Ini menunjukkan bahwa karya masyarakat banua memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Wagub Hasnuryadi juga menyoroti peran industri kerajinan tersebut dalam pemberdayaan masyarakat.

Wagub Hasnuryadi menyebut, usaha berbasis keterampilan tradisional ini menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi ratusan masyarakat.

“Keterampilan mengolah bahan baku lokal seperti purun dan ilung ini diwariskan secara turun-temurun. Dari ibu rumah tangga kemudian berkembang menjadi usaha yang mampu menyerap banyak tenaga kerja,” tambahnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga terus mendorong digitalisasi pemasaran bagi para pelaku UMKM. Berbagai pelatihan digital diberikan agar para pengrajin mampu memperluas pasar melalui platform online.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah juga menyediakan outlet khusus bagi produk UMKM di bandara melalui Dinas Koperasi dan UKM. Para pengrajin dapat menitipkan produknya dengan sistem konsinyasi tanpa dipungut biaya.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memperkuat pemasaran produk lokal melalui kebijakan daerah. Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan, toko swalayan modern diwajibkan menyediakan ruang sebesar 30 persen untuk produk-produk lokal.

“Ini salah satu upaya agar produk UMKM kita bisa lebih mudah dipasarkan dan dikenal masyarakat luas,” jelas Wagub Hasnur.

Melalui dukungan berbagai pihak dan semangat “HSU Bangkit”, Hasnuryadi berharap kerajinan khas Hulu Sungai Utara tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu memperkuat perekonomian masyarakat Kalimantan Selatan secara berkelanjutan. [adv/adpim]

 

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Pemprov Kalsel Dukung Tanam Jagung Serentak Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Published

on

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan dukungannya terhadap program penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026. (Foto/Adpim)

TANAH LAUT, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan dukungannya terhadap program penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di kawasan Bentok, Desa Banyu Hirang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (7/3/2026) siang.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dalam sambutan tertulis melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman jagung serentak yang dilaksanakan secara nasional dan dipusatkan di Sumatera Selatan.

“Hari ini penanaman jagung serentak yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel dan penanaman dilaksanakan di Sumatera Selatan, kemudian untuk di Kalimantan Selatan ditempatkan di Bentok, Banyu Hirang, Tanah Laut,” terangnya.

Gubernur Muhidin menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan terhadap program tanam jagung Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel, sebagai upaya mendorong peningkatan produksi jagung sekaligus membantu kesejahteraan petani.

“Pemerintah provinsi sendiri mendukung kegiatan penanaman jagung Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel dengan memberikan bantuan berupa bibit dan pupuk,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Kalsel juga akan membahas lebih lanjut terkait stabilitas harga jagung agar harga yang diterima petani tetap menguntungkan.

“Untuk penguncian harga nanti mungkin akan kita bahas lebih lanjut. Yang jelas pemerintah berharap harga yang diterima petani tidak merugikan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan penanaman jagung oleh jajaran Polri di Kalimantan Selatan menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi jagung serta ketahanan pangan daerah.

Ia menyebut target penanaman jagung oleh Polri di wilayah Kalsel mencapai 1.431 hektare. Saat ini Polda Kalsel memiliki lahan sekitar 2.052 hektare dan sekitar 900 hektare di antaranya telah ditanami jagung.

“Kabupaten Tala ini juga kita akan canangkan sebagai sentra jagung Provinsi Kalsel,” ungkap Yudha.

Ia juga menyampaikan bahwa harga jagung yang diterima petani saat panen cukup kompetitif, yakni sekitar Rp4.000 per kilogram untuk jagung basah, Rp5.500 per kilogram dengan kadar air 17–18 persen, dan Rp6.400 per kilogram dengan kadar air 14 persen.

Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto optimistis daerahnya dapat menjadi sentra produksi jagung di Kalimantan Selatan. Ia mengungkapkan pada tahun 2020 luas tanam jagung di Tanah Laut mencapai sekitar 2.759 hektare dengan total produksi sekitar 123 ribu ton.

Namun produksi sempat menurun akibat pandemi Covid-19 yang memengaruhi aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen.

Rahmat menilai salah satu tantangan yang dihadapi petani adalah ketidakstabilan harga jual jagung di pasar. Karena itu, ia mengapresiasi langkah Polda Kalsel yang berinisiatif membantu menjaga harga pembelian jagung di tingkat petani.

Salah satu perwakilan kelompok tani di Tanah Laut, Kartono, mengaku kerja sama dengan Polri memberikan dampak positif bagi para petani.

“Karena keuntungan itu bersih kita terima, tidak perlu dipotong untuk apapun lagi. Jadi keuntungan itu lebih berasa,” kata Kartono.

Ia menambahkan sistem tersebut membuat petani merasa lebih nyaman karena tidak perlu lagi memikirkan penyimpanan maupun pemasaran hasil panen. [adv/adpim]

 

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Safari Ramadan di HSU, Wagub Kalsel Hasnuryadi Ajak Semua Pererat Silaturahmi dan Jaga Kebersamaan Membangun Daerah

Published

on

Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman gelar kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Foto/Adpim) 

AMUNTAI, SuaraBorneo.com – Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi melaksanakan kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Rasyidiyah, Desa Telaga Silaba, Kecamatan Amuntai Selatan, pada Sabtu (7/3/2026) bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H.

Kegiatan Safari Ramadan yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, dan Kota Banjarbaru ini menjadi momentum silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Kalsel dengan pemerintah daerah serta masyarakat setempat dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman secara simbolis menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Kalsel kepada masyarakat. Selain itu, juga diserahkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Mengawali sambutannya, Wagub Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan salam dari Gubernur Kalsel, H. Muhidin dan Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, ulun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan hangat dari masyarakat Desa Telaga Silaba dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujar Hasnuryadi.

Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda rutin pemerintah, tetapi juga momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Wagub Hasnuryadi menegaskan bahwa bulan suci Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.

“Bulan suci Ramadan adalah waktu terbaik bagi kita untuk saling mengetuk pintu hati, saling memaafkan, dan memperkuat kebersamaan. Kehadiran kami di sini untuk memastikan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Wagub Hasnuryadi mengajak seluruh masyarakat untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan serta menjaga kebersamaan dalam membangun daerah.

“Mari kita jaga banua kita dengan doa dan kerja nyata. Semoga amal ibadah kita di bulan penuh rahmat ini diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya
Bupati HSU, H. Sahrujani menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kunjungan jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel ke HSU.

Menurutnya, kehadiran Wagub Kalsel Hasnuryadi menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah provinsi terhadap masyarakat HSU.

“Keberadaan Bapak Wakil Gubernur di tengah masyarakat HSU merupakan wujud nyata perhatian pemerintah provinsi kepada daerah kami,” ujar Sahrujani.

Pada kesempatan tersebut, Sahrujani juga melaporkan kondisi terkini daerah, khususnya terkait penanganan banjir yang kerap melanda wilayah Amuntai.

Sahrujani menyebut, Kabupaten HSU sering menerima aliran air kiriman dari sejumlah daerah di sekitarnya.

“Di Amuntai ini kami menerima kiriman air dari berbagai penjuru, mulai dari Tanjung, Balangan hingga Barabai. Berkat bantuan alat ekskavator apung dari pemerintah provinsi untuk normalisasi sungai, penurunan debit air kini bisa lebih cepat ditangani,” jelasnya.

Selain membahas penanganan banjir, Sahrujani turut mempromosikan potensi kerajinan khas masyarakat Amuntai Selatan.

Sahrujani berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi perempuan di tingkat provinsi, untuk membantu memperluas pemasaran produk UMKM lokal.

Menurutnya, kerajinan khas HSU telah diakui secara nasional, namun masih membutuhkan penguatan akses pasar agar memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi para perajin.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah yang disampaikan oleh KH. Said Masrawan, serta doa bersama yang dipimpin oleh KH. Abdurrahim. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan salat Magrib berjamaah.

Acara tersebut turut dihadiri Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Wakil Bupati HSU, unsur Forkopimda Kabupaten HSU, jajaran Kepala SKPD Provinsi Kalsel dan Kabupaten HSU, pimpinan instansi vertikal, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSU, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Bank Kalsel Targetkan Jadi Bank Devisa, Pemkab Tala Kantongi Rp41 Miliar

Published

on

Wakil Bupati Tanah Laut, H. Zazuli saat menerima Dokumen Penyaluran Dana Bagi Hasil Kabupaten Tanah Laut Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. (Foto/Ist)

PELAIHARI, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus memperkuat basis fiskal daerah melalui sinergi dengan sektor perbankan dan optimalisasi bagi hasil pajak provinsi.

Langkah strategis ini mengemuka saat Wakil Bupati Tanah Laut menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa 2026 Bank Kalsel di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Rabu (4/3/2026).

Pertemuan krusial yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, ini tidak sekadar membahas laporan kinerja tahunan, tetapi juga menjadi momentum pencairan dana bagi hasil pajak daerah Triwulan IV Tahun Anggaran 2025.

Suntikan Dana Segar untuk Bumi Tuntung Pandang

Kabar baik bagi pembangunan di Tanah Laut datang melalui penyerahan secara simbolis dana bagi hasil pajak daerah.

Berdasarkan hasil rekonsiliasi, Kabupaten Tanah Laut menerima alokasi sebesar Rp41.021.342.537.

Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa pembagian ini dilakukan secara proporsional sesuai regulasi yang berlaku.

Ia pun menaruh harapan besar agar skema pembagian ke depan bisa semakin memberikan dampak yang merata bagi seluruh daerah di Kalimantan Selatan.

Ambisi Menuju Bank Devisa dan Penguatan Modal

Di sisi lain, jalannya RUPS juga menyoroti ambisi Bank Kalsel untuk naik kelas.

Manajemen menargetkan perubahan status menjadi bank devisa yang diproyeksikan terealisasi pada Juni mendatang.

Untuk mendukung daya saing tersebut, skema pemenuhan modal hingga Rp10 triliun melalui opsi pola seri A dan seri B menjadi bahasan utama para pemegang saham.

Meskipun performa perbankan plat merah ini dinilai positif, Gubernur memberikan catatan kritis agar jajaran direksi tidak cepat berpuas diri dalam melayani nasabah di daerah.

“Bank Kalsel sudah baik dan sehat, tetapi harus lebih aktif jemput bola melayani seluruh lapisan masyarakat di Banua,” sampai Gubernur H. Muhidin di hadapan para kepala daerah.

Dorong Peningkatan Pendapatan Daerah

Melalui pertemuan ini, para kepala daerah se Kalsel sepakat bahwa strategi menjangkau pelaku usaha dan masyarakat hingga ke akar rumput adalah kunci utama peningkatan pendapatan.

Langkah proaktif “jemput bola” diharapkan menjadi mesin penggerak ekonomi baru yang mampu memperkuat permodalan bank sekaligus meningkatkan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing kabupaten/kota.

Selain Wakil Bupati Tala, acara ini turut dihadiri oleh bupati dan wali kota se-Kalsel, jajaran komisaris, serta direksi Bank Kalsel yang berkomitmen menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah tantangan ekonomi global. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Eratkan Silaturahmi, Wagub Kalsel Hasnuryadi Berbuka Puasa Bersama Warga di Masjid Hasnur Asy-Syajarah Tapin

Published

on

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menghadiri acara buka puasa bersama di Masjid Hasnur Asy-Syajarah. (Foto/M. Rezky Maulidja)

TAPIN, SuaraBorneo.com – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman menghadiri acara buka puasa bersama di Masjid Hasnur Asy-Syajarah, Jumat (20/2/2026) sore.

Kehadiran orang nomor dua di Kalsel ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk dekat dengan masyarakat, sekaligus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di wilayahnya.

‎Menjelang waktu berbuka, masyarakat Pandahan Tapin dan sekitarnya telah memadati masjid. Ribuan warga berkumpul untuk mengikuti rangkaian acara yang digelar oleh Hasnur Group, salah satu perusahaan di Kalimantan Selatan dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

‎Sekitar pukul 17.00 WITA, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, tiba di lokasi.

Wagub menyapa dan menyalami warga satu per satu. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat yang telah menanti sejak sore.

‎Tak hanya bersilaturahmi dengan warga, Hasnuryadi juga terlihat berbincang akrab dengan para habaib dan ulama di antaranya Guru Jaro atau Ahmad Sanusi dan Quraisy Baharun.

Suasana kebersamaan begitu terasa, mencerminkan eratnya hubungan antara umara dan ulama di daerah tersebut.

‎Momentum berbuka puasa ini juga diisi dengan penyerahan Paket Ramadhan dan santunan dari Hasnur Group kepada anak-anak. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian dan komitmen perusahaan untuk terus berbagi, terutama di bulan suci yang penuh berkah.

‎Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil yang dikirimkan untuk almarhum H Abdussamad Sulaiman bin H. Basirun dan almarhumah Hj Siti Nurhayati binti Anang Dulah. Doa-doa yang dilantunkan bersama menambah kekhidmatan suasana, menghadirkan rasa haru sekaligus penguatan nilai spiritual bagi seluruh yang hadir.

‎Kegiatan ini bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, perusahaan, tokoh agama, dan masyarakat. Di tengah kebersamaan itu, nilai gotong royong dan kepedulian sosial terasa semakin hidup di Kabupaten Tapin.

‎Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan salam hormat dari Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan buka puasa bersama.

‎Wagub Hasnuryadi mengatakan bahwa Gubernur H. Muhidin saat ini tengah melaksanakan ibadah umroh di Tanah Suci.

Wagub juga menyampaikan bahwa tepat 20 Februari menjadi momen satu tahun kepemimpinan mereka sejak menerima amanah dari masyarakat Kalimantan Selatan.

‎“Di sore hari ini berbuka puasa dalam rangka beribadah dan selalu menjunjung tinggi persatuan kita semua, izinkan saya sampaikan salam hormat dari Bapak Gubernur H. Muhidin yang tengah melaksanakan ibadah umroh di tanah suci kepada masyarakat yang berhadir di sini. Dan hari ini tepat 20 Februari, satu tahun kami mengemban amanah yang diberikan oleh pian semua,” sampai Wagub Hasnuryadi.

‎Pada kesempatan tersebut, Wagub Hasnuryadi memohon doa dan dukungan masyarakat agar dirinya bersama gubernur dapat menjalankan tugas sebagai pemimpin daerah dengan baik. Ia berharap berbagai program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat berjalan optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎Kami memohon doa agar bisa mengabdi untuk Banua tercinta dalam menjalankan program Kalsel Bekerja. Tentunya kita juga mendorong program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya.

‎Selain itu, Wagub Hasnuryadi juga mengungkapkan bahwa kegiatan sosial dan keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh keluarga besar Yayasan Hasnur Group bertujuan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Ia pun memohon doa agar seluruh pihak yang terlibat senantiasa diberi kesehatan, keberkahan, serta ketaatan dalam mengabdi.

‎Saya juga memohon doa kepada masyarakat agar keluarga besar Yayasan Hasnur Group diberikan kesehatan, keberkahan dan ketaatan kepada Allah SWT. Dengan petunjuk dan masukan para habaib serta ulama hingga masyarakat, semoga senantiasa diberikan kebaikan dalam kebermanfaatan di Banua,” ungkapnya.

‎Wagub Hasnuryadi berharap, dengan dukungan ulama, habaib, dan seluruh elemen masyarakat, cita-cita mewujudkan generasi emas 2045 dapat tercapai demi kemajuan Kalimantan Selatan.

‎Sementara itu, Presiden Direktur Hasnur Group, Jayanti Sari Sulaiman menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat menyambut momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah bersama masyarakat Kabupaten Tapin.

‎Ini merupakan sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi kami dapat menyambut momentum bulan Ramadhan 1447 Hijriah bersama masyarakat Tapin. Hal ini bersamaan dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh ayahanda (H. Abdussamad Sulaiman HB) kami agar terus memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkap Direktur Jayanti.

‎Ia menegaskan, jajaran pegawai Hasnur Group senantiasa berkomitmen mendorong kemajuan daerah sebagai wujud pengabdian dan dedikasi terhadap bangsa. Berbagai sektor terus dikembangkan, termasuk bidang pendidikan yang dinilai penting dalam menyiapkan generasi penerus.

‎Menurut Jayanti, menghadapi tantangan zaman, Hasnur Group terus berupaya mewujudkan generasi emas di masa depan. Sejak lama, keluarga besar Hasnur disebutnya telah diamanahi untuk memberikan perhatian dan kontribusi nyata bagi masyarakat Banua.

‎Oleh karena itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras dalam menjunjung loyalitas para karyawan-karyawati. Apa yang kita lihat dan capai hari ini merupakan kerja sama dan kerja kolektif, tentu saja atas ridho Allah SWT,” ujarnya di hadapan jemaah.

‎Di akhir, Jayanti berharap Hasnur Group dapat terus berkembang seiring kemajuan daerah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan masjid tersebut tidak hanya diperuntukkan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan penguatan nilai-nilai akhlak.

‎Masjid ini kami niatkan bukan hanya sekadar untuk ibadah semata, tetapi sebagai pusat pembinaan dan nilai-nilai dalam membentuk akhlak. Kami berharap masjid ini bermanfaat sebagai sumber persatuan dan keberkahan,” pungkasnya. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Capacity Building Jurnalis 2026, Pengemasan Isu Ekonomi Kompleks Agar Mudah Dipahami Publik

Published

on

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Aloysius Donanto HW bersama Wakil Kepala Desk Ekonomi dan Bisnis Kompas Aris Prasetyo dan Kepala Unit Kehumasan Bank Indonesia Kalimantan Selatan Tisna Faisal Ayathollah. (Foto/Ady/Junaidi) 

BATULICIN, SuaraBorneo.com – Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Aloysius Donanto HW menegaskan, kegiatan Capacity Building Jurnalis Tahun 2026 di Hotel Ebony Batulicin Kalsel, untuk refreshmen untuk semua Wartawan di Kalsel khususnya Wartawan Ekonomi untuk benar-benar sekarang melihat relevansi ekonomi saat ini dengan kondisi Banua.

“Apalagi kita sebentar lagi akan memasuki Bulan Ramadhan yang banyak hal sebenarnya perlu paham adalah masyarakat dan stakeholder yang ada di Daerah termasuk Kepala Daerah,” kata Aloysius Donanto HW, usai membuka kegiatan Capacity Building Jurnalis Tahun 2026, Selasa (10/2/2026).

Kata Aloysius, harapan pihaknya dengan kegiatan Capacity Building ini agar Teman-teman Jurnalis bisa membawa pemahaman yang lebih relevan untuk masyarakat yang ada di Banua.

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber
Wakil Kepala Desk Ekonomi dan Bisnis Kompas Aris Prasetyo dan Kepala Unit Kehumasan Bank Indonesia Kalimantan Selatan Tisna Faisal Ayathollah.

Capacity Building dilanjutkan dengan topik Pengemasan Isu Ekonomi Kompleks Agar Mudah Dipahami Publik, yang disampaikan Aris Prasetyo, Selaku Wakil Kepala Desk Ekonomi dan Bisnis Kompas, menjadi perhatian dari Para Peserta kegiatan.

Usai menyampaikan paparannya, Aris menyebutkan, kadang secara umum bagi Jurnalis dan Pembaca berita ekonomi terasa membosankan, hanya berisi data dan angka yang kering tanpa dikemas lebih mendalam. Lebih dibungkus dengan sisi human interesnya.

“Padahal dari data dan angka itu, bila diteliti atau dibedah lebih lanjut, akan menghasilkan informasi-informasi lain yang detail yang lebih lengkap dan lebih menarik untuk dibaca Publik,” kata Aris.

Disebutkan, misalkan sebuah data atau angka inflasi di satu Provinsi atau suatu Negara itu apabila dibedah, apa penyebab utama inflasi itu, komoditasnya. Apa saja yang menyebabkan inflasi naik.

“Dielaborasi atau dikemas lebih dalam, pasti akan menghasilkan cerita yang lebih menarik, lebih dekat dengan Pembaca dan lebih mengena dari Pembacanya sendiri dari pada hanya sekedar data dan angka saja,” Aris menambahkan.

Disebutkan, hanya perlu kesungguhan dan ketelitian dari seorang Jurnalis untuk membedah lebih dalam di balik angka dan data tersebut. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer