Eladira Raih Gelar S2 Magister Manajemen di Universitas Medan Area dengan IPK 3,93 - SuaraBorneo.com
Connect with us

Pendidikan

Eladira Raih Gelar S2 Magister Manajemen di Universitas Medan Area dengan IPK 3,93

Published

on

Eladira Ketua SPK PKN Nasional meraih gelar S2 Magister Manajemen. (Foto/Ist)

SERGAI, Suaraborneo.com – Eladira Ketua SPK PKN Nasional meraih gelar S2 Magister Manajemen di Universitas Medan Area dengan IPK 3,93.

Dengan nilai terbaik 1 tahun 6 bulan menyelesaikan wisuda tepat waktu dan cepat, Sabtu (29/6) bertempat di Aula UMA I Jalan H. Agus Salim Siregar, Kenangan Baru Kecamatan Tembung Sumatera Utara.

Sebagai tokoh perempuan, Eladira sangat bangga dan berterima kasih kepada semua pihak yang membantu beliau dalam pelaksanaan penelitian tesis sampai selesai di Pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai.

Tak lupa, Eladira mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sergai H. Darma Wijaya dan Wakil Bupati H. Adlin Umar Yusri Tambunan, Kepala BKD Sergai Dingin Saragih, dan segala pihak yang membantu.

“Alhamdulillah, terima kasih semua pihak yang membantu hingga sampai selesai penelitian tesis dengan judul pengaruh penerapan penilaian e-Kinerja, Kompetensi, work life balance dan motivasi kerja terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil di Pemerintahan Kabupaten Sergai.

Ela juga mengucapkan puji syukur karena support dan dukungan sahabat dan keluarga terutama suami dan ibunda tercinta Hj. Rosnani, seorang ibu yang hebat bagi Ela dalam memperjuangkan pentingnya pendidikan selama ini.

Terakhir, Ela berharap dengan gelar MM ini lebih meningkatkan kemampuan diri, terutama mengembangkan pemikiran pemikiran secara optimal dengan perkembanga zaman guna meraih kesuksesan di masa depan. (NR)

Bagikan ke

Kalteng

Wabup Kapuas Didampingi Sahli Bupati KSDM dan Kadisdik Hadiri Penutupan KKN Uniska

Published

on

Wabup Kapuas Dodo pada acara penutupan KKN Uniska Muhammad Arsyad Al Banjar. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Wakil Bupati Kapuas Dodo dampingi Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang KSDM Budi Kurniawan dan Kepala Dinas Pendidikan Suwarno Muriyat menghadiri acara penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad

Al Banjari di Auditorium Kampus Uniska Handil Bakti Senin (10/8/2026).

KKN tersebut dilaksanakan di dua wilayah yakni Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas dan Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala. Dari sekitar 1.705 mahasiswa yang mengikuti kegiatan sebanyak
521 mahasiswa melaksanakan KKN di Kabupaten Kapuas.

Dalam kegiatan tersebut Rektor Uniska Muhammad Zainul diwakili Wakil Rektor
Aam Gunawan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan KKN.

Ia mengatakan seluruh peserta dapat menyelesaikan kegiatan dengan aman dan kembali dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar, tidak ada insiden yang membahayakan. Dari 1.705
orang yang mengikuti KKN semuanya kembali dengan selamat,” katanya.

Ia melanjutkan atas keberhasilan tersebu pihak Uniska menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan khususnya pemerintah daerah mulai dari Bupati dan Wakil Bupati, para camat kepala desa ketua RW hingga ketua RT.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemerintah daerah mulai dari Bapak Bupati Wakil Bupati Bapak dan Ibu Camat Kepala Desa, Bapak dan Ibu RW serta Bapak dan Ibu RT yang telah mendukung kegiatan ini dengan baik sehingga dapat berjalan dengan lancar dan berhasil,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Uniska Budiman Mustofa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan KKN Tahun 2026 dengan baik tertib dan penuh semangat pengabdian.

Menurutnya penutupan KKN bukan sekadar berakhirnya sebuah program tetapi menjadi penanda bahwa proses pembelajaran secara langsung di tengah masyarakat telah memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa.

“Selama KKN mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan tetapi juga belajar berinteraksi dengan masyarakat memahami persoalan dan potensi desa serta memberikan kontribusi melalui gagasan tenaga dan pengetahuan yang dimiliki,” ujarnya. (Ujang/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

IBITEK Buka Kesempatan Kuliah Melalui Program KIP Kuliah

Published

on

Rektor IBITEK Dr Yanuar Bachtiar SE MSi. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK) masih membuka penerimaan mahasiswa baru hingga September 2026. Selain menerima pendaftaran reguler, kampus ini juga memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan tinggi melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, baik dari kuota pemerintah maupun jalur aspirasi masyarakat.

Rektor IBITEK Dr Yanuar Bachtiar SE MSi mengatakan, proses penetapan penerima KIP Kuliah diharapkan dapat rampung pada Agustus 2026, sehingga para mahasiswa penerima bantuan dapat segera mempersiapkan diri mengikuti perkuliahan yang akan dimulai pada awal September.

“Kami masih menerima mahasiswa baru hingga periode September. Kami mengimbau para lulusan SMA, SMK, maupun masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan agar menjadikan Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK) sebagai pilihan untuk melanjutkan studi, baik pada jenjang Sarjana (S1) maupun Magister,” ujar Yanuar di ruang kerjanya, Jumat (7/8/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan data tahun sebelumnya, jumlah penerima KIP Kuliah diperkirakan mencapai sekitar 200 orang. Sementara itu, hingga saat ini jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 400 orang.

Menurutnya, perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dijadwalkan mulai pada awal September 2026. Karena itu, calon mahasiswa yang telah melakukan pendaftaran, baik secara daring maupun langsung, diharapkan segera menyelesaikan proses registrasi.

“Insyaallah awal September kami mulai kegiatan perkuliahan Semester Ganjil 2026/2027. Kami berharap para calon mahasiswa yang sudah mendaftar segera melakukan registrasi agar seluruh proses administrasi berjalan lancar dan mereka dapat mengikuti perkuliahan dengan baik,” katanya.

Yanuar juga menyinggung kondisi pemadaman listrik yang belakangan terjadi di Banjarmasin. Menurutnya, gangguan tersebut lebih berdampak pada aktivitas pelayanan dan pekerjaan di lingkungan kampus karena saat ini belum memasuki masa perkuliahan.

“Meski listrik padam cukup mengganggu aktivitas kerja, kami telah menyiapkan genset sebagai sumber listrik cadangan. Dengan demikian, pelayanan di kampus tetap dapat berjalan, meskipun dalam kapasitas yang masih terbatas,” pungkasnya. [Ady/SB]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

“Kalau Program Kerjanya Hanya Membuat Plang Nama desa atau RT, Lebih Baik di Rumah, Tidur”: Pesan Tegas Sanjaya, M.Pd. kepada Mahasiswa KKN

Published

on

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB), Sanjaya, M.Pd. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB), Sanjaya, M.Pd., menegaskan bahwa pelaksanaan KKN harus menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, KKN bukan sekadar menjalankan program kerja administratif, tetapi merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat melalui kompetensi akademik yang dimiliki setiap mahasiswa.

Dalam arahannya kepada mahasiswa KKN, Sanjaya, M.Pd. menyampaikan bahwa setiap program kerja harus memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Mahasiswa tidak boleh hanya berfokus pada kegiatan fisik seperti pembuatan plang nama desa, RT, atau fasilitas sederhana lainnya tanpa menghadirkan nilai tambah melalui keilmuan yang dimiliki.

“Kalau Program Kerjanya Hanya Membuat Plang Nama desa atau RT, Lebih Baik di Rumah, Tidur”: Pesan Tegas Sanjaya, M.Pd. kepada Mahasiswa KKN

“KKN adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Jadikan setiap program kerja sebagai solusi atas kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik,” tegas Sanjaya.

Ia menjelaskan bahwa setiap program studi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan masyarakat. Mahasiswa Program Studi Hukum dapat memberikan penyuluhan mengenai peraturan perundang-undangan, penyelesaian sengketa, dan edukasi hukum. Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dapat mengajar di sekolah, memberikan pendampingan belajar, serta meningkatkan kemampuan literasi peserta didik.

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Farmasi diharapkan dapat melaksanakan pemeriksaan kesehatan sederhana, edukasi pola hidup sehat, serta penyuluhan mengenai penggunaan obat yang benar. Sementara itu, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dapat membantu meningkatkan kapasitas administrasi dan tata kelola pemerintahan desa.

Di bidang ekonomi, mahasiswa dapat mendampingi pelaku UMKM dalam mengembangkan produk, strategi pemasaran, hingga pengelolaan usaha. Mahasiswa Jurusan Studi Islam diharapkan mampu memberikan pembinaan keagamaan kepada anak-anak dan masyarakat melalui pendidikan Al-Qur’an, pembinaan akhlak, serta penguatan nilai-nilai keislaman.

Mahasiswa Fakultas Teknik juga didorong untuk memberikan edukasi mengenai teknologi tepat guna, membantu masyarakat memahami proses pembangunan, serta memberikan solusi teknis yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi di desa.

Menurut Sanjaya, keberhasilan KKN tidak diukur dari banyaknya program kerja yang dilaksanakan, tetapi dari manfaat dan dampak yang dirasakan masyarakat setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdiannya.

“Kehadiran mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi. Terapkan ilmu yang dimiliki, berkolaborasi dengan masyarakat, dan tinggalkan manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan. Itulah makna sesungguhnya dari Kuliah Kerja Nyata,” tutupnya.

Melalui pembekalan tersebut, diharapkan seluruh mahasiswa KKN UNISKA MAB mampu melaksanakan program kerja yang inovatif, aplikatif, dan sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing sehingga kehadiran mereka benar-benar memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.Berita ini siap dipublikasikan di website resmi UNISKA MAB, media sosial, maupun dijadikan siaran pers kegiatan pembekalan KKN. [ad/rls]

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pemkab Kapuas Terima 560 Mahasiswa KKN UNISKA

Published

on

Wabup Kapuas Dodo pada penerimaan pelepasan Mahasiswa KKN UNISKA Muhammad Arsyad Al-Banjari Tahun Akademik 2025/2026. (Foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com -Pemerintah Kabupaten Kapuas menerima serta melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan tersebut bertempat di GOR Panunjung Tarung Jalan Maluku Kuala Kapuas Rabu (22/7/2026).

Kegiatan dihadiri Wabup Kapuas Dodo didampingi didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) Budi Kurniawan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kapuas Fery Noah hadir pula jajaran pimpinan UNISKA dosen pembimbing lapangan Plt Camat Bataguh unsur Forkopimcam para kepala desa dan lurah tokoh masyarakat serta mahasiswa peserta KKN.

Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan UNISKA kepada Kabupaten Kapuas sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

Ia mengatakan kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang bermanfaat bagi pembangunan desa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas saya mengucapkan selamat datang kepada 560 mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di satu kelurahan dan lima desa di Kecamatan Bataguh,” katanya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan
kehadiran saudara-saudara merupakan suatu kehormatan sekaligus energi baru bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

“Diharapkan pelaksanaan KKN UNISKA Tahun Akademik 2025/2026 tidak hanya memberikan pengalaman akademik bagi mahasiswa tetapi juga menghadirkan inovasi solusi dan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat di Kecamatan Bataguh serta mendukung terwujudnya Kabupaten Kapuas yang semakin Bersinar,” ujarnya. (Ujg/SB)

 

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari LAMDIK

Published

on

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil meraih peringkat akreditasi "Baik Sekali" dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE). Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil meraih peringkat akreditasi “Baik Sekali” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Jum’at 10-07-2026

Capaian tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan LAMDIK Nomor 1249/SK/LAMDIK/Ak/S/VII/2026 yang diterbitkan di Jakarta pada 9 Juli 2026. Berdasarkan keputusan tersebut, status akreditasi berlaku selama lima tahun, mulai 9 Juli 2026 hingga 9 Juli 2031 dengan capaian nilai 338.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi secara optimal, serta menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.
Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tim akreditasi, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses reakreditasi.

“Peringkat ‘Baik Sekali’ ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh sivitas akademika. Capaian ini menunjukkan bahwa UNUKASE terus berupaya meningkatkan kualitas akademik dan layanan pendidikan secara berkelanjutan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dan mempersiapkan diri menuju predikat ‘Unggul’ pada akreditasi berikutnya,” ujar Rektor.

Dengan diraihnya akreditasi tersebut, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUKASE semakin memperkuat posisinya sebagai program studi yang mampu mencetak tenaga pendidik bahasa Inggris yang profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap menghadapi tantangan dunia pendidikan di era global.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Isnaniah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas hasil yang telah diraih.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas terbitnya hasil reakreditasi dari LAMDIK yang menetapkan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris memperoleh predikat ‘Baik Sekali’. Capaian ini merupakan buah dari kerja kolektif yang konsisten antara program studi, fakultas, dan universitas,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan UNUKASE, tim task force akreditasi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan kontribusi terbaik selama proses akreditasi berlangsung.

“Predikat ‘Baik Sekali’ ini menegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris telah memenuhi standar penjaminan mutu yang ditetapkan LAMDIK. FKIP akan terus mendukung setiap langkah program studi dalam mempertahankan kualitas, meningkatkan inovasi pembelajaran dan penelitian, serta memperluas kemitraan strategis demi kemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas lulusan,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Novi Dwi Yuliani, S.Pd., M.Pd., turut mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh tim akreditasi, dukungan pimpinan universitas dan fakultas, serta semangat seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan para mitra. Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan akademik, serta menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing,” pungkas Novi.

Sejumlah mahasiswa juga turut memberikan testimoni positif. Salah satu mahasiswi Hadijah (semester 4), mengatakan:
“Kami bangga menjadi bagian dari prodi yang terus berkembang. Akreditasi ini menambah motivasi kami untuk belajar lebih giat dan percaya diri menghadapi dunia kerja.”

Prestasi ini semakin mempertegas komitmen UNUKASE dalam membangun budaya mutu di setiap program studi serta memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. [ad/sb]

Bagikan ke
Continue Reading

Nasional

PPK Ormawa 2026 Gelar Pelatihan Pengelolaan dan Budidaya Kolam Ikan serta Green House

Published

on

Pelatihan Pengelolaan dan Budidaya Kolam Ikan serta Green House Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Desa Tinggimae Tim Cara’de BEM KMF TP UH. (Foto/Ist)

GOWA, SuaraBorneo.com – Pelatihan Pengelolaan dan Budidaya Kolam Ikan serta Green House Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Desa Tinggimae Tim Cara’de BEM KMF TP UH melalui rangkaian Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan dan Budidaya Kolam Ikan serta Green House pada Rabu (1/7/2026) pukul 15.30 WITA di Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola budidaya ikan serta memanfaatkan greenhouse sebagai upaya mendukung ketahanan pangan, kemandirian masyarakat, dan pengembangan sektor pertanian serta perikanan yang berkelanjutan di Desa Tinggimae.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yaitu Andi Nur Aeni, S.Pi., M.Si. selaku Penyuluh Perikanan Madya yang membawakan materi mengenai pengelolaan dan budidaya kolam ikan, serta Syamsul Arsy selaku Founder Barombong Hydro Farm yang menyampaikan materi mengenai pengelolaan greenhouse dan budidaya hidroponik.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT), kader Posyandu, pengurus BUMDes, serta Karang Taruna Desa Tinggimae yang mengikuti pelatihan dengan antusias melalui sesi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab.

Dalam pemaparannya, Syamsul Arsy, menjelaskan bahwa sistem hidroponik yang diterapkan di dalam greenhouse memiliki berbagai keunggulan dibandingkan pertanian konvensional. “Biaya pupuk pada sistem hidroponik lebih murah dibandingkan pertanian konvensional. Selain itu, penggunaan pestisida di greenhouse juga lebih minim karena tanaman telah terlindungi dari hama melalui jaring pelindung seperti insect net,” jelasnya.

Sementara itu, Andi Nur Aeni, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa budidaya ikan dengan sistem aquaponik dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas. “Aquaponik dapat diterapkan di halaman rumah dengan memanfaatkan kolam terpal maupun ember bekas, sehingga masyarakat tetap dapat membudidayakan ikan sekaligus menanam sayuran secara efisien,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Tim Cara’de BEM KMF TP Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Tinggimae mampu mengembangkan budidaya perikanan dan pertanian secara berkelanjutan melalui penerapan teknologi sederhana yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga. Diharapkan pula ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, serta membuka peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. [ad/rls]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

5 Program Unggulan Bank Kalsel Salah Satunya Mendukung Kemajuan Dunia Pendidikan

Published

on

Bank Kalsel Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional. (Foto/IG-BankKalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sahabat Bank Kalsel dan Akselenials “Selamat Hari Pendidikan Nasional” sejalan dengan semangat Tuah Wira Bakti, Ing Ngarso Sung Tulodo, pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih baik. Kami di UPZ Bank Kalsel menyadari betul akan pentingnya pendidikan sebagai landasan utama kemajuan suatu bangsa khususnya di Kalimantan Selatan.

Oleh karena itu, melalui salah satu dari 5 Program Unggulan kami, yaitu Pendidikan, kami terus berkomitmen untuk memberikan dukungan nyata bagi dunia pendidikan. Mulai dari beasiswa santri dan pelajar, bantuan sarana belajar, hingga berbagai inisiatif lainnya, kami percaya bahwa setiap rupiah zakat yang Anda salurkan memiliki kekuatan untuk menerangi jalan generasi muda dalam menuntut ilmu.

“Mari, di momen yang penuh makna ini, kita bersinergi dan bahu-membahu untuk mewujudkan perndidikan yang lebih inklusif dan berkualitas bagi semua anak bangsa. Zakat, Infak, dan Sedekah yang Anda tunaikan adalah investasi terbaik untuk masa depan umat,” anaknya.

Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv]

Rekening Zakat, Infak dan Sedekah:
Bank Kalsel Syariah:
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel

Bagikan ke
Continue Reading

Populer