Gubernur Kalsel Sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 - SuaraBorneo.com
Connect with us

Banjarmasin

Gubernur Kalsel Sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025

Published

on

Gubernur Kalsel H Muhidin diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun Anggaran 2025. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H Muhidin diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Syarifuddin menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Tahun Anggaran 2025 dalam sidang Paripurna DPRD Kalsel, pada Rabu (25/03/2026), di ruang rapat paripurna H Mansyah Addrian, Gedung DPRD setempat, di Banjarmasin.

Disampaikan dalam rapat paripurna, berbagai aspek pembangunan yang menunjukkan perkembangan positif dari Pemerintah Provinsi Kalsel tahun 2025.

Pada aspek pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebut Sekdaprov, indeks pembangunan manusia (IPM) Kalsel 2025 mencapai 76,10, meningkat dibandingkan 2024 sebesar 75,19. Ini menunjukkan, perbaikan pada dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup masyarakat.

Dalam aspek penanggulangan kemiskinan, persentasi penduduk miskin menurun dari 4,1% pada tahun 2024 menjadi 3,82% pada tahun 2025, dan bidang ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka terjaga pada angka 4,16%.

Adapun laju pertumbuhan ekonomi Kalsel 2005 tumbuh sebesar 5,22%, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang hanya 5,06%. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata nasional yang tercatat di angka 5,11%. Artinya, ketahanan dan daya tumbuh ekonomi daerah terus menguat.

Sementara itu tingkat ketimpangan yang diukur melalui gini rasio menurun dari 0,302 pada tahun 2024 menjadi 0,287 pada tahun 2025. Dengan nilai di bawah 0,30, ketimpangan di Kalsel dikategorikan rendah menurut standar Bank Dunia. Distribusi kesejahteraan di Kalsel menuju arah yang semakin baik.

Selanjutnya, Sekdaprov juga menyampaikan berbagai tantangan pembangunan yang harus diselesaikan yakni peningkatan kondisi pendidikan, perluasan kesempatan kerja, penguatan struktur ekonomi non pertambangan, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.
Oleh karena itu rekomendasi DPRD yang disampaikan akan menjadi pedoman penting bagi Pemerintah Provinsi untuk melangkah lebih tepat lebih terarah dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan DPRD beserta seluruh pemangku kepentingan, agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Terakhir disampaikan terkait aspek realisasi keuangan daerah TA 2025 yang mencakup pendapatan daerah, belanja daerah, serta pembiayaan daerah, disampaikan bahwa secara umum telah berjalan dengan baik secara keseluruhan.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel H Supian HK didampingi Wakil Pimpinan, Desy Oktavia Sari dan diikuti 32 anggota, diikuti unsur forkopimda, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perbankan/BUMD, serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Pimpinan sidang menyebut, laporan ini akan dibahas lebih lanjut oleh empat panitia khusus (Pansus) di DPRD Kalsel, selanjutnya merumuskan rekomendasi yang menjadi bahan evaluasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

Empat Pansus LKPj dimaksudkan adalah Pansus I Pembahasan bidang Hukum dan Pemerintahan, Pansus II Pembahasan bidang Ekonomi dan Keuangan, Pansus III Pembahasan bidang pembangunan dan infrastruktur, dan Pansus IV Pembahasan bidang Kesejahteraan Rakyat.

“Siang ini juga akan dilakukan rapat penunjukan ketua pansus,” ujar H Supian HK.

Rapat paripurna ditutup dengan silaturahmi lebaran 1447 hijriah oleh pimpinan DPRD dan Sekdaprov Syarifuddin bersama seluruh peserta rapat dan undangan lainnya. [adv/adpim]

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Syariah Hadirkan Produk Pembiayaan Multijasa iB Ar Rahman 

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel Syariah menghadirkan produk Pembiayaan Multijasa iB Ar Rahman sebagai solusi fleksibel bagi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan berbasis jasa sesuai prinsip syariah.

Produk ini menggunakan akad Ijarah, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti biaya berobat, pendidikan, pernikahan, perjalanan wisata, hingga ibadah umrah.

Selain itu, pembiayaan ini juga dapat digunakan untuk kebutuhan jasa lainnya selama tetap memenuhi ketentuan syariah yang berlaku.

Sejumlah keunggulan ditawarkan dalam produk ini, di antaranya jangka waktu pembiayaan yang fleksibel hingga 20 tahun, biaya administrasi yang terjangkau, ujrah yang bersaing, serta uang muka yang ringan. Proses pengajuan juga dibuat mudah agar dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat.

Adapun persyaratan pengajuan meliputi e-KTP, NPWP (untuk pembiayaan di atas Rp50 juta), Kartu Keluarga, slip gaji atau laporan keuangan, serta surat keputusan pengangkatan atau legalitas usaha. Persyaratan lain dapat disesuaikan dengan ketentuan pihak bank.

Dengan berbagai kemudahan tersebut, Bank Kalsel Syariah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan produk ini sebagai solusi pembiayaan yang aman, nyaman, dan sesuai prinsip syariah.

Masyarakat dapat langsung mengunjungi kantor Bank Kalsel Syariah terdekat untuk memperoleh informasi lebih lanjut dan menikmati manfaat dari produk Pembiayaan Multijasa iB Ar Rahman. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Perluas Layanan Masyarakat Dengan Operasikan 968 Agen ADINK ke Pelosok Pedesaan

Published

on

ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan). (Foto/Iklan)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus memperluas jangkauan layanan keuangan bagi masyarakat dengan mengoperasikan 968 Agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyatakan bahwa langkah ini merupakan komitmen bank untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat hingga ke pelosok pedesaan.

“Pencapaian 968 agen aktif ini adalah bagian dari strategi besar Bank Kalsel dalam mendukung misi pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pemerataan akses keuangan,” ujar Fachrudin di Banjarmasin, Minggu.

Menurutnya, keberadaan agen yang diberi nama ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan) ini merupakan wujud konsistensi Bank Kalsel untuk memastikan layanan perbankan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari kantor cabang.

Dengan masifnya titik agen yang aktif, masyarakat di daerah terpencil kini dapat mengelola keuangan secara digital dengan lebih cepat, mudah, dan nyaman. Kehadiran ADINK juga diharapkan mampu membentengi masyarakat dari praktik keuangan ilegal serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui efisiensi transaksi.

Sebagai perpanjangan tangan bank, ADINK melayani berbagai keperluan dasar perbankan tanpa mengharuskan nasabah menempuh perjalanan jauh.

Beberapa layanan utama yang tersedia di agen ADINK meliputi pembukaan rekening tabungan, setoran dan penarikan tunai secara real-time, pembayaran tagihan (listrik, air, pajak, dll), hingga transfer dana antar-rekening. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Terus Matangkan Persiapan Kegiatan Usaha Layanan Valuta Asing

Published

on

Pelayanan Bank Kalsel terhadap Nasabah. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus mematangkan kesiapan untuk menyelenggarakan kegiatan usaha dalam valuta asing (valas) sepanjang tahun 2025. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan daya saing perseroan di industri perbankan.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan kelanjutan dari proses persiapan yang dimulai sejak tahun lalu. Fokus utama perseroan meliputi penguatan tata kelola, kesiapan operasional, pengembangan sistem, hingga pemenuhan aspek kepatuhan regulasi.

“Langkah kami sejalan dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Bank Kalsel untuk melaksanakan kegiatan usaha valas, tentunya dengan menindaklanjuti sejumlah rekomendasi perbaikan,” ujar Fachrudin.

Saat ini, Bank Kalsel tengah melakukan berbagai penyempurnaan guna memenuhi seluruh rekomendasi OJK secara optimal. Setelah seluruh ketentuan terpenuhi, Bank Kalsel akan meluncurkan serta memasarkan produk dan layanan berbasis valas secara bertahap kepada masyarakat.

Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Bank Kalsel dalam menghadapi kompetisi industri perbankan yang semakin ketat. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Rangkaian HUT Ke-62, Ikatan Istri Bank Kalsel “Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kebaikan”

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dokumentasi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Kalsel yang ke-62, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui Ikatan Istri Pegawai (IIP) Bank Kalsel, aksi sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kebaikan” suksesd ilaksanakan dengan menyasar di Panti Asuhan Putri Asri, JI. Gubernur Soebarjo KM. 9 dan Panti Asuhan Ibnu Ruslan Asy Syafiiyah, Gambut.

Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv]

Rekening Zakat, Infak dan Sedekah:
Bank Kalsel Syariah:
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153

#UPZBankKalsel #bankkalsel #bankkalselsyariah
#Baznas #Baznaskalsel lebih sedikit

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

HUT ke-62, Bank Kalsel Gelar Donor Darah

Published

on

Bank Kalsel gelar donor darah dalam rangka HUT ke-62. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong agar kegiatan donor darah yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Bank Kalsel tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ariadi Noor, di Banjarmasin, Kamis (26/3/2026).

Menurut Ariadi, kegiatan donor darah yang diinisiasi Bank Kalsel merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama sekaligus kontribusi langsung dalam membantu pemenuhan kebutuhan stok darah di daerah.

“Setetes darah yang didonorkan memiliki arti penting bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi aksi kemanusiaan yang berdampak langsung,” ujarnya.

Ia menilai, kegiatan tersebut perlu didorong agar menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak pihak, baik instansi pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat umum.

Selain itu, Ariadi juga menyampaikan apresiasi atas peran Bank Kalsel yang tidak hanya fokus pada sektor ekonomi, tetapi turut aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Bank Kalsel telah menunjukkan bahwa lembaga keuangan daerah juga memiliki tanggung jawab sosial yang kuat terhadap lingkungan sekitarnya,” katanya.

Dalam momentum HUT ke-62 ini, Pemprov Kalsel juga berharap Bank Kalsel terus berkembang sebagai bank daerah yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menurutnya, peran Bank Kalsel sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk dalam memperkuat sektor usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemprov Kalsel pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi dan memperkuat solidaritas sosial melalui kegiatan kemanusiaan seperti donor darah.

“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi dan diikuti oleh berbagai pihak lainnya,” pungkas Ariadi. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Peluang Ekonomi di IKN, Bank Kalsel Resmikan Tiga KCPS

Published

on

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel mulai mengakselerasi pengembangan layanan syariah dengan meresmikan tiga Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) di wilayah strategis Kalimantan Selatan, sebagai bagian dari upaya menangkap peluang ekonomi di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tiga KCPS tersebut masing-masing berada di Tanjung (Tabalong), Rantau (Tapin), dan Handil Bakti (Barito Kuala). Kehadiran kantor layanan ini difokuskan untuk memperkuat sektor ekonomi unggulan di tiap wilayah.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa ekspansi jaringan syariah ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis prinsip syariah.

“KCPS Tanjung memiliki peran penting sebagai penyangga kawasan industri dan wilayah penunjang IKN. Ini menjadi peluang besar bagi pengembangan ekonomi daerah,” kata Fachruddin kepada awak media di Banjarmasin, Rabu (25/3/2026) .

Selain itu, KCPS Rantau diarahkan untuk mendukung aktivitas perdagangan dan sektor pertanian, sementara KCPS Handil Bakti menyasar mobilitas ekonomi masyarakat di kawasan padat penduduk serta jalur lintas provinsi.

Menurut Fachrudin, kehadiran layanan syariah yang lebih dekat diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam sistem keuangan formal sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Bank Kalsel optimistis ekspansi ini akan memberikan dampak positif, terutama dalam mendukung pelaku UMKM agar lebih mudah mengakses pembiayaan syariah. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Wagub Kalsel Hadiri Pengundian Grand Prize Nur Sulaiman Community Peduli UMKM Banua

Published

on

Nur Sulaiman Community (NSC) melakukan pengundian Grand Prize tahap 1. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Nur Sulaiman Community (NSC) melakukan pengundian Grand Prize tahap 1, pada Sabtu (28/03/2026) di Mahligai Pancasila Banjarmasin. Kegiatan bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Honda Peduli UMKM.

Pengundian hadiah dihadiri Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman didampingi istri Ketua BKOW Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi sekaligus Penasehat NSC, serta putera-puterinya.

Sebelum acara dimulai, Wagub Hasnuryadi se-keluarga, terlebih dulu mengitari semua stand UMKM yang ada dan membeli produk-produk makanan/minuman yang ditampilkan di area teras Mahligai Pancasila.

Wagub Hasnuriyadi sekaligus Penasehat NSC menyampaikan, selaku pemerintah provinsi, pihaknya sangat mendukung keberadaan UMKM Banua dan memberikan apresiasi atas upaya mereka untuk berusaha mandiri dengan usaha masing-masing.

Sedangkan Hj Ellyana Trisya menambahkan, apa yang telah dilaksanakan NSC sampai sekarang, seterusnya bisa terus berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat untuk masyarakat banyak.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Diana Rosiana mengatakan, NSC awalnya dibentuk untuk kelompok pengajian kaum perempuan yang digagas Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi.

Selanjutnya membentuk kegiatan untuk senam yang ternyata mendapat perhatian banyak pihak, lalu turut membina UMKM dengan bekerja sama pihak terkait pula.

UMKM yang hadir adalah binaan NSC yang sekarang sudah mencapai 60 unit dan masih beberapa lagi yang ingin bergabung.

NSC aktif dengan berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kesehatan. Kegiatan antara lain pengajian majelis taklim, khataman Al-Qur’an, senam sehat bersama, serta aksi solidaritas lainnya.

Pada kesempatan itu, diundi grand prize hadiah utama yakni satu paket umrah yang akhirnya diraih Yusi Rahmawati, warga Jalan Pramuka Kompleks Kayu Manis Banjarmasin.

Hadiah lain, kulkas, mesin cuci, kompor gas, rice cooker, kipas angin, setrika, mukena, jilbab, hingga skin care disediakan panitia.

Kupon didapat masyarakat setelah belanja di UMKM yang ada, dengan ketentuan, setiap kalipatan belanja 50 ribu mendapatkan satu kupon.

Di sela-sela pengundian hadiah, dipersembahkan berbagai hiburan, mulai kesenian Madihin, hingga tarian daerah, sehingga suasana kian meriah dan sukacita. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer