Pemkab Kapuas Apresiasi HAM Festival Kapuas 2026 Dukung ORARI Penyebaran Informasi Kebencanaan - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalteng

Pemkab Kapuas Apresiasi HAM Festival Kapuas 2026 Dukung ORARI Penyebaran Informasi Kebencanaan

Published

on

Kegiatan HAM Festival Kapuas Tahun 2026 yang digelar ORARI Kapuas. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas menyampaikan apresiasi kegiatan HAM Festival Kapuas Tauun 2026 diselenggarakan ORARI Lokal Kapuas di Halaman Kantor MUI Jalan Pemuda Kuala Kapuas, Minggu (17/5/2026).

Asisten III Setda Kapuas, Perry Noah secara resmi membuka kegiatan. Hadir Forkopimda sejumlah OPD serta ratusan peserta dan pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) yang datang dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Timur.

Asisten III Pery Noah mewakili Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dari pemerintah daerah terhadap eksistensi dan kontribusi nyata ORARI Lokal Kapuasterutama dalam komitmennya mendukung penyebaran informasi kebencanaan dan kemanusiaan.

“Pemerintah daerah sangat menyambut baik dan mengapresiasi atas dilaksanakannya HAM Festival Kapuas Tahun 2026 ini,” katanya.

Ia melanjutkan pemerintah daerah berharap melalui kegiatan ini seluruh anggota ORARI dapat semakin memantapkan perannya sebagai cadangan komunikasi nasional yang andal.

“Utamanya dalam mendukung program-program pemerintah daerah menyebarluaskan potensi pembangunan serta menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi darurat saat terjadi bencana alam,” jelasnya.

Sementara itu berdasarkan laporan dari pihak panitia pelaksana HAM Festival Kapuas 2026 ini diisi dengan berbagai kegiatan teknis dan perlombaan khas amatir radio.

Kegiatan ini dirancang untuk menguji ketangkasan keterampilan serta pemahaman regulasi udara bagi para anggota sekaligus mempererat jejaring komunikasi antar lokal
se-Kalimantan. (Ujg/SB)

Bagikan ke

Kalteng

Pemkab Kapuas Gelar Rapat Persiapan Cetak Sawah Fokus di Empat Kecamatan

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno pada rapat persiapan kegiatan cetak sawah Tahun 2026. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta swasembada pangan Pemerintah Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah menggelar rapat persiapan cetak sawah dan irigasi tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Rujab Bupati Kapuas Senin (18/5/2026) dipimpin Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Usis I Sangkai didampingi Kepala Dinas PUPR Hargatin dan Kepala Dinas Pertanian Edi Dese camat terkait dan tim teknis.

Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan rasa syukur karena Kabupaten Kapuas mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian untuk melaksanakan program strategis cetak sawah pada Tahun 2026.

“Kepercayaan tersebut menjadi sebuah kehormatan karena di wilayah Kalimantan Tengah hanya Kabupaten Kapuas yang memperoleh program tersebut,” katanya.

Meski begitu menurutnya terdapat perubahan pola pelaksanaan program dibanding kegiatan konstruksi sebelumnya.

“Jika selama ini perangkat daerah hanya bertindak sebagai pihak pertama dengan pelaksanaan teknis oleh pihak ketiga kini mekanismenya berubah di mana balai dari kementerian menjadi pihak pertama dan dinas terkait di daerah menjadi pihak kedua sekaligus memegang langsung pengelolaan kegiatan,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Edi Dese menyampaikan laporan terkait potensi dan rencana pelaksanaan program cetak sawah Tahun 2026.

Ia menyebutkan bahwa terdapat empat kecamatan yang menjadi sentra utama produksi pertanian di Kabupaten Kapuas yakni Kecamatan Bataguh Kecamatan Kapuas Kuala Kecamatan Tamban Catur dan Kecamatan Kapuas Timur.

“Keempat wilayah tersebut menyumbang sekitar 62 persen dari total baku lahan sawah Kabupaten Kapuas, sehingga menjadi fokus utama pelaksanaan kegiatan cetak sawah Tahun 2026,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Wabup Kapuas Hadiri FBIM 2026 di Palangka Raya

Published

on

Wabup Kapuas Dodo pada kegiatan Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 di Palangka Raya Minggu (17/5/2026). (foto/Ist)

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo.com – Wakil Bupati Kapuas Dodo menghadiri Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 sebagai sarana pelestarian seni dan budaya daerah sekaligus ajang promosi pariwisata Kalimantan Tengah digelar di Kota Palangka Raya Minggu (17/5/2026).

Pembukaan rangkaian FBIM 2026 dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yang sekaligus membuka Kalteng Expo serta melepas peserta Karnaval Budaya di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.

Dalam sambutannya Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Festival Budaya Isen Mulang kini semakin mendapat pengakuan di tingkat nasional sebagai salah satu agenda dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

“Festival Budaya Isen Mulang semakin mendapatkan tempat dan pengakuan termasuk di tingkat nasional sebagai salah satu agenda dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2026),” ujarnya.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pengembangan seni budaya dan sektor pariwisata tidak hanya untuk menjaga warisan leluhur tetapi juga dalam upaya meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.

Berbagai lomba dan atraksi budaya turut memeriahkan FBIM 2026 di antaranya karnaval budaya pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng olahraga tradisional manyipet permainan rakyat habayang keterampilan tradisional manjawet uwei sepak sawut dan sejumlah kegiatan budaya lainnya.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya FBIM juga menjadi simbol semangat Falsafah Huma Betang yang merepresentasikan keberagaman suku dan budaya dalam harmoni kebersamaan.

Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah ke-69 serta harapannya agar Kalteng semakin maju dan membawa keberkahan bagi seluruh kabupaten/kota khususnya Kabupaten Kapuas.

“Selamat Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah ke-69 tahun. Semoga Kalimantan Tengah semakin berkah ke depannya dan terus mengayomi kabupaten-kabupaten khususnya Kabupaten Kapuas yang menjadi kebanggaan kita bersama,” katanya.

Wabup juga mengapresiasi Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Kapuas yang telah mempersiapkan kontingen Kapuas untuk berpartisipasi dalam FBIM 2026.

“Kami mengapresiasi Disparbudpora yang telah mempersiapkan kontingen Kabupaten Kapuas untuk ikut berpartisipasi dalam FBIM 2026.

Kita harapkan partisipasi Kabupaten Kapuas dapat memberikan hasil yang terbaik,”
ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Perkuat Basis Pendidikan Politik Hadapi Pemilu 2029 DPC PDI Perjuangan Kapuas Menggelar Musancab se Kabupaten Kapuas 2026

Published

on

Pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se Kabupaten Kapuas Tahun 2026 Sabtu (16/5/2026). (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam rangka memperkuat pendidikan politk bagi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) se Kabupaten Kapuas Tahun 2026 Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan bertempat di Aula Hotel Permata Inn Jalan Cilik Riwut Kuala Kapuas dibuka resmi Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalteng Yohanes.

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Kapuas HM Wiyatno anggota DPRD Provinsi Kalteng dapil 5 PDI Perjuangan Nyelong Inga Simon dan sejumlah pengurus Sekda Kapuas Usis I Sangkai anggota DPRD Kapuas PDI Perjuangan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas Thosiba Limin dan jajaran PAC PDI Perjuangan 17 kecamatan se Kabupaten serta para kader.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas Thosiba Limin mengatakan kegiatan ini adalah wujud pelaksanaan dari program kerja yang tertuang dalam peraturan partai.

“Terima kasih kepada Bupati Kapuas telah hadir dalam kegiatan ini,” katanya.

Ia menyampaikan peserta Musancab berasal dari utusan kecamatan masing-masing yang ada di Kabupaten Kapuas.

“Saya selaku ketua Pengurus DPC berharap pada para peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Bupati Kapuas HM Wiyatno mengatakan pelaksanaan Musancab bukan sekedar agenda organisasi tetapi juga momentum strategis untuk melakukan evaluasi.

“Saya berharap melalui Musancab ini akan lahir kader-kader yang memiliki integritas semangat gotong royong loyalitas terhadap organisasi serta kepedulian yang tinggi terhadap kepentingan masyarakat Kabupaten Kapuas,” katanya.

Sementara itu Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalteng Yohanes mengatakan Musancab serentak se Kabupaten Kapuas ini diharapkan akan meningkatkan SDM dalam
tubuh partai.

“Disamping kader laki-laki diharapkan pula keterwakilan perempuan untuk mengisi kepengurusan di PAC PDI Perjuangan tingkat kecamatan,” harapnya.

Lebih dari itu tambah Yohanes selain memperkuat pendidikan politik juga persiapan dalam rangka persiapan menghadapi pemilu 2029.

Pada kesempatan pelaksanaan Musancab sekaligus juga pembacaan SK kepengurusan dan pengukuhan PAC 17 kecamatan periode 2026 -2031 se Kabupaten Kapuas. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pemkab Kapuas Laksanakan Penandatanganan Kontrak Swakelola Cetak Sawah

Published

on

Penandatanganan kontrak Swakelola Cetak Sawah Tahun Anggaran (TA) 2026 Pemkab Kapuas dan Kementan. (foto/Ist)

DEPOK, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian.

Ini ditandai dengan penandatanganan kontrak swakelola kegiatan cetak sawah Tahun Anggaran 2026 untuk wilayah Kabupaten Kapuas yang dilaksanakan di Hotel The Margo Depok Jawa Barat Rabu (13/5/2026).

Penandatanganan kontrak dilakukan antara Balai Pertanian Banjarbaru dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas. Kegiatan tersebut turut disaksikan langsung Bupati Kapuas HM Wiyatno Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Edy Dese.

Program cetak sawah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan luas baku sawah sekaligus memperkuat kapasitas produksi pangan di Kabupaten Kapuas yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Kalimantan Tengah.

Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan pertanian di Kabupaten Kapuas.

Ia mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani. “Pemerintah Kabupaten Kapuas menyambut baik pelaksanaan program cetak sawah ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Kami optimis program ini akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Hermanto menegaskan program cetak sawah merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Menurutnya program cetak sawah menjadi salah satu program strategis nasional yang harus dilaksanakan secara benar, baik, dan fungsional agar mampu mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

“Keberhasilan cetak sawah lebih dari 50 persen tergantung kepada teman-teman yang ada di ruangan ini. Sukses atau tidaknya program ini tergantung komitmen bersama,” ujar Hermanto.

Hermanto menjelaskan dari target konstruksi cetak sawah seluas 120 ribu hektare pada tahun 2026 sebanyak 62 ribu hektare telah dikontrakkan melalui skema swakelola tipe 2.
Sisanya sekitar 52 ribu hektare juga akan dilaksanakan melalui mekanisme swakelola. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

DPRD Kapuas Bahas Raperda Perubahan Kawasan Tanpa Rokok

Published

on

Pansus III DPRD Kapuas bersama eksekutif pada rapat pembahasan perubahan atas Raperda Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pansus III DPRD Kapuas menggelar rapat pembahasan perubahan Raperda Kabupaten Kapuas Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Rapat bertempat di ruang rapat gabungan DPRD Kapuas (13/5/2026) dihadiri pihak eksekutif.

Rapat ini digelar untuk menyempurnakan aturan yang sudah ada karena setelah sepuluh tahun berjalan banyak hal yang berubah.

Wilayah perkotaan semakin padat muncul tempat-tempat baru yang rawan terpapar asap rokok dan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok pun terus berkembang.

Apa yang dimaksud dengan Kawasan Tanpa Rokok? Sederhananya KTR adalah tempat-tempat yang dilarang untuk merokok. Tujuannya melindungi orang-orang yang tidak merokok, terutama anak-anak ibu hamil dan lansia dari bahaya asap rokok.

Contoh kawasan tersebut meliputi fasilitas kesehatan sekolah tempat bermain anak tempat ibadah, angkutan umum, dan perkantoran.

Dalam rapat yang berlangsung serius namun kondusif ini Pansus III DPRD bersama perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dan para pemangku kepentingan lainnya membahas beberapa poin penting.

Di antaranya adalah perluasan kawasan yang dilarang untuk merokok penguatan sanksi bagi pelanggar serta peningkatan peran serta masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan KTR.

“Aturan ini bukan untuk mempersulit perokok tetapi untuk melindungi masyarakat yang tidak merokok. Setiap orang berhak menghirup udara bersih terutama di tempat umum dan fasilitas publik.

Dari sisi kesehatan ini adalah investasi jangka panjang untuk menekan angka penyakit akibat rokok,” kata perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Oleh karena itu dengan adanya perubahan aturan ini diharapkan Kabupaten Kapuas semakin serius dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas asap rokok.

Masyarakat pun diimbau untuk mendukung kebijakan ini dengan tidak merokok di kawasan yang sudah ditentukan. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Wabup Resmi Lepas Kontingen FBIM Kabupaten Kapuas 2026 ke Palangka Raya

Published

on

Wabup Kapuas Dodo foto bersama pada acara pelepasan Kontingen FBIM Kabupaten Kapuas Tahun 2026 ke Palangka Raya. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Wakil Bupati Kapuas Dodo secara resmi melepas kontingen Kabupaten Kapuas untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 berlangsung sejak tanggal 17 – 23 Mei di Palangka Raya.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Rujab Bupati Kapuas Rabu (13/5/2026).

Wabup menyampaikan kegiatan Festival Budaya Isen Mulang merupakan ajang strategis untuk mempererat tali silaturahmi memperkuat persaudaraan antar daerah sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya dan promosi pariwisata daerah.

Oleh karena itu kontingen Kabupaten Kapuas diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

“Saya berpesan agar seluruh kontingen tetap menjaga kekompakan kesehatan dan sportivitas serta bersatu membawa nama baik Kabupaten Kapuas,” katanya.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan dalam laporannya menyampaikan keikutsertaan kontingen Kapuas berdasarkan Surat Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 500.13.2.5/1/Bid.II/DISBUDPAR/V/2026 tanggal 4 Mei 2026 tentang petunjuk teknis pelaksanaan Festival Budaya
Isen Mulang Tahun 2026.

Kemudian SK Bupati Kapuas Nomor 243/DISPARBUDPORA Tahun 2026 tentang pembentukan kontingen Kabupaten Kapuas.

Ia menjelaskan kontingen Kabupaten Kapuas akan mengikuti sejumlah cabang lomba di antaranya manyipet habayang balogo parade seni budaya tradisi lisan (tutur) parade tari kreasi daerah menjawet uwei
besei kambe mangaruhi hingga pemilihan Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah.

Ia melanjutkan seluruh peserta merupakan para pemenang Festival Budaya Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2026 yang telah dilaksanakan pada 6 hingga 10 April 2026.

“Atas nama panitia kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas atas dukungan penuh terhadap persiapan kontingen ini.

Semoga seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa prestasi membanggakan bagi Kabupaten Kapuas, ” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Dihadiri Wabup PWI Kapuas Gelar Konferensi X Suhartoyo Terpilih Ketua

Published

on

Pelaksanaan Konferensi ke X Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas di Aula Kodim 1011/KLK Selasa (12/5/2026). (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas Kalteng menggelar Konferensi ke X bertempat di Aula Kodim 1011/KLK Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas Selasa (12/5/2026).

Hadir Wabup Kapuas Dodo perwakilan Forkopimda Ketua PWI Kalteng M Zainal
dan sejumlah pengurus OPD serta jajaran PWI Kapuas.

Ketua Panitia Pelaksana Ali Surakhman menyampaikan bahwa konferensi kali ini mengusung tema penguatan profesionalisme wartawan di era digital. “Terima kasih kepada semua pihak atas dukungan pelaksanaan kegiatan konferensi ini,” katanya.

Wakil Bupati Dodo mewakili Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan pers memiliki peran strategis di era keterbukaan informasi sebagai penyampai informasi kontrol sosial sekaligus jembatan antara masyarakat dan pemerintah.

Ia mengajak seluruh insan pers untuk terus menjaga profesionalisme menjunjung tinggi KEJ dengan pemberitaan yang akurat dan berimbang.

“Harapannya Ketua PWI Kabupaten
Kapuas periode 2026–2029 yang terpilih
nantinya dapat melanjutkan program-program organisasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu Ketua terpilih PWI Kapuas 2026-2029 Suhartoyo mengatakan segera melakukan konsolidasi internal organisasi merumuskan program kerja tahun 2026.

“Dalam hal ini membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi vertikal dengan mengedepankan integritas kapasitas fungsi pers,” ujarnya.

Dalam proses pemilihan berlangsung demokratis Suhartoyo memperoleh 9
suara sedangkan Zulkifli 7 suara.

Adapun susunan pengurus PWI Kapuas Ketua Suhartoyo Sekretaris Alexander Putera dan Bendahara Abdul Hair. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Populer