Kalteng
Anggota DPRD Kapuas Wahyyono Apresiasi Kebijakan Pemkab Kapuas Menegerikan Taman Kanak-Kanak
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Anggota DPRD Kapuas Wahyyono menyampaikan apresiasi dan dukungan terkait kebijakan Pemkab Kapuas menegerikan sejumlah taman kanak-kanak di desa.
“Apresiasi untuk Pemkab Kapuas untuk program tersebut dalam rangka meningkatkan akses pendidikan terutama bagi anak-anak yang tinggal di wilayah pelosok,” katanya Kamis (13/8/2026).
Legislator PDI Perjuangan ini mengatakan pendidikan anak usia dini merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
Lebih lanjut ia mengatakan pendidikan tidak boleh berhenti di kawasan perkotaan tetapi
juga sampai tingkat desa sejak usia dini.
Oleh karena itu menurutnya sebagai anggota DPRD Kapuas sangat mendukung upaya Dinas Pendidikan Kapuas untuk menegerikan taman kanak-kanak di wilayah pedesaan.
“Memperkuat pendidikan sejak usia dini berarti menanam fondasi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk jangka panjang,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81 DPMPTSP Kapuas Gelar Berbagai Lomba
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 81 Tahun 2026 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kapuas menggelar berbagai lomba Kamis (13/8/2026).
Lomba yang diikuti Kadis DPMPTSP Kauas Teguh Yunianto dan para pegawai bertempat di Kantor DPMPTSP MPP di Jalan Jepang tersebut nampak terlihat meriah namun dalam suasana penuh semangat kebersamaan kekeluargaan.
Adapun gelaran lomba yakni memindahkan kelereng ke dalam gelas memindahkan balon dari satu gelas ke gelas lainnya menghias ruangan hingga permainan Vs bola.
Kepala DPMPTSP Kapuas Teguh Yunianto menyampaikan kegiatan lomba dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81. “Oleh karena itu kami meriahkan dengan berbagai lomba,” katanya di sela-sela kegiatan itu.
Ia menyampaikan dari lomba-lomba diikuti para pegawai berlangsung lancar. Semoga melalui kegiatan HUT RI ini menambah semangat dan kebersamaan di lingkungan pegawai DPMPTSP.
Lebih lanjut ia mengatakan perayaan kemerdekaan menjadi kesempatan untuk mengingat kembali arti perjuangan. Kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan sesuatu yang patut disyukuri.
“Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena dapat menikmati kemerdekaan ini, ” ujarnya.
Ia menambahkan meski sederhana kegiatan lomba berlangsung selama satu hari diharapkan menyimpan pesan yang lebih besar.
“Kebersamaan perlu dirawat termasuk di lingkungan kerja yang setiap hari berhadapan dengan pelayanan publik.
Dalam hal ini bukan hanya terkait tugas tanggung jawab dan target tetapi juga tentang membangun kekompakan yang semakin kuat,” ujarnya. (Ujang/SB)
Kalteng
Gandeng Mahasiswa KKN UPR Lurah Selat Tengah Lakukan Pengecekan Lokasi Bekas TPS Jalan Keruing Tetap Bersih
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Memastikan lingkungan bersih dari sampah terutama di wilayah Kecamatan Selat Lurah Selat Tengah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Saifuni menggandeng Mahasiswa
KKN UPR melakukan pengecekan lokasi bekas Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Keruing Kamis (13/8/2026) pagi.
Lurah Selat Tengah Saifuni mengatakan kegiatan hari ini bersama-sama Mahasiswa
KKN UPR turun ke lapangan mengecek tempat ini bersih karena warga masih ada yang membuang sampah di lokasi ini.
“Bekas TPS di Jalan Keruing ini adalah perbatasan wilayah Kelurahan Selat Tengah dan Kelurahan Selat Dalam. Meski sudah terpasang baliho warga masih saja ada membuang sampah,” katanya.
Ia mengatakan terkait sampah diharapkan dengan penuh kesadaran warga membuang
ke TPS yang telah disediakan.
Oleh karena itu pihaknya terus berupaya mengedukasi warga terkait kebersihan lingkungan sehingga bebas dari sampah dan lingkungan kota tetap bersih.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa persoalan penanganan sampah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui dinas terkait DLHK Satpol PP sebagai bentuk sinergi terus mensosialisasikan terkait sampah dengan tujuan agar warga bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
“Dalam hal ini DLHK Kapuas juga telah membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) serta menyediakan Tossa untuk mengangkut sampah dari warga ke TPS,” ujarnya.
Sementara itu Dwi Kurniawan Mahasiswa KKN UPR mengatakan kegiatan hari
ini bersama-sama Lurah Selat Tengah mengecek lokasi bekas TPS.
“Harapannya seperti apa yang disampaikan pak lurah kami terus memberikan edukasi kepada warga menjaga kebersihan lingkungannya sehingga bebas dari sampah,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Polres Kapuas Mendapat Prestasi Dua Penghargaan Nasional Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Polres Kapuas Kaltemg mendapat dua penghargaan Nasional di Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari saat menghadiri kegiatan Awarding Day dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Gedung Tri Brata Kebayoran Baru Jakarta Selatan Selasa (11/8/2026) malam.
Dua penghargaan Nasional tersebut yakni Juara II Lomba Kampung Bebas dari Narkoba serta Juara II Lomba Ketahanan Pangan Polri Kategori Inovasi Tingkat Polres Kluster II.
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata atas komitmen dan kerja sama Polres Kapuas bersama pemerintah daerah TNI masyarakat serta seluruh pihak terkait.
Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diraih Polres Kapuas.
“Penghargaan ini bukan hanya milik Polres Kapuastetapi merupakan hasil kerja sama dan sinergi seluruh personel pemerintah daerah TNI masyarakat serta seluruh
pihak yang telah mendukung program Kampung Bebas dari Narkoba dan ketahanan pangan di Kabupaten Kapuas,” katanya.
Kapolres mengatakan penghargaan tersebut
menjadi motivasi bagi jajaran Polres Kapuas untuk terus menghadirkan inovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Capaian ini menjadi penyemangat bagi Polres Kapuas untuk terus berinovasi dan bekerja lebih baik. Harapannya keberhasilan tersebut dapat menjadi pemacu semangat seluruh elemen masyarakat Kabupaten
Kapuas untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman sehat produktif dan mandiri,” ujarnya.
Awarding Day tersebut dihadiri Kapolri Panglima TNI Jaksa Agung Menteri Pertanian Menteri Pemuda dan Olahraga Wakapolri Irwasum Polri para PJU Mabes Polri serta para pemenang lomba dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Pastikan Berjalan Lancar, Pemkab Kapuas Menggelar Rakor Pemeriksaan Lahan Program Cetak Sawah Rakyat 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas PUPR dan Dinas Pertanian melaksanakan rapat koordinasi terkait pemeriksaan kesiapan lahan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2026 Selasa (11/8/2026).
Rakor berlangsung di Aula Dinas PUPR dipimpin Kepala Dinas PUPR Kapuas Hargatin bersama Kepala Dinas Pertanian Kapuas Edi dan Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas II Banjarbaru Abdul Sabur.
Hadir pula camat kades penyuluh pertanian kelompok tani gapoktan brigade pangan serta tim teknis.
Rakor membahas proyeksi CSR pemeriksaan pada ada enam kecamatan yang menjadi
sasaran pembahasan yakni Kapuas Murung Mantangai Kapuas Barat Kapuas Timur Kapuas Hilir serta Selat.
Kepala PUPR Kapuas Hargatin mengatakan koordinasi diperlukan untuk mencocokan dan memastikan terkait data lahan dengan kondis di lapangan.
Ia mengatakan pemerintah menemukan sejumlah lokasi yang masih menghadapi persoalan termasuk penolakan masyarakat.
Menurutnya dalam hal ini masih adanya sentuhan terkait HGU sehingga dengan begitu menjadi kendala di lapangan meski di kecamatan lainnya sudah clear.
“Oleh karena itu dalam rakor ini kami ingin memastikan lahan yang akan menjadi lokasi kegiatan benar-benar jelas status dan kondisinya, clear and clean,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan program tidak dapat dijalankan jika status lahan masih bermasalah. Untuk itu camat lurah kades diminta menyampaikan kondisi terbaru di wilayah masing-masing.
Kemudian kami menyoroti adanya usulan lahan pertanian di luar data dan lokasi yang tercantum dalam Sistem Informasi Data (SID). “Sedangkan pemerintah melakukan verifikasi agar pelaksanaan CSR sesuai data dan ketentuan,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kapuas Edi mengatakan koordinasi diperlukan agar CSR 2026 tepat sasaran.
Ia menjelaskan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah daerah kecamatan desa dan kelompok tani dinilai penting agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. “Harapannya untuk mendukung program swasembada pangan nasional berkelanjutan,” katanya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
BPBD Kapuas Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Kebakaran di Desa Palingkau Lama Kapuas Murung
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan untuk warga terdampak kebakaran di Desa Palingkau Lama Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas Selasa (11/8/2026).
Kebakaran hebat Selasa (11/8/2026) dinihari menghanguskan enam rumah satu gedung bulu tangkis dan satu barak enam pintu. Dilaporkan tak ada korban jiwa.
Atas peristiwa tersebut BPBD bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan sembako serta memasang tenda pengungsian yang difungsikan sebagai dapur umum.
Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pangeran S Pandiangan didampingi Camat Kapuas Murung dan Kapolsek secara langsung memantau kondisi warga sekaligus memastikan kebutuhan dasar korban kebakaran terpenuhi.
“Kami mendata dan menyalurkan bantuan pangan sembako untuk warga terdampak disamping memasang tenda dan dapur umum,” katanya.
Ia melanjutkan BPBD bersama Dinas PUPR akan melakukan penilaian kerusakan terhadap bangunan masuk kategori rusak berat rusak sedang atau rusak ringan.
“Hasilnya menjadi dasar untuk penanganan dan bantuan selanjutnya dalam hal ini
BPBD Kapuas memastikan penanganan terhadap warga terdampak terus dilakukan,” jelasnya.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.21 WIB di kawasan RT 07 Desa Palingkau Lama.
Bangunan yang terbakar mayoritas berbahan kayu sehingga api dengan cepat melalap sejumlah bangunan di lokasi.
Berdasarkan data gedung bulu tangkis yang terbakar adalah milik Patah. Satu barak enam pintu milik Nasrullah. Kemudian enam rumah yang terbakar masing-masing milik Sarinah Sari Peri Mastura Adrani dan Iyai.
Terkait penyebab kebakaran Tim Inafis Polres Kapuas telah melakukan pemeriksaan dan pengujian di lokasi kejadian. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Wabup Kapuas Didampingi Sahli Bupati KSDM dan Kadisdik Hadiri Penutupan KKN Uniska
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Wakil Bupati Kapuas Dodo dampingi Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang KSDM Budi Kurniawan dan Kepala Dinas Pendidikan Suwarno Muriyat menghadiri acara penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad
Al Banjari di Auditorium Kampus Uniska Handil Bakti Senin (10/8/2026).
KKN tersebut dilaksanakan di dua wilayah yakni Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas dan Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala. Dari sekitar 1.705 mahasiswa yang mengikuti kegiatan sebanyak
521 mahasiswa melaksanakan KKN di Kabupaten Kapuas.
Dalam kegiatan tersebut Rektor Uniska Muhammad Zainul diwakili Wakil Rektor
Aam Gunawan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan KKN.
Ia mengatakan seluruh peserta dapat menyelesaikan kegiatan dengan aman dan kembali dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar, tidak ada insiden yang membahayakan. Dari 1.705
orang yang mengikuti KKN semuanya kembali dengan selamat,” katanya.
Ia melanjutkan atas keberhasilan tersebu pihak Uniska menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan khususnya pemerintah daerah mulai dari Bupati dan Wakil Bupati, para camat kepala desa ketua RW hingga ketua RT.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemerintah daerah mulai dari Bapak Bupati Wakil Bupati Bapak dan Ibu Camat Kepala Desa, Bapak dan Ibu RW serta Bapak dan Ibu RT yang telah mendukung kegiatan ini dengan baik sehingga dapat berjalan dengan lancar dan berhasil,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Uniska Budiman Mustofa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan KKN Tahun 2026 dengan baik tertib dan penuh semangat pengabdian.
Menurutnya penutupan KKN bukan sekadar berakhirnya sebuah program tetapi menjadi penanda bahwa proses pembelajaran secara langsung di tengah masyarakat telah memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa.
“Selama KKN mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan tetapi juga belajar berinteraksi dengan masyarakat memahami persoalan dan potensi desa serta memberikan kontribusi melalui gagasan tenaga dan pengetahuan yang dimiliki,” ujarnya. (Ujang/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Gelar FGD Penyusunan Rencana Kontijensi Karhutla Kapuas 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Focus Group Disscusion Ke-2 Penyusunan Rencana Kontinjensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kapuas Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan
di Fovere Hotel, Jalan Pemuda Kuala Kapuas, Senin (10/8/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Kapuas yang diwakili Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Kapuas Perry Noah. Hadir Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kapuas Pangeran S. Pandiangan Tim Penyusun dari LPPM Universitas Palangka Raya (UPR) unsur Forkopimda sejumlah Kepala OPD camat serta perwakilan instansi vertikal dan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Bupati melalui Asisten III Setda Kapuas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan filosofi Huma Betang dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kita jaga alam maka alam akan menjaga kita,” katanya.
Sementara itu Kalaksa BPBD Kabupaten Kapuas Pangeran S Pandiangan memaparkan berdasarkan data hingga Juli 2026, terdaftar sebanyak 1.065 titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kapuas dengan total luas lahan terbakar mencapai 305.51 hektare sepanjang periode Januari hingga Juni 2026.
Ia mengatakan fokus pada FGD kedua ini adalah melakukan validasi data peta kerawanan, memperjelas pembagian tugas dan mekanisme sistem komando serta mengoptimalkan peran aktif Masyarakat Peduli Api di tingkat desa,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan Penyusunan dokumen kontinjensi ini diharapkan menjadi acuan nyata seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan visi Kapuas BERSINAR (Berdaya Saing Sejahtera Indah Aman dan Religius) yang bebas dari ancaman bencana asap dan Karhutla. (Ujg/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kriminal-Hukum2 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir

