Kalteng
Pemkab Kapuas Laksanakan FGD Penyusunan Peta Dasar RDTR Palingkau Lama
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang (PUPR) melaksanakan FGD Paparan Laporan Pendahuluan Penyusunan Peta Dasar Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan Palingkau Lama di Kantor Dinas PUPR Kapuas Kamis (2/7/2026).
Kegiatan FGD dibuka Staf Ahli Bupati Bidang KSDM Budi Kurniawan dihadiri OPD dinas teknis camat instansi vertikal serta pemerintah desa.
Staf Ahli Bupati Bidang KSDM Budi Kurniawan mewakili Sekda Kapuas mengatakan hari ini kita melaksanakan rapat terkait dengan penyusunan peta dasar atau rencana detail ruang wilayah Palingkau.
Ia mengatakan ada tujuh desa mulai perencanaan tata ruang dan tadi sudah dibahas melalui persiapan peta dasar.
“Kedepan menjadi penting tata ruang untuk penataan kawasan terutama daerah kawasan Ibukota Kecamatan Kapuas Murung dan sekitarnya,” katanya kepada wartawan usai kegiatan FGD.
Ia menjelaskan pula bahwa dalam FGD kita juga mendengarkan dari beberapa OPD terkait dengan penataan kawasan permukiman kawasan pendidikan dan pemerintahan kemudian infrastruktur pendukung lain.
“Oleh karena itu kedepannya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan berdasarkan penetapan ruang yang ada serta menjadi fungsi utama,” ujarnya.
Ia melanjutkan harapan kami dari pemerintah daerah melihat ini sebagai sesuatu yang sangat penting dalam rangka penyusunan peremcanaan pengembangan kawasan dan perencanaan pembangunan sehingga nantinya dengan adanya detail tata ruang ini.
Kemudian pemerintah daerah punya pegangan untuk membangun fasilitas kesehatan permukima terus apa yang dilakukan untuk pengembangan lainnya untuk menjadi dasar penyusunan tata ruang.
“Kami apresiasi dari teman-teman Dinas PUPR khususnya yang sudah menyusun detail tata ruang kedepan tidak hanya tata ruang Kapuas Murung juga Kapuas Kuala Kapuas Timur dan daerah lainnya sehingga menjadi pegangan dokumen pengembangan wilayah terkait pelaksanaan pembangunan
pada wilayah tersebut,” katanya.
Sementara itu mewakili Kadis PUPR Kapuas Hargatin Sekretaris Dinas Sulis Wiyono didampingi Kabid Tata Ruang Aan Maeza menyampaikan apresiasi kepada
Staf Ahli Bupati Bidang KSDM untuk penyusunan peta dasar RDTR Palingkau ini.
Ia menyampaikan pula terima kasih kepada masyarakat OPD dan kecamatan yang hadir
sehingga penyusunan nanti akan lebih lengkap lagi karena dihadiri oleh beberapa OPD dan juga wilayah yang berada di Palingkau.
Menurutnya penyusunan nantinya akan lebih lengkap terutama dalam penyiapan wilayah yang lebih baik lagi termasuk data-data yang akan disampaikan oleh pemangku wilayah.
“Sehingga di kemudian hari RDTR yang kita susun ini akan lebih bagus lagi memberi manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Kapuas lebih maju dengan adanya RDTR yang lengkap ini,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Tim Pembina Posyandu Kapuas Gelar Raker Usung Tema Pemantapan Transformasi Posyandu
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Kerja (Raker) Triwulan II Tahun 2026 berlangsung di Ruang Rapat Rujab Bupati Kapuas Jumat (3/7/2026) pagi.
Agenda strategis ini dilaksanakan dengan mengusung Tema “Pemantapan Transformasi Posyandu”. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP Posyandu Kabupaten Kapuas
Hj Siti Saniah Wiyatno Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Budi Kurniawan yang hadir mewakili Bupati Kapuas serta Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kapuas Perry Noah.
Turut hadir sejumlah Kepala Perangkat Daerah (OPD) penanggung jawab 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) seperti Dinas Kesehatan Dinas Pendidikan Dinas Pekerjaan Umum Dinas Perkim Dinas Sosial Satpol PP dan Damkar BPBD Bapperida Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta seluruh jajaran Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas.
Dalam laporan Plt Kepala DPMD Kapuas Perry Noah selaku Sekretariat Tim Pembina Posyandu menyampaikan bahwa Raker ini bertujuan memperkuat sinkronisasi program sejalan dengan transformasi Posyandu sebagai wadah pemenuhan 6 bidang pelayanan dasar.
“Pelaksanaan rapat kerja ini merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi sinkronisasi serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Posyandu di Kabupaten Kapuas sejalan dengan transformasi posyandu melalui penerapan enam bidang Standar Pelayanan Minimal atau SPM,” jelasnya.
Ia mengatakan enam bidang tersebut meliputi sektor kesehatan sosial pendidikan pekerjaan umum perumahan rakyat sosial serta ketenteraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Sementara itu Bupati Kapuas dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Budi Kurniawan menegaskan bahwa Posyandu masa kini memiliki peran multi sektor yang sangat luas dan dipersiapkan menjadi pusat pelayanan satu pintu (one-stop service).
Ia menjelaskan Posyandu sekarang sudah bertransformasi mengurus enam standar pelayanan minimal dan diharapkan akan menjadi one-stop service untuk pelayanan dasar di masyarakat.
“Oleh karena itu keberhasilan penyelenggaraan Posyandu tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah,” papar Budi Kurniawan.
Ia menambahkan bahwa komitmen ini sejalan dengan program strategis Bupati Kapuas yaitu Satu Miliar Satu Desa di mana alokasi dana tersebut dapat dioptimalkan oleh Tim Pembina untuk mengintervensi program kerja 6 bidang SPM secara berkelanjutan di tingkat desa dan kelurahan.
Ketua TP Posyandu Kabupaten Kapuas Hj Siti Saniah Wiyatno dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas perubahan wajah Posyandu di Kapuas sejak akhir 2025 yang kini telah bertumbuh menjadi pusat layanan terpadu. Guna memastikan gerakan ini berdampak nyata ia memberikan tiga instruksi tegas: memperkuat sinergi lintas sektor fokus pada keberlanjutan intervensi lapangan (seperti bedah rumah tidak layak huni dan layanan lansia di desa lokus) serta mempercepat penyusunan instrumen evaluasi dan modul pembinaan baku.
“Saya minta ego masing-masing bidang ditiadakan. Setiap OPD harus memastikan program kerjanya benar-benar menyentuh lokus Posyandu yang telah kita petakan. Mari kita buktikan bahwa Posyandu Kapuas siap memimpin transformasi pelayanan publik di tingkat tapak,” tegas Hj Siti Saniah Wiyatno.
Sebagai konklusi dari rapat kerja tersebut Ketua TP Posyandu menyampaikan keputusan strategis bahwa TP Posyandu Kabupaten Kapuas akan bergerak bersama-sama dalam mensosialisasikan 6 bidang pelayanan posyandu secara masif dengan waktu pelaksanaan lapangan yang akan ditentukan segera.
Ia juga menginstruksikan kepada masing-masing koordinator bidang untuk langsung mempersiapkan rincian program kerjanya agar aksi integrasi ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Matangkan Penyusunan RDTR Wilayah Perencanaan Mantangai Tahun 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) matangkan Penyusunan RDTR wilayah perencanaan Mantangai Tahun 2026 melalui pelaksanaan Konsultasi Publik 1.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dinas PUPR Kabupaten Kapuas Kamis (2/7/2026) dibuka Staf Ahli Bupati bidang EKP Septedy mewakili Sekda Kapuas.
Kegiatan dihadiri Ketua Komisi III DPRD Kapuas OPD lingkup Pemkab Kapuas perwakilan pemerintah pusat dan provinsi akademisi para pemangku kepentingan baik langsung maupun melalui zoom meeting.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kaouas Usis I Sangkai dalam sambutan dibacakan Septedy mengatakan konsultasi publik merupakan tindak lanjut dari Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada 17 April 2026.
Ia mengatakan tahapan ini dinilai penting untuk menyempurnakan dokumen RDTR sebelum ditetapkan.
Oleh karena ia mengajak seluruh peserta berpartisipasi aktif sesuai tugas dan kompetensi masing-masing agar dokumen yang disusun benar-benar mampu menjawab kebutuhan pembangunan wilayah.
“Penyusunan RDTR juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mewujudkan pembangunan yang terarah dan mendukung visi Kapuas BERSINAR,” katanya.
Kadis PUPR Kapuas Hargatin melalui Sekretaris Dinas Sulis Wiyono mengatakan mengatakan penyusunan RDTR Wilayah Perencanaan Mantangai dilakukan sebagai upaya mewujudkan penataan ruang yang terpadu berkelanjutan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia mengatakan penyusunan dokumen tersebut dilaksanakan Dinas PUPR bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Ia menambahkan forum ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan mengenai kondisi eksisting wilayah metodologi penyusunan hingga berbagai isu strategis di Kecamatan Mantangai.
Selanjutnya akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen teknis penyusunan RDTR Wilayah Perencanaan Mantangai Tahun 2026.
Diharapkan ini menjadi pedoman pembangunan wilayah Mantangai yang tertata produktif nyaman dan berkelanjutan. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Bupati Kapuas Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas HM Wiyatno bertindak sebagai inspektur upacara pada Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kapuas Rabu (1/7/2026).
Dalam pelaksanaan upacara tersebut Bupati didampingi Kapolres Kapuas AKBP Gede
Eka Yudharma.
Pada kesempatan itu Bupati membacakan amanat Presiden Republik Indonesia yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat”.
Dalam amanat Presiden disampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri disertai apresiasi atas dedikasi pengabdian dan pengorbanan dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.
Presiden juga menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus bermuara pada pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui sikap profesional responsif humanis dan berintegritas.
Presiden turut mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks mulai dari dinamika geopolitik global perkembangan kejahatan siber hingga tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik.
Oleh karena itu Polri dituntut terus bertransformasi menjadi institusi yang prediktif adaptif modern dan mampu menjawab berbagai tantangan zaman.
Selain itu Presiden memberikan lima arahan kepada seluruh jajaran Polri yakni memperkuat reformasi kelembagaan meningkatkan profesionalisme memperkuat kapasitas sumber daya manusia meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi lingkungan strategis yang dinamis serta memperkuat legitimasi institusi melalui pelayanan publik yang semakin baik.
Usai pelaksanaan upacara Bupati Kapuas HM Wiyatno mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri khususnya Polres Kapuas serta menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kapuas.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas dan seluruh masyarakat saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional presisi humanis dan senantiasa menjadi pelindung pengayom serta pelayan masyarakat.
Sinergitas antara Pemerintah Daerah TNI Polri dan seluruh elemen masyarakat harus terus kita perkuat demi menjaga keamanan ketertiban dan mendukung pembangunan di Kabupaten Kapuas,” katanya.
Bupati juga berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik melalui kinerja yang profesional transparan dan berintegritas.
Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas jajaran TNI-Polri pimpinan perangkat daerah instansi vertikal organisasi kemasyarakatan tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Pastikan Pelaksanaan Berjalan Dinas PUPR Kapuas Gelar Sosialisasi Program Cetak Sawah 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali melaksanakan sosialisasi program cetak sawah tahun 2026 bertempat di Aula Kantor Dinas PUPR Kapuas, Rabu (1/7/2026).
Sosialisasi dihadiri tim pelaksana program perwakilan BPLIP Kelas II Banjarbaru Konsultan Pengawas Universitas Lambung Mangkurat tim pelaksana kabupaten, unsur TNI dan Polri para damang serta masyarakat dari desa-desa yang menjadi sasaran program.
Menurut Kadis PUPR Kapuas H Hargatin secara umum program cetak sawah proyeksi pada 39 desa 10 kecamatan wilayah pasang surut yang memiliki potensi pengembangan lahan pertanian produktif.
Ia mengatakan sosialisasi menjadi tahapan awal sebelum pelaksanaan verifikasi dan identifikasi di lapangan.
“Dalam pelaksanaan tim akan memastikan kesiapan lahan yang diusulkan sebagai lokasi program sekaligus menghitung luasan yang layak untuk dikerjakan,” katanya.
Ia menjelaskan pula setelah sosialisasi ini tim akan bergerak ke desa untuk memverifikasi dan mengidentifikasi lokasi rencana kerja berapa luasan yang dapat dilaksanakan dan mana yang tidak memungkinkan untuk dikerjakan.
Meski begitu seluruh proses tahapan sosialisasi baru berakhir sedangkan pelaksanaan pekerjaan di lapangan telah dimulai di sejumlah wilayah yang lebih dahulu menyelesaikan proses sosialisasi.
“Dalam hal ini bukan berarti kami menyelesaikan semua sosialisasi terlebih dahulu baru bergerak. Kecamatan dan desa yang sudah siap langsung kami turunkan alat
dan sekarang sebagian sudah mulai bekerja,” jelasnya usai kegiatan sosialisasi.
Ia melanjutkan hari ini adalah kegiatan terakhir digelar melibatkan peserta dari Kecamatan Selat Kecamatan Kapuas Hilir dan Kecamatan Kapuas Timur.
“Harapannya dengan pelaksanaan program cetak di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah dalam rangka mendorong peningkatan produksi padi program ketahanan pangan,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Empat Kelurahan di Wilayah Kecamatan Selat Mendapat Program Normalisasi Saluran
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Empat Kelurahan di wilayah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas mendapat program normalisasi saluran.
Hal ini disampaikan Camat Selat Syarifullah kepada wartawan di kantornya, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Dinas PUPR kini sudah mulai berjalan. “Oleh karena itu dengan adanya normalisasi saluran dalam kota diharapkan mampu mengurangi potensi banjir sekaligus memperbaiki sistem drainase perkotaan,” katanya.
Ia mengatakan terkait hal itu Pemerintah Kecamatan Selat telah mendapat pemberitahuan dari Dinas PUPR Kapuas.
Ia menjelaskan selain penataan kota saluran juga harus dibenahi sehingga dapat mencegah genangan air hujan bahkan banjir.
Camat melanjutkan pelaksanaan pekerjaan telah dimulai sejak pertengahan Juni 2026 dan kini telah berjalan sekitar dua pekan. Harapannya berlanjut ke wilayah lain. “Kami mendukung program tersebut dalam hal ini penataan kota berjalan baik namun saluran air drainase juga penting,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Bupati Wiyatno Resmikan Pelayanan Medis Kesehatan CT Scan RSUD Kapuas
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas HM meresmikan pelayanan medis kesehatan berupa fasilitas Computed Tomography Scan (CT Scan) 64 Silce RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas Senin (29/6/2026).
Agenda Grand Opening ini dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kapuas Arhensa Anggota DPRD Kapuas Toshibae Limin Sekretaris Daerah Usis I Sangkai Kadinkes dr Agus Waluyo Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kapuas Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kapuas serta jajaran manajemen dan tenaga medis RSUD.
Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terealisasinya fasilitas baru ini. Beliau menekankan bahwa Kabupaten Kapuas saat ini memiliki hubungan dan sinergitas yang sangat baik dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang dibuktikan dengan mengalirnya berbagai bantuan sarana dan prasarana kesehatan strategis ke daerah.
Ia memaparkan rencana strategis pembangunan Kabupaten Kapuas ke depan termasuk rencana pengembangan fisik dan bangunan RSUD Kuala Kapuas secara bertahap demi memberikan kenyamanan optimal bagi pasien.
“Kehadiran alat CT Scan ini diharapkan mampu memangkas angka rujukan pasien ke luar daerah terutama untuk penanganan darurat seperti stroke dan cedera kepala akibat kecelakaan lalu lintas,” katanya.
Sementara itu Direktur RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo dr Dellianae dalam laporannya menjelaskan nilai penting dari hadirnya teknologi diagnostik terbaru ini bagi penanganan medis di daerah.
“Kehadiran alat CT Scan di RSUD merupakan petunggak penting dalam penyelamatan di jaringan rujukan regional,” katanya.
Ia menjelaskan fasilitas 1 unit alat CT Scan 64 Slice ini merupakan hibah resmi dari Kemenkes RI melalui program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN). Pengadaan ini merupakan bagian dari penguatan status RSUD Kapuas sebagai rumah sakit pengampuan regional.
Dirinya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenkes RI serta komitmen dukungan penuh yang diberikan oleh Pemkab Kapuas.
“Pihak rumah sakit telah melengkapi seluruh kesiapan operasional, mulai dari pemenuhan dokter spesialis radiologi radiografer petugas proteksi radiasi bersertifikat hingga SOP keselamatan pasien.
Layanan canggih ini dipastikan akan beroperasi penuh 24 jam melalui instalasi gawat darurat (IGD) maupun poliklinik,” ujarnya.
Acara peresmian ini ditandai secara simbolis dengan prosesi pemotongan pita oleh Bupati Kapuas bersama unsur pimpinan Komisi IV DPRD anggota dewan serta unsur terkait lainnya.
Usai pemotongan pita Bupati Kapuas didampingi jajaran terkait langsung meninjau ruangan CT Scan guna melihat dari dekat kesiapan alur pelayanan medis yang akan diterapkan.
Bupati beserta rombongan juga meninjau langsung kesiapan fasilitas Cath Lab untuk penanganan jantung serta layanan Mammography untuk deteksi dini kanker payudara. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Bupati Kapuas Resmikan Taman Kuliner Community Ekraf Kapuas (CEK)
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga (Disparbudpora) meresmikan Taman Kuliner Community Ekraf Kapuas (CEK) di kawasan GOR Panunjung Tarung Jalan Maluku Kuala Kapuas diresmikan Bupati Kapuas HM Wiyatno dihadiri Forkopimda Sekda Kapuas Usis I Sangkai OPD serta para pelaku UMKM Sabtu (27/6/2026) malam.
Bupati mengatakan pembentukan Community Ekraf Kapuas merupakan langkah pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi antarpelaku ekonomi kreatif sekaligus mendorong lahirnya inovasi di berbagai subsektor.
Ia menjelaskan kehadiran komunitas ini diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan memperluas jejaring serta meningkatkan daya saing produk-produk lokal.
“Ini komitmen pemerintah daerah memperluas ruang usaha bagi pelaku UMKM melalui pemanfaatan berbagai fasilitas publik,” katanya.
Lebih lanjut Bupati mengharapkan ruang-ruang publik di Kabupaten Kapuas benar-benar hidup dan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah memanfaatkan halaman kantor yang memungkinkan sebagai lokasi kegiatan UMKM.
Sementara itu Plt Kadisparbudpora Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan mengatakan Community Ekraf Kapuas dibentuk sebagai tindak lanjut arahan Bupati untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang terbuka publik sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM.
Ia mengatakan tujuannya agar pelaku ekonomi kreatif dan UMKM memiliki wadah untuk mengembangkan kreativitas, memperluas usaha sekaligus meningkatkan pendapatan.
Menurut Budi kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai sentra kuliner dan produk kreatif yang memiliki identitas khas Kabupaten Kapuas.
“Selain menjadi pusat kuliner dan UMKM kawasan itu juga diproyeksikan sebagai ruang kreativitas generasi muda melalui penyelenggaraan kegiatan seni dan musik secara rutin dengan dukungan fasilitas yang disediakan pemerintah,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Kriminal-Hukum1 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu

