KPw BI Kalsel Gelar Green Seminar 2024, Peran Strategis Kalimantan dalam Transformasi Ekonomi Hijau Di Indonesia - SuaraBorneo.com
Connect with us

Banjarmasin

KPw BI Kalsel Gelar Green Seminar 2024, Peran Strategis Kalimantan dalam Transformasi Ekonomi Hijau Di Indonesia

Published

on

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Green Seminar 2024. (Foto/Ist) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dalam upaya untuk memajukan transisi energi dan mendukung ekonomi hijau di Pulau Kalimantan, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan Green Seminar 2024. Seminar ini dihadiri oleh berbagai stakeholder termasuk pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat umum, untuk membahas strategi dan inisiatif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan mengoptimalkan potensi energi terbarukan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, dalam sambutannya menekankan bahwa Green Seminar 2024 merupakan kelanjutan dari Seminar Internasional 2023 dan kini semakin berfokus pada pembentukan perilaku hijau di masyarakat. Beliau juga menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, bisnis, perbankan, LSM, dan masyarakat lokal, dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Fadjar berharap bahwa branding baru dari seminar ini akan mempermudah pemahaman dan implementasi konsep ekonomi hijau, serta memperkuat upaya menuju pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

Beliau juga mengungkapkan komitmen Bank Indonesia untuk terus memperkuat kebijakan stabilisasi harga dan pengembangan pembiayaan hijau, serta mendukung transformasi sistem keuangan hijau di Indonesia. Greenovation, yang diluncurkan pada seminar internasional tahun lalu, juga mendapatkan perhatian khusus sebagai upaya untuk menjaring ide inovatif dan proyek implementatif dalam ekonomi hijau.

Sebagai bagian dari seminar ini Prof. Kornelis Blok, anggota panel IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) mennyampaikan keynote speech mengenai urgensi transisi energi dan pengurangan emisi gas rumah kaca untuk menghadapi perubahan iklim global. Prof. Blok menekankan bahwa dunia, termasuk Indonesia, perlu mengurangi emisi CO2 hingga nol pada pertengahan abad ini. Ia menggarisbawahi dampak perubahan iklim yang semakin nyata, seperti fenomena cuaca ekstrem dan bencana alam yang global.

Prof. Blok memberikan kabar baik bahwa 30% listrik dunia kini dihasilkan dari energi terbarukan, dengan pertumbuhan signifikan pada tenaga angin dan matahari. Ia mencatat bahwa China memimpin dalam instalasi energi terbarukan global, diikuti oleh Eropa dan kawasan lainnya. Indonesia, menurut Prof. Blok, memiliki kekayaan sumber daya energi terbarukan, termasuk tenaga surya, angin, air, bioenergi, panas bumi, dan energi laut. Dalam penelitian yang dilakukan oleh timnya, simulasi sistem energi listrik Indonesia menunjukkan bahwa pada tahun 2050, energi matahari akan menjadi sumber dominan, menyumbang lebih dari setengah produksi listrik. Meski demikian, energi terbarukan lain seperti bioenergi, panas bumi, dan tenaga air juga akan berperan penting dalam sistem tenaga listrik Indonesia.

Prof. Blok merekomendasikan pentingnya meningkatkan konektivitas antar pulau untuk membangun sistem energi yang lebih terjangkau dan efisien. Pulau Kalimantan, menurut Prof. Blok, dapat memainkan peran sentral dalam penyediaan energi terbarukan, tidak hanya untuk konsumsi lokal tetapi juga untuk pasokan listrik ke pulau-pulau lain di Indonesia. Potensi besar Kalimantan dalam energi terbarukan memberikan peluang bagi pertumbuhan ekonomi baru, mengingat kebijakan global yang mengharuskan pengurangan produksi batu bara. Ia merekomendasikan Kalimantan sebagai lokasi ideal untuk pengembangan manufaktur panel surya domestik dan teknologi energi terbarukan lainnya seperti PLTA mengingat Pulau Kalimantan yang memiliki sungai-sungai yang besar sebagai sumber PLTA.

Mengakhiri keynote speechnya, Prof. Blok menyampaikan harapannya bahwa Indonesia, khususnya Kalimantan, dapat memanfaatkan potensi energi terbarukan untuk memimpin transisi energi global. Kalimantan, dengan sumber daya yang melimpah, memiliki peluang besar untuk menjadi pusat inovasi dan pertumbuhan ekonomi baru berbasis energi terbarukan.
Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, mengapresiasi Green Seminar 2024 sebagai langkah penting dalam mendukung inisiatif hijau dan transformasi ekonomi di Kalimantan Selatan. Paman Birin juga memberikan dukungan penuh terhadap Greenovation sebagai kompetisi yang bertujuan menjaring ide inovatif dalam ekonomi hijau dan menggarisbawahi komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mendukung transformasi menuju ekonomi berkelanjutan.

Gubernur Sahbirin Noor menambahkan bahwa komitmen untuk implementasi inisiatif hijau adalah kunci untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan di Kalimantan. “Kita memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi hijau dan menjadi contoh nyata bagi daerah lain di Indonesia,” tutupnya.

Dalam Seminar tersebut juga dilakukan diskusi panel mengenai akselerasi dan tantangan dalam Pengembangan Energi Terbarukan di Kalimantan. Mustaba Ari Suryoko, Koordinator Penyiapan Program Usaha Aneka Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM, menyampaikan bahwa potensi energi terbarukan (EBT) di Kalimantan sangat luar biasa namun berbeda di tiap daerah, sehingga diperlukan pemetaan yang komprehensif. Dalam pandangannya, akselerasi transisi energi di Kalimantan Selatan harus segera dilakukan dengan efektivitas lembaga untuk transformasi dari energi berbasis batu bara (brown energy) menuju energi terbarukan (green energy).

Jaya Wahono, Ketua Komite Tetap Energi Baru dan Terbarukan KADIN, menambahkan pentingnya membangun konektivitas listrik antar wilayah Kalimantan untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas energi terbarukan. Menurutnya, tantangan utama bukan hanya pada ketersediaan energi, melainkan pada penyeimbangan antara supply dan demand. Ia juga menekankan peran Bank Indonesia yang sangat krusial dalam mendukung keseimbangan pasar energi terbarukan di wilayah ini.

Selanjutnya dari sisi swasta, Khalishah M. Purnamasari, Koordinator Macro-National Team, Direktorat Perencanaan Makro dan Analisis Statistik, menyoroti bahwa dukungan sektor swasta dalam bentuk studi kasus dan success stories sangat diperlukan. Hal ini bertujuan agar pendekatan sukses seperti carbon offset dan carbon credit dapat direplikasi oleh berbagai pihak, sekaligus memberikan contoh nyata untuk diadopsi di tingkat lokal.

Masalah birokrasi di tingkat daerah juga menjadi sorotan utama dari Sandy Wijaya, Co-Founder Ciroes, yang menekankan perlunya langkah proaktif dari pemerintah daerah untuk mengatasi hambatan regulasi yang sering menghambat implementasi energi hijau. Selain itu, ia menyarankan agar pengembangan SDM untuk sektor energi hijau terus ditingkatkan agar Kalimantan memiliki tenaga kerja yang siap menyongsong transformasi energi terbarukan. [ad/ril-bi]

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Kolaborasi dengan BAZNAS Kota Banjarmasin Salurkan Bantuan Beasiswa

Published

on

Penyerahan beasiswa pendidikan dari UPZ Bank Kalsel dan Baznas di Aula Sekber Khatib Dayyan. (Foto/Bank Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin kembali menunjukkan kepeduliannya di bidang pendidikan. Keduanya bersinergi menyalurkan bantuan beasiswa Cendikia jenjang S1 dan bantuan pendidikan bagi pelajar tingkat SD hingga SMP sederajat, di Aula Sekber Khatib Dayyan, Kamis (20/8/2026).

Total, ada 10 mahasiswa S1 yang menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga lulus menjadi sarjana, dengan rincian 5 mahasiswa Uniska, 4 mahasiswa UIN Antasari, dan 1 mahasiswa Poliban. Total dana yang disalurkan untuk jenjang ini mencapai Rp29,5 juta.

Sementara itu, untuk tingkat SD, SMP, dan sederajat, bantuan pendidikan diberikan kepada 35 orang anak dengan total dana mencapai Rp30,7 juta. Seluruh bantuan ini disalurkan secara praktis dan aman melalui rekening Tabungan Simpanan Pelajar.

Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Riduan Masykur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UPZ Bank Kalsel atas sinergi yang terus terjalin dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan pembinaan SDM di Banjarmasin.

“Bantuan ini adalah bagian dari Program Banjarmasin Cerdas melalui komponen Baznas Cendikia. Target kita tahun ini ada 300 orang penerima manfaat. Dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah, misalnya untuk anak-anak korban kebakaran,” ungkap Riduan.

Ia juga mengimbau masyarakat luas serta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya ke BAZNAS. “Semakin banyak dana yang masuk, semakin banyak kaum dhuafa yang bisa kita bantu. Terima kasih kepada para dermawan dan ASN, semoga Allah memberikan keberkahan,” tambahnya.

Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Gatot Subroto, Farid menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program pendidikan ini. “Kita sudah bekerja sama lama dengan BAZNAS. Melalui kolaborasi ini, penyaluran dana dari UPZ Bank Kalsel bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran untuk keperluan pendidikan anak-anak kita,” kata Farid.

Kehadiran program ini turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang turut hadir dalam acara penyerahan simbolis, berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Bantuan ini bukan sekadar urusan materi, melainkan wujud nyata perhatian dan kepedulian di Kota Banjarmasin agar anak-anak kita terus bersekolah dan meraih cita-citanya. Gunakan ini untuk kebutuhan pendidikan, tingkatkan prestasi, dan yang paling penting, bangun karakter yang baik. Jadilah orang yang sukses dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta Kota Banjarmasin tercinta,” pesan Ichrom. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Momentum Hari Kemerdekaan RI, Bank Kalsel Kolaborasi dengan Telkomsel Hadirkan Promo Spesial Bagi Nasabah

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Memeriahkan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Bank Kalsel berkolaborasi dengan Telkomsel menghadirkan promo spesial bagi nasabah yang melakukan transaksi melalui Aksel by Bank Kalsel.

Melalui program tersebut, pengguna Aksel berkesempatan memperoleh bonus pulsa sebesar Rp17 ribu setiap melakukan pembelian paket data dan internet bulanan OMG! Telkomsel dengan transaksi mulai dari Rp200 ribu.

Promo bertajuk spesial kemerdekaan tersebut berlangsung selama 17–31 Agustus 2026.

Program ini menjadi kesempatan bagi pengguna Aksel untuk memenuhi kebutuhan komunikasi sekaligus mendapatkan keuntungan tambahan dari setiap transaksi pembelian paket Telkomsel.

Bank Kalsel mengajak masyarakat, khususnya pengguna Aksel, memanfaatkan promo tersebut selama periode berlangsung dengan melakukan pembelian paket data Telkomsel melalui aplikasi Aksel.

Promo kemerdekaan ini menjadi bagian dari upaya Bank Kalsel menghadirkan berbagai kemudahan dan keuntungan bagi nasabah melalui layanan transaksi digital.

Jangan lewatkan kesempatan menikmati promo spesial kemerdekaan hasil kolaborasi Bank Kalsel dan Telkomsel selama periode 17–31 Agustus 2026. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Kolaborasi dengan OJK Gelar Edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan

Published

on

Bank Kalsel berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan di Gedung Serbaguna SRT 2 Banjarbaru. (Foto/Humas Bank Kalsel) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 dengan tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, Bank Kalsel berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan di Gedung Serbaguna SRT 2 Banjarbaru, bertempat di Jalan Guntung Harapan Kelurahan Guntung Manggis Kota Banjarbaru (19/8).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun kesadaran dan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak usia sekolah. Kegiatan yang diisi dengan edukasi mengenai pentingnya mengenal produk dan layanan keuangan, membiasakan diri menabung, mengatur kebutuhan dan keinginan, serta menggunakan layanan keuangan secara bijak dan aman. Sebagai bentuk implementasi nyata dari edukasi tersebut, Bank Kalsel melakukan pembukaan sebanyak 230 rekening Simpanan Pelajar (SimPel).

Langkah ini menjadi bentuk komitmen Bank Kalsel agar literasi keuangan tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi juga diikuti dengan akses langsung terhadap produk keuangan formal yang sesuai bagi pelajar.Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari siswa/i dari jenjang SD, SMP dan SMA serta guru serta tenaga pendidik Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Banjarbaru.

Turut hadir Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen & LMS OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Armansjah; Kepala Dinas Sosial Kota Banjarbaru yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial, Suhasmin Alfisyah, S.STP., M.Si; Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Banjarbaru, Sulis Sri Rejeki. Kegiatan juga dihadiri unsur Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Banjarbaru, Drs. Deddy Haryadi dari Bagian Perekonomian Kota Banjarbaru beserta jajaran; Sekretaris Dinas Perdagangan, BPPRD Kota Banjarbaru, Sekretaris BPKAD Kota Banjarbaru, serta jajaran Bank Kalsel dari Kantor Pusat maupun Kantor Cabang Banjarbaru.

Dalam Sambutannya, Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen & LMS OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Armansjah menyampaikan bahwa pengenalan terhadap pengelolaan keuangan sejak usia sekolah merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi yang semakin cakap secara finansial.

“Menabung bukan persoalan besar atau kecilnya nominal yang disisihkan, tetapi bagaimana kebiasaan itu mulai dibangun sejak dini. Ketika anak-anak sudah terbiasa mengatur dan menyisihkan uang, mereka sedang belajar untuk merencanakan masa depannya. Diharapkan bersama Bank Kalsel hari ini, Pelajar tidak hanya perlu dikenalkan dengan cara menabung, tetapi juga perlu dibekali pemahaman tentang penggunaan layanan keuangan secara bijak, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan dan berbagai aktivitas keuangan illegal,” ungkap Armansjah.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Banjarbaru yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial, Suhasmin Alfisyah, S.STP., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan edukasi keuangan yang mengenai disiplin keuangan, dan merencanakan sejak dini.

“Anak-anak tidak hanya perlu dibekali pendidikan akademik, tetapi juga keterampilan hidup yang akan membantu mereka menjadi pribadi yang mandiri. Salah satunya adalah kemampuan mengelola keuangan dengan baik dan membangun kebiasaan menabung sejak usia sekolah,” ucap Alfi.

Selanjutnya, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Banjarbaru, Sulis Sri Rejeki, menyambut baik dipilihnya Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Banjarbaru sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan literasi dan inklusi keuangan bersama OJK Kalsel dan Bank Kalsel dalam memberikan pemahaman kepada para siswa untuk mengelola keuangan dalam membangun kebiasaan finansial yang bijak di masa depan.

“Bagi kami, pengalaman belajar seperti ini sangat berarti karena anak-anak tidak hanya mendengar tentang pentingnya menabung, tetapi langsung diperkenalkan dengan bagaimana mereka bisa memulainya,” ujar Sri.

Pada kesempatan lainnya, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen Bank Kalsel dalam mendorong agar literasi dan inklusi keuangan yang nyata.

Melalui kegiatan ini, Bank Kalsel ingin menghadirkan pengalaman awal yang positif bagi generasi muda dalam mengenal dan berinteraksi dengan layanan keuangan, sekaligus menumbuhkan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.

“Kami ingin edukasi ini tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Karena itu, Bank Kalsel menghadirkan langkah nyata melalui pembukaan 230 rekening SimPel agar para pelajar dapat langsung memulai kebiasaan menabung dan mengenal layanan perbankan sejak dini. sehingga para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga memiliki sarana untuk mulai mempraktikkannya. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta menumbuhkan generasi Banua yang semakin cerdas, mandiri dan bijak dalam mengelola keuangan,” pungkas Firmansyah.

Sebagai Informasi, literasi dan inklusi keuangan merupakan bagian dari upaya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat serta mendukung pembangunan sumber daya manusia dan kedepan Bank Kalsel berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta terus mengembangkan layanan keuangan di Sekolah Rakyat sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Pemerintah. [ady/adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

“Putar Roda Impian AKSEL” Bank Kalsel Turut Semarakkan Kalsel Expo 2026

Published

on

Bank Kalsel banjir hadiah di Kalsel Expo 2026.(Foto/Humas Bank Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel turut menyemarakkan ajang Kalsel Expo 2026, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel), di areal perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru,

Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Senin, Bank Kalsel hadir dengan suguhan keseruan dan banjir hadiah bagi para pengunjung lewat permainan “Putar Roda Impian AKSEL”. Program ini menjadi daya tarik luar biasa bagi masyarakat.

Selama Kalsel Expo berlangsung, dari tanggal 13 hingga 17 Agustus 2026, Bank Kalsel mengajak masyarakat untuk merasakan kemudahan bertransaksi digital sekaligus membawa pulang berbagai souvenir eksklusif.

Caranya sangat mudah, pengunjung hanya perlu melakukan transaksi minimal 3 kali menggunakan fitur QRIS melalui aplikasi AKSEL by Bank Kalsel.

“Mampir ke Stand Bank Kalsel di Kalsel Expo 2026 dan nikmati keseruannya selama 13–17 Agustus 2026. Saatnya transaksi, putar roda, dan bawa pulang hadiahnya!” tulis Manajemen Bank Kalsel.

Berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku, langkah untuk mendapatkan hadiah di Stand Bank Kalsel, yaitu lakukan 3x transaksi QRIS menggunakan aplikasi AKSEL by Bank Kalsel (bisa di tenant atau stand mana saja di area pameran).

Kemudian, tunjukkan bukti transaksi tersebut kepada petugas yang berjaga di Stand Bank Kalsel (Kalsel Expo) dan pengunjung akan langsung mendapatkan 1x kesempatan untuk memutar “Roda Impian AKSEL”.

Berbagai macam souvenir menarik telah disiapkan di roda impian tersebut, mulai dari mug, payung, bantal leher, dan hadiah seru lainnya. Selama pengunjung memenuhi syarat 3x transaksi, mereka dipastikan bisa ikut memutar roda impian dan membawa pulang suvenir dari Bank Kalsel. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Ikut AKSEL Virtual Run 2026, Punya Rekening Bank Kalsel dan Bayar Pendaftaran Hanya Rp76

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Ingin ikut AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi sekaligus membantu menghijaukan Pegunungan Meratus? Masyarakat cukup memiliki rekening Bank Kalsel, mengaktifkan Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel, dan membayar biaya pendaftaran hanya Rp76.

Mengusung tema “Sehat Diri, Bumi Lestari: Dari Pesisir ke Pegunungan”, kegiatan ini menjadi bagian dari semarak Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Jarak lari peserta nantinya dikonversikan menjadi bibit pohon ulin untuk ditanam di kawasan Tahura Sultan Adam, Mandiangin.

Pendaftaran dibuka 12 Agustus hingga 12 September 2026, sedangkan pelaksanaan AKSEL Virtual Run berlangsung 14 Agustus hingga 12 September 2026.

Peserta wajib memiliki rekening tabungan Bank Kalsel, yakni Simpeda, Banua, atau Tabungan Syariah Al Barakah atas nama pribadi serta telah mengaktifkan Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel.

Pendaftaran dilakukan melalui fitur AKSEL FUN pada Mobile Banking AKSEL dengan biaya Rp76. Satu rekening tabungan hanya dapat digunakan untuk mendaftarkan satu peserta.

Peserta wajib menyelesaikan jarak 7,6 kilometer, baik dalam satu kali lari maupun beberapa kali hingga mencapai total 7,6 kilometer. Aktivitas lari dapat menggunakan aplikasi seperti Strava, Relive, atau Nike Run.

Hasil lari kemudian di-capture dan diunggah melalui situs v-run.bankkalsel.co.id selama periode program. Hasil verifikasi akan muncul maksimal dalam 1 x 24 jam.

Peserta yang telah mengunggah hasil lari dengan total jarak minimal 7,6 kilometer berhak mengikuti undian doorprize dengan total hadiah Rp30 juta pada akhir September 2026.Referensi Geografis

Selain itu, masyarakat juga berkesempatan ikut mengubah langkah dan keringat menjadi aksi nyata penghijauan. Bank Kalsel menargetkan akumulasi jarak lari peserta untuk menghasilkan 760 bibit ulin yang akan ditanam di kawasan Meratus.

Jadi, jangan tunggu lagi. Segera daftar AKSEL Virtual Run 2026. Sehat bersama, lari bersama, dan jadikan setiap langkah sebagai kontribusi untuk kelestarian Banua. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Gelar AKSEL Virtual Run 2026 “Reforestasi” Ubah Jarak Lari Masyarakat Menjadi 760 Bibit Pohon Ulin di Meratus

Published

on

Melanjutkan sukses penanaman mangrove 2024, gerakan “Sehat Diri, Bumi Lestari” kini merambah Pegunungan Meratus sebagai wujud nyata Green Banking dan restorasi lingkungan Banua. (Foto/Iklan) 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com, 13 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) resmi meluncurkan kampanye kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat bertajuk AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi dengan tagline utama “Sehat Diri, Bumi Lestari” Dari Pesisir ke Pegunungan”.

“Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan AKSEL Virtual Run 2024 yang berhasil menanam 7.400 bibit mangrove di kawasan pesisir Banua. Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Kalsel mengalihkan fokus restorasi ekosistem darat menuju dataran tinggi, tepatnya di kawasan hutan kaki Pegunungan Meratus, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin.

Melalui gerakan sosial berbasis kolektif ini, setiap akumulasi jarak lari peserta akan dikonversikan menjadi bibit Pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri), vegetasi endemik khas Borneo yang dikenal sebagai kayu besi”, beber Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Kalsel memiliki peran ganda yang strategis: tidak hanya menggerakkan roda perekonomian daerah, tetapi juga menjaga kelestarian ekosistem Kalimantan Selatan. Sejalan dengan pilar Taksonomi Hijau Indonesia yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), program ini memperkuat posisi Bank Kalsel sebagai pionir Green Banking di Kalimantan.

Pemilihan Pohon Ulin sebagai fokus reforestasi tahun ini memiliki landasan ekologis dan emosional yang kuat. Pohon Ulin merupakan simbol daya tahan dan investasi jangka panjang masyarakat Banua. Tumbuh perlahan namun sanggup bertahan hingga ratusan tahun, Ulin merepresentasikan nilai-nilai perbankan Bank Kalsel yang senantiasa tumbuh kokoh dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. Penanaman ini sekaligus menjadi respon nyata atas ancaman depresiasi populasi Ulin di alam liar.

Berbeda dengan penyelenggaraan 2024 yang menerapkan rasio individual, AKSEL Virtual Run 2026 mengusung mekanisme konversi kolektif:

• Target Peserta: 1.000 pelari dari masyarakat umum dan komunitas lari se-Kalsel.

• Misi Jarak: Setiap peserta ditantang menyelesaikan jarak 7,6 Km (bisa dicicil atau sekali lari).

• Rasio Konversi Kolektif: Seluruh jarak lari peserta akan digabungkan. Setiap total 10 Km akumulasi lari = 1 bibit Pohon Ulin.

• Target Total: 7.600 Km total jarak kolektif untuk menghasilkan 760 bibit Ulin, merepresentasikan angka HUT ke-76 Provinsi Kalsel.

Rangkaian Kegiatan & Grand Finale ReforestasiKampanye AKSEL Virtual Run 2026 terbagi dalam empat fase strategis:

1. Kick-off Lari Bareng (14 Agustus 2026): Tepat pada Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel, digelar lari bersama 100 peserta (50 internal Bank Kalsel dan 50 perwakilan komunitas lari local, yaitu SB Runners, GubernuRun, RIOT, Run From Reality) dengan titik start dan finish di AKSEL Cafe Banjarmasin.

2. Periode Virtual Run (14 Agustus – 12 September 2026): Pendaftaran publik dibuka secara digital melalui fitur AKSEL Fun di aplikasi Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel dengan biaya pendaftaran simbolis sebesar Rp76. Sebanyak 100 pelari tercepat yang mengunggah hasil lari 7,6 Km berhak mendapatkan Jersey Eksklusif Motif Kayu Ulin dan PR Package Planting Kit.

3. Undian Doorprize Live YouTube: Sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh peserta yang menyelesaikan misi, digelar pengundian doorprize Running Gear senilai total Rp 30 Juta serta 100 paket PR Package Planting Kit secara live streaming di kanal YouTube resmi Bank Kalsel di akhir September 2026.

4. Grand Finale Penanaman 760 Ulin: Penanaman 760 bibit Ulin dilaksanakan secara langsung di Tahura Sultan Adam Mandiangin berkolaborasi dengan UPTD Tahura Sultan Adam dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

Aksi penanaman ini dilakukan pada momen dan kondisi musim yang paling tepat berdasarkan hasil konsultasi teknis bersama UPTD Tahura Sultan Adam guna memastikan tingkat keberhasilan tumbuh (survival rate) bibit Ulin secara optimal di habitat aslinya.

Pendaftaran 100% Digital via Mobile Banking AKSELMasyarakat yang ingin berpartisipasi cukup memiliki rekening tabungan Bank Kalsel (Simpeda/Banua/Tabungan Syariah Al Barakah) dan telah mengaktifkan Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel.

Pendaftaran dilakukan dengan membuka menu AKSEL Fun, memilih penyedia jasa “AKSEL VIRTUAL RUN 2026: REFORESTASI”, dan menyelesaikan verifikasi. Setelah mendapatkan e-tiket via email, peserta melakukan aktivasi akun di portal v-run.bankkalsel.co.id untuk mengunggah bukti lari (Strava/Nike Run Club/Relive). Progress total jarak dan capaian bibit dapat dipantau secara real-timeoleh publik melalui dashboard transparan di situs tersebut.

“Aksi penanaman pohon ini sengaja kami posisikan di akhir periode sebagai grand finale. Dengan demikian, 760 bibit Ulin yang tertanam di Pegunungan Meratus benar-benar menjadi monumen dan simbol dari akumulasi keringat, perjuangan, serta gotong royong seluruh masyarakat Kalsel yang berlari bersama Bank Kalsel”, pungkas Fachrudin. [ady/adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Syariah Salurkan Pembiayaan KPR Melalui Program FLPP

Published

on

Stan Bank Kalsel pada pameran REI Kalsel Expo 2026. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Minat masyarakat Kalimantan Selatan terhadap rumah bersubsidi masih cukup tinggi. Kondisi tersebut turut mendorong optimisme Bank Kalsel Syariah dalam menyalurkan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Kepala Divisi Usaha Syariah Bank Kalsel, Khuzaimi, mengatakan tahun ini Bank Kalsel Syariah mendapatkan kuota pembiayaan FLPP sebanyak 930 unit bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hingga semester pertama 2026, penyaluran telah mencapai sekitar 60 persen dari total kuota. Bank Kalsel Syariah pun optimistis seluruh kuota dapat terserap hingga akhir tahun.

“Pencapaian hingga semester satu sudah 60 persen dan kami optimis kuota tercapai sampai akhir tahun nanti,” ujar Khuzaimi.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat salah satunya didukung kemudahan yang ditawarkan melalui program FLPP. Salah satunya uang muka atau DP yang dapat dimulai dari 1 persen.

Untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat, Bank Kalsel Syariah juga bekerja sama dengan pengembang perumahan di berbagai wilayah Kalimantan Selatan.

“Kami bekerja sama dengan developer perumahan di seluruh Kalsel, ada 230-an developer. Jadi masyarakat ada banyak pilihan lokasi,” jelasnya.

Kemudahan masyarakat dalam mencari informasi mengenai rumah bersubsidi juga dapat diperoleh melalui ajang REI Kalsel Expo 2026 yang berlangsung pada 12 hingga 16 Agustus 2026.

Bank Kalsel Konvensional dan Bank Kalsel Syariah menjadi salah satu peserta platinum dalam kegiatan tersebut. Masyarakat dapat mengunjungi stan Bank Kalsel Syariah untuk mendapatkan informasi mengenai pembiayaan perumahan sekaligus berbagai pilihan rumah subsidi.

Sebagai peserta platinum, Bank Kalsel juga menyiapkan hadiah langsung bagi pengunjung stan tanpa melalui proses pengundian.

“Ada hadiah berupa peralatan elektronik, perabot rumah tangga dan lainnya,” kata Khuzaimi.

Kehadiran Bank Kalsel Syariah dalam REI Kalsel Expo 2026 diharapkan semakin memudahkan masyarakat, khususnya MBR, memperoleh informasi dan akses pembiayaan untuk memiliki hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer