Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Pertanian dan Pupuk Bersubsidi untuk Barito Kuala - SuaraBorneo.com
Connect with us

Barito Kuala

Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Pertanian dan Pupuk Bersubsidi untuk Barito Kuala

Published

on

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, kepada Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi. (Foto/Ist)

BATOLA, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Pemprov Kalsel menyalurkan bantuan pertanian senilai Rp1,7 miliar kepada Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, kepada Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, pada kegiatan Panen Raya di Desa Baringin Jaya, Handil Paliwara, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (7/1/2026).

Bantuan APBD Kalsel tersebut mencakup Bantuan Pertanian Bidang Tanaman Pangan sebesar Rp1.083.056.250, Bantuan Bidang Hortikultura sebesar Rp425.577.000, serta Bantuan Bidang Penyuluh Pertanian Swadaya sebesar Rp192.000.000.

Selain dari APBD Provinsi, Kabupaten Barito Kuala juga menerima dukungan dari Kementerian Pertanian melalui dana APBN senilai Rp1,1 miliar. Bantuan tersebut terdiri dari kegiatan olah lahan cetak sawah sebesar Rp806.400.000 serta bantuan irigasi perpompaan sebanyak dua unit senilai Rp306.000.000.

Tak hanya itu, Barito Kuala juga memperoleh alokasi penyaluran pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian sebanyak 20.230 ton untuk mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan merupakan bentuk komitmen Pemprov Kalsel dalam mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.

“Tadi juga telah diserahkan bantuan dari Pak Gubernur yang bersumber dari APBD dan APBN, terutama untuk kegiatan pengelolaan tanaman pangan, hortikultura, dan kegiatan pendukung lainnya. Nilainya hampir Rp2,8 miliar,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan pupuk bersubsidi juga menjadi perhatian penting pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Barito Kuala.

“Untuk subsidi pupuk, lebih dari 20 ribu ton kita alokasikan untuk Barito Kuala. Selanjutnya tinggal bagaimana pengelolaannya agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” pungkasnya.

Melalui berbagai bantuan tersebut, Pemprov Kalsel berharap sektor pertanian di Kabupaten Barito Kuala semakin maju, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. [adv/ad]

Bagikan ke

Barito Kuala

Perluas Akses Layanan Syariah, Bank Kalsel Resmikan KCPS Handil Bakti

Published

on

Peresmian dihadiri oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin bersama Bupati Barito Kuala diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi & Pembangunan, Saberi Thanoor. (Foto/Humas-BK)

BATOLA, SuaraBorneo.com – Merespons meningkatnya jumlah nasabah serta kapasitas bisnis layanan syariah, Bank Kalsel resmi membuka Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) Handil Bakti yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan Ruko No. 2, Kelurahan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Senin (1/12/2025).

KCPS Handil Bakti ini merupakan hasil relokasi dari KCPS Kayutangi, yang sebelumnya beroperasi di Jalan Brigjend H. Hasan Basri No. 26C Banjarmasin. Langkah pemindahan ini menjadi bagian dari strategi Bank Kalsel untuk memperluas jangkauan layanan syariah ke wilayah yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta akses masyarakat yang terus berkembang.

Peresmian berlangsung sederhana namun hangat, dihadiri oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin; Direktur Bisnis Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor; serta Bupati Barito Kuala yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi & Pembangunan, Saberi Thanoor.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan bahwa pembukaan KCPS Handil Bakti bertujuan untuk menghadirkan layanan syariah yang lebih nyaman, representatif, dan mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar.

“Handil Bakti dipilih karena wilayah ini berkembang pesat dan sangat strategis untuk penguatan jaringan syariah Bank Kalsel. Dengan relokasi ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan akses layanan keuangan syariah yang lebih baik,” ujar Fachrudin.

Ia menambahkan bahwa pertumbuhan layanan dan produk syariah Bank Kalsel semakin signifikan dari tahun ke tahun. Karena itu, Bank Kalsel berharap kehadiran KCPS Handil Bakti dapat menjadi pusat pelayanan yang lebih optimal dan menjadi mitra utama masyarakat dalam memperoleh layanan keuangan berbasis prinsip syariah.

Relokasi kantor cabang ini juga menjadi wujud nyata komitmen Bank Kalsel dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di Kalimantan Selatan. Dengan lokasi yang lebih strategis dan mudah diakses, KCPS Handil Bakti diharapkan mampu meningkatkan aktivitas transaksi, kualitas layanan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Barito Kuala dan sekitarnya.

“Bank Kalsel terus berupaya menghadirkan layanan perbankan syariah yang kompetitif dan terpercaya sebagai bagian dari visi menjadi menjadi bank yang kuat, kompetitif dan berkontribusi untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional,” pungkasnya. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Nasabah Handil Bakti Merasa Senang Kehadiran ATM Setor Tarik Tunai Bank Kalsel

Published

on

ATM Setor Tarik Tunai Bank Kalsel di Kantor Unit Handil Bakti. (Foto/Ady)

HANDIL BAKTI, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel merupakan Bank Pembangunan Daerah di Kalimantan Selatan selalu memberi layanan bagi nasabahnya dengan menyediakan ATM Setor Tarik Tunai di Kantor Unit Handil Bakti beralamat di Jalan Trans Kalimantan Kabupaten Barito Kuala.

Tersedianya ATM Setor Tarik Tunai, warga sekitaran Handil Bakti merasa senang dapat melakukan setor uang tidak perlu lagi mengantri, apalagi di awal bulan muda, banyak nasabah antri sebagian mengambil uang pensiunan.

Salah satu nasabah, Ahmad untuk keperluan pembayaran PDAM, Listrik dan lainnya sangat terbantu karena tidak perlu lagi ke teller untuk setor uang.

“Alhamdulillah sekarang di Kantor Bank Kalsel Unit Handil Bakti sudah ada fasilitas untuk setor tunai dan saya tidak perlu lagi ke kantor pusat apabila di unit sudah tutup,” ungkap Ahmad, Jum’at (11/7/2025)

Kehadiran ATM Setor Tarik Tunai warga sekitar Handil Bakti sangat terbantu dengan keberadaan mesin baru tersebut.

“Saya merasa senang dan bangga menabung di Bank Kalsel karena semua keperluan menggunakan mobile banking Aksel Bank Kalsel untuk melakukan transaksi dan transfer,” pungkas Ahmad. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Ketahanan Pangan Nasional, Pemprov Kalsel Gelar Panen Raya di Desa Panca Karta

Published

on

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan Panen Raya di Desa Panca Karta. (Foto/Ist)

MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan Panen Raya di Desa Panca Karta, Kecamatan Alalak Raya, Kabupaten Barito Kuala, Senin (7/4/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Panen Raya Padi Serentak yang diselenggarakan di 14 provinsi seluruh Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

Acara ini dihadiri oleh Pangdam IV Mulawarman, Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Pj Sekda Kalsel, Muhammad Syarifuddin, Bupati Batola, Wakil Bupati Batola, serta Kepala Dinas PKP Kalsel, Syamsir Rahman, bersama dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman atas perhatian besar yang diberikan terhadap ketahanan pangan nasional, terutama dalam meningkatkan produksi padi sebagai komoditas pangan utama Indonesia.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Panen Raya Padi Serentak di 14 provinsi, yang menjadi bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI, pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, dan petani.

“Keberhasilan Panen Raya ini mengingatkan kita akan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam pembangunan sektor pertanian. Dengan komitmen dan upaya bersama, kita akan terus mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Syarifuddin.

Selain itu, Bupati Batola, H. Bahrul Ilmi, menambahkan bahwa momentum ini menjadi penghargaan besar bagi Kabupaten Barito Kuala yang turut berperan aktif dalam menciptakan ketahanan pangan di Kalsel dan Indonesia.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan air yang optimal untuk mendukung pertanian berkelanjutan, seperti pembangunan tanggul untuk memastikan ketersediaan air dan memfasilitasi penanaman padi hingga tiga kali setahun.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, mengungkapkan bahwa Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi dengan produksi gabah tertinggi di Pulau Kalimantan, mencapai 1,26 juta ton gabah kering panen.

Ia juga menyebutkan bahwa Presiden dan Menteri Pertanian memberikan arahan untuk meningkatkan produksi gabah menjadi 3 juta ton dengan bantuan optimalisasi lahan dan cetak sawah rakyat.

“Panen Raya Serentak di Kalsel hari ini mencakup 8 kabupaten, dengan total lahan yang dipanen sekitar 20 ribu hektare. Di Kabupaten Barito Kuala, ada 6 hektare yang terlibat dalam kegiatan ini. Kalsel akan terus berkontribusi sebagai penyangga pangan nasional,” kata Syamsir.

Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga berencana melaksanakan survei untuk pengembangan sawah rakyat yang akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu 15 ribu hektare pada tahap pertama dan 7 ribu hektare pada tahap kedua.

“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan baik di tingkat lokal maupun nasional,” ungkapnya.

Kegiatan Panen Raya ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia, dengan Kalimantan Selatan sebagai salah satu sentra utama produksi padi di tanah air.

Untuk diketahui kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alat pertanian oleh Kementerian pertanian kepada Kabupaten Batola serta dilanjutkan dengan banguan Pemprov Kalsel ke Petani di Batola. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

UPZ Bank Kalsel Beri Bantuan Rombong Barakah Kepada 5 Orang Mustahik 

Published

on

Pemberian secara simbolis Rombong Barakah diserahkan langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin kepada PJ Bupati Barito Kuala, Dinansyah, S.Sos., M.M. (Foto/Ist)

MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Wujud kepedulian kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pemberdayaan ekonomi untuk para mustahik diseluruh Kalimantan Selatan. Dalam program “Rombong Barakah” Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel kembali salurkan bantuan gerobak.

Pada tanggal 4 Januari 2025 lalu dalam momen Hari Jadi ke-65 tahun Kabupaten Barito Kuala dengan tema “Bersatu Menuju Batola Maju”, melalui Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Budaya dan Pariwisata, Bapak Sabirin bersinergi dengan Kepala Kantor Cabang Marabahan, Bapak M. Fauzan Noor untuk memberikan Rombong Barakah kepada 5 orang Mustahik yang berjualan di Pusat Kuliner Marabahan dan yang tergolong keluraga yang tidak mampu.

Pada puncak acara Hari Jadi ke-65 tahun Kabupaten Barito Kuala tersebut diselipkan momen pemberian secara simbolis Rombong Barakah yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin kepada PJ Bupati Barito Kuala, Dinansyah, S.Sos., M.M disaksikan oleh Sekda Kabupaten Barito Kuala, Ir. H. Zulkipli Yadi Noor, M.Sc yang selanjutnya diserahkan kepada 5 orang mustahik penerima Rombong Barakah UPZ Bank Kalsel.

Adapun nama 5 Mustahik penerima Rombong Barakah UPZ Bank Kalsel yaitu Norhadi, Suaib, Hartomi, Ibu Jubaidah, dan Ibu Siti Barkiah.

“Semoga bantuan Rombong Barakah ini menjadi langkah awal yang membawa kemajuan bagi usaha kepada 5 Mustahik sehingga rombong ini bisa mendukung kelancaran usaha dan meningkatkan pendapatan, serta memberikan manfaat yang besar bagi 5 orang Mustahik penerima Rombong Barakah tersebut,” pesan Fachrudin.

Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv/ad]

Rekening Zakat, Infak dan Sedekah :
Bank Kalsel Syariah :
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel

Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153

#UPZBankKalsel #bankkalsel #bankkalselsyariah

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Menteri Pertanian Cek Persiapan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah di Kalsel

Published

on

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja Provinsi Kalimantan Selatan. (Foto/Adpim)

MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja Provinsi Kalimantan Selatan, tepatnya di Desa Anjir Pasar Kota, Handil Tura, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Jumat (22/11/2024).

Turut mendampingi, Plh. Gubernur Kalsel melalui Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman, pimpinan Forkopimda serta segenap jajaran dinas terkait.

Kegiatan dalam rangka akselerasi produksi pangan nasional, terutama komoditas padi melalui Program Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah Baru ini dilakukan Mentan Amran secara maraton ke tiga provinsi di Kalimantan di hari yang sama.

“Hari ini kami mengecek langsung persiapan optimalisasi lahan, cetak sawah, dan generasi milenial yang dilibatkan di Kalsel. Alhamdulillah, sekarang ada lebih dari 1.000 milenial yang turun langsung. Kami bagikan mesin-mesin modern untuk mereka gunakan,” ungkap Amran.

Menurut Amran, dua kunci utama yang dapat menarik generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian adalah teknologi tinggi dan keuntungan yang jelas.

“Milenial dan generasi Z akan turun ke pertanian jika dua hal ini terpenuhi pertama, keuntungan minimal Rp10 juta per bulan, kedua, penggunaan teknologi tinggi. Tanpa kedua hal ini, mustahil mereka mau terjun ke lapangan,” jelasnya.

Amran mencontohkan mekanisasi panen sebagai inovasi yang dapat menghemat waktu dan tenaga.

Sebelumnya, proses panen secara manual dengan sabit membutuhkan waktu hingga 25 hari untuk satu hektar per orang. Namun, dengan bantuan alat modern, pekerjaan yang sama dapat diselesaikan dalam waktu hanya dua jam.

“Dulu panen pakai sabit, sekarang dengan teknologi modern, pasti generasi muda tertarik. Mesin-mesin ini kami hibahkan dalam bentuk kelompok agar program ini bisa berjalan berkelanjutan,” tambahnya.

Saat ini, Program Brigade Pangan di Kalimantan Selatan telah membentuk 155 brigade dengan lebih dari 2.000 anggota. Brigade ini menjadi harapan baru untuk sektor pertanian.
Melalui program ini, produktivitas pertanian dapat meningkat, sementara generasi muda mendapatkan peluang ekonomi yang menjanjikan.

“Solusinya adalah mekanisasi teknologi, pengelolaan air yang baik, dan pendapatan yang menarik. Dengan langkah ini, kami optimistis generasi muda dapat menjadi motor penggerak utama pertanian masa depan,” tegas Amran. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Barito Kuala

Jago Merah Berkobar di Bangunan Milik Pemkab Batola

Published

on

Kebakaran di salah satu gedung kosong yang dijadikan gudang di kantor Pemerintah Kabupaten Batola tadi malam. (Foto/Tangkapan Layar)

MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Peristiwa kebakaran terjadi tengah malam tadi, di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (6/11/2024).

Kebakaran tersebut terjadi di area Kantor Pemkab Batola tepatnya, di Jalan Pangeran Antasari, Nomor 1, Kota Marabahan.

Dari informasi yang diterima, api sekitar pukul 01.30 Wita tersebut membakar area bangunan kosong di sisi sebelah kiri gedung.

“Di gudang bagian Umum,” kata anggota Damkar di Batola, Abdullah Iqsir.

Dari informasi anggota di lapangan, api melahap bangunan kosong tersebut, yang kini dijadikan gudang.

Berkat kerjasama dari seluruh anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dam relawan di Batola. Api akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 02.00 dini hari. (*)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Ombudsman Kalsel Masih Temukan Kabel Fiber Optik Semrawut di Kawasan Handil Bakti

Published

on

Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan bersama-sama dengan Tim BPJN Kalsel dan Perwakilan dari SKPD Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan bersama-sama dengan Tim BPJN Kalsel dan Perwakilan dari SKPD Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, masih menemukan titik-titik lokasi kabel fiber optik yang menjuntai ke tanah.

“Setidaknya, kami mencatat ada 29 titik di kawasan Handil Bakti, yang kabel fiber optiknya kendur dan berada di tanah,” tegas M. Firhansyah, Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan.

Peninjauan lapangan ini merupakan kali kedua dilaksanakan oleh Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, BPJN Kalsel, SKPD Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Bhabinkamtibmas Handil Bakti serta melibatkan operator telekomunikasi.

Dari hasil pemantauan di lapangan, mulai dari Simpang Empat Serapat Handil Bakti hingga Terminal Handil Bakti dan Jembatan Sei. Alalak, ada beberapa titik lokasi yang semula kabelnya menjuntai di atas tanah, telah dirapikan oleh operator telekomunikasi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada operator telekomunikasi yang sudah merapikan kabel fiber optiknya. Namun demikian, setidaknya ada beberapa titik lokasi yang perlu segera untuk dilakukan perapian,” tutur M. Firhansyah.

“Kami berharap agar semua operator telekomunikasi untuk segera merapikan kabel-kabel fiber optik yang menjuntai serta memotong kabel yang sudah tidak berfungsi lagi,” tegasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Hadi Rahman, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan, menegaskan kepada instansi penyelenggara pelayanan publik yang mengeluarkan izin pemasangan bangunan Jaringan Utilitas Fiber Optik di Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti, agar mengambil tindakan tegas terhadap operator yang terbukti lalai dalam memenuhi kewajibannya, termasuk memelihara jaringan kabel.

“Langkah penataan kabel fiber optik yang semrawut di kawasan Handil Bakti, perlu dilakukan segera, agar tidak membahayakan pengguna jalan,” terangnya.

Hadi melanjutkan, jangan sampai permasalahan kabel optik yang semrawut ini menimbulkan korban jiwa, seperti yang terjadi di kota lain.

“Kita tidak ingin ada korban jiwa akibat pemasangan kabel optik yang terkesan seadanya dan tidak tertata,” tutup Hadi Rahman. [ad/ril]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer