Pamor Borneo 2024, Mengakselerasi Pertumbuhan UMKM, Investasi dan Pariwisata di Kalsel - SuaraBorneo.com
Connect with us

Banjarmasin

Pamor Borneo 2024, Mengakselerasi Pertumbuhan UMKM, Investasi dan Pariwisata di Kalsel

Published

on

Pamor Borneo 2024, yang telah berlangsung di Duta Mall Banjarmasin dari tanggal 10 hingga 14 Agustus 2024. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pamor Borneo 2024, yang telah berlangsung di Duta Mall Banjarmasin dari tanggal 10 hingga 14 Agustus 2024, membawa dampak signifikan bagi ekonomi Kalimantan Selatan (Kalsel). Acara yang diselenggarakan bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-74 provinsi Kalimantan Selatan tersebut, berhasil menggabungkan showcasing UMKM unggulan, pariwisata, dan investasi dengan hiburan yang meriah, memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi pengunjung dan pelaku ekonomi lokal.

Selama acara, sektor UMKM Kalimantan Selatan mencatatkan hasil yang luar biasa. Total penjualan produk UMKM mencapai Rp1,16 miliar, dengan total pengunjung mencapai 100 ribu orang. Pencapaian signifikan lainnya termasuk ketertarikan dari Cendani Pty Ltd Australia terhadap produk home decor lokal, kerjasama ekspor untuk tujuh produk olahan makanan melalui Javara dari PT Kampung Kearifan Indonesia, serta promosi sebelas UMKM fashion ke Jepang oleh desainer nasional Irna Mutiara.

Selain itu, terdapat total pembiayaan potensial sebesar Rp7,5 miliar antara UMKM lokal dan perbankan, membuktikan dukungan kuat terhadap pengembangan produk UMKM lokal di pasar domestik dan internasional. Keberhasilan ini didorong oleh suasana acara yang menarik, di mana pengunjung dimanjakan dengan penampilan artis nasional terkemuka. Berbagai penampilan tersebut semakin dimeriahkan dengan beragam talkshow, permainan, dan penampilan dari band lokal, yang tidak hanya menambah semangat dan keceriaan acara tetapi juga meningkatkan minat dan keterlibatan masyarakat.

Dari sisi Investasi, South Borneo Investment Forum (SBIF) 2024, salah satu side event Pamor Borneo 2024, berperan penting dalam mendorong investasi yang berkelanjutan. Dihadiri oleh 17 delegasi dan investor potensial dari sepuluh negara sahabat, termasuk Duta Besar Filipina, Kamboja, dan Belarusia, acara ini mencakup sesi talkshow yang membahas topik-topik penting seperti perkembangan ekonomi, strategi investasi, dan kebutuhan energi baru terbarukan. Diskusi ini diikuti oleh sesi one-on-one meeting yang menghasilkan 11 Letter of Intent (LoI) dengan total nilai investasi mencapai Rp3,02 triliun. Proyek-proyek yang mendapatkan perhatian meliputi Rumah Potong Unggas (RPU) Modern, Waste Management, PLTA Kusan, dan Budidaya Ikan Gabus dan Bandeng, yang diharapkan memberikan kontribusi besar bagi ekonomi daerah.

Di sektor pariwisata, Pamor Borneo 2024 mempromosikan Geopark Meratus sebagai destinasi unggulan. Acara ini berhasil menarik perhatian masyarakat terhadap keindahan alam Geopark Meratus dan mendukung proses sertifikasi sebagai UNESCO Global Geopark. Upaya ini bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal, menjadikan Geopark Meratus sebagai tujuan wisata berkelanjutan dengan potensi manfaat ekonomi jangka panjang.

Sebagai bagian dari Pamor Borneo 2024, Pekan QRIS Nasional (PQN) yang berlangsung dari 12 hingga 17 Agustus 2024 berkolaborasi dengan berbagai stakeholder internal dan eksternal, termasuk Bank Kalsel dan PNM. PQN menyajikan serangkaian kegiatan seperti showcase UMKM, perlombaan, talkshow, dan hiburan, secara efektif mempromosikan penggunaan QRIS sebagai kanal pembayaran digital. Dengan 684 ribu pengguna QRIS dan volume transaksi mencapai 16,52 juta pada semester pertama 2024, PQN menunjukkan keberhasilan digitalisasi sistem pembayaran di Kalimantan Selatan.

Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI), yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 18 Agustus 2024, juga menambah kemeriahan pada acara Pamor Borneo 2024. FERBI berfokus pada edukasi tentang pentingnya penggunaan rupiah dan menumbuhkan semangat kebangsaan dengan tema BAMARA (Banua Maju Rupiah Terjaga), yang menekankan komitmen untuk menjaga stabilitas mata uang dan mempromosikan penggunaan rupiah dalam transaksi sehari-hari. Dalam festival ini, Yusnita Putri dari Universitas Lambung Mangkurat, yang merupakan perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, berhasil meraih Juara ke-2 Duta / Penggerak Milenial CBP Rupiah 2024 dalam ajang CBP Rupiah Championship, menambah prestise acara dan memberikan dorongan positif terhadap penggunaan rupiah di kalangan milenial.

Secara keseluruhan, Pamor Borneo 2024 berhasil menjadi platform yang efektif dalam memperluas pasar UMKM, mendorong investasi, dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, OPD terkait, instansi vertikal dan berbagai stakeholder lainnya menciptakan momentum kuat untuk pengembangan ekonomi Kalimantan Selatan. Dengan hasil yang menggembirakan, hiburan berkualitas, dan rangkaian acara menarik, Pamor Borneo 2024 menandai tonggak penting dalam perjalanan menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan demi mendukung Kalimantan Selatan sebagai Pintu Gerbang IKN. [ad/ril]

Bagikan ke

Banjarmasin

Resmi! Haris Munandar Dikukuhkan Jadi Kepala Perwakilan BI Kalsel

Published

on

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, secara resmi mengukuhkan Haris Munandar sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, secara resmi mengukuhkan Haris Munandar sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam Upacara Pengukuhan yang diselenggarakan di Aula Pangeran Antasari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (24/6).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala daerah di Provinsi Kalimantan Selatan, pimpinan kementerian/lembaga, perbankan, pelaku usaha, akademisi dan insan media.

Pengukuhan ini menandai kesinambungan kepemimpinan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dari Fadjar Majardi kepada Haris Munandar. Estafet kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas di daerah, sekaligus memperkuat kontribusi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P. Gozali menyampaikan bahwa Bank Indonesia senantiasa memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam rangka menjaga stabilitas nilai Rupiah, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta memastikan pelaksanaan kebijakan Bank Indonesia dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan Bank Indonesia di daerah akan terus dioptimalkan melalui pengendalian inflasi, pengembangan ekonomi daerah, akselerasi ekonomi dan keuangan digital, penyediaan uang Rupiah berkualitas, serta penguatan tata kelola dan kesinambungan kepemimpinan internal.

Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia menyampaikan bahwa perekonomian Kalimantan Selatan terus menunjukkan kinerja positif. Pada triwulan I 2026, ekonomi Kalimantan Selatan tumbuh sebesar 5,67% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61%. Namun demikian, inflasi Kalimantan Selatan pada Mei 2026 yang tercatat 4,22% secara tahunan perlu terus direspons melalui penguatan koordinasi kebijakan, terutama dalam menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif kepada masyarakat.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Indonesia dalam memperkuat sinergi kelembagaan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, khususnya pada pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan, pengembangan UMKM dan ekonomi kerakyatan, penguatan ekonomi dan keuangan syariah, serta sinergi lintas lembaga.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyampaikan penghargaan kepada Fadjar Majardi atas dedikasi dan kontribusi selama menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan periode 2024–2026. Melalui pengukuhan ini, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi kebijakan dalam menjaga stabilitas harga, memperluas digitalisasi, mengembangkan ekonomi daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang inklusif, berdaya tahan, dan berkelanjutan. [rls-bi]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Manfaat Lain Layanan Bank Devisa dari Bank Kalsel, Portofolio Produk Valas dan Kemudahan Akses Jaringan Kantor

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai Bank Devisa, Bank Kalsel tidak hanya membatasi layanan pada pengiriman uang, melainkan turut memperkenalkan variasi produk finansial berbasis valas (Foreign Exchange) yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, antara lain:

Tabungan Valas: Simpanan dalam mata uang asing bagi perorangan maupun badan usaha. Produk ini sangat cocok bagi Sobat Aksel yang berencana umrah tahun depan atau kuliah di luar negeri, sehingga kebutuhan dana dalam mata uang asing dapat dipersiapkan secara bertahap tanpa harus melakukan pembelian valas sekaligus menjelang keberangkatan.

– Deposito Valas: Instrumen investasi berjangka dalam mata uang asing dengan imbal hasil yang kompetitif.

– Giro Valas: Solusi rekening koran valas untuk mempermudah likuiditas transaksi bisnis berskala internasional.

– Layanan pembelian dan penjualan uang kertas asing (Banknotes): Layanan penukaran fisik uang kertas asing dengan kurs yang bersaing.

Bagi nasabah yang ingin melakukan pengiriman uang ke luar negeri, caranya sangat mudah. Nasabah cukup menyiapkan data penerima secara lengkap, meliputi: nama penerima, nomor rekening, nama bank tujuan, kode SWIFT (SWIFT Code), dokumen pendukung dan negara tujuan. Setelah data terverifikasi benar, Bank Kalsel akan meneruskan instruksi pembayaran kepada bank koresponden untuk selanjutnya diteruskan ke Bank tujuan & rekening penerima di negara tujuan.

Sebaliknya, bagi nasabah yang memiliki keluarga, teman, atau rekan bisnis di luar negeri yang ingin mengirimkan uang ke Indonesia, nasabah cukup memberikan informasi nama lengkap penerima, nomor rekening, nama Bank Penerima yaitu Bank Kalsel dan menyebutkan SWIFT Code Bank Kalsel: PDKSIDBB kepada pihak pengirim dana. Menerima dana internasional kini menjadi jauh lebih praktis.

Untuk mengawali langkah keuangan global, pembukaan rekening Tabungan Valas maupun konsultasi produk devisa dapat dilakukan dengan mengunjungi langsung Kantor Cabang (KC) Bank Kalsel terdekat yang telah melayani operasional Devisa, yaitu:
1. KC Utama Banjarmasin
2. KC Jakarta
3. KC Batulicin

Petugas layanan (Customer Service) Bank Kalsel di kantor cabang tersebut siap mendampingi proses pembukaan rekening, memberikan edukasi persyaratan, serta menginformasikan pilihan mata uang asing yang tersedia. Kenali layanan Bank Kalsel sebagai Bank Devisa, pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan, dan nikmati kemudahan transaksi internasional yang praktis dan aman. Mari melangkah ke panggung global bersama Bank Kalsel!. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Manfaat Layanan Transaksi Devisa dari Bank Kalsel Menjadi Solusi Kebutuhan Ibadah, Edukasi, dan Bisnis Global

Published

on

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin. (Foto/Humas-Bank Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kehadiran Layanan Transaksi Devisa dari Bank Kalsel ini dirancang secara khusus untuk menyasar berbagai segmen masyarakat yang membutuhkan fleksibilitas finansial lintas negara. Salah satu manfaat utama yang dihadirkan adalah kemudahan bagi masyarakat yang sedang melakukan persiapan ibadah umrah maupun haji. Bagi nasabah yang akan berangkat ke Tanah Suci dan bingung mencari tempat penukaran uang, Layanan Transaksi Devisa dari Bank Kalsel hadir menjadi salah satu solusi utama untuk memenuhi kebutuhan mata uang Riyal (SAR).

Bukan cuma untuk kebutuhan ibadah ke Tanah Suci, layanan Bank Devisa ini juga memberikan manfaat besar bagi kelompok nasabah lainnya, antara lain:

– Mahasiswa di Luar Negeri: Memudahkan orang tua yang memiliki anak kuliah di luar negeri dan memerlukan kiriman biaya hidup maupun biaya pendidikan secara rutin setiap bulan.
– Wisatawan (Traveler): Membantu perencanaan keuangan bagi nasabah yang berencana melakukan liburan ke luar negeri.
– Pelaku Usaha Finansial & UKM: Mendukung para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) maupun korporasi yang melakukan transaksi perdagangan atau ekspor-impor dengan mitra bisnis di luar negeri.
– Penerima Dana Lintas Negara: Memfasilitasi nasabah yang secara berkala menerima atau mengirimkan dana dari dan ke luar negeri.

Aktivitas pengiriman dana berkala tersebut didukung oleh layanan Remittance, yaitu layanan pengiriman dan penerimaan dana dari dan/atau ke luar negeri melalui jaringan perbankan internasional yang terhubung menggunakan sistem SWIFT. Layanan ini memastikan setiap transaksi lintas negara milik nasabah berjalan secara aman, resmi, dan efisien.

Bank Kalsel menjamin bahwa seluruh infrastruktur transaksi internasional, termasuk penggunaan kode identitas unik SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication) dengan SWIFT Code: PDKSIDBB, telah terintegrasi dengan ketat dan aman. SWIFT Code merupakan identitas internasional Bank Kalsel dalam jaringan perbankan global yang digunakan untuk memastikan instruksi pembayaran dapat diteruskan kepada bank tujuan secara tepat. Dengan sistem verifikasi berlapis, kami memastikan seluruh transaksi lintas negara berjalan lancar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Resmi Meluncurkan Layanan Perbankan Devisa untuk Kemudahan Transaksi Internasional

Published

on

Diawali dengan pembukaan Rekening Valas (Valuta Asing) layanan ini diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. (Foto/Humas-Bank Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bertepatan dengan komitmen memperluas jangkauan layanan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di kancah internasional, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) secara resmi meluncurkan (launching) status operasional baru sebagai Bank Devisa pada hari ini, Senin, 22 Juni 2026.

Bertempat di Bank Kalsel Kantor Pusat, diawali dengan pembukaan Rekening Valas (Valuta Asing) layanan ini diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin.

Melalui peresmian ini, Bank Kalsel siap untuk melayani berbagai transaksi perbankan dalam mata uang asing (valuta asing/valas), sekaligus membuka pintu bagi nasabah untuk terhubung langsung dengan ekosistem perbankan global secara lebih mudah, aman, dan tepercaya.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa peningkatan status menjadi Bank Devisa ini merupakan tonggak sejarah baru (milestone) yang sangat strategis bagi pertumbuhan korporasi dan pelayanan masyarakat di Banua.

“Peningkatan status menjadi Bank Devisa ini merupakan jawaban nyata kami atas dinamika kebutuhan nasabah yang kian global, mulai dari pelaku usaha, instansi, hingga masyarakat umum. Melalui status baru ini, kebutuhan transaksi internasional kini bisa dilakukan dengan jauh lebih mudah dan aman langsung melalui Bank Kalsel. Melalui status Bank Devisa, nasabah kini dapat melakukan transaksi internasional langsung melalui Bank Kalsel tanpa harus menggunakan jasa Bank Devisa lain sebagai perantara layanan,” ujar Fachrudin.

Sebagai Bank Devisa, Bank Kalsel menghadirkan spektrum layanan yang jauh lebih luas dibandingkan status operasional sebelumnya sebagai Bank Non-Devisa. Perbedaan mendasar terletak pada kapabilitas akomodasi transaksi lintas negara. Jika Bank Non-Devisa umumnya hanya melayani transaksi domestik dalam mata uang Rupiah, kini nasabah baik perorangan maupun korporasi dapat menikmati portofolio produk internasional secara komprehensif di Bank Kalsel, mulai dari pembukaan rekening valas, transfer uang ke luar negeri (remittance), penerimaan dana dari luar negeri, hingga aktivitas jual beli mata uang asing (banknotes).

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalsel, H. Muhidin, mengungkapkan rasa syukurnya atas peresmian layanan Bank Devisa yang baru saja diluncurkan.

“Alhamdulillah, hari ini kita meluncurkan layanan Bank Devisa Bank Kalsel atas izin dari OJK dan BI. Tentu dengan adanya layanan ini, diharapkan dapat meningkatkan daya saing dengan bank lain, sehingga kita bisa melakukan transaksi langsung ke luar negeri,” ujarnya.

Beliau juga mengimbau seluruh pengusaha, HIPMI, Kadin, ASN, pelaku usaha, asosiasi, UMKM, serta masyarakat luas untuk memanfaatkan transaksi langsung di Bank Kalsel. Dengan beralihnya Bank Kalsel menjadi bank devisa, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan tabungannya di sana demi mendukung kemajuan Bank Kalsel yang lebih baik.

“Selain itu, Bank Kalsel harus terus menjaga kepercayaan yang diberikan oleh OJK dan BI secara berkesinambungan. Hal ini perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM yang profesional demi kemajuan layanan Bank Devisa Bank Kalsel ke depan,” pungkasnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Dukung Peluncuran Layanan Devisa Bank Kalsel

Published

on

Dirut Bank Kalsel, Fachrudin; Sekdko Banjarmasin, Ichrom Muftezar, saat menghadiri peluncuran layanan Bank Devisa Bank Kalsel di Kantor Pusat Bank Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mendukung peluncuran layanan Bank Devisa Bank Kalsel dan berharap kehadiran layanan tersebut dapat memperkuat fasilitas transaksi keuangan internasional, khususnya untuk mendukung aktivitas ekspor-impor masyarakat serta pelaku usaha di daerah.

Dukungan itu disampaikan Wali Kota Banjarmasin HM Yamin melalui Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, saat menghadiri peluncuran layanan Bank Devisa Bank Kalsel di Kantor Pusat Bank Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Senin (22/6/2026).

Ichrom, mengatakan, hadirnya layanan devisa di Bank Kalsel menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan perbankan daerah. Layanan tersebut dinilai akan memberi kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan transaksi keuangan internasional, termasuk pelaku usaha yang bergerak di sektor ekspor-impor.

“Kami dari Pemerintah Kota Banjarmasin berharap layanan ini dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan ekspor-impor. Masyarakat juga diharapkan bisa memanfaatkan layanan yang ada di Bank Kalsel ini dengan sebaik-baiknya,”katanya.

Ia berharap Bank Kalsel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam penyediaan layanan perbankan yang berkaitan dengan transaksi internasional dan kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.

Selain itu, Pemerintah Kota Banjarmasin juga berharap layanan devisa Bank Kalsel dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya yang sudah mulai menembus pasar internasional.

Ichrom menyebut, di Banjarmasin sudah ada sejumlah UMKM yang produknya dikenal hingga luar negeri, di antaranya perajin biola dan beberapa pelaku usaha kreatif lainnya. Karena itu, kehadiran layanan bank devisa dinilai dapat mempermudah kebutuhan transaksi usaha sekaligus mendorong UMKM lokal semakin berkembang di pasar global.

“Kami berharap layanan devisa Bank Kalsel ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, khususnya UMKM yang sudah mulai menembus pasar internasional. Mudah-mudahan layanan ini bisa benar-benar membantu kebutuhan transaksi mereka,” harapnya.

Dengan status sebagai bank devisa, Bank Kalsel kini dapat melayani berbagai transaksi dalam valuta asing, seperti pembukaan rekening valas, pengiriman dan penerimaan dana internasional, transaksi ekspor-impor, hingga layanan pendukung perdagangan global lainnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin memandang kehadiran layanan tersebut sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat daya saing pelaku usaha, serta membuka akses yang lebih luas bagi produk-produk lokal untuk masuk ke pasar luar negeri. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Resmi Berstatus Bank Devisa, Kembangkan Sektor Usaha Berorientasi Ekspor

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama Dirut Bank Kalsel, Fachrudin meluncurkan layanan Bank Devisa. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel resmi memasuki babak baru dalam perjalanan institusinya dengan diluncurkannya layanan Bank Devisa, Senin 22 Juni 2026. Status tersebut menjadi tonggak penting yang memungkinkan Bank Kalsel memperluas layanan hingga mencakup berbagai transaksi keuangan internasional.

Peresmian layanan Bank Devisa disambut positif oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. Menurutnya, kehadiran Bank Kalsel sebagai bank devisa akan memberikan dampak besar bagi penguatan ekonomi daerah dan pengembangan sektor usaha berorientasi ekspor.

“Banyak peluang yang bisa dikembangkan dengan menjadi Bank Devisa. Ini tentu akan membantu pelaku UMKM ekspor agar bisa lebih berkembang,” ujar Muhidin.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, menjelaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilakukan secara bertahap. Berbagai aspek telah dipersiapkan, mulai dari penguatan tata kelola perusahaan, pengembangan sistem dan infrastruktur, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

“Hari ini merupakan salah satu tonggak sejarah baru bagi Bank Kalsel. Setelah melalui proses persiapan yang panjang, akhirnya Bank Kalsel secara resmi hadir sebagai Bank Devisa yang menghadirkan layanan perbankan dalam valuta asing,” kata Fachruddin.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak yang terlibat selama proses persiapan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, regulator, dewan komisaris, direksi, hingga seluruh pegawai Bank Kalsel dinilai memiliki peran penting dalam mewujudkan status baru tersebut.

“Keberhasilan ini adalah keberhasilan kita bersama. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses ini sejak awal hingga Bank Kalsel resmi menjadi Bank Devisa,” ucapnya.

Dengan status sebagai Bank Devisa, Bank Kalsel kini dapat menyediakan berbagai layanan transaksi internasional. Layanan tersebut meliputi tabungan, giro dan deposito valuta asing, jual beli valuta asing, remittance, bank notes, serta pengembangan layanan internasional lainnya secara bertahap.

Fachruddin menegaskan kehadiran layanan devisa diharapkan mampu memenuhi kebutuhan berbagai kalangan masyarakat, mulai dari pelaku ekspor-impor, investor, jamaah umrah dan haji, hingga pelajar yang menempuh pendidikan di luar negeri.

“Kami berharap layanan Bank Devisa ini menjadi salah satu instrumen yang mampu membuka akses ekonomi Kalimantan Selatan ke pasar global, sehingga ekonomi Banua semakin kuat, modern, dan kompetitif,” pungkasnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

CSR Bank Kalsel Bersama Bank Sampah Jaga Kebersihan

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Keterlibatan CSR Bank Kalsel dalam program sedekah sampah botol/cup plastik dan kaleng minuman, kata Firmansyah, selaku Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Bank ini berpartisipasi mendukung penyediaan Tempat Sampah botol plastik tersebut yang merupakan program dari salah satu Pusat Daur Ulang (PDU) Skala RT yakni Bank Sampah Bahe’mart dengan jumlah yang dibantu sebanyak 20 buah.

Dikatakan, tempat Sampah botol plastik tersebut diletakkan di beberapa titik yakni: 7 titik di Lembaga Pendidikan, 3 titik di Mesjid, 1 titik di Kantor Pemerintahan dan 2 titik di lingkungan RT, dimana masing-masing titik diberikan 1 atau 2 buah tempat sampah tersebut sesuai kebutuhan.

Sampai dengan saat ini, menurut Firmansyah, ada beberapa Bank Sampah di Kota Banjarmasin yang pernah dibantu melalui CSR Bank Kalsel sesuai dengan kebutuhan dari Bank Sampah masing-masing.

“Adapun Bank Sampah tersebut antara lain, Kampung Iklim Kelurahan Sungai Miai, Kampung Iklim Pelambuan dan Bank Sampah Bahemart Sungai Andai,” katanya.

Tempat sampah ini sangat membantu dalam menjaga kebersihan seperti terlihat di area halaman Mesjid Ar Rahmah yang berada di Komplek Darma Bakti Lestari, Jalan Padat Karya, Sungai Andai Banjarmasin. Sampah gelas plastik sangat banyak dihasilkan terlihat setelah selesai buka puasa sunah Senin Malam maupun Kemis Malam. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer