Delegasi Geopark Meratus Hadiri Pertemuan UGGp Council di Vietnam - SuaraBorneo.com
Connect with us

Internasional

Delegasi Geopark Meratus Hadiri Pertemuan UGGp Council di Vietnam

Published

on

Delegasi Geopark Meratus yang dipimpin oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan selaku Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Meratus, Hanifah Dwi Nirwana. (Foto/Ist) 

VIETNAM, SuaraBorneo.com – Delegasi Geopark Meratus yang dipimpin oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan selaku Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Meratus, Hanifah Dwi Nirwana, telah menghadiri pertemuan UNESCO Global Geoparks (UGGp) Council pada tanggal 8-9 September 2024 di Non Nuoc Cao Bang UNESCO Global Geopark, Vietnam.

Dalam pertemuan UGGp Council ini, Meratus Geopark dan Geopark Kebumen menjadi bagian dari 17 aplikasi aspiring UNESCO Global Geopark tahun 2023 yang mendapatkan penilaian pada tahun ini.

17 aplikasi aspiring UGGp berasal dari berbagai negara seperti Brazil, Canada, China, Italy, Indonesia, Italy, Mexico, Moroco, Norway, Republic of Korea, Saudi Arabia, Spain, Tanzania, Unitied Kingdom of Great Britain and Northern Ireland, dan Vietnam.

Penilaian yang dilakukan dalam pertemuan UGGp Council berdasarkan pada dokumen yang telah dikirimkan ke Secretariat UNESCO Global Geopark dan hasil penilaian lapangan yang telah dilakukan pada 11-15 Juli 2024.
“Dalam pertemuan ini, UUGp council ini memberikan 3 kategori penilaian yaitu Accept, Deferral, dan Reject”

Hasil penilaian UGGp Council, Geopark Meratus memiliki kekuatan berupa dukungan pemerintah, masyarakat yang kuat, dan mitra, serta warisan alam dan budaya yang luar biasa. Namun, terdapat kelemahan yaitu kurangnya informasi terkait nilai geologi yang bernilai internasional yang disampaikan dalam dokumen usulan Geopark Meratus.

Berdasarkan hasil sidang council, Geopark Meratus diterima secara aklamasi untuk menjadi anggota UGGp dengan beberapa rekomendasi, antara lain untuk memperbaiki justifikasi warisan geologi yang bernilai internasional; memperbaiki dan mengupdate panel Informasi sehingga lebih menarik untuk pengunjung yang lebih luas, meningkatkan keterkaitan hubungan antara nilai geologi dengan keragaman hayati, dan budaya untuk meningkatkan kesadaran, pendidikan, dan promosi geopark; memperbaiki dan mengupdate informasi pada website, meningkatkan jejaring geopark, serta menyusun strategi dan rencana aksi untuk memastikan warisan budaya lokal dapat diteruskan ke generasi muda.

“Kesuksesan ini berkat kerja keras Badan Pengelola, dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang sangat kuat, mitra geopark, dan yang terpenting masyarakat Geopark Meratus,” kata Hanifah dalam sambutannya di sidang council UGGp.

Pada sidang council juga membahas 4 aplikasi aspiring yang ditunda, serta revalidasi 39 UGGp, 1 UGGp yang mengajukan perubahan Kawasan, dan 1 Geopark yang mengajukan perubahan nama.

“Setelah tahapan ini kita masih menunggu pengumuman resmi dari laman UNESCO terhadap hasil keseluruhan sidang council. Selanjutnya hasil rekomendasi dari sidang council ini akan menjadi bahan pembahasan disidang Executive Board yang akan dilaksanakan pada bulan April 2025 di Prancis dan akan diumumkan secara resmi untuk menyandang atribut UNESCO Global Geopark (UGGp)” pungkas Hanifah.

Semua proses ini akan dijalani dengan tetap melakukan upaya-upaya pengembangan dan pengelolaan Geopark Meratus yang lebih baik melalui tiga pilar penting yaitu edukasi, konservasi, dan pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Sebagai informasi tambahan pada sidang council juga membahas 4 aplikasi aspiring yang ditunda, serta revalidasi 39 UGGp, 1 UGGp yang mengajukan perubahan Kawasan, dan 1 Geopark yang mengajukan perubahan nama. [ad/ril]

Bagikan ke

Internasional

Rakor Perbatasan RI–Malaysia Digelar di Long Nawang, Bahas PLBN dan Perkuat Sinergi Wilayah Adat

Published

on

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau dan perwakilan Malaysia akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor). (Foto/Ist)

MALINAU, SuaraBorneo.com – Upaya memperkuat kerja sama di wilayah perbatasan terus dilakukan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau dan perwakilan Malaysia akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, pada 25 Maret 2026.

Kepala Adat Besar Apau Kayan, Ibau Ala, menjelaskan bahwa pertemuan ini akan dihadiri berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tokoh adat, hingga perwakilan dari Malaysia, pada Senin (23/3).

Dari Indonesia, hadir Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., dan Bupati Malinau Wempi W. Mawa. S.E., M.H., bersama Lembaga Adat Besar Apau Kayan dan masyarakat adat.

Sementara dari Malaysia, dijadwalkan hadir Wakil Menteri Digital Malaysia, Datuk Wilson Uga Anak Kumbong, serta perwakilan Lab Pacuan Empat Roda L4xN4 Bahagian Ketujuh Kapit, Petrus Tomas Disos beserta rombongan bersama rombongan dari Sarawak.

Menurut Ibau Ala, pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat hubungan bilateral di wilayah perbatasan, khususnya dalam aspek sosial budaya, ekonomi hingga pengelolaan kawasan perbatasan yang melibatkan masyarakat adat di kedua negara.

“Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatannya di wilayah adat Long Nawang. Kehadiran para pemangku kepentingan lintas negara menjadi peluang penting untuk memperkuat peran masyarakat adat dalam menjaga harmoni dan stabilitas kawasan perbatasan,” kata Ibau Ala.

Ia menuturkan, hubungan masyarakat Dayak di Indonesia dan Malaysia sudah terjalin lama sebagai satu rumpun. Karena itu, pertemuan ini juga menjadi ajang mempererat kembali silaturahmi lintas batas.

“Warga Perbatasan berharap, pertemuan ini dapat menghasilkan kesepahaman bersama dalam mendorong pembangunan kawasan perbatasan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil seperti Apau Kayan,” jelasnya.

Ibau Ala juga menekankan pentingnya pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia dan khususnya dari pihak Malaysia, agar segera direalisasikan.

“PLBN dari Malaysia agar bisa segera dibangun, karena ini penting menjadi pintu resmi bagi masyarakat perbatasan. Kami berharap pemerintah Malaysia bisa memberikan perhatian,” ujarnya.

Lebih dari itu, kehadiran PLBN diyakini akan membawa dampak besar, mulai dari peningkatan ekonomi hingga percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil seperti Apau Kayan.

“Kalau PLBN sudah ada, ekonomi pasti ikut bergerak dan pembangunan infrastruktur juga akan menyusul,” tambahnya.

Di Long Nawang, harapan itu kini menggantung. Pertemuan ini diharapkan bukan sekadar diskusi, tetapi menjadi langkah nyata menuju perbatasan yang lebih maju dan sejahtera. (dkisp)

Bagikan ke
Continue Reading

Internasional

Gubernur Muhidin Menerima Langsung Sertifikat Penetapan Geopark Meratus Menjadi UGGp

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin secara langsung menerima sertifikat penetapan Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) di Markas Besar UNESCO. (Foto/MCKalsel)

PARIS, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin secara langsung menerima sertifikat penetapan Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) di Markas Besar UNESCO, Paris, Senin (2/6/2025).

Penyerahan sertifikat bertandatangan Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, turut disaksikan Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar, serta jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Kalsel. Gubernur Kalsel didampingi oleh Ketua Harian Geopark Meratus, Hanifah Dwi Nirwana, yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri LHK Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah.

Acara tersebut merupakan penegasan atas ditetapkannya Geopark Meratus dan Geopark Kebumen sebagai bagian dari 16 geopark baru dunia yang diakui pada Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221, yang digelar pada April 2025 lalu.

Dengan penetapan ini, Indonesia kini memiliki 12 situs geopark berstatus UGGp, yakni: Geopark Batur, Belitong, Ciletuh, Gunung Sewu, Ijen, Maros Pangkep, Merangin Jambi, Raja Ampat, Rinjani Lombok, Kaldera Toba, Kebumen, dan Meratus.

“Hari ini kami berada di Paris, menerima sertifikat Geopark Meratus. Dari 16 negara yang menerima pengakuan, Indonesia diwakili dua geopark, yakni Kebumen dan Meratus. Ini adalah awal dari pekerjaan besar yang harus kita lanjutkan bersama,” kata Gubernur H. Muhidin usai menerima sertifikat.

Gubernur menegaskan bahwa pengakuan ini bukan akhir, melainkan awal bagi Badan Pengelola Geopark Meratus (BPGM) untuk terus berbenah dan memenuhi berbagai persyaratan dari UNESCO.

Dalam pertemuan dengan Dubes Mohamad Oemar, Gubernur menyampaikan pentingnya promosi kawasan Geopark Meratus ke dunia internasional, bahkan membuka peluang menjadi tuan rumah pertemuan geopark dunia di masa mendatang.

“Kami berdiskusi dengan Duta Besar. Kata beliau, kita harus memperkenalkan Geopark Meratus ke dunia. Harus menjadi tuan rumah di masa depan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hanifah Dwi Nirwana juga melakukan presentasi mengenai kekayaan alam dan budaya Geopark Meratus. Ia memaparkan berbagai destinasi unggulan seperti Rumah Adat Bumbungan Tinggi, Pasar Terapung, hingga pesona Pegunungan Meratus yang membentang megah di Kalsel.

Tak ketinggalan, makanan dan produk lokal seperti Kopi Aranio, kayu manis, dan jajanan khas Banua turut dipamerkan kepada delegasi internasional yang hadir.

Dengan keberhasilan ini, Kalsel resmi mencatatkan namanya di peta dunia sebagai salah satu kawasan warisan bumi yang diakui secara internasional. Geopark Meratus tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga aset nasional yang menjembatani pelestarian alam dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Internasional

Google Siap Dukung Aturan Perlindungan Anak Indonesia

Published

on

Menkomdigi Meutya Hafid (paling kanan) dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Kebijakan Publik YouTube, Leslie Miller, pada Minggu (10/2/2025), di Kantor Google Paris. Pemerintah Indonesia ditegaskannya akan menerapkan aturan yang lebih ketat untuk melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya, seperti pornografi anak dan perjudian online. Hal itu disampaikan Meutya Hafid. (Foto: Istimewa/Dok. Kemkomdigi) 

PARIS, SuaraBorneo.com – 11 Februari 2025, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan bahwa pemerintah akan menerapkan aturan yang lebih ketat untuk melindungi anak-anak dari paparan konten berbahaya, seperti pornografi anak dan perjudian online.

Hal itu disampaikannya dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Kebijakan Publik YouTube, Leslie Miller, pada Minggu (10/2/2025), di Kantor Google Paris.

“Kami mengharapkan kerja sama dari Google untuk memastikan lingkungan online yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia,” ujar Meutya.

Menurut Meutya, regulasi ini sangat diperlukan karena kasus pornografi anak dan perjudian online di Indonesia terus meningkat.

Data dari National Center for Missing and Exploited Children menunjukkan bahwa Indonesia termasuk dalam empat besar negara dengan kasus pornografi anak tertinggi di dunia. Sementara itu, laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan bahwa pemain judi online usia di bawah 10 tahun mencapai 2 persen dari pemain, dengan total 80.000 orang.

Menanggapi hal tersebut, Leslie Miller menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar bagi produk Google, yaitu, YouTube, dan pihaknya siap mendukung inisiatif pemerintah Indonesia.

“Kami siap bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk memastikan platform kami lebih aman bagi semua pengguna, terutama anak-anak,” kata Leslie.

Pertemuan itu menjadi langkah penting dalam kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan platform digital global untuk meningkatkan perlindungan anak di dunia maya. [ad/ril]

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Praka Hiyar Ismansyah Menang TKO dalam Laga Freestyle MMA Championsp di Kuala Lumpur

Published

on

Praka Hiyar Ismansyah petinju dari TNI AD asal Bengkayang , Kalimantan Barat. (Foto/Ist)

KUALA LUMPUR, Suarborneo.com |Praka Hiyar Ismansyah petinju dari TNI AD asal Bengkayang , Kalimantan Barat kembali menoreh prestasi dalam ajang pertandingan Laga Freestyle MMA Championsp di Kuala Lumpur pada 29 September 2024 Lalu.

Praka Hiyar Ismansyah seorang Prajurit denma divisi infanteri 1 kostrad ini, menang TKO melawan tuan Rumah Kuala lumpur Bantam Whit di kelas 61,2 Kg.Hanya dalam waktu 40 detik.

Hiyar Mengatakan untuk mengikuti pertandingan Internasional bergengsi di Kuala Lumpur tersebut, Sebelum nya pada tanggal 17 Agustus 2024.

Ia mendapat telepon langsung dari Promotor Asal Malaysia untuk ikut ajang pertandingan Freestyle MMA Championship 29 September 2024.

Freestyle MMA Championship juga mengundang sejumlah Negara
diantara nya Negara Brazil,Yemen,Iran,Australia

“ Dalam pertandingan ini, Saya sendiri di minta mewakili Indonesia, yg dibilang ajang paling menggemparkan tahun ini di balai komunitas sentul perdana kuala Lumpur, untuk pertandingan
Freestyle MMA Championship
yang di mana saya bermain di kelas bantam whit 61,2kg.” Ungkap Hiyar

Menurut Hiyar, pertandingan Freestyle MMA Championship berlangsung sengit di ikuti 43 Partai.

“ Saya bermain di partai ke 39 tepatnya pukul 00.15 waktu Malaysia, atau pukul 23.15 waktu Indonesia Barat,” Jelasnya.

Meski demikian, Hiyar Ismansyah mengaku sangat bersyukur dalam ajang bergengsi tersebut ia berhasil meraih kemenanganTKO di detik 40 ronde pertama l.

“ Kemenangan ini membuat saya bangga ,karena bisa mengibarkan bendera Merah Putih di negara orang, khususnya juga bisa membawa nama TNI AD Satuan Denma divisi infanteri 1 kostrad sekaligus daerah kelahiran saya Kalimantan Barat, kabupaten bengkayang.

Kemenangan ini juga bertepatan menyambut hari kesaktian Pancasila dan hari HUT TNI ke-79.sekali lagi Saya menyampaikan banyak terimakasih kepada Orang Tua dan keluarga Kandung yaitu Bapak Toton Iskandar adek saya Hisar Mawan dan Irawan Purwanto,” Ucap, Hiyar.

Selain itu, Hiyar tidak lupa menyampaikan Terimakasih kepada orang yang selalu memberi Motivasi dan Dukungan dalam hal ini , Yaitu Petinju kelas Dunia Daud Yordan.

“ Kepada Bang Daud Yordan saya mengucapkan terimakasih,karena beliau seperti malaikat terus mendorong semangat saya, disaat setiap latihan,apalagi beliau berasil juara IBA ditahun 2024 sekaligus resmi menjadi Anggota DPD RI Wilayah Kalimantan Barat itu sangat luar biasa senator yg sangat bisa di contoh kedisiplinannya dalam.berlatih dan segala hal,tidak lupa saya juga berterimakasih kepada semua masyarakat indonesia yg mendoakan saya dan khususnya masyarakat yang ada di Kalimantan Barat,” tutupnya. (Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Business

Tambah Dua Tanker Gas Raksasa, Pertamina International Shipping Jadi Top Tier Pengangkut LPG Asia Tenggara

Published

on

Foto bersama Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari dan CEO PIS Yoki Firnandi di depan kapal. (Foto/Ist)

KOREA SELATAN, SuaraBorneo.com – PT Pertamina International Shipping (PIS) kembali memperkuat posisinya sebagai pengangkut LPG ‘top tier’ di Asia Tenggara dengan menambah dua kapal tanker gas raksasa Very Large Gas Carrier (VLGC), yakni Pertamina Gas Caspia dan Pertamina Gas Dahlia, Kamis (9/5).

Dua VLGC baru tersebut akan dioptimalkan untuk mengangkut komoditas LPG dan petrokimia berupa propylene maupun amonia, serta ditujukan untuk perdagangan di rute internasional.

Memiliki panjang sekitar 300 meter atau setara dua kali lapangan bola dan kapasitas sebesar 91.000 m3, VLGC Pertamina Gas Caspia dan Pertamina Gas Dahlia diproduksi oleh salah satu galangan kapal terbesar dunia yakni Hanhwa Ocean, Korea Selatan.

Peluncuran VLGC Pertamina Gas Caspia dan Pertamina Gas Dahlia berlangsung di galangan kapal Hanhwa – Okpo Shipyard, Korea Selatan.

Turut dihadiri oleh Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari, Chargé d’Affaires Ad Interim Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul Zelda Wulan Kartika, Direktur Perencanaan Bisnis PIS Eka Suhendra, dan Direktur Armada PIS Muhammad Irfan Zainul Fikri.

Sekretaris Kementerian BUMN, Rabin Indrajad Hattari menyambut hangat kehadiran 2 VLGC terbaru milik PIS ini, yang akan memperkuat peran PIS sebagai urat nadi distribusi energi di Indonesia sekaligus mengharumkan industri maritim Indonesia di kancah global.

“VLGC ini bukan sekedar kapal, tapi testamen kolaborasi internasional, kecanggihan teknologi, dan komitmen tak tergoyahkan dalam mendukung ketahanan energi Indonesia. Kolaborasi internasional ini, kami yakini bisa mendorong kapabilitas PIS , sebagai bagian dari Pertamina, dalam memperkuat infrastruktur energi,” ujarnya, Kamis (9/5).

Kedua kapal ini, lanjutnya, hadir di momen yang tepat dan memainkan peran penting dalam menyalurkan LPG, energi yang lebih ramah lingkungan untuk industri dan rumah tangga.

“Kehadiran VLGC ini juga wujud dedikasi dalam memperkuat industri maritim Indonesia, seiring dengan ekspansi armada yang lebih modern dan terbaru, kita menciptakan peluang baru untuk tenaga kerja yang lebih terampil, dan tentunya menaikkan posisi Indonesia sebagai yang terdepan di industri perkapalan regional,” tambah Rabin.

CEO PIS Yoki Firnandi menyebut penambahan dua armada tanker VLGC menjadikan PIS sebagai salah satu pemilik kapal VLGC terbanyak di Asia Tenggara, dengan total 7 kapal VLGC.

“Semakin bertambahnya armada VLGC yang lebih ramah lingkungan, juga menunjukkan komitmen PIS untuk mendukung transisi energi dan bisnis yang berkelanjutan,” beber CEO PIS Yoki Firnandi.

VLGC Pertamina Gas Caspia dan Pertamina Gas Dahlia merupakan kapal tanker gas raksasa terbesar di dunia yang menggunakan teknologi terkini dan ramah lingkungan.

Nama bunga Caspia melambangkan kesuksesan dan kenangan, sementara bunga Dahlia melambangkan kebahagiaan dan penghormatan.

Tanker baru kebanggaan PIS ini juga akan langsung beroperasi di rute internasional, dengan pelayaran pertamanya dari Houston, Amerika Serikat, pada awal Mei 2024.

Saat ini terdapat sebanyak 419 tanker VLGC yang berlayar di seluruh dunia, dengan rata-rata usia kapal di 10,08 tahun. Dengan penambahan 2 armada baru, PIS kini memiliki 7 tanker VLGC dengan rerata usia 3,42 tahun.

“Rerata usia kapal VLGC PIS yang tergolong belia ini menjadi keunggulan tersendiri, terutama dari sisi kualitas operasional kapal yang tentunya lebih andal, memenuhi regulasi terkini, pemanfaatan teknologi baru yang bisa menekan emisi gas buang lebih rendah, serta lebih berdaya saing,” tambahnya.

Deretan VLGC milik PIS yang sudah ada sebelumnya adalah, Pertamina Gas 1, Pertamina Gas 2, Pertamina Gas Amaryllis, Pertamina Gas Tulip, dan Pertamina Gas Bergenia.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso secara terpisah menyampaikan, penambahan dua VLGC ini menjadi bukti bahwa Pertamina melalui subholding Integrated Marine Logistics (IML) terus agresif dan berkomitmen dalam memasuki pasar global dan sejajar dengan perusahaan berkelas dunia lainnya.

“Tidak hanya dari sisi jumlah kapal, namun VLGC Caspia dan Dahlia juga sudah berteknologi dual fuel dan ramah lingkungan, teknologi ini juga sebagai wujud komitmen Pertamina dalam menjalankan bisnis hijau dan sesuai dengan penerapan ESG di Pertamina yg mengutamakan Environmental, Social, and Governance,” tutup Fadjar.

Pertamina Gas Caspia dan Pertamina Gas Dahlia punya beberapa keunggulan seperti, fleksibilitas muatan yang tertinggi di kelasnya hingga 39 kombinasi muatan, dan fasilitas akomodasi anti pembajakan (full accommodation anti-piracy) untuk keamanan dan kenyamanan kru kapal. Bahkan, VLGC Pertamina Gas Dahlia langsung dikelola PIS dan diawaki oleh 100 persen kru Indonesia.

Sejalan dengan komitmen keberlanjutan Pertamina, kedua kapal juga dilengkapi dengan energy saving device dan shaft generator yang meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi karbon, serta menggunakan teknologi ramah lingkungan Dual Fuel dan Selective Catalytic Reduction (SCR) untuk mengurangi polusi hujan asam (NOx).

Total armada kapal milik PIS kini menjadi 102 unit, termasuk Very Large Crude Carrier (VLCC), VLGC, Suezmax dan kapal ukuran lainnya. 60 kapal di antaranya beroperasi di rute internasional.

Tentang Pertamina Internasional Shipping

PT Pertamina International Shipping atau biasa disingkat menjadi PIS, adalah anak usaha Pertamina yang didirikan tahun 2016. Pada tahun 2021, PIS ditunjuk sebagai induk subholding Integrated Marine Logistics (SH IML) yang menyelenggarakan seluruh usaha pelayaran, jasa kelautan, dan logistik. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer