Bank Kalsel Serahkan Bantuan Gerobak Usaha untuk Dorong Kemandirian Ekonomi UMKM Menengah Kebawah - SuaraBorneo.com
Connect with us

Umum

Bank Kalsel Serahkan Bantuan Gerobak Usaha untuk Dorong Kemandirian Ekonomi UMKM Menengah Kebawah

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor usaha mikro menengah kebawah melalui penyaluran program pemberdayaan ekonomi. Kali ini, bantuan berupa sarana usaha gerobak diserahkan secara langsung kepada para pelaku usaha yang membutuhkan guna mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan mereka.

Adapun para penerima manfaat dalam program kali ini adalah Taufik Rahman Ramadhani, Johari, dan Yudi Yanto. Ketiganya merupakan pelaku usaha mikro lokal yang dinilai produktif namun membutuhkan fasilitas pendukung agar usahanya dapat berkembang lebih optimal.

Ketua UPZ Bank Kalsel, Doso Setiawan menyampaikan bahwa program penyerahan bantuan ekonomi ini merupakan wujud nyata dari pemanfaatan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh lembaga. Melalui bantuan modal produktif seperti gerobak, diharapkan para mustahik (penerima manfaat) dapat bertransformasi menjadi lebih mandiri secara finansial.

“Kami berharap sarana usaha yang diberikan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga usaha yang dijalankan semakin berkembang, mandiri, dan mendatangkan keberkahan bagi keluarga,” ujar Ketua UPZ Bank Kalsel dalam keterangannya, Jum’at (22/5/2026).

Program pemberdayaan ekonomi ini mendapat respons positif dan rasa syukur yang mendalam dari para penerima bantuan. Adanya fasilitas gerobak yang lebih bersih dan layak diharapkan mampu menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan omzet penjualan mereka sehari-hari.

Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv]

Rekening Zakat, Infak dan Sedekah :
Bank Kalsel Syariah :
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel

Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153

#UPZBankKalsel #bankkalsel #bankkalselsyariah #Baznas #BaznasKalsel

Bagikan ke

Banjarmasin

Jualan Makin Mudah dan Praktis Bersama QRIS Bank Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Jualan sekarang makin mudah dan praktis bersama QRIS Bank Kalsel. Cukup satu scan, transaksi langsung masuk real-time dan bisa dipantau kapan saja lewat aplikasi Merchant QRIS.

Cocok buat kamu yang ingin usaha maki kekinian, cepat, tanpa potong biaya dan pastinya makin cuan, “Yuk segera daftarkan usahamu jadi Merchant QRIS Bank Kalsel sekarang!,” ajak Bank Kalsel.

Adapun syarat dan ketentuan :

1. Merchant mengisi dan menandatangani formulir permohonan pendaftaran layanan QRIS Bank Kalsel yang didapat dari petugas Cabang Bank Kalsel dan dilengkapi dengan materai.
2. Menyerahkan copy identitas dan copy NPWP dan menunjukkan aslinya kepada Bank.
3. Telah membaca dan memahami Ketentuan layanan Merchant QRIS Bank Kalsel.
4. Mempunyai rekening di Bank Kalsel.
5. Informasi detail mengenai merchant qris dapat melalui website :
https://www.bankkalsel. co. id/produk/detail/
idmerchant-qrisenmerchant-qris/100
[adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pemda Kapuas Saksikan Penandatangan Program Skema Sharing SSI JKN BPJS dan Perusahaan Besar Swasta

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Wabup Dodo pada acara Penandatangan Perjanjian Kerja Sama Kegiatan Desk Program SSI JKN di Aula antara BPJS dan Perusahaan Besar Swasta di Aula Kantor Bapperida Kamis (21/5/2026). (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo menyaksikan secara langsung Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Kegiatan Desk Program Skema Sharing Iuran (SSI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kapuas. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bapperida Kapuas Kamis (21/5/2026).

Hadir Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan Kepala BPJS Kesehatan Kota Palangka Raya Kepala BPJS Kesehatan Kapuas sejumlah Kepala OPD camat serta perwakilan Perusahaan Besar Swasta di Kapuas.

Bupati HM Wiyatno menyampaikan arah kebijakan pembangunan kesehatan Kabupaten Kapuas yang mengacu pada kerangka Pembangunan Jangka Menengah Kesehatan (KPJKM) tahun 2025–2029.

Ia mengatakan hal ini selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas bermartabat dan berbudaya.

“Upaya mewujudkan visi tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan strategi memperluas akses layanan kesehatan meningkatkan mutu pelayanan serta memastikan pemerataan layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Ia melanjutkan Pemerintah Daerah  mendorong peran serta badan usaha melalui program CSR untuk mendukung pembiayaan JKN melalui skema Sharing Iuran. Berdasarkan data terdapat 53 badan usaha sektor perkebunan dengan potensi peserta non-aktif sekitar 34 ribu jiwa.

HM Wiyatno menyampaikan apresiasi kepada badan usaha baik penanaman modal asing maupun dalam negeri yang siap berpartisipasi membantu masyarakat melalui program CSR bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Harapan kami sinergi antara pemerintah badan usaha dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan kesehatan yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Kecamatan Tamban Catur Dukung Program Cetak Sawah

Published

on

Muntoha Plt Camat Tamban Catur. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kecamatan Tamban Catur menyatakan dukungan program cetak sawah oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas.

Hal ini disampaikan Plt Camat Tamban Catur Muntoha kepada wartawan di Kantor Bapperida Kuala Kapuas, Kamis (21/5/2026).

“Intinya mendukung karena program pemerintah dalam rangka mendukung swasembada ketahanan pangan,” katanya.

Ia mengatakan untuk leading sektor teknis pelaksanaannya Dinas PUPR dan Dinas Pertanian.

“Polanya masyarakat secara individu dan gapoktan termasuk tim cetak sawah camat desa PPL serta menteri tani,” katanya.

Meski begitu terkait pelaksanaan harus menjadi perhatian unruk akses alat sehingga tidak menyebabkan jalan menjadi amblas.

Lebih lanjut ia mengatakan berdasarkan pengalaman seperti arahan harapan bupati program ini berjalan dari cetak sawah tanam sampai panen dengan varietas padi lokal dan padi unggul.

Kemudian lahan betul-betul siap tidak ada masalah clear and clean sehingga dapat berjalan dengan baik.

“Wilayah Tamban Catur proyeksi pada tiga desa Desa Tamban Jaya Desa Tamban Baru Tengah dan Desa Tamban Baru Timur. Pastinya ini meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Jelang Idul Adha 2026, Kelompok Nelayan KUB Cahaya Timur terima Paket Sembako untuk Anggota dan Warga

Published

on

KUB Cahaya Timur menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Rona bahagia terpancar dari wajah para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Cahaya Timur serta warga di sekitar Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kamis (21/5/2026).

​Di tengah situasi ekonomi yang dinamis, tantangan cuaca yang kerap tak menentu, serta menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1447 H, KUB Cahaya Timur menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako.

Bantuan yang diinisiasi oleh internal kelompok ini diserahkan langsung oleh Mulyadi, selaku pengurus KUB Cahaya Timur, kepada seluruh anggota kelompok nelayan serta masyarakat sekitar yang membutuhkan.

​Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat pesisir, sekaligus menjadi berkah dalam menyambut hari raya kurban yang tinggal menghitung hari.

Kegiatan penyerahan bantuan paket sembako untuk kelompok tersebut berjalan dengan penuh rasa kekeluargaan dan dirasakan sangat berarti. Mengingat profesi nelayan tangkap sangat bergantung pada kondisi alam, fluktuasi hasil laut seringkali memengaruhi stabilitas dapur mereka.

Apalagi di momen menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Adha, kebutuhan pokok keluarga biasanya cenderung meningkat.

Dalam kesempatan tersebut, Mulyadi menyampaikan aksi sosial ini merupakan wujud komitmen dan kepedulian nyata untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga nelayan sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan warga sekitar.

​”Momentum Idul Adha adalah tentang semangat berbagi dan kepedulian antarsesama. Sebagai pengurus, kami sadar betul bagaimana kondisi di lapangan saat cuaca sedang tidak menentu. Oleh karena itu, bantuan ini tidak hanya kami peruntukkan bagi anggota KUB Cahaya Timur, tetapi juga untuk warga sekitar lingkungan kita yang membutuhkan. Kami berharap ini bisa membawa sukacita dalam menyambut hari raya,” ujar Mulyadi.

​Perwakilan anggota KUB Cahaya Timur beserta warga sekitar menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas inisiatif dan kepedulian yang digerakkan oleh kepengurusan kelompok tersebut. Menurut mereka, bantuan ini datang di waktu yang sangat tepat.

​”Kami atas nama seluruh anggota KUB Cahaya Timur dan perwakilan warga sangat berterima kasih atas bantuan sembako ini. Bagi kami yang menggantungkan hidup dari laut, dan warga yang sedang kesulitan, bantuan seperti ini bukan sekadar paket makanan, melainkan bentuk perhatian nyata yang sangat meringankan beban dapur keluarga, terutama jelang lebaran haji ini,” ujar salah satu anggota kelompok nelayan.

​Mulyadi berharap aksi solidaritas seperti ini dapat memicu kepedulian yang lebih luas, baik dari pemerintah maupun pihak swasta, guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir di Kecamatan Sungai Raya secara berkesinambungan.

Ia juga berpesan agar seluruh anggota KUB Cahaya Timur terus berupaya menjaga kekompakan dan keharmonisan dengan warga sekitar.

​Desa Sungai Duri yang terletak di pesisir Kabupaten Bengkayang dikenal sebagai salah satu lumbung nelayan tangkap yang potensial.

​”Melalui penyerahan sembako di bulan yang penuh berkah menjelang Idul Adha ini, diharapkan semangat para nelayan KUB Cahaya Timur untuk tetap melaut dan menjaga kelestarian perairan Bengkayang tetap terjaga dengan baik, termasuk bersama warga sekitar ikut menjadi garda Kamtibmas di perairan,” tutup Mulyadi. (Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Naik Dango Perkuat Ikatan Silaturahmi Etnis Dayak dan Kerajaan Mempawah

Published

on

Pesta adat Naik Dango yang digelar di Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang tahun 2026. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Pesta adat Naik Dango yang digelar di Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang tahun 2026, menjelma menjadi panggung nyata indahnya toleransi dan kokohnya ikatan antaretnis.

Agenda tahunan ini tidak sekadar menjadi ritual ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah bagi masyarakat Dayak, melainkan juga sebuah refleksi mendalam dari persaudaraan yang telah mengakar kuat dalam sejarah, terutama hubungan harmonis antara etnis Dayak dan Kerajaan Mempawah.

Puncak perayaan yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, menjadi bukti nyata bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan perajut harmoni bangsa.

Pesona keberagaman dan kuatnya tali persaudaraan antaretnis tersebut terpancar nyata sepanjang jalannya pagelaran tradisi Naik Dango.

Nuansa toleransi langsung terasa hangat saat parade seni dimulai. Berbagai etnis lebur dalam kegembiraan, berjalan beriringan dengan penuh rasa bangga mengenakan busana tradisional masing-masing sebagai bentuk penghormatan sekaligus dukungan nyata terhadap kelestarian budaya Naik Dango.

Berpusat di Rumah Adat Samalantan, event tahunan ini tetap konsisten merawat keluhuran adat istiadat warisan luhur. Namun, ada hal yang sangat istimewa pada perayaan kali ini. Kehadiran barisan kehormatan dari Kerajaan Mempawah turut mewarnai, memperindah, dan menggenapi kemeriahan pesta adat tersebut.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Samalantan, Zainal, menyatakan bahwa kolaborasi budaya antara etnis Dayak dan Kerajaan Mempawah dalam perayaan Naik Dango tahun ini merupakan sebuah kehormatan yang sangat besar bagi pihaknya.

“Kolaborasi budaya antara etnis Dayak dan Kerajaan Mempawah dalam perayaan Naik Dango tahun ini merupakan sebuah kehormatan yang sangat besar bagi kami. Bagi masyarakat Dayak Samalantan, Kerajaan Mempawah bukan sekadar tamu, melainkan kerabat sekaligus saudara dekat. Ikatan silaturahmi yang telah terjalin lama ini kini kembali kita rawat secara indah dan berkelanjutan melalui jalur kebudayaan,”
ungkap Zainal Ketua DAD Kecamatan Samalantan.

Sementara itu, pentingnya pelestarian nilai-nilai luhur dan kebersamaan ini juga ditegaskan oleh pihak kesultanan. Raja Mempawah ke-XIV menegaskan agenda budaya seperti Naik Dango memiliki esensi yang sangat besar dalam membangun fondasi persaudaraan bangsa di tengah dinamika modernisasi.

“Agenda budaya seperti Naik Dango ini memiliki esensi yang sangat besar dalam membangun fondasi persaudaraan bangsa. Kami berharap melalui momentum ini, kita mampu mendorong kemajuan bersama sekaligus membentuk generasi muda yang mencintai akar budayanya sendiri. Dengan demikian, nilai-nilai tradisi luhur dapat menjadi benteng pertahanan yang kokoh di tengah kemajemukan masyarakat yang ada saat ini,” tegas Mohammad Hafijh Adinugraha, Raja Mempawah ke-XIV

Lebih dari sekadar perayaan spiritual dan kebudayaan, kemeriahan Naik Dango di Kecamatan Samalantan juga membawa berkah nyata bagi masyarakat setempat. Perputaran roda ekonomi di kawasan tersebut berdenyut positif seiring melimpahnya rezeki bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Para pedagang dan pengrajin lokal tampak ikut andil memadati kawasan sekitar Rumah Adat Samalantan, memanen berkah ekonomi dari antusiasme pengunjung yang membeludak.(Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Dialog Kebangsaan, Kapuas Terus Perkuat Harmoni Kerukunan Umat Beragama dan Stabilitas Daerah

Published

on

Kegiatan Dialog Kebangsaan dan Kerukunan Umat Beragama Lintas Pemangku Kepentingan (Stakeholders) Kabupaten Kapuas Tahun 2026 yang digelar FKUB Kabupaten Kapuas di Aula Bapperda Kapuas Rabu (20/5/2026). (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Kerukunan umat beragama merupakan pilar penyangga utama dalam memelihara kelangsungan stabilitas daerah.

Keberagaman yang dimiliki oleh Kabupaten Kapuas harus disikapi secara bijak sebagai sebuah kekayaan budaya dan kekuatan pembangunan bukan sebagai pemecah belah.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kapuas Dodo yang membacakan sambutan Bupati Kapuas HM Wiyatno pada Kegiatan Dialog Kebangsaan dan Kerukunan Umat Beragama Lintas Pemangku Kepentingan (Stakeholders) Kabupaten Kapuas Tahun 2026 yang digelar FKUB Kabupaten Kapuas di Aula Kantor Bapperida Kapuas Rabu (20/5/2026).

Acara diinisiasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kapuas tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda perwakilan FKUB Provinsi Kalimantan Tengah jajaran pengurus FKUB Kapuas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Yunabut para tokoh agama tokoh masyarakat keterwakilan elemen pelajar mahasiswa serta undangan lainnya.

“Kemajemukan harmoni bangsa Indonesia khususnya di Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini merupakan karunia sekaligus amanah yang harus kita jaga bersama.

Oleh karena itu saya mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus merawat toleransi saling menghormati dan memperkuat komitmen kebangsaan guna mewujudkan tatanan kehidupan yang harmonis dan damai,” ujarnya.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kapuas Ali Damrah mengatakan sasaran kegiatan untuk meningkatkan rasa kerukunan umat beragama di Kabupaten Kapuas.

“Mencegah terjadinya kemungkinan hal-hal yang tidak sesuai dengan kerukunan persatuan dan kesatuan bangsa. Kita sama-sama mempererat rasa persaudaraan di antara seluruh pemangku kepentingan terutama kerukunan umat beragama dan kebangsaan di Kabupaten Kapuas,” katanya.

Sementara itu ketua panitia pelaksana Bidin menyampaikan apresiasi kepada Pemda Kapuas atas dukungannya.

“Tujuan utama dari pertemuan lintas sektor ini adalah meningkatkan partisipasi aktif seluruh stakeholders penguatan wawasan kebangsaan serta penyamaan persepsi dalam merawat kerukunan demi tercapainya iklim daerah yang kondusif aman dan sejahtera,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Bupati : Posyandu Memiliki Peran Strategis Melalui Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno pada acara Pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas masa bakti 2026-2029 dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se Kabupaten Kapuas. (foto/st)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Keberadaan Posyandu kini telah bertranformasi sebagai garda terdepan memperkuat pelayanan dasar masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Kapuas HM Wiyatno ketika melantik Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas masa bakti 2026-2029 serta Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se Kabupaten Kapuas bertempat di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas Rabu (20/5/2026).

Menurutnya Posyandu saat ini telah menjadi Posyandu era baru dengan peran yang semakin strategis. “Implementasi melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM),” katanya.

Ia mengatakan enam bidang SPM tersebut mencakup pendidikan kesehatan pekerjaan umum perumahan rakyat ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat serta bidang sosial.

Namun begitu penguatan Posyandu tidak dapat berjalan sendiri melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh elemen.

Ia melanjutkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah perangkat daerah terkait pemerintah kecamatan pemerintah desa dan kelurahan organisasi kemasyarakatan pihak swasta hingga lembaga perbankan mendukung transformasi Posyandu di Kabupaten Kapuas.

Diharapkan transformasi Posyandu dapat mendorong sinkronisasi program pemantauan pelaksanaan pelayanan hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia sehingga Posyandu dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Lebih daripada itu Posyandu adalah pilar pembangunan desa dan ujung tombak pelayanan dasar masyarakat dalam hal ini diperlukan sinergi lintas sektor yang menjadi kunci dalam mewujudkan Kapuas Bersinar,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Populer