GTC Banjarbaru Pemuda Pancasila Bersama Indika Foundation, Kembali Mendapatkan Pelatihan – SuaraBorneo.com
Connect with us

Banjarbaru

GTC Banjarbaru Pemuda Pancasila Bersama Indika Foundation, Kembali Mendapatkan Pelatihan

Published

on

BANJARBARU, suaraborneo.com -Relawan Gugus Tugas Cabang (GTC) Pemuda Pancasila Kota Banjarbaru bersama Indika Foundation, kembali mendapatkan pelatihan relawan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara virtual, di Posko GTC Banjarbaru, Selasa (07/09/2021).

Seusai mendapatkan pembekalan dari Gugus Tugas Nasional Relawan Task Force Kemanusiaan (GTN RTFK) Covid-19, terkait persiapan aksi sosial yang rencananya digelar tanggal 13 September 2021 mendatang.

Ketua GTC Kota Banjarbaru, A Yani Makkie berharap melalui pelatihan relawan dari BNPB ini, para relawan yang bertugas di lapangan nantinya mempunyai bekal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, Yani Makkie juga berpesan kepada para relawan agar tetap mengedepankan protokol kesehatan pada saat melaksanakan kegiatan.

“Jadikan contoh yang baik kepada masyarakat, tunjukkan bahwa Pemuda Pancasila peduli dan berada di tengah-tengah masyarakat,” harapnya.

Pembekalan diantaranya di berikan oleh Decky Matulessy, dari Sub Bidang Pelatihan Bidang koordinasi Relawan BNPB yang didapuk menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan ini, menyampaikan berbagai macam hal terkait kerelawanan, diantaranya yakni ciri khusus relawan dan tugas relawan dalam penanganan Covid-19.

“Relawan itu punya ciri khusus, yakni pelayanan terhadap individu atau kelompok dilakukan secara sadar dan atas kemauan sendiri,” ujar Decky.

Selanjutnya kata Decky, relawan fokus pada kesejahteraan bagi yang dilayani, melakukan pelayanan dalam semangat kebersamaan dan persaudaraan, dan tidak mengharapkan imbalan.

“Sedangkan alasan umum menjadi relawan yakni, memiliki keinginan untuk menolong orang lain, mengekspresikan nilai-nilai yang dianut, dan sebagai kesempatan untuk mendapat keterampilan baru dan bertemu dengan orang baru,” jelasnya.

Kemudian, untuk tugas relawan dalam penanganan Covid-19 jelas Decky, yakni membantu posko-posko dan menggerakkan masyarakat untuk terlibat menjadi relawan dalam upaya penanganan Covid-19 di tingkat RT/RW, desa maupun kelurahan.

Tak hanya itu, para relawan juga melakukan edukasi dan sosialisasi dan monitoring protokol kesehatan di layanan publik, mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat, membantu penanganan pasien dan keluarganya yang terkonfirmasi positif Covid-19, mendukung penanganan bencana lainnya yang terjadi di masa pandemi Covid-19, sampai menguatkan organisasi atau lembaga dalam penanganan Covid-19.

“Mereka (para relawan) juga menginformasikan laporan-laporan yang ada di lapangan melalui penggunaan aplikasi SIM-R dan BLC (Bersatu Lawan Covid-19),” imbuhnya. (hrs-sb)

Bagikan ke

Banjarbaru

Kalsel Jadi Tuan Rumah Rakornas ke-15 Komisi Informasi se-Indonesia

Published

on

Rapat Koordinasi Nasional ke-15 Komisi Informasi se-Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 10-13 Juni 2024. (Foto/Iklan)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Provinsi Kalimantan Selatan berkesempatan menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional ke-15 Komisi Informasi se-Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 10-13 Juni mendatang.

Berbagai persiapan hampir rampung dilakukan oleh panitia daerah untuk menyambut dan mengisi rangkaian pelaksanaan Rakornis KI tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan panitia daerah sangat antusias menyambut rakernas ini, berbagai persiapan pun dimatangkan mulai dari penyambutan, publikasi, dan kegiatan kearifan lokal lainnya yang melibatkan partisipasi masyarakat banyak.

“Sesuai dengan keinginan Gubernur Kalsel Paman Birin yang sangat mendukung kegiatan ini, kitapun siap memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta yang hadir, apalagi Kalsel terkenal dengan keramahtamahannya,” kata Muslim, Banjarbaru, Jum’at (7/6/2024).

Pelaksanan Rakonas KI ini juga sebagai media untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang keseriusan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap keterbukaan informasi publik, khususnya yang berkaitan dengan kinerja pemerintah daerah.

Sejumlah kegiatan pun telah disiapkan panitia daerah untuk mengisi rangkian Rakornas KI tersebut seperti seminar nasional, rapat organisasi, city tour ke sejumlah geosite geopark, dan kegiatan menarik lainnya yang melibatkan masyarakat.

“Sebagai tuan rumah yang baik kita juga akan mengadakan gala dinner untuk mempererat keakraban, sesuai dengan keinginan dari Paman Birin,” tuturnya.

Dalam mendukung keterbukan informasi, Diskominfo Kalsel terus mengoptimalkan perannya sebagai Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) utama di Provinsi Kalsel.

“Salah satunya dengan memperkuat koordinasi dengan semua entitas di lingkungan Pemprov Kalsel baik SKPD dan UPTD pelayan publik untuk menginformasikan kegiatan-kegiatan berkaitan pelayanan publik kepada masyarakat,” ucapnya.

Pelaksanaan Rakornas KI ini juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Provinsi Kalsel untuk meningkatkan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Provinisi Kalsel yang saat masuk dalam kategori menuju informatif menjadi daerah informatif.

“Kita akan terus tingkatkan peranan KI untuk mengudkasi masyarakat terhadap keterbukaan informasi ini. Rakornas ini juga menjadi kesempatan kita untuk menunjukan keseriusan kita terhadap keterbukaan informasi. Dengan berbagai upaya yang kita lakukan ini, Insyaallah Provinsi Kalsel bisa menjadi daerah yang informatif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KI Provinsi Kalsel, Nawang Wijayati mengungkapkan bahwa pihaknya siap mendukung kesuksesan pelaksan Rakornas KI ke-15.

“Kami siap menjadi tuan rumah dan mendukung suksesnnya pelaksanaan Rakornas ini sesuai dengan harapan Gubernur kita Paman Birin untuk terus Bergerak. Bahkan beberapa hari terkahir ini kami sibuk melakukan follow up kedatangan para peserta,” ujar Nawang.

Dijadwalkan, sejumlah pembicara nasional akan hadir, di antaranya Ketua Kadin, Ketua PWI, Menkopolhukam serta dari Kementerian Pariwisata dan Komisi I DPR RI.

“Semoga pelaksanaan Rakornas ini membawa aura positif bagi seluruh pihak, khsusunya masyarakat Banua,” pungkasnya. [ad/ril]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Gubernur Kalsel Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila 

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin memimpin Upacara Peringatan Hari Pancasila. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin memimpin Upacara Peringatan Hari Pancasila di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Kota Banjarbaru pada Sabtu (1/6/2024) pagi.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh jajaran ASN, TNI/Polri, DPRD Kalsel, PKPPI Kalsel, Satpol PP/Damkar, akademisi, guru, mahasiswa/pelajar, serta seluruh pegawai dan pejabat Pemprov Kalsel.

Di lapangan juga terlihat sejumlah organisasi masyarakat seperti menwa, pramuka dan sebagainya.

Terompet pertama dibunyikan, barisan jajaran mulai disiapkan. Pukul 08.00 Wita, Komandan upacara memasuki tempat upacara. Tak lama, Gubernur H Sahbirin Noor atau Paman Birin selaku inspektur upacara tiba di tempat upacara, maka sesi itu laporan perwira upacara bahwa pasukan siap dilaksanakan.

Pengibaran sang merah putih mulai dinaikkan, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bergerak menuju lapangan. Para undangan berdiri, Gubernur Kalimantan Selatan itu menginstruksikan agar jajaran dapat mengheningkan cipta sejenak.

Pembacaan teks Pancasila oleh Gubernur Paman Birin yang diikuti oleh seluruh hadirin upacara. Kemudian tanda kebesaran dibuka, maka Undang-undang Dasar (UUD) 1945 langsung dibacakan oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

Selaku inspektur, Paman Birin membacakan sambutan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Pada sambutan itu, Paman Birin menyampaikan bahwa suatu bangsa tidak akan lepas dari nilai-nilai Pancasila, karena sejarah mencatat bahwa Presiden Ir. Soekarno yang pertama menggaungkan kemerdekaan Indonesia pada masa silam.

“Pada hari ini, kita memperingati upacara Hari Pancasila di tahun 2024. Mengingat sang proklamator Ir. Soekarno yang mempelopori teks naskah Pancasila dalam sambutannya untuk kemerdekaan Republik Indonesia,” sampai Paman Birin.

Dalam upacara itu, Paman Birin menyebutkan tema yang diusung adalah Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa, Generasi Emas Tahun 2045. Keberagaman ras, suku, agama dan bahasa, dirinya memaknai kesatuan Indonesia dalam Bhineka Tunggal Ika.

“Hal itu untuk menyongsong Indonesia Emas. Sebagai bangsa yang majemuk, maka Pancasila dengan nilai-nilai yang terkandungnya itu menjadi hikmah dalam kehidupan berbangsa. Dan supaya mencapai cita-cita negeri ini,” ucap Paman Birin dalam amanat upacara.

Paman Birin juga menyampaikan, Pancasila sebuah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT. Sehingga, menurutnya harus kita pahami dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Terakhir, Paman Birin juga berpesan agar bangsa ini menjadi besar maka warga Indonesia khususnya Kalimantan Selatan untuk menjadikan karakternya sebagai rakyat yang tangguh, berintegritas dan menjunjung tinggi etika.

“Karena di luar sana, tantangan semakin nyata dalam menghadapi situasi global. Nilai Pancasila menjadi pedoman untuk melangkah sebagai negara yang maju,” tandasnya.

Momentum itu, pemberian paket bendera merah putih oleh Gubernur Kalimantan Selatan kepada perwakilan masyarakat adat, akademisi, guru, mahasiswa hingga pelajar. Mengabadikan foto bersama di akhir acara, mereka tersenyum bersama Paman Birin sambil mengepalkan tangan. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Gubernur Sahbirin Noor Resmi Buka Kejurnas Pencak Silat PPLP/SKO se-Indonesia, Diikuti 282 Atlet dari 27 Provinsi

Published

on

Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor atau Paman Birin membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat antar Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Daerah dan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) se-Indonesia tahun 2024.

Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini digelar di Gedung Olahraga (GOR) Gelora Paman Birin, Banjarbaru, pada Senin (27/5) pagi.

Kejuaraan yang digelar dari tanggal 26 Mei hingga 1 Juni 2024 ini mempertandingkan dua kelas, yaitu kelas golongan pra remaja (di atas 11 sampai dengan 14 tahun) putra putri dan kelas golongan remaja (di atas 14 sampai dengan 18 tahun putra putri).

Adapun, para peserta yang berjumlah 282 atlet akan memperebutkan medali untuk pra remaja putra yaitu 6 emas, 6 perak, dan 12 perunggu. Sementara itu pra remaja putri yaitu 5 emas, 5 perak, dan 10 perunggu. Lalu, remaja putra yaitu 9 emas, 9 perak, dan 18 perunggu. Remaja putri, 8 emas, 8 perak, dan 16 perunggu.

Sebagai tuan rumah, Kalsel tak ingin ketinggalan. Sebanyak 17 atlet terbaik dari Kalsel turun bertanding di berbagai kelas putra dan putri dalam Kejurnas tersebut.

Acara pembukaan yang meriah ini diawali dengan berbagai atraksi pencak silat yang dibawakan oleh para pendekar muda dari berbagai perguruan di Kalsel.

Selain itu, kemeriahan acara dilanjutkan dengan defile kontingen peserta dari 27 provinsi, Para atlet dari berbagai daerah dengan penuh semangat menunjukkan kekompakan dan kebanggaan mereka dalam membawa nama daerahnya masing-masing.

Dilanjutkan dengan pembacaan teks ikrar janji atlet dan janji wasit. Pembacaan ikrar ini menegaskan komitmen para atlet dan wasit untuk menjunjung tinggi sportivitas dan fair play dalam ajang olahraga ini.

Dalam sambutannya, Paman Birin mengucapkan selamat datang kepada seluruh atlet, official, serta para pendamping di Bumi Lambung Mangkurat, Kalsel Babussalam.

“Saya ucapkan selamat datang, Semoga Kejuaraan Nasional Pencak Silat ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta dapat menjadi wahana lahirnya bibit-bibit atlet pencak silat nasional yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” ujarnya.

Paman Birin juga menambahkan rasa bangga dan kehormatannya karena Provinsi Kalsel dipercaya untuk menjadi tuan rumah kejuaraan yang sangat penting dan prestisius ini.

“Saya merasa sangat bangga dan terhormat, karena Banua kami, Kalsel, dipercaya untuk menggelar Kejurnas Pencak Silat yang begitu penting dan prestisius ini,” tambahnya.

Paman Birin juga menyampaikan kenangan pribadinya sebagai mantan atlet pencak silat.

“Dulu saya pernah menjadi atlet pencak silat dan mengikuti kejuaraan di Sulawesi. Pengalaman tersebut sangat berharga dan membentuk semangat juang saya hingga kini.” tutur Paman Birin.

Mengakhiri sambutannya, Paman Birin memberikan semangat khusus kepada para atlet.

“Saya ingin mendengarkan suara-suara juara, pendekar-pendekar pencak silat dari penjuru tanah air. Apabila saya menyebutkan ‘Salam olahraga’, maka jawabannya adalah ‘Jaya’. Apabila saya menyebutkan ‘Bergerak’, maka jawabannya adalah ‘Yes’. Tangan dikepal serta suara dikuatkan, kalau perlu kita pecahkan GOR ini!” seru Paman Birin dengan penuh semangat, diikuti gemuruh jawaban para atlet yang memenuhi GOR Gelora Paman Birin.

GOR Gelora Paman Birin seakan bergetar dengan semangat juang para atlet pencak silat dari seluruh penjuru tanah air.

Suasana ini mencerminkan tekad dan semangat mereka untuk meraih kemenangan dan mengharumkan nama daerah mereka masing-masing.

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Hermansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan peserta dari 27 provinsi, dengan total 282 atlet.

“Kejuaraan Nasional Pencak Silat antar PPLP/PPLPD dan SKO Tahun 2024 ini diikuti oleh 27 provinsi dengan total 282 atlet, yang terdiri dari 20 PPLP/SKO tingkat provinsi, 18 PPLP/SKO tingkat kabupaten/kota, serta 5 Sekolah Khusus Olahraga (SKO).” jelas Hermansyah.

Ia juga menyampaikan rasa syukur bahwa hari ini merupakan kali pertama GOR Gelora Paman Birin dipergunakan.

“Ini adalah momentum bersejarah bagi GOR Gelora Paman Birin dan Provinsi Kalsel, kami berharap acara ini menjadi awal dari kemajuan olahraga di Kalsel, serta memperkokoh semangat dan prestasi para atlet daerah,” kata Hermansyah.

Acara pembukaan ini ditutup dengan pemukulan gong oleh Paman Birin, menandai dibukanya secara resmi kejuaraan ini.

Pemukulan gong tersebut didampingi dan disaksikan oleh Pimpinan Forkopimda Kalsel, Staf Khusus dan Staf Ahli Gubernur, Sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kalsel, perwakilan IPSI pusat serta para juri, para atlet dan official dari 27 provinsi di seluruh Indonesia. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Paman Birin dan Acil Odah Disambut Meriah Pelajar pada Launching Germas Cinta Banua di SMAN 2 Banjarbaru

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin bersama istri Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah meresmikan Gerakan Remaja Sehat, Ceria, Inovatif, Tangguh dan Aktif Bangun Negeri Bersama (Germas Cinta Banua) Tahun 2024. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin bersama istri Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah meresmikan Gerakan Remaja Sehat, Ceria, Inovatif, Tangguh dan Aktif Bangun Negeri Bersama (Germas Cinta Banua) Tahun 2024 di SMAN 2 Banjarbaru pada Senin (25/5) pagi.

Kedatangan di sekolah, Paman Birin dan Acil Odah disambut antusias dan meriah oleh pelajar, guru SMAN 2 Banjarbaru.

Kedatangan Paman Birin dan Acil Odah pun juga disambut kesenian Hadrah khas Banjar dengan diiringi lantunan sholawat. Kemudian, ketiga perempuan menampilkan tarian Radap Rahayu sebagai Opening Ceremony Germas Cinta Banua. Pengalungan bunga pun dilakukan oleh salah satu penari ke Paman Birin dan Acil Odah.

Paman Birin dan Acil Odah langsung meninjau lokasi pemeriksaan kesehatan di ruang sekolah. Sebanyak 5 bilik, gubernur bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan itu nampak berinteraksi dengan petugas dan pelajar.

Sejak pagi itu, terdaftar sebanyak 144 orang melakukan Medical Check Up (MCU).

“Pelajar SMAN 2 Banjarbaru yang bunda cintai. Acara ini agar mewujudkan generasi emas tahun 2045 akan mendatang, kita sejak sekarang mulai menyiapkannya. Germas Cinta Banua ini memang teruntuk anak-anak atau para siswa sekolah,” ucap Acil Odah, tersenyum.

Acil Odah bersyukur bahwa pagi ini kita dapat berkumpul dalam menggerakan hidup yang lebih sehat, tangguh dan inovatif agar membangun negeri.

Kepada gubernur, dirinya melaporkan bahwa 22 persen pertumbuhan anak meningkat dari jumlah penduduk Kalimantan Selatan, sehingga pihaknya mengusung program kesehatan untuk menyasar pelajar di sekolah.

“Sebab itu, Dinkes Kalimantan Selatan bersama Forum Gerakan Masyarakat Sehat (FGMS) dengan jajaran stakeholder terkait. Mendorong program kesehatan ini sebagai bentuk preventif (pencegahan) secara dini,” ungkap Ketua TP PKK Kalsel itu.

Acil Odah juga mendorong agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan dapat mengimplementasikan program Germas Cinta Banua ini ke sekolah-sekolah di Kalsel Babussalam. Sehingga, dirinya berharap agar menciptakan remaja yang berjiwa sehat dan aktif untuk masyarakat sekitar.

“Lewat pemberdayaan di sekolah, maka pelajar akan siap menghadapi tantangan di masyarakat. Tujuannya juga mengintervensi ke wilayah masyarakat agar hidup bersih dan sehat, tentunya lewat sekolah ini dulu membina pelajar. Supaya terbangun komitmen bersama untuk hidup yang lebih baik lagi di Banua,” terang Acil Odah.

Sebab itulah, metode yang dilakukan oleh Dinkes Kalsel untuk memfasilitasi dan menyediakan layanan kesehatan dalam mengetahui kondisi fisik dan mentalnya, baik itu pemberian obat penambah darah, vitamin penambah gizi dan pemeriksaan penyakit cepat menular. Acil Odah mengatakan, Germas Cinta Banua ini nantinya juga akan diisi banyak narasumber yang ahli dibidangnya tersebut.

Seusai sambutan, Acil Odah langsung didampingi Paman Birin bersama jajaran SKPD lingkup Pemprov Kalimantan Selatan melakukan sebuah penandatanganan komitmen bersama dalam mendukung implementasi Germas Cinta Banua mewujudkan Kalsel Maju.

Dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin mengawali dengan ucapan salam yang diikuti oleh pelajar SMAN 2 Banjarbaru dengan suara yang kencang.

“Semangatnya luar biasa, terus bergerak. Itulah yang disenangi oleh paman agar melakukan aktivitas tubuh dan menciptakan kesenangan tiap harinya, sehingga hidup jadi sehat. Utamakan juga menjaga lingkungan sekitar kita,” ucap Paman Birin, memberi pesan ke siswa SMAN 2 Banjarbaru.

“Sebagai manusia yang hidup sehat maka akan terhindarnya penyakit yang menular. Barangkali membuat kita akan senang dan bahagia,” ungkap gubernur dua periode itu.

Paman Birin pun memberikan nasihat kepada siswa agar melakukan senyum, sebagaimana tanda ibadah yang dianggap itu sodaqoh. Menurutnya, sodaqoh tidak melulu tentang uang saja.

Paman Birin berpesan agar terus melakukan aktivitas hidup yang sehat dan memberikan terbaik untuk masyarakat.

“Semoga, hari ini berkah untuk kita semua. Demikianlah yang dapat saya sampaikan, acara Germas Cinta Banua resmi dibuka,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Kota Banjarbaru, Saryono menyampaikan bahwa pihaknya sangat merasa bangga dan bahagia kedatangan Gubernur Kalimantan Selatan atau Paman Birin bersama Acil Odah selaku Kadinkes Kalsel yang menyelenggarakan acara ini di sekolah tercintanya.

“Alhamdulillah, Paman Birin hadir kembali ke SMAN 2 Banjarbaru. Dan kepada Acil Odah, kami juga ucapkan sebesar-besarnya atas ditunjuknya sekolah kami sebagai sasaran implementasi Germas Cinta Banua,” ungkap Saryono.

Saryono juga mengucapkan tanda terima kasih atas pemberian Doorprize sebuah sepeda motor untuk pelajar yang terpilih dalam undiannya. Hal itu, baginya akan memberi semangat kepada anak-anak SMAN 2 Banjarbaru untuk semakin giat lagi belajar.

“Saya do’akan untuk Acil Odah selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel agar nantinya sukses dan dicintai penuh oleh masyarakat di Banua. Atas nama sekolah, kami ucapkan kembali terima kasih,” tutupnya. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Komitmen Gubernur Kalsel Bantu Pendampingan 1.000 Sertifikat Halal Pelaku Usaha Banua

Published

on

Penyerahan secara simbolis sertifikat halal dilakukan Gubernur Paman Birin melalui Plt Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel Hj Raudatul Jannah SKM M.Kes atau Acil Odah. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin mengintruksikan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM melakukan pendampingan 1.000 sertifikat halal bagi pelaku usaha usaha yang tersebar di 13 kabupaten/kota.

Penyerahan secara simbolis sertifikat halal dilakukan Gubernur Paman Birin melalui Plt Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel Hj Raudatul Jannah SKM M.Kes atau Acil Odah di Aula Idham Khalid Kantor Gubernur di Banjarbaru, Selasa (21/05/2024).

Gubernur Paman Birin melalui Acil Odah menyampaikan sejauh ini Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen gerak cepat untuk menerbitkan 1000 sertifikat halal.

Selain itu, pelaku usaha di Provinsi Kalsel, memiliki peluang lebih besar lagi untuk tumbuh sebagai produsen makanan halal dan potensi ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan merangkul seluruh elemen baik dari kalangan ulama, akademisi, organisasi, dan media guna menumbuhkan atensi masyarakat Banua maupun pelaku usaha terhadap pentingnya sertifikasi halal.
Sertifikat yang didapat ujar Acil Odah merupakan aset kepercayaan konsumen terhadap produk yang tawarkan.
Acil Odah menambahkan, para pelaku usaha agar mengajak rekan-rekannya untuk segera mendapatkan sertifikat halal ini, sehingga produk mereka mudah diterima semua kalangan. Acil Odah pun mendorong para pelaku usaha yang didominasi kaum perempuan atau acil-acil ini, bisa memasarkan produknya ke tingkat pasar lebih luas atau ke luar daerah bahkan mancanegara.

Lakukan upaya perbaikan kualitas mutu ujarnya, apalagi saat ini terbuka peluang besar di kawasan IKN, Kalimantan Timur untuk pemasangan produk usaha.

Turut hadir dalam kegiatan “Roadshow Kita Halalin 2024” ini, Kepala Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM AH Noviet, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel Wahyu Pratomo, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel Gusti Yanuar Rivai, Kepala Dinas Kominfo Kalsel Muhammad Muslim, para kepala dinas terkait, pengurus KADIN, IWAPI, dan pejabat Kementerian Agama Kalsel.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel Gusti Yanuar Rivai menambahkan, terkait pendampingan 1.000 sertifikat halal, hingga saat ini sudah terlampaui.

Dalam waktu dekat ujar Rivai, pihaknya akan meminta kuota tambahan agar lebih banyak pelaku usaha di daerah ini yang mendapatkan sertifikat halal.

Sedikitnya di Kalsel lanjut Rivai, terdapat 255.000 pelaku usaha kecil dan menengah diberbagai bidang, dan sekitar 8000 diantaranya sudah mengantongi sertifikat halal.

Pendampingan halal sertifikat ini, dilakukan untuk memudahkan pelaku usaha memenuhi ketentuan UU No.33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) yang mewajibkan produk makanan, minuman, hasil sembelihan dan jasa penyembelihan, bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan penolong untuk produk makanan dan minuman untuk bersertifikasi halal.

Sebagai informasi, semula kewajiban sertifikasi halal bagi produk-produk UKM paling lambat Oktober 2024, tapi dimundurkan menjadi Oktober 2026.

Ketentuan ini berlaku di antaranya untuk produk UMK makanan dan minuman, obat tradisional, herbal, produk kimia kosmetik.

Sementara itu, tenggat waktu wajib sertifikasi halal untuk produk dari usaha kategori menengah dan besar tetap Oktober 2024.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Riza Damanik di Bogor, Kamis (16/5) mengatakan, meskipun ditunda, pihaknya tetap mengawal kewajiban sertifikasi halal bagi UMKM, termasuk memperkuat sosialisasi dan literasi para pelaku usaha terkait kebijakan ini. Sehingga pelaku UMKM bisa lebih mudah, cepat, agresif untuk bisa terlibat dalam inisiatif ini untuk mendaftar diri.
Kemenkop UKM juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memvalidasi halal, memperkuat data UKM yang membutuhkan sertifikasi halal. Dia meyakini dengan literasi yang kuat terkait sertifikasi halal, semua isu dan permasalahan yang terkait dengan hal tersebut dapat diselesaikan tuntas pada tahun 2026.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/5), menyebutkan penundaan kewajiban sertifikasi halal untuk usaha mikro dan kecil ini salah satunya disebabkan rendahnya pencapaian target sertifikasi halal per tahun.

Ia menyebut saat ini target yang diharapkan adalah 10 juta sertifikasi halal per tahun, tetapi baru tercapai sekitar 4 juta. Kewajiban sertifikasi halal hanya ditujukan bagi usaha yang telah memiliki nomor induk berusaha (NIB).

Oleh karena itu, pemerintah mendorong para pelaku usaha pedagang kaki lima untuk mendapatkan NIB terlebih dulu sebagai syarat sertifikasi halal.

Adapun Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas mengatakan penundaan sertifikasi halal bagi produk makanan dan minuman UMK menjadi Oktober 2026 merupakan sebuah bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat.

Dengan penundaan ini, kata Menag Yaqut, pelaku UMK diberi kesempatan untuk mengurus NIB dan mengajukan sertifikasi halal sampai Oktober 2026.

Meski demikian, kewajiban sertifikasi halal tetap diberlakukan mulai 18 Oktober 2024 bagi selain produk UMK yang terkategori self declare.

Kewajiban sertifikasi halal diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Acil Odah Lepas Jamaah Haji, Doakan Sehat dan Menjadi Haji Mabrur

Published

on

Keberangkatan calon jamaah haji tersebut dilepas secara resmi oleh Wakil Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Sebanyak 320 calon jamaah haji kloter 08 Embarkasi Banjarmasin berangkat menuju kota Madinah sekitar pukul 16.20 WITA.

Keberangkatan calon jamaah haji tersebut dilepas secara resmi oleh Wakil Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah di Bandara Syamsuddin Noor, Banjarbaru, Rabu (22/05) sore.

Acil Odah yang juga didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan Muhammad Tambrin menyampaikan ucapan selamat kepada para jamaah yang tengah siap melakukan penerbangan menuju Baitullah.

“Mudah-mudahan, pian barataan selalu dijaga Allah dan senantiasa diberikan kesehatan ketika nanti melaksanakan ibadah haji disana,” ucap Acil Odah menyapa jamaah dalam pesawat.

Acil Odah juga mengingatkan kepada para jamaah untuk mengikuti aturan yang telah ditentukan panitia, sehingga hal tersebut memudahkan PPHI Daerah ketika nanti melakukan berbagai upaya, termasuk misalnya ketika ada yang sakit atau pun yang lainnya.

“Mudahan berangkat sehat, pulang selamat. Insya Allah, dengan niat yang sungguh dalam melaksanakan ibadah haji, ibadah kita akan diterima oleh Allah, dan haji buhan pian barataan menjadi haji yang mabrur, amin,” pungkasnya.

Untuk diketahui, keberangkatan hingga ke delapan kloter tersebut dimulai sejak 12 Mei hingga 22 Mei 2024 yang diterbangkan dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ke Bandara Internasional Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah Arab Saudi kini sebanyak 2.560 asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Kloter delapan ini merupakan jamaah dari Kabupaten Barito Kuala dan Kota Banjarmasin.

Menurut Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin Muhammad Tambrin, menyampaikan bahwa informasi yang diterimanya dari Arab Saudi, seluruh jamaah Embarkasi Banjarmasin yang sudah berada di Madinah dalam kondisi baik.

“Kita doakan semua menjalankan ibadah dengan lancar dan sehat walafiat,” ujarnya.

Untuk jadwal keberangkatan jamaah haji Embarkasi Banjarmasin dari 22 Mei hingga 10 Juni 2024 mendatang.

Jumlahnya sebanyak 19 Kloter dengan total 5.759 orang, yakni sebanyak 4.071 orang dari Kalsel dan sebanyak 1.688 orang dari Kalteng. [ad/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Nasabah Bank Kalsel Raih Hadiah Utama Sebesar Rp 500 Juta, Undian Simpeda Nasional periode ke-2 Tahun XXXIV-2024

Published

on

Secara simbolis, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyerahkan hadiah utama kepada nasabah yang menabung di Bank Kalsel KCP Gambut, Effendy Rahman. (Foto/Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Nasabah setia Bank Kalsel meraih kemenangan gemilang dalam Undian Simpeda Nasional yang diselenggarakan pada event rutin bertajuk Undian Nasional Tabungan Simpeda bertajuk Bertabur Rezeki Dalam Harmoni Keberagaman periode ke-2 Tahun XXXIV-2024.

Acara tersebut berlangsung pada 24 April 2024 di Hotel Niagara Toba, Parapat, Sumatera Utara, sebagai perwujudan apresiasi kepada nasabah serta sebagai bentuk dukungan dalam membangun budaya menabung di kalangan masyarakat.

Tabungan Simpeda (Simpanan Pembangunan Daerah) merupakan salah satu produk unggulan Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD-SI), termasuk Bank Kalsel. Produk tabungan yang diinisiasi oleh Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) ini mengadakan event rutin bertajuk Undian Nasional Tabungan Simpeda.

Total hadiah senilai Rp3 miliar telah disiapkan untuk dibagikan kepada 584 nasabah Tabungan Simpeda yang beruntung di seluruh Indonesia.

Dari Bank Kalsel, sebanyak 37 nasabah berhasil meraih hadiah, di antaranya adalah:
· Hadiah Utama: 1 pemenang dengan total uang tunai Rp500 juta
· Hadiah III: 1 pemenang dengan total uang tunai Rp50 juta
· Hadiah IV: 1 pemenang dengan total uang tunai Rp5 juta
· Hadiah V: 2 pemenang dengan total uang tunai Rp2,5 juta masing-masing
· Hadiah VI: 3 pemenang dengan total uang tunai Rp2 juta masing-masing
· Hadiah VII: 7 pemenang dengan total uang tunai Rp1,5 juta masing-masing
· Hadiah VIII: 22 pemenang dengan total uang tunai Rp1 juta masing-masing
Sebagai tindak lanjut dari penarikan undian tersebut, Bank Kalsel melakukan penyerahan
hadiah kepada nasabah yang beruntung pada Jumat (10/5/2024) di Lapangan Murjani Banjarbaru.

Acara penyerahan dihadiri oleh Gubernur Kalsel, Sekda Prov Kalsel, Wakil Walikota Banjarbaru, Komisaris, Direksi, Group Head, dan seluruh jajaran manajemen Bank Kalsel.

Secara simbolis, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyerahkan hadiah utama kepada nasabah yang menabung di Bank Kalsel KCP Gambut, Effendy Rahman, sementara hadiah III diserahkan oleh Wakil Walikota Banjarbaru Wartono kepada Sri Budi Retiningsih nasabah KC Banjarbaru.

“Menabung merupakan budaya yang wajib kita ajarkan kepada generasi kita. Dengan menabung di Bank Kalsel, khususnya Tabungan Simpeda, nasabah juga berkesempatan meraih hadiah utama sebesar Rp500 juta dan hadiah menarik lainnya. Mari tingkatkan saldo tabungan Anda dan raih hadiahnya,” ungkap Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Jalin Kebersamaan, Pemprov Kalsel dan Bank Kalsel Gelar Eksibisi Sepak Bola

Published

on

Paman Birin Trophy VII 2024 telah resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor. (Foto/Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Paman Birin Trophy VII 2024 telah resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor pada Jumat, 10 Mei 2024 di Lapangan Murjani Banjarbaru yang salah satunya ditandai dengan meriahnya pertandingan eksibisi antara Kalsel All Star yang dipimpin oleh Paman Birin dan Bank Kalsel All Stars yang dipimpin oleh Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin.

Pertandingan eksibisi ini diselenggarakan dalam rangka menjalin silaturahmi dan keakraban antara Bank Kalsel dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Acara ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan talenta-talenta terbaik di bidang sepak bola dari kedua belah pihak, serta untuk mempromosikan semangat olahraga di kalangan masyarakat.

Dalam pertandingan exhibition tersebut, Kalsel All Star yang dipimpin oleh Sahbirin Noor berhasil memenangkan pertandingan dengan skor akhir 3-0. Kemenangan ini menjadi bukti semangat dan kekompakan para pemain Kalsel All Star.

Pertandingan ini tidak hanya menjadi sebuah pertandingan sepak bola, tetapi juga sebuah momen penting untuk merayakan persahabatan dan kerja sama yang erat antara Bank Kalsel dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Jalinan kebersamaan yang kuat antar tim menjadikan hasil pertandingan bukanlah suatu hal yang menjadi inti dari pertandingan, melainkan sebagai silaturahmi dan memperkuat kebersamaan.

Fachrudin mengatakan pertandingan ini sengaja digelar guna meningkatkan keakraban sekaligus refreshing dari rutinitas pekerjaan.

“Pertandingan silaturahmi tersebut bukan mencari juara atau piala. Para pemain yang bertanding dimaksud untuk memperkuat sinergitas yang selama ini telah terbangun dan dalam rangka memeriahkan pembukaan Paman Birin Trophy VII 2024,” pungkasnya. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Bank Kalsel Luncurkan Program BEKANTAN Bangun Masa Depan Melalui Literasi dan Iklusi Keuangan

Published

on

Program tersebut secara simbolis diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Wakil Walikota Banjarbaru Wartono. (Foto/Ist) 

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel dengan bangga mengumumkan peluncuran Program BEKANTAN (Bekal Untuk Masa Depan), sebuah inisiatif strategis dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Selatan bersamaan dengan kegiatan Paman Birin Trophy dan Penyerahan Simbolis Undian Simpeda Nasional. Program tersebut secara simbolis diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Wakil Walikota Banjarbaru Wartono pada Jumat, 10 Mei 2023 di Lapangan Murjani Banjarbaru.

Program ini tidak hanya sekadar sebuah upaya untuk memberikan pemahaman tentang lembaga keuangan dan produk perbankan kepada masyarakat, tetapi juga merupakan sebuah inovasi dalam model kegiatan yang dirancang untuk mendukung Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan mengusung konsep Kolaborasi dan Edutainment (edukasi entertainment).

Disela kegiatan Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menjelaskan, BEKANTAN tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman praktis kepada siswa-siswa di seluruh Kalimantan Selatan.

“Melalui BEKANTAN, siswa-siswa tidak hanya mempelajari proses pembukaan rekening, tetapi juga langsung mempraktikkannya dengan melakukan penyetoran tabungan, pengecekan saldo melalui mobile ATM, dan menggunakan layanan mobile banking,” ungkapnya.

Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang optimal memiliki kontribusi positif terhadap kesejahteraan keuangan individu dan masyarakat. Dalam mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, otoritas, dan lembaga jasa keuangan dalam melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan.

Dalam perjalanannya, Bank Kalsel telah menjalin kerjasama dengan hampir 100 sekolah dari berbagai jenjang di seluruh unit kerjanya. Bahkan, Bank Kalsel telah berkolaborasi dengan salah satu sekolah di Banjarmasin dalam kegiatan Bank Mini,memberikan kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan vokasi dan pembelajaran nyata tentang jasa keuangan.

“Keberhasilan pelaksanaan Program BEKANTAN tidak terlepas dari dukungan otoritas dan pemerintah daerah selama ini. Hari ini, Bank Kalsel dengan bangga meluncurkan Program BEKANTAN sebagai bentuk implementasi nyata dari literasi dan inklusi keuangan, yang sejalan dengan tujuan Program KEJAR dari OJK,” pungkas Fachrudin. [adv/ad]

Bagikan ke
Continue Reading

Umum

Populer