Perkuat Perlindungan, Kasus Persetubuhan dan Kekerasan Anak Meningkat - SuaraBorneo.com
Connect with us

Banjarmasin

Perkuat Perlindungan, Kasus Persetubuhan dan Kekerasan Anak Meningkat

Published

on

Kekerasan terhadap anak. (Foto/Ilustrasi)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kasus persetubuhan dan kekerasan terhadap anak di Kota Banjarmasin di sinyalir meningkat.

Hal ini di ungkapkan Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsepa kepada awak berdasarkan laporan yang masuk ke unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) setempat dalam beberapa bulan terakhir.

“Terkait peristiwa kekerasan dan persetubuhan anak di Kota Banjarmasin ada terjadi peningkatan,” ucapnya tanpa merinci berapa jumlah korban dan pelaku yang di proses hukum, Sabtu (5/7).

Ia mengungkapkan, baru-baru ini sudah ada beberapa pelaku kekerasan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang di amankan Unit PPA Satreskrim Polresta Banjarmasin.

“Kita ungkap kasus pidana persetubuhan anak bawah umur, korban di rudapaksa secara berulang,” katanya dengan nada prihatin.

Ia menyebutkan, pada Jumat (4/7), anggota PPA bersama Opsnal Macan Polresta Banjarmasin mengamankan seorang pria paruh baya karena merudapaksa anak di bawah umur sebanyak 10 kali.

“Pelaku yang seorang pedagang menyetubuhi korban 10 kali, sembilan di rumah pelaku, satu kali di rumah korban,” ujarnya.

Ibu korban yang tidak terima kemudian melaporkan pelaku ke Unit PPA Satreskrim Polresta Banjarmasin pada Senin (16/6), peristiwa naas itu diketahui dilakukan korba sejak September 2024.

“Korban ke rumah pelaku ingin numpang WiFi. Namun, korban di rudapaksa di ruang tamu rumah pelaku, korban juga di ancaman akan di bunuh apabila memberitahu orang lain,” ucapnya.

Ia menambahkan, setiap kali merudapaksa korban, pelaku mengancam akan membunuh dan bunuh diri jika korban tidak menurut.

Berdasar laporan ibunya, Tim Macan Satreskrim Polresta Banjarmasin pun berhasil menangkap pelaku. “Saat ditangkap pelaku kooperatif dan seggera dilakukan pemeriksaan,” ucap Kompol Eru Alsepa.

Pelaku pun di jerat Pasal 81 Ayat (1) UU RI No17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengamankan seorang ayah yang tega menganiaya anak kandungnya yang berusia lima tahun hingga babak belur.

Kompol Eru mengatakan, si ayah melakukan penganiayaan tersebut dilatarbelakangi kekesalannya karena si anak ngompol di atas kasur.

“Si ayah tega menganiaya anaknya dengan sulutan sigaret. Pelaku sendiri sempat buron dan ditangkap di wilayah Banjarmasin Barat pada Kamis (3/7). Dari hasil penyelidikan unit PPA, ia terbukti menganiaya anak kandungnya. Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Ia membeberkan, kekerasan terhadap anak kandung ini terjadi pada Selasa (27/5), dan diketahui pada Kamis (12/6).

Motifnya, korban buang air kecil di kasur dan pelaku emosi, sehingga menghantamkan tubuh korban ke pintu rumah. Korban mengalami luka pecah pada bibir dan mengeluarkan darah serta pipi bengkak.

“Perbuatan pelaku itu dilakukan di depan dua orang saksi di lokasi kejadian. Tidak hanya saat itu, pelaku juga pernah menganiaya anaknya dengan sulutkan rokok ke punggung, dahi sang anak juga pernah kena lemparan boto; kecap dari pelaku,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil visum dan keterangan saksi, Unit PPA Satreskrim Polresta Banjarmasin menetapkan AN sebagai tersangka kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) dan atau kekerasan terhadap anak, sehingga di jerat Pasal 44 Ayat (1) UU No 23 Tahun 2004 jo UU No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. [adv/ad/matabanua]

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Perluas Layanan Masyarakat Dengan Operasikan 968 Agen ADINK ke Pelosok Pedesaan

Published

on

ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan). (Foto/Iklan)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus memperluas jangkauan layanan keuangan bagi masyarakat dengan mengoperasikan 968 Agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyatakan bahwa langkah ini merupakan komitmen bank untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat hingga ke pelosok pedesaan.

“Pencapaian 968 agen aktif ini adalah bagian dari strategi besar Bank Kalsel dalam mendukung misi pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pemerataan akses keuangan,” ujar Fachrudin di Banjarmasin, Minggu.

Menurutnya, keberadaan agen yang diberi nama ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan) ini merupakan wujud konsistensi Bank Kalsel untuk memastikan layanan perbankan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari kantor cabang.

Dengan masifnya titik agen yang aktif, masyarakat di daerah terpencil kini dapat mengelola keuangan secara digital dengan lebih cepat, mudah, dan nyaman. Kehadiran ADINK juga diharapkan mampu membentengi masyarakat dari praktik keuangan ilegal serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui efisiensi transaksi.

Sebagai perpanjangan tangan bank, ADINK melayani berbagai keperluan dasar perbankan tanpa mengharuskan nasabah menempuh perjalanan jauh.

Beberapa layanan utama yang tersedia di agen ADINK meliputi pembukaan rekening tabungan, setoran dan penarikan tunai secara real-time, pembayaran tagihan (listrik, air, pajak, dll), hingga transfer dana antar-rekening. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Terus Matangkan Persiapan Kegiatan Usaha Layanan Valuta Asing

Published

on

Pelayanan Bank Kalsel terhadap Nasabah. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus mematangkan kesiapan untuk menyelenggarakan kegiatan usaha dalam valuta asing (valas) sepanjang tahun 2025. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan daya saing perseroan di industri perbankan.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan kelanjutan dari proses persiapan yang dimulai sejak tahun lalu. Fokus utama perseroan meliputi penguatan tata kelola, kesiapan operasional, pengembangan sistem, hingga pemenuhan aspek kepatuhan regulasi.

“Langkah kami sejalan dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Bank Kalsel untuk melaksanakan kegiatan usaha valas, tentunya dengan menindaklanjuti sejumlah rekomendasi perbaikan,” ujar Fachrudin.

Saat ini, Bank Kalsel tengah melakukan berbagai penyempurnaan guna memenuhi seluruh rekomendasi OJK secara optimal. Setelah seluruh ketentuan terpenuhi, Bank Kalsel akan meluncurkan serta memasarkan produk dan layanan berbasis valas secara bertahap kepada masyarakat.

Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Bank Kalsel dalam menghadapi kompetisi industri perbankan yang semakin ketat. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Rangkaian HUT Ke-62, Ikatan Istri Bank Kalsel “Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kebaikan”

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dokumentasi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Kalsel yang ke-62, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui Ikatan Istri Pegawai (IIP) Bank Kalsel, aksi sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kebaikan” suksesd ilaksanakan dengan menyasar di Panti Asuhan Putri Asri, JI. Gubernur Soebarjo KM. 9 dan Panti Asuhan Ibnu Ruslan Asy Syafiiyah, Gambut.

Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv]

Rekening Zakat, Infak dan Sedekah:
Bank Kalsel Syariah:
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153

#UPZBankKalsel #bankkalsel #bankkalselsyariah
#Baznas #Baznaskalsel lebih sedikit

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

HUT ke-62, Bank Kalsel Gelar Donor Darah

Published

on

Bank Kalsel gelar donor darah dalam rangka HUT ke-62. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong agar kegiatan donor darah yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Bank Kalsel tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ariadi Noor, di Banjarmasin, Kamis (26/3/2026).

Menurut Ariadi, kegiatan donor darah yang diinisiasi Bank Kalsel merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama sekaligus kontribusi langsung dalam membantu pemenuhan kebutuhan stok darah di daerah.

“Setetes darah yang didonorkan memiliki arti penting bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi aksi kemanusiaan yang berdampak langsung,” ujarnya.

Ia menilai, kegiatan tersebut perlu didorong agar menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak pihak, baik instansi pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat umum.

Selain itu, Ariadi juga menyampaikan apresiasi atas peran Bank Kalsel yang tidak hanya fokus pada sektor ekonomi, tetapi turut aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Bank Kalsel telah menunjukkan bahwa lembaga keuangan daerah juga memiliki tanggung jawab sosial yang kuat terhadap lingkungan sekitarnya,” katanya.

Dalam momentum HUT ke-62 ini, Pemprov Kalsel juga berharap Bank Kalsel terus berkembang sebagai bank daerah yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menurutnya, peran Bank Kalsel sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk dalam memperkuat sektor usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemprov Kalsel pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi dan memperkuat solidaritas sosial melalui kegiatan kemanusiaan seperti donor darah.

“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi dan diikuti oleh berbagai pihak lainnya,” pungkas Ariadi. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Peluang Ekonomi di IKN, Bank Kalsel Resmikan Tiga KCPS

Published

on

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel mulai mengakselerasi pengembangan layanan syariah dengan meresmikan tiga Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) di wilayah strategis Kalimantan Selatan, sebagai bagian dari upaya menangkap peluang ekonomi di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tiga KCPS tersebut masing-masing berada di Tanjung (Tabalong), Rantau (Tapin), dan Handil Bakti (Barito Kuala). Kehadiran kantor layanan ini difokuskan untuk memperkuat sektor ekonomi unggulan di tiap wilayah.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa ekspansi jaringan syariah ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis prinsip syariah.

“KCPS Tanjung memiliki peran penting sebagai penyangga kawasan industri dan wilayah penunjang IKN. Ini menjadi peluang besar bagi pengembangan ekonomi daerah,” kata Fachruddin kepada awak media di Banjarmasin, Rabu (25/3/2026) .

Selain itu, KCPS Rantau diarahkan untuk mendukung aktivitas perdagangan dan sektor pertanian, sementara KCPS Handil Bakti menyasar mobilitas ekonomi masyarakat di kawasan padat penduduk serta jalur lintas provinsi.

Menurut Fachrudin, kehadiran layanan syariah yang lebih dekat diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sistem keuangan formal sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Bank Kalsel optimistis ekspansi ini akan memberikan dampak positif, terutama dalam mendukung pelaku UMKM agar lebih mudah mengakses pembiayaan syariah. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Wagub Kalsel Hadiri Pengundian Grand Prize Nur Sulaiman Community Peduli UMKM Banua

Published

on

Nur Sulaiman Community (NSC) melakukan pengundian Grand Prize tahap 1. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Nur Sulaiman Community (NSC) melakukan pengundian Grand Prize tahap 1, pada Sabtu (28/03/2026) di Mahligai Pancasila Banjarmasin. Kegiatan bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Honda Peduli UMKM.

Pengundian hadiah dihadiri Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman didampingi istri Ketua BKOW Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi sekaligus Penasehat NSC, serta putera-puterinya.

Sebelum acara dimulai, Wagub Hasnuryadi se-keluarga, terlebih dulu mengitari semua stand UMKM yang ada dan membeli produk-produk makanan/minuman yang ditampilkan di area teras Mahligai Pancasila.

Wagub Hasnuriyadi sekaligus Penasehat NSC menyampaikan, selaku pemerintah provinsi, pihaknya sangat mendukung keberadaan UMKM Banua dan memberikan apresiasi atas upaya mereka untuk berusaha mandiri dengan usaha masing-masing.

Sedangkan Hj Ellyana Trisya menambahkan, apa yang telah dilaksanakan NSC sampai sekarang, seterusnya bisa terus berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat untuk masyarakat banyak.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Diana Rosiana mengatakan, NSC awalnya dibentuk untuk kelompok pengajian kaum perempuan yang digagas Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi.

Selanjutnya membentuk kegiatan untuk senam yang ternyata mendapat perhatian banyak pihak, lalu turut membina UMKM dengan bekerja sama pihak terkait pula.

UMKM yang hadir adalah binaan NSC yang sekarang sudah mencapai 60 unit dan masih beberapa lagi yang ingin bergabung.

NSC aktif dengan berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kesehatan. Kegiatan antara lain pengajian majelis taklim, khataman Al-Qur’an, senam sehat bersama, serta aksi solidaritas lainnya.

Pada kesempatan itu, diundi grand prize hadiah utama yakni satu paket umrah yang akhirnya diraih Yusi Rahmawati, warga Jalan Pramuka Kompleks Kayu Manis Banjarmasin.

Hadiah lain, kulkas, mesin cuci, kompor gas, rice cooker, kipas angin, setrika, mukena, jilbab, hingga skin care disediakan panitia.

Kupon didapat masyarakat setelah belanja di UMKM yang ada, dengan ketentuan, setiap kalipatan belanja 50 ribu mendapatkan satu kupon.

Di sela-sela pengundian hadiah, dipersembahkan berbagai hiburan, mulai kesenian Madihin, hingga tarian daerah, sehingga suasana kian meriah dan sukacita. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

HUT ke-62 Bank Kalsel, Wali Kota Yamin: Jadi Refleksi Penting bagi Peran Lembaga Keuangan Daerah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Published

on

Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Momentum Hari Ulang Tahun ke-62 Bank Kalsel menjadi refleksi penting bagi peran lembaga keuangan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar terhadap kiprah Bank Kalsel yang dinilai terus menunjukkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, di usia yang semakin matang, Bank Kalsel tidak hanya dituntut untuk bertahan, tetapi juga harus terus berkembang sebagai lembaga keuangan yang kuat dan terpercaya. Peran tersebut dinilai penting, mengingat Bank Kalsel selama ini menjadi salah satu pilar dalam mendukung perputaran ekonomi di Kalimantan Selatan, termasuk di Kota Banjarmasin.

Yamin juga menekankan pentingnya inovasi dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan layanan keuangan yang semakin cepat dan praktis. Ia menilai, adaptasi terhadap era digital menjadi kunci agar Bank Kalsel tetap relevan dan mampu bersaing, sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

Tak hanya itu, ia turut menyoroti posisi strategis Bank Kalsel sebagai mitra pemerintah daerah. Sinergi yang selama ini terjalin diharapkan terus diperkuat, terutama dalam mendukung program pembangunan, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan mengusung semangat “Tumbuh Bersama untuk Banua yang Lebih Baik”, Pemerintah Kota Banjarmasin optimistis Bank Kalsel akan terus berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer