Kalteng
Gatner Eka Tarung : LPK RI Desak Polres Kapuas Tuntaskan Proses Hukum Pengusiran Pasutri Oleh PT GAL
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com -Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (DPC-LPK RI) Kabupaten Kapuas Kalteng mendesak Polres Kapuas terkait kasus pengusiran pasangan suami istri Etsa dan Ahmad Pamuji yang berusaha berjualan oleh PT Globalindo Agung Lestari (GAL) PBS Sawit di Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas.
Ketua DPC LPK RI Kapuas Gatner Eka Tarung menyatakan proses hukum harus berjalan karena pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Kapuas.
Ditegaskan aktivis ini LPK RI tak mau kasus pengusiran ini terhenti begitu saja mengingat permasalahan hukum sudah cukup lama peristiwanya terjadi pada tanggal 21 Mei 2022.
“Meski sebelumnya sudah ada langkah hukum melalui mediasi adat oleh DAD dan Damang namun hingga tahun 2025 tidak juga selesai,” tegas Gatner yang menyampaikan itu kepada wartawan di kediaman Etsa Desa Maluen Kecamatan Basarang Senin (21/7/2025).
Dijelaskan pula LPK RI Kapuas sebagai pelapor terkait pengusiran itu juga tidak pernah dipanggil justru orang lain yang dipanggil diminta keterangan oleh pihak penyidik. “Untuk itu saya minta penyidik memanggil saya sebagai pelapor,” tandasnya.
Berkaitan kasus pengusiran pasutri ini LPK RI Kapuas telah menyampaikan persoalannya melalui surat resmi kepada Presiden RI Komnas HAM Kapolri Kapolda serta Kapolres Kapuas.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa pasutri bekerja di perkebunan tersebut sejak tahun 2017 atas pemintaan manajer lama. “Harapan saya pihak penyidik harus meminta saya untuk memberikan keterangan tambahan.
Dalam hal ini LPK RI terus memantau perkembangan mengingat sudah cukup lama meski diarahkan oleh penyidik pakai pengacara saya terima namun saya terus mendampingi mereka hingga prosesnya berjalan di Polres Kapuas.
“Kalau tidak ada orang yang peduli dengan hukum makanya saya mendampingi. Penyidik saya minta akuntabel mencermati kasus ini dalam konteks hukum karena yang diusir adalah warga negara yg baik Ibu Etsa adalah orang Dayak kelahiran Dadahup.
Jadi penyidik saya minta menangani kasus ini berazaskan keadilan hukum transparan karena disini kami menuntut keadilan hukum,” ujarnya.
Sementara itu Etsa menyampaikan atas pengusiran pada tanggal 21 Mei 2022 di Lamunti Timur di Kantor PT GAL F2 merasa sangat keberatan karena dirinya melakukan aktivitas berjualan di perusahaan itu.
“Sangat tidak manusiawi mencaci maki sehingga sampai sekarang kasus yang saya alami belum selesai. Keadilan harus ditegakan dengan sebenarnya seadil-adilnya,” ucap Etsa warga Dadahup ini.
Dikatakan hal ini seperti dilaporkan LPK RI Kabupaten Kapuas terhadap Herman Syahrudin Manajer di Lamunti Timur F2 PT GAL dan Firman Kaban sebagai HRD PT GAL.
“Saya minta mereka harus bertanggung jawab terhadap apa yang sudah dilakukannya. Sampai sekarang saya tidak ada ketenangan semenjak saya diusir bahkan sampai 3 tahun ini sangat terganggu sekali,” ucapnya.
Kemudian terkait langkah hukum oleh Polres Kapuas hingga saat ini belum selesai seperti yang dilaporkan Bapak Gatner Eka Tarung Ketua LPK RI Kabupaten Kapuas.
“Justru pihak kepolisian meminta keterangan dari orang lain yaitu pihak koperasi yang tidak melakukan pengusiran. Untuk itu diharapkan penyidik Polres Kapuas memanggil Bapak Gatner Eka Tarung
untuk diminta keterangan. Intinya penuntasan hukum kasus pengusiran yang kami alami dilakukan secara transparan berkekuatan hukum dan berkeadilan,” ujarnya. (Ujg/SB)
Kalteng
Wabup bersama Forkopimda Sambut Kapolres Baru AKBP Rina Perwitasari
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Wakil Bupati Kapuas bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kapuas menyambut kedatangan Kapolres Kapuas yang baru AKBP Rina Perwitasari.
Dalam rangkaian acara penyambutan di Polres Kapuas pada Jumat (17/7/2026). Penyambutan tersebut turut dihadiri Kapolres Kapuas sebelumnya AKBP Gede Eka Yudharma beserta jajaran dan sejumlah tamu undangan.
Kedatangan Kapolres Kapuas yang baru disambut dengan prosesi adat Potong Pantan sebagai salah satu tradisi penyambutan penghormatan khas masyarakat Dayak Kalimantan Tengah.
Selain prosesi Potong Pantan penyambutan juga dimeriahkan dengan penampilan tarian khas Dayak Kalimantan Tengah yang menambah suasana khidmat dan semarak dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Wakil Bupati Kapuas bersama unsur Forkopimda menyampaikan ucapan selamat datang kepada AKBP Rina Perwitasari di Kabupaten Kapuas.
“Diharapkan sinergi dan kolaborasi antara Polres Kapuas Pemerintah Kabupaten Kapuas serta seluruh unsur Forkopimda dapat terus terjalin dengan baik dalam menjaga keamanan ketertiban serta mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu kepada AKBP Gede Eka Yudharma disampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian selama menjabat sebagai Kapolres Kapuas. Pergantian kepemimpinan diharapkan dapat terus memperkuat soliditas dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Kapuas. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Ciptakan Pelayanan Publik Secara Transparan Disarpustaka Kapuas Gelar FKP
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas melaksanakan kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) bertempat di aula rumah betang Disarpustaka, Rabu (15/7/2026).
Acara dibuka resmi Kepala Disarpustaka Kapuas Aswan dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas STIE STAI perwakilan SMKN SMPN SDN tokoh masyarakat setempat Damang Selat dan Disarpustaka.
Kadisarpustaka kapuas Aswan menegaskan bahwa FKP merupakan bagian penting dari amanat reformasi birokrasi demi menciptakan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.
Ia mengatakan forum strategis ini diselenggarakan guna membahas usul/saran dan perbaikan standar pelayanan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas sekaligus menghimpun masukan langsung dan Penandatangan Berita Acara Komitmen Standar Pelayanan.
Ia menjelaskan pula kualitas layanan kearsipan dan perpustakaan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah sebagai penyelenggara tetapi juga sangat bergantung pada peran aktif masyarakat sebagai pengguna layanan. “Melalui forum ini kita duduk bersama untuk merumuskan solusi atas kendala pelayanan dan memperbaiki fasilitas dinas,” ujarnya.
Sementara dari jalannya konsultasi fokus pembahasan di forum ini dua pilar layanan utama Disarpustaka Kapuas seperti Perpustakaan yaitu (bu lisa) baca buku keliling desa optimalisasi pemanfaatan perpustakaan keliling kesekolah-sekolah perluasan jangkauan program duta baca literasi digital/spot baca.
Pojok Baca Digital (POCADI) serta peningkatan variasi koleksi buku untuk mencakup semua segmen pembaca seperti buku berbahasa daerah tentang budaya dayak.
Selanjutnya Kearsipan seperti pemanfaatan aplikasi digital berbasis Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) Layanan Alih Media Arsip Keluarga (LAPAK) dan Simpul Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (SJIKN) yang dapat di akses Masyarakat.
“Melalui pelaksanaan forum konsultasi publik ini Disarpustaka berkomitmen untuk segera menindaklanjuti poin-poin rekomendasi yang telah disepakati bersama.
Langkah konkret ini diharapkan mampu mendongkrak indeks survei kepuasan masyarakat dan mendorong perbaikan performa pelayanan publik secara berkelanjutan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas,” ujar Aswan. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Komitmen Wujudkan Tata Kelola Pendidikan Profesional PHKB Mengawal BOSKIN Terbaik 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Pembekalan dan Pendampingan Penyusunan Rencana Anggaran Belanja (RAB) BOSKIN Terbaik Tahun 2026 digelar di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kuala Kapuas, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kadisdik Kapuas Suwarno Muriyat dan menghadirkan M Ariansyah dan Kuskarmen selaku narasumber dari BPMP Provinsi Kalimantan Tengah memberikan pembekalan teknis sekaligus pendampingan kepada peserta dalam menyusun RAB BOSKIN sesuai ketentuan dan prioritas peningkatan mutu pendidikan.
Kegiatan diikuti 40 satuan pendidikan penerima Bantuan Operasional Sekolah Kinerja (BOSKIN) Terbaik Tahun 2026 yang berada di sekitar Kota Kuala Kapuas mengikuti kegiatan secara tatap muka.
Masing-masing sekolah diwakili oleh kepala sekolah bendahara atau operator sekolah agar penyusunan RAB dapat dilakukan secara tepat efektif transparan dan akuntabel.
Kadisdik Kapuas Suwarno Muriyat menegaskan bahwa dana BOSKIN harus dimanfaatkan secara optimal untuk menghadirkan perubahan nyata terhadap kualitas pembelajaran dan penguatan tata kelola sekolah.
Kadisdik memaparkan tujuh Program Prioritas Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar (PHKB) sebagai arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Kapuas yaitu Guru Kompeten dan Pembelajaran Berkualitas Siswa Berkarakter Kuat dan Berakhlak.
Hebat Gerakan Kamis Berbudaya Penguatan Literasi Numerasi dan Nilai Religius Sekolah Ramah Anak dan Inklusif Bijak Bermedia Digital serta Sekolah Kompetitif dengan Lulusan Siap Bersaing.
Ia menjelaskan seluruh program tersebut dapat diperkuat melalui pemanfaatan BOSKIN yang direncanakan secara matang dan tepat sasaran.
“BOSKIN Terbaik bukan hanya sekadar bantuan pendanaan tetapi merupakan instrumen untuk mendorong lahirnya inovasi dan peningkatan mutu pendidikan,” katanya.
Lebih lanjut Kadisdik mengatakan setiap rupiah yang direncanakan dalam RAB harus benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik guru dan kemajuan sekolah.
“Dalam hal ini penyusunan RAB harus sejalan dengan visi Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar agar dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Narasumber dari BPMP Provinsi Kalimantan Tengah M Ariansyah menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan setiap sekolah mampu menyusun RAB sesuai petunjuk teknis berbasis kebutuhan nyata sekolah serta mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Ia mengatakan penyusunan RAB bukan sekadar memenuhi administrasi tetapi merupakan proses perencanaan strategis agar program yang didanai benar-benar berdampak terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Karena itu kami hadir untuk mendampingi sekolah agar mampu menyusun perencanaan yang efektif efisien dan sesuai regulasi.
“Semakin baik perencanaan yang disusun sekolah semakin mudah pelaksanaan program dan pertanggungjawabannya. Melalui pendampingan ini kami berharap seluruh satuan pendidikan penerima BOSKIN dapat mengoptimalkan dana yang diterima untuk menghasilkan inovasi dan peningkatan mutu pendidikan,” tambah Kuskarmen.
Sementara itu Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdik Kapuas Rachmat PK menambahkan jika Kabupaten Kapuas pada Tahun 2026 memperoleh alokasi BOSKIN Terbaik bagi 60 satuan pendidikan. Untuk memastikan seluruh penerima memperoleh layanan pembekalan yang sama, Disdik Kapuas bersama BPMP Kalteng selenggarakan pula pembekalan dan pendampingan secara Zoom Meeting bagi sekolah-sekolah yang belum dapat mengikuti kegiatan tatap muka.
“Melalui sinergi ini diharapkan seluruh penerima BOSKIN Terbaik mampu menyusun RAB yang berkualitas akuntabel tepat sasaran dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang profesional serta mendukung implementasi PHKB sebagai gerakan transformasi pendidikan di Kabupaten Kapuas,” pungkasnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Selenggarakan Sidang Penetapan Cagar Budaya Tahun 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) menyelenggarakan Sidang Penetapan Cagar Budaya Kabupaten Kapuas Tahun 2026.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Ruang Rapat Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kapuas Kamis (16/7/2026).
Agenda yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 16 hingga 18 Juli 2026 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas Sekretaris Daerah Usis I Sangkai unsur Forkopimda staf ahli bupati asisten setda sejumlah kepala perangkat daerah dan undangan.
Turut hadir Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Kapuas yang diketuai oleh Ida Bagus Putu Prajna Yogi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Jakarta Sekretaris TACB Gauri Vidya Dhaneswara dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah.
Plt Kepala Disparbudpora Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan memaparkan bahwa sidang kali ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2011 tentang Cagar Budaya serta regulasi pemajuan kebudayaan.
“Tujuan utamanya adalah menjaga menyesuaikan serta mendaftarkan aset potensi cagar budaya daerah ke dalam sistem Registrasi Nasional,” katanya.
Ia mengatakan hingga saat ini Kapuas telah mengusulkan empat cagar budaya ke tingkat provinsi dan nasional yakni Gereja GKE Immanuel Mandomai Rumah Hai Amos Akaya Rumah Juang Anjir Serapat Km 10 dan Makam Temanggung Nicodemus Ambu Jaya Negara.
“Untuk tahun 2026 ini terdapat tujuh objek diduga cagar budaya yang akan disidangkan. Objek tersebut meliputi kategori bangunan seperti Rumah Hai Amos Akaya dan Rumah Segitiga di Mandomai.
Sementara untuk kategori benda objeknya berada di lingkup Gereja Mandomai yang meliputi alat musik harmonium asal Swiss/Jerman terompet gereja peralatan perjamuan mozaik gereja yang tergolong langka di dunia serta Sakristi Makam Misionaris CC Hendrich, ” jelasnya.
Meski demikian lanjutnya terkait objek sidang pihak Disparbudpora juga menyoroti sejumlah tantangan pelestarian di lapangan. Beberapa di antaranya adalah kebutuhan wadah penyimpanan koleksi benda cagar budaya milik masyarakat kendala administratif penguasaan lahan oleh warga di kawasan Situs Kuno Bataguh seluas lima hektar serta penyelamatan peninggalan bersejarah di Kota Baru.
“Terkait hal itu para camat kepala desa dan tokoh masyarakat diimbau untuk aktif menginventarisasi objek potensial di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Kapuas HM Wiyatno melalui Wabup Kapuas Dodo menyatakan dukungan penuh atas terselenggaranya sidang penetapan ini.
Ia menyampaikan hal ini dinilai sejalan dengan visi Kapuas Bersinar dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas bermartabat dan berbudaya.
Pemerintah daerah berharap nilai-nilai adat tradisi dan warisan nenek moyang ini dapat terus dijaga di tengah pesatnya era globalisasi teknologi.
Oleh karena itu cagar budaya harus kita jaga bersama dilestarikan dan diperkenalkan di lingkungan pelajar mahasiswa serta masyarakat luas agar menjadi salah satu subjek wisata budaya yang diminati.
“Saya juga berharap kepada para juru pelihara yang ditunjuk agar selalu memberikan pelayanan terbaik guna memberikan kesan mendalam bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
PWI Kapuas Perkuat Sinergi Dengan Pemda Komitmen Kawal Informasi Program Pembangunan Hingga Desa
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui sejumlah program kerja yang berorientasi pada penyebarluasan informasi pembangunan dan peningkatan kualitas insan pers.
Komitmen tersebut disampaikan saat audiensi jajaran Pengurus PWI Kapuas dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai di Kantor Bupati Kapuas, Rabu (15/7/2026).
Ketua PWI Kapuas Suhartoyo hadir didampingi Wakil Ketua I Ahmad Suhaili Wakil Ketua III Tatang Sekretaris Alexander Putra Wakil Sekretaris Fridol Suan Bendahara Abdul Khair serta Koordinator SIWO Ali Surakhman.
Suhartoyo memaparkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan PWI Kapuas. Salah satu program unggulan adalah Safari Jurnalistik atau monitoring pembangunan yang akan menyasar desa-desa dan kecamatan untuk mengawal informasi pembangunan.
Ia mengatakan wartawan anggota PWI akan turun langsung ke lapangan untuk melihat pelaksanaan pembangunan sekaligus menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif.
“Program ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial pers sekaligus menyampaikan kepada masyarakat mengenai hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah,” katanya.
Ia menjelaskan pula PWI Kapuas juga menyiapkan program pendampingan kepala daerah. Dalam program tersebut PWI akan mendampingi berbagai agenda kunjungan kerja Bupati maupun jajaran pemerintah ke desa kecamatan maupun kegiatan strategis lainnya.
Kemudian organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut juga akan fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia anggota melalui pelatihan kaderisasi serta penguatan program Seksi Wartawan Olahraga (SIWO).
Ia melanjutkan seluruh program tersebut disusun agar selaras dengan tugas dan fungsi organisasi pers serta mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.
“Kami ingin terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Harapannya program-program PWI dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung penyebarluasan informasi pembangunan secara profesional,” ujarnya.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai yang didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Yan Hendri Ale menyambut baik berbagai program yang dipaparkan PWI Kapuas.
Sekda mengapresiasi komitmen PWI untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Harapannya sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan di bawah kepemimpinan Bupati Kapuas HM Wiyatno visi Kapuas Bersinar sehingga dapat diketahui masyarakat secara luas melalui pemberitaan yang akurat berimbang sesuai dengan fungsi pers,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
TMMD Ke-29 TA 2026 di Desa Bandar Raya Tamban Catur Kapuas Resmi Dibuka
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1011/Kuala Kapuas resmi dibuka melalui upacara yang digelar di Desa Bandar Raya Kecamatan Tamban Catur Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (15/7/2026).
Upacara pembukaan dihadiri Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Inf Noviandri unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas jajaran TNI-Polri OPD tokoh masyarakat serta warga Desa Bandar Raya.
Bupati Kapuas HM Wiyatno melalui Wabup Kapuas Dodo menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Kodim 1011/Klk dan jajaran atas pelaksanaan TMMD.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan TMMD. Menurutnya keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh TNI tetapi juga oleh dukungan dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong.
“Melalui TMMD ke-129 ini diharapkan pembangunan infrastruktur di Desa Bandar
Raya semakin meningkat akses masyarakat menjadi lebih baik serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Tamban Catur dan secara umum Kabupaten Kapuas,” ujarnya. (Ujg/SB)
Kalteng
Satresnarkoba Polres Kapuas Gelar Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bagi Siswa Siswi SMP Negeri 2 Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Satresnarkoba Polres Kapuas memggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan dan pencegahan narkoba bagi siswa-siswi SMP Negeri 2 Kuala Kapuas Rabu (15/7/2026).
Kegiatan ditengah rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026 berlangsung di Aula SMP Negeri 2 dengan pelaksana Kaurmin Satresnarkoba serta anggota Satresnarkoba Polres Kapuas.
Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma melalui Kasat Narkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo mengatakan tujuan kegiatan dilaksanakan pertama memberikan wawasan dan pengetahuan kepada pelajar tentang bahaya penggunaan narkoba serta dampak yang ditimbulkan.
Kedua mengetahui jenis jenis maupun contoh dari narkoba yang merugikan kesehatan dan juga merusak masa depan anak-anak generasi muda.
Ketiga mengetahui dan memahami Undang undang serta sanksi ancaman hukum bagi siapa saja yang menyalahgunakan narkoba baik sebagai pengguna pengedar kurir maupun sebagai bandar.
Keempat meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya peran dalam menentukan masa depan bangsa.
“Kelima dengan adanya sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi mempunyai ketahanan diri untuk berani menolak ajakan menggunakan narkotika dan berani melaporkan kejahatan narkotika di lingkungan sekolah,” katanya. (Ujg/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Kriminal-Hukum1 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu

