Banjarmasin
Banua QRIStival 2025, Kalsel Siap Melangkah Lebih Jauh Menuju Ekonomi Digital
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kemeriahan Banua QRIStival 2025 yang digelar pada 4–5 Oktober 2025 di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin kembali menegaskan komitmen Kalimantan Selatan dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Antasari 2025 yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dengan menggandeng delapan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), yaitu Bank Kalsel, BCA, Bank Mandiri, Pos Indonesia, BSI, BTN, BRI, dan BJB.
Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, M.Pd, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan nyata terhadap upaya bersama mendorong percepatan ekonomi digital di Kalimantan Selatan melalui perluasan implementasi QRIS dan transaksi nontunai di masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, Banua QRIStival menghadirkan perpaduan antara edukasi digital, hiburan, kuliner, serta kegiatan olahraga masyarakat yang dikemas secara menarik. Dengan lebih dari 8.000 pengunjung, acara ini menjadi festival ekonomi digital terbesar di Kalimantan Selatan, sekaligus bukti bahwa masyarakat Banua semakin akrab dengan transaksi digital berbasis QRIS.
Peran Banua QRIStival sebagai katalis penguatan transaksi digital tercermin dari capaian konkret selama periode pelaksanaan road to Banua QRIStival. Rata-rata transaksi merchant dari delapan PJP pada Januari–Agustus 2025 tercatat sebanyak 1.839.320 transaksi. Angka ini melonjak menjadi 2.429.202 transaksi selama periode road to Banua QRIStival yang dilaksanakan pada September 2025, atau meningkat sekitar 589.882 transaksi.
Dari sisi pengguna, rata-rata transaksi nasabah delapan PJP pada periode Januari–Agustus 2025 sebanyak 2.553.081 transaksi, meningkat menjadi 2.857.151 transaksi saat road to Banua QRIStival yang dilaksanakan pada September 2025 ,atau naik sekitar 304.070 transaksi. Khusus selama dua hari pelaksanaan festival, total volume transaksi QRIS mencapai 112.101 kali transaksi dengan nilai penjualan sebesar Rp141.140.859.
Kinerja ini menandakan peningkatan akseptasi QRIS yang semakin luas, baik di sisi pelaku usaha maupun masyarakat. Selain menjadi momentum perayaan digitalisasi, Banua QRIStival juga menjadi wadah edukasi bagi publik tentang manfaat transaksi nontunai yang lebih efisien, aman, dan inklusif.
Selain edukasi digital, Banua QRIStival 2025 menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti Fun Walk, Fun Bike, Madihin & Stand-up Competition, Fashion Show Anak Banua, Band Competition, QRIS Quest, QRIS Experience dengan berbagai hadiah, termasuk doorprize utama berupa paket Umroh.
Festival ini juga menghadirkan kuliner hits Banjar, booth merchant QRIS, serta tantangan interaktif yang mengajak masyarakat bertransaksi langsung menggunakan QRIS untuk mendapatkan hadiah menarik.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa keberhasilan Banua QRIStival 2025 merupakan hasil sinergi lintas pihak dalam membangun budaya digital di masyarakat.
“Transformasi ekonomi digital tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan peran bersama antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem pembayaran yang efisien dan inklusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa peningkatan transaksi digital bukan hanya menunjukkan adaptasi teknologi, tetapi juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital yang aman dan mudah digunakan.
Banua QRIStival 2025 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bank Indonesia dalam memperkuat serta mendukung implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Melalui sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan industri keuangan, diharapkan digitalisasi ekonomi dapat memperluas inklusi keuangan, meningkatkan efisiensi transaksi, dan memperkuat daya saing UMKM di Kalimantan Selatan.
Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi masyarakat yang tinggi, Banua QRIStival 2025 Perkuat Transformasi Ekonomi Digital Banua
BANJARMAWIN – Kemeriahan Banua QRIStival 2025 yang digelar pada 4–5 Oktober 2025 di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin kembali menegaskan komitmen Kalimantan Selatan dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Antasari 2025 yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dengan menggandeng delapan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), yaitu Bank Kalsel, BCA, Bank Mandiri, Pos Indonesia, BSI, BTN, BRI, dan BJB.
Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, M.Pd, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan nyata terhadap upaya bersama mendorong percepatan ekonomi digital di Kalimantan Selatan melalui perluasan implementasi QRIS dan transaksi nontunai di masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, Banua QRIStival menghadirkan perpaduan antara edukasi digital, hiburan, kuliner, serta kegiatan olahraga masyarakat yang dikemas secara menarik. Dengan lebih dari 8.000 pengunjung, acara ini menjadi festival ekonomi digital terbesar di Kalimantan Selatan, sekaligus bukti bahwa masyarakat Banua semakin akrab dengan transaksi digital berbasis QRIS.
Peran Banua QRIStival sebagai katalis penguatan transaksi digital tercermin dari capaian konkret selama periode pelaksanaan road to Banua QRIStival. Rata-rata transaksi merchant dari delapan PJP pada Januari–Agustus 2025 tercatat sebanyak 1.839.320 transaksi. Angka ini melonjak menjadi 2.429.202 transaksi selama periode road to Banua QRIStival yang dilaksanakan pada September 2025, atau meningkat sekitar 589.882 transaksi.
Dari sisi pengguna, rata-rata transaksi nasabah delapan PJP pada periode Januari–Agustus 2025 sebanyak 2.553.081 transaksi, meningkat menjadi 2.857.151 transaksi saat road to Banua QRIStival yang dilaksanakan pada September 2025 ,atau naik sekitar 304.070 transaksi. Khusus selama dua hari pelaksanaan festival, total volume transaksi QRIS mencapai 112.101 kali transaksi dengan nilai penjualan sebesar Rp141.140.859.
Kinerja ini menandakan peningkatan akseptasi QRIS yang semakin luas, baik di sisi pelaku usaha maupun masyarakat. Selain menjadi momentum perayaan digitalisasi, Banua QRIStival juga menjadi wadah edukasi bagi publik tentang manfaat transaksi nontunai yang lebih efisien, aman, dan inklusif.
Selain edukasi digital, Banua QRIStival 2025 menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti Fun Walk, Fun Bike, Madihin & Stand-up Competition, Fashion Show Anak Banua, Band Competition, QRIS Quest, QRIS Experience dengan berbagai hadiah, termasuk doorprize utama berupa paket Umroh.
Festival ini juga menghadirkan kuliner hits Banjar, booth merchant QRIS, serta tantangan interaktif yang mengajak masyarakat bertransaksi langsung menggunakan QRIS untuk mendapatkan hadiah menarik.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa keberhasilan Banua QRIStival 2025 merupakan hasil sinergi lintas pihak dalam membangun budaya digital di masyarakat.
“Transformasi ekonomi digital tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan peran bersama antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem pembayaran yang efisien dan inklusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa peningkatan transaksi digital bukan hanya menunjukkan adaptasi teknologi, tetapi juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital yang aman dan mudah digunakan.
Banua QRIStival 2025 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bank Indonesia dalam memperkuat serta mendukung implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Melalui sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan industri keuangan, diharapkan digitalisasi ekonomi dapat memperluas inklusi keuangan, meningkatkan efisiensi transaksi, dan memperkuat daya saing UMKM di Kalimantan Selatan.
Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi masyarakat yang tinggi, Banua QRIStival 2025 menegaskan bahwa Kalimantan Selatan (Kalsel) siap melangkah lebih jauh menuju ekonomi digital yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan, sesuai semangat “Satu QRIS Untuk Semua.” [ad/rls-bi]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Diprediksi Mampu Kelola Transaksi Devisa Hingga Capai Rp400 triliun
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan Agus Maiyo mengatakan, berdasarkan hasil kajian bersama konsultan, Bank Kalsel diprediksi mampu mengelola nilai transaksi devisa hingga mencapai Rp400 triliun.
“Potensi perdagangan internasional di Kalsel sangat besar dengan estimasi nilai mencapai Rp400 triliun,” kata dia di Banjarmasin, Selasa.
Agus menjelaskan, pihaknya memberikan tenggat waktu transisi bagi Bank Kalsel menuju bank devisa.
“Terkait waktu, kami memberikan rentang tiga hingga enam bulan untuk Bank Kalsel segera menyelesaikan persiapan ini,” ujarnya.
Bank Kalsel terus melakukan berbagai langkah penguatan dalam rangka memenuhi persyaratan serta meningkatkan kesiapan penyelenggaraan kegiatan usaha dalam valuta asing.
Setelah seluruh tindak lanjut tersebut terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku, Bank Kalsel akan melaksanakan serta memasarkan produk dan layanan berbasis valuta asing secara bertahap kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pengembangan layanan dan peningkatan daya saing.
Sesuai regulasi dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, setiap transaksi ekspor dalam bentuk devisa wajib dikelola di dalam negeri sebesar 100 persen dan ditahan selama minimal tiga bulan.
Ketentuan ini dipandang sebagai peluang emas bagi Bank Kalsel untuk menghadirkan produk perbankan yang relevan ketika menjadi bank devisa. [adv]
Banjarmasin
Top BUMD Award Tahun 2026, Dirut Bank Kalsel Fachrudin Raih Top CEO BUMD
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Acara puncak penghargaan Top BUMD Award Tahun 2026 yang berlangsung di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta tersebut pada Senin, 13 April 2026 tadi, dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dan direksi BUMD.Referensi Geografis
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin dan Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Firmansyah, serta Kepala Divisi Perencanaan & Kinerja Deddy Setiawan.
Keikutsertaan Bank Kalsel dalam ajang ini tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui serangkaian tahapan penilaian yang komprehensif dan independen. Proses tersebut meliputi seleksi administrasi, pengisian kuesioner kinerja, hingga sesi presentasi dan wawancara penjurian yang diikuti langsung oleh jajaran manajemen Bank Kalsel.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Bank Kalsel berhasil meraih sejumlah penghargaan, yaitu medali golden trophy (bintang 5 selama 4 tahun berturut-turut), Top Pembina BUMD 2026 diberikan kepada Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, kemudian Top BUMD Awards 2026 BPD Bintang 5 kepada Bank Kalsel serta Top CEO BUMD 2026 kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan Bank Kalsel serta dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai pemegang saham,” ujar Fachrudin.
Muhammad Syarifuddin juga mengatakan capaian ini sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.
Ajang Top BUMD Awards 2026 mengangkat tema “Inovasi BUMD dalam pembangunan berkelanjutan”, menekankan pentingnya peran BUMD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui transformasi bisnis dan inovasi layanan.
Partisipasi Bank Kalsel dalam ajang Top BUMD Awards 2026 ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat positioning dan meningkatkan brand awareness di tingkat nasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis dengan berbagai pihak.
Dengan capaian ini, Bank Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai bank daerah yang kompetitif, inovatif, dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Kalimantan Selatan. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Syariah Hadirkan Produk Pembiayaan Multijasa iB Ar Rahman
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel Syariah menghadirkan produk Pembiayaan Multijasa iB Ar Rahman sebagai solusi fleksibel bagi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan berbasis jasa sesuai prinsip syariah.
Produk ini menggunakan akad Ijarah, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti biaya berobat, pendidikan, pernikahan, perjalanan wisata, hingga ibadah umrah.
Selain itu, pembiayaan ini juga dapat digunakan untuk kebutuhan jasa lainnya selama tetap memenuhi ketentuan syariah yang berlaku.
Sejumlah keunggulan ditawarkan dalam produk ini, di antaranya jangka waktu pembiayaan yang fleksibel hingga 20 tahun, biaya administrasi yang terjangkau, ujrah yang bersaing, serta uang muka yang ringan. Proses pengajuan juga dibuat mudah agar dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat.
Adapun persyaratan pengajuan meliputi e-KTP, NPWP (untuk pembiayaan di atas Rp50 juta), Kartu Keluarga, slip gaji atau laporan keuangan, serta surat keputusan pengangkatan atau legalitas usaha. Persyaratan lain dapat disesuaikan dengan ketentuan pihak bank.
Dengan berbagai kemudahan tersebut, Bank Kalsel Syariah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan produk ini sebagai solusi pembiayaan yang aman, nyaman, dan sesuai prinsip syariah.
Masyarakat dapat langsung mengunjungi kantor Bank Kalsel Syariah terdekat untuk memperoleh informasi lebih lanjut dan menikmati manfaat dari produk Pembiayaan Multijasa iB Ar Rahman. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Perluas Layanan Masyarakat Dengan Operasikan 968 Agen ADINK ke Pelosok Pedesaan
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus memperluas jangkauan layanan keuangan bagi masyarakat dengan mengoperasikan 968 Agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyatakan bahwa langkah ini merupakan komitmen bank untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat hingga ke pelosok pedesaan.
“Pencapaian 968 agen aktif ini adalah bagian dari strategi besar Bank Kalsel dalam mendukung misi pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pemerataan akses keuangan,” ujar Fachrudin di Banjarmasin, Minggu.
Menurutnya, keberadaan agen yang diberi nama ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan) ini merupakan wujud konsistensi Bank Kalsel untuk memastikan layanan perbankan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari kantor cabang.
Dengan masifnya titik agen yang aktif, masyarakat di daerah terpencil kini dapat mengelola keuangan secara digital dengan lebih cepat, mudah, dan nyaman. Kehadiran ADINK juga diharapkan mampu membentengi masyarakat dari praktik keuangan ilegal serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui efisiensi transaksi.
Sebagai perpanjangan tangan bank, ADINK melayani berbagai keperluan dasar perbankan tanpa mengharuskan nasabah menempuh perjalanan jauh.
Beberapa layanan utama yang tersedia di agen ADINK meliputi pembukaan rekening tabungan, setoran dan penarikan tunai secara real-time, pembayaran tagihan (listrik, air, pajak, dll), hingga transfer dana antar-rekening. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Bank Kalsel Terus Matangkan Persiapan Kegiatan Usaha Layanan Valuta Asing
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus mematangkan kesiapan untuk menyelenggarakan kegiatan usaha dalam valuta asing (valas) sepanjang tahun 2025. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan daya saing perseroan di industri perbankan.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan kelanjutan dari proses persiapan yang dimulai sejak tahun lalu. Fokus utama perseroan meliputi penguatan tata kelola, kesiapan operasional, pengembangan sistem, hingga pemenuhan aspek kepatuhan regulasi.
“Langkah kami sejalan dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Bank Kalsel untuk melaksanakan kegiatan usaha valas, tentunya dengan menindaklanjuti sejumlah rekomendasi perbaikan,” ujar Fachrudin.
Saat ini, Bank Kalsel tengah melakukan berbagai penyempurnaan guna memenuhi seluruh rekomendasi OJK secara optimal. Setelah seluruh ketentuan terpenuhi, Bank Kalsel akan meluncurkan serta memasarkan produk dan layanan berbasis valas secara bertahap kepada masyarakat.
Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Bank Kalsel dalam menghadapi kompetisi industri perbankan yang semakin ketat. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Rangkaian HUT Ke-62, Ikatan Istri Bank Kalsel “Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kebaikan”
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dokumentasi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Kalsel yang ke-62, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui Ikatan Istri Pegawai (IIP) Bank Kalsel, aksi sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan, Menebar Kebaikan” suksesd ilaksanakan dengan menyasar di Panti Asuhan Putri Asri, JI. Gubernur Soebarjo KM. 9 dan Panti Asuhan Ibnu Ruslan Asy Syafiiyah, Gambut.
Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv]
Rekening Zakat, Infak dan Sedekah:
Bank Kalsel Syariah:
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel
Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153
#UPZBankKalsel #bankkalsel #bankkalselsyariah
#Baznas #Baznaskalsel lebih sedikit
Banjarmasin
HUT ke-62, Bank Kalsel Gelar Donor Darah
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong agar kegiatan donor darah yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Bank Kalsel tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ariadi Noor, di Banjarmasin, Kamis (26/3/2026).
Menurut Ariadi, kegiatan donor darah yang diinisiasi Bank Kalsel merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama sekaligus kontribusi langsung dalam membantu pemenuhan kebutuhan stok darah di daerah.
“Setetes darah yang didonorkan memiliki arti penting bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi aksi kemanusiaan yang berdampak langsung,” ujarnya.
Ia menilai, kegiatan tersebut perlu didorong agar menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak pihak, baik instansi pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat umum.
Selain itu, Ariadi juga menyampaikan apresiasi atas peran Bank Kalsel yang tidak hanya fokus pada sektor ekonomi, tetapi turut aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Bank Kalsel telah menunjukkan bahwa lembaga keuangan daerah juga memiliki tanggung jawab sosial yang kuat terhadap lingkungan sekitarnya,” katanya.
Dalam momentum HUT ke-62 ini, Pemprov Kalsel juga berharap Bank Kalsel terus berkembang sebagai bank daerah yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, peran Bank Kalsel sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk dalam memperkuat sektor usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemprov Kalsel pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi dan memperkuat solidaritas sosial melalui kegiatan kemanusiaan seperti donor darah.
“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi dan diikuti oleh berbagai pihak lainnya,” pungkas Ariadi. [adv]
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Banjarmasin1 tahun agoJelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Sidak SPBU di Wilayah Kalsel

