Sukses Digelar, Lomba Ketangkasan BPK Bupati CUP HSS Series XIII-2025 Berjalan Aman dan Kondusif - SuaraBorneo.com
Connect with us

Kalsel

Sukses Digelar, Lomba Ketangkasan BPK Bupati CUP HSS Series XIII-2025 Berjalan Aman dan Kondusif

Published

on

Ketua Pelaksana Lomba Ketangkasan BPK, Ronaldy Prana Putra, S.STP., M.Si didampingi TNI dan Polri saat memyerahkan piala kepada pemenang lomba. (Foto/Syarif) 

KANDANGAN, SuaraBorneo.com – Event Lomba Ketangkasan BPK Bupati CUP HSS Series XIII Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kerukunan BPK Hulu Sungai Selatan (HSS) berlangsung dengan sukses, lancar, aman, dan kondusif. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025, bertempat di Halaman Stadion 2 Desember Kandangan, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Kelancaran dan keamanan pelaksanaan lomba tidak terlepas dari dukungan serta partisipasi berbagai pihak, khususnya Satuan Pengamanan TNI–POLRI, serta jajaran terkait lainnya yang turut membantu pengamanan dari awal hingga akhir kegiatan. Dengan sinergi yang baik, seluruh rangkaian lomba dapat terlaksana tanpa kendala berarti.

Lomba ketangkasan yang diikuti oleh Ratusan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan ini berlangsung kompetitif dan penuh semangat sportivitas. berikut daftar juara Lomba Ketangkasan BPK Bupati CUP HSS Series XIII-2025:

1. PMK SEKAWAN ( BANJARMASIN )
2. BPK MMK 91 ( BANJARMASIN )
3. PMK NURUL ISLAM ( Hulu Sungai Selatan )
4. PMK KHODIJAH 212 ( BANJARMASIN )
5. BPK 01 LOKLUA ( Hulu Sungai Selatan )
6. PMK RAJA ( Hulu Sungai Selatan )

Untuk Juara I, PMK SEKAWAN (BANJARMASIN) berhak menerima Tropy, Sertifikat Piagam Penghargaan, Uang Pembinaan sebesar Rp10.000.000, satu unit mesin, serta Tropy Piala Bergilir Bupati CUP HSS.

Juara II memperoleh Tropy, Sertifikat, Uang Pembinaan Rp7.000.000.

Juara III mendapatkan Tropy, Sertifikat, Uang Pembinaan Rp5.000.000,

Juara IV menerima Tropy, Sertifikat, Uang Pembinaan Rp3.000.000.

Juara V memperoleh Tropy, Sertifikat, Uang Pembinaan Rp2.000.000.

Sementara Juara VI mendapatkan Tropy, Sertifikat, Uang Pembinaan Rp1.000.000.

Ketua Pelaksana Lomba Ketangkasan BPK (Ronaldy Prana Putra, S.STP., M.Si) menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan turut menjaga keamanan serta ketertiban selama kegiatan berlangsung. Apresiasi juga disampaikan kepada Tim Medis dari PMI Kabupaten HSS dan Puskesmas yang bertugas, atas kesiapsiagaan dan dukungan pelayanan kesehatan selama acara berlangsung.

“Dengan berakhirnya kegiatan ini, panitia berharap event Lomba Ketangkasan BPK Bupati CUP HSS dapat terus menjadi ajang silaturahmi, peningkatan keterampilan, serta memperkuat solidaritas antar-relawan pemadam kebakaran,” ungkapnya.

“Selamat kepada para juara. Sampai jumpa di event lomba ketangkasan berikutnya di Hulu Sungai Selatan,” pungkasnya. [Syarif/SB]

Bagikan ke

Daerah

Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bank Kalsel Salurkan 24 Ekor Sapi Kurban

Published

on

Program CSR, Penyerahan sapi kurban Bank Kalsel di Kabupaten Balangan.(Foto: Bank Kalsel)

PARINGIN, SuaraBorneo.com – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah terasa makin nyata di Kabupaten Balangan. Dengan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, Bank Kalsel Cabang Paringin menyalurkan bantuan 24 ekor sapi kurban kepada Pemkab Balangan. Penyerahan dan penyaluran bantuan berlangsung di Lapangan Martasura, Paringin, Kamis (21/5/2026).

Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Balangan, Abdul Hadi dan Akhmad Fauzi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut untuk menerima sekaligus menyalurkan hewan kurban kepada para perwakilan masjid dan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran manfaat.

Dalam kesempatan itu, Abdul Hadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas kepedulian Bank Kalsel. Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata sinergi yang baik antara dunia usaha dan Pemerintah Daerah dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kami serahkan bantuan sapi kurban dari CSR Bank Kalsel. Hewan-hewan ini nantinya akan disembelih saat Idul Adha dan dagingnya akan kami pastikan dibagikan merata kepada warga yang membutuhkan. Ini bentuk kebersamaan dan kepedulian yang sangat berharga bagi kami semua,” ungkap Abdul Hadi.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin, M Isnaeni menjelaskan penyaluran bantuan hewan kurban ini sudah menjadi agenda rutin tahunan yang tidak pernah terputus. Bahkan, pada tahun 2026 ini, jumlah hewan kurban yang disalurkan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. “Tahun ini kami salurkan total 24 ekor sapi. Jumlahnya bertambah dari tahun lalu. Harapan kami, dengan jumlah yang lebih banyak ini, keberkahan dan manfaat ibadah kurban bisa dirasakan oleh lebih banyak warga di Balangan. Ini komitmen kami sebagai bank milik daerah untuk terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas M Isnaeni.

Ia juga merinci pembagian bantuan tersebut agar tepat sasaran, yaitu disalurkan kepada unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Masjid Al Akbar Balangan, serta sejumlah perwakilan desa yang ada di wilayah Kabupaten Balangan.

Mewakili para penerima manfaat, Perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Akbar Balangan, Rahmi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Bantuan ini dinilai sangat meringankan dan membantu kelancaran pelaksanaan ibadah kurban di masjid tersebut nantinya. “Terima kasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Balangan dan Bank Kalsel. Bantuan ini sangat berguna dan meringankan kami. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan masyarakat di seluruh wilayah Balangan bisa merasakan dampak positifnya,” ucap Rahmi. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Ikut Serta Sukseskan Banua QRIStival 2026

Published

on

Suasana kemeriahan acara Banua QRIStival 2026 Bank Indonesia, di Sirng Nol Kilometer, Banjarmasin. (Foto/Humas Bank Indonesia)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel ikut serta sukseskan penyelenggaraan Banua QRIStival 2026 oleh Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan, di kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin.

Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Senin, kegiatan dimaksudkan sebagai upaya percepatan digitalisasi sistem pembayaran, melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Puncak kegiatan Banua QRIStival, berlangsung pada Minggu (24/5) dibuka oleh Pelaksana Harian (PLH) Sekda Provinsi Kalsel Subhan Noor Yaumil. Kegiatan antusias di ikuti oleh ribuan warga yang dating dari berbagai wilayah di Banjarmasin dan sekitarnya.

Acara Banua QRIStival 2026 ini, diawali dengan jalan santai atau fun run dengan rute siring nol kilometer, menuju Jalan A Yani, Jalan Djok Mentaya, Jalan RE Martadinata, hingga Jalan Lambung Mangkurat sebelum kembali finis di titik awal.

Usai fun run kegiatan dilanjutkan dengan hiburan rakyat, edukasi transaksi digital, berbagai kegiatan kreatif dan kuliner hingga pengundian hadiah.

Dalam sambutannya, Subhan Noor Yaumil menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya Banua QRIStival 2026 yang dinilai berhasil memperluas penggunaan QRIS di masyarakat.

Menurutnya, digitalisasi pembayaran menjadi langkah penting dalam mendukung kemudahan transaksi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di Kalimantan Selatan.

“Pembayaran melalui QRIS memiliki banyak keunggulan, di antaranya praktis, cepat, universal karena satu kode dapat digunakan untuk berbagai aplikasi pembayaran, serta lebih aman,” ujar Subhan
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, mengatakan penggunaan QRIS di Kalsel terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga saat ini, jumlah pengguna QRIS di Kalimantan Selatan telah mencapai sekitar 832 ribu pengguna, sedangkan jumlah merchant yang menggunakan layanan tersebut tercatat sekitar 560 ribu merchant dengan total transaksi mencapai 24,7 juta transaksi.

“Pertumbuhan transaksi digital melalui QRIS terus meningkat. Kami akan terus mendorong perluasan penggunaan QRIS agar pemanfaatannya semakin luas di Kalimantan Selatan,” kata Fadjar.

Ia menambahkan, Banua QRIStival 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan digital masyarakat serta mendukung percepatan transformasi digital sistem pembayaran di daerah.

Banua QRIStival 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 24 Mei 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba band musik tradisional kontemporer khas Kalsel, lomba tari kreasi, permainan tradisional, hingga fashion show sasirangan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Banua QRIStival 2026 Perkuat Ekosistem Digital dan Sinergi Daerah di Kalsel

Published

on

Banua QRIStival 2026 pada 23 s.d. 24 Mei 2026 di kawasan Siring 0 KM Banjarmasin. (Foto/Humas-BI)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan kembali menyelenggarakan Banua QRIStival 2026 pada 23 s.d. 24 Mei 2026 di kawasan Siring 0 KM Banjarmasin

Memasuki penyelenggaraan di tahun ketiganya, Banua QRIStivaI hadir dengan konsep dan inovasi baru yang memadukan semangat digitalisasi pembayaran dengan pelestarian seni budaya khas Kalimantan Selatan (Kalsel), menjadikannya Iebih dari sekadar festival melainkan momentum strategis percepatan ekosistem pembayaran digital yang inklusif dan modern di Bumi Banua.

Data terkini menunjukkan adopsi QRIS di Kalimantan Selatan terus bertumbuh dan potensi perluasannya masih sangat besar.

Per Maret 2026, jumlah pengguna QRIS tercatat sebanyak 832.209 orang atau baru sekitar 19% dari total penduduk Provinsi Kalimantan Selatan. Jumlah merchant QRIS mencapai 564.547, sementara volume transaksi tercatat sebanyak 24.696.906 transaksi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, menyatakan bahwa Banua QRIStival 2026 dirancang sebagai sarana edukasi sekaligus apresiasi kepada masyarakat yang telah antusias menggunakan QRIS dalam kehidupan sehari-hari.

“Banua QRIStival bukan hanya tentang teknologi pembayaran. Ini adalah wujud kolaborasi nyata antara Bank Indonesia, Penyedia Jasa Pembayaran, dan Pemerintah Daerah dalam mendorong percepatan digitalisasi yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Fadjar menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang pada Banua Qristival 2026 ini mencanangkan Kawasan Menara 0 KM menjadi kawasan wisata digital pertama di Kalimantan Selatan sekaligus menjadikan QRIS sebagai kanal pembayaran utama yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Subhan Nor Yaumil menyambut baik penyelenggaraan Banua QRIStival 2026 yang telah menjadi bagian dari Calendar of Event Kalimantan Selatan.

“Banua QRIStivaI adalah bukti nyata sinergi Pemerintah Provinsi, Bank Indonesia, dan mitra strategis dalam mendukung percepatan digitalisasi transaksi pembayaran di daerah. Saya mengapresiasi penyelenggaraan tahun ini yang tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga, tetapi juga mendorong pelestarian seni dan budaya khas Kalimantan Selatan sebagai identitas daerah yang patut kita banggakan,” ungkapnya.

Gubernur Kalimantan Selatan juga menekankan pentingnya penguatan sinergi dan koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam mengakselerasi digitalisasi transaksi keuangan daerah. Melalui kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, Penyedia Jasa Pembayaran (PJ P), perbankan, dan UMKM, digitalisasi diharapkan menjangkau seluruh lapisan masyarakat dari transaksi belanja pemerintah hingga layanan publik berbasis digital.

Masyarakat pun didorong untuk menjadikan transaksi digital sebagai gaya hidup yang praktis, modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Banua QRIStival 2026 diselenggarakan selama dua hari dengan menghadirkan beragam kegiatan olahraga dan hiburan, mulai dari Fun Run, Fun Zumba, Fun Walk, Fun Fit, hingga berbagai perlombaan dan permainan interaktif. Kegiatan ini juga diwarnai dengan nuansa budaya lokal Kalimantan Selatan melalui tari kreasi daerah, band kontemporer, fashion Show sasirangan, dan perlombaan permainan tradisional. Pada hari ke dua, dilaksanakan simulasi penggunaan QRIS di kawasan Menara 0 KM Banjarmasin yang sekaligus menjadi simbol pencanangan kawasan wisata digital di lokasi tersebut.

Selain itu, pada kegiatan Banua QRlStivaI 2026 juga telah dilakukan seremoni dan kick-off kompetisi Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Banua 2026. Fesyar Banua terdiri atas beragam rangkaian kegiatan yang dilakukan guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah (Eksyar) di Kalimantan Selatan. Beragam program edukasi, fasilitasi, dan kompetisi dilakukan guna memperkuat ekosistem rantai nilai halal yang terintergrasi dan berkelanjutan, mendukung pembiayaan syariah yang optimal, dan meningkatkan literasi dan inklusi Eksyar.

Pemerintah Daerah bersama Bank Indonesia dan mitra strategis Iainnya menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Kalimantan Selatan. Melalui inovasi, kolaborasi, dan sinergi yang berkelanjutan, Banua QRlStivaI 2026 diharapkan memberikan dampak nyata bagi perluasan akseptasi QRIS, peningkatan daya saing UMKM, serta pertumbuhan ekonomi Banua yang lebih inklusif dan berdaya saing. [ad/rls-bi]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Jualan Makin Mudah dan Praktis Bersama QRIS Bank Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Jualan sekarang makin mudah dan praktis bersama QRIS Bank Kalsel. Cukup satu scan, transaksi langsung masuk real-time dan bisa dipantau kapan saja lewat aplikasi Merchant QRIS.

Cocok buat kamu yang ingin usaha maki kekinian, cepat, tanpa potong biaya dan pastinya makin cuan, “Yuk segera daftarkan usahamu jadi Merchant QRIS Bank Kalsel sekarang!,” ajak Bank Kalsel.

Adapun syarat dan ketentuan :

1. Merchant mengisi dan menandatangani formulir permohonan pendaftaran layanan QRIS Bank Kalsel yang didapat dari petugas Cabang Bank Kalsel dan dilengkapi dengan materai.
2. Menyerahkan copy identitas dan copy NPWP dan menunjukkan aslinya kepada Bank.
3. Telah membaca dan memahami Ketentuan layanan Merchant QRIS Bank Kalsel.
4. Mempunyai rekening di Bank Kalsel.
5. Informasi detail mengenai merchant qris dapat melalui website :
https://www.bankkalsel. co. id/produk/detail/
idmerchant-qrisenmerchant-qris/100
[adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Jaga Inflasi di Kalsel, Pemprov Gelar Pasar Murah di 13 Kabupaten/Kota Jelang Idul Adha

Published

on

Kepala Biro Perekonomian yang diwakili Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian, Idris, hadiri secara daring Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, dari Command Center, Kantor Gubernur Kalsel, di Banjarbaru. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Konsisten perhatikan dinamika inflasi, Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, melalui Kepala Biro Perekonomian yang diwakili Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian, Idris, hadiri secara daring Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, dari Command Center, Kantor Gubernur Kalsel, di Banjarbaru, Senin (18/5/2026) pagi.

Rakor rutin yang berlangsung di Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta ini, dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan diikuti perwakilan badan dan instansi terkait, serta seluruh Kepala Daerah se-Indonesia atau yang mewakili.

Dalam kesempatan ini, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tito menyampaikan bahwa kondisi inflasi Indonesia pada April 2026 year-on-year 2,26 persen, yang disampaikan Tito sebagai angka yang bagus.

“BPS sudah merilis untuk inflasi kita year-on-year April 2026 2,26 persen, angka ini menurun, dan cukup bagus dibanding sebelumnya yang pernah mencapai 3,48 hingga 4 persen. Ini angka yang paling bagus dan relatif bisa menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen,” sampai Tito.

Selanjutnya, Tito menyampaikan untuk inflasi month-to-month April 2026 terhadap April 2025 adalah sebesar 0,13 persen, relatif menurun dari sebelumnya di angka 0,41 persen.

Untuk inflasi di Kalsel, sesuai data BPS awal Mei 2026, diketahui bahwa inflasi year-on-year April 2026 ada di angkaa 3,67 persen dan minus 0,04 persen, atau deflasi untuk month-to-month.

Sedangkan untu Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kalsel pada minggu kedua Mei 2026 adalah minus 0,92 persen dengan komoditas daging ayam ras, bawang merah dan telur ayam ras.

Kabag Kebijakan Perekonomian, Idris, ditemui usai rakor menyampaikan bahwa angka inflasi year-on-year April 2026 ini berhasil turun 4 peringkat dari posisi sebelumnya.

“Alhamdulillah untuk bulan April 2026 kemarin inflasi kita 3,67 persen, kita sudah turun dari bulan sebelumnya. Ini menggambarkan upaya-upaya kita selama ini untuk menurunkan inflasi cukup berhasil, yang merupakan hasil kerjasama SKPD dan juga badan serta instansi terkait,” sampainya.

Selanjutnya, jelang perayaan hari besar keagamaan yang akan datang, yakni Hari Raya Idul Adha, Idris menyampaikan kemungkinan terjadinya gejolak harga pada sejumlah bahan pokok, yang memang lumrah terjadi.

“Yang akan kita hadapi di minggu depan, yaitu Hari Raya Idul Adha, ada kemungkinan akan terjadi gejolak inflasi yang perlu kita perhatikan. Untuk itu, kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan konsumi yang berlebihan, secukupnya sesuai kebutuhan saja,” pesannya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Adilla Redhayanti, yang turut berhadir pada rakor ini juga menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel, melalui Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel juga sedang melaksanakan Pasar Murah yang dilaksanakan di 13 kabupaten/kota di Kalsel, sebagai sebuah instrumen pengendalian inflasi di Kalsel.

“Kami saat ini melaksanakan Pasar Murah yang sedang berjalan menyambut momen Hari Raya Idul Adha dan dilaksanakan di 13 kabupaten/kota di Kalsel. Saat ini tim sedang bergerak ke Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan setelah ini masih ada 3 kabupaten lagi jelang Idul Adha,” sampainya.

Adapun komoditas yang dijual adalah bahan-bahan pokok, yakni minyak goreng, dalam hal ini MinyaKita, gula, tepung hingga teh.

“Juga bertepatan dengan situasi global yang sedang memanas saat ini, Pemprov Kalsel hadir dalam bentuk memberikan barang-barang pokok yang lebih terjangkau, berupa MinyaKita, gula, tepung dan teh yang kami ambil dari distributor, dan kami jual dengan harga yang persis sama yang diberikan distributor, tidak ada kenaikan harga sama sekali untuk dijual ke Masyarakat,” ujarnya.

Rakor pengendalian inflasi ini turut dihadiri SKPD, serta badan dan instansi terkait, seperti dari Dinas Permukiman dan Perumahan serta perwakilan BPS Provinsi Kalsel. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarbaru

Pemprov Mantapkan Peringatan Harjad ke-76 Provinsi Kalsel, Konsep Sederhana dan Tertata Serta Dirasakan Manfaat Oleh Masyarakat

Published

on

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor memimpin Rapat Pembentukan Tim Pelaksanaan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel Tahun 2026. (Foto/Adpim)

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel yang diperingati pada 14 Agustus mendatang, Gubernur Kalsel, H. Muhidin melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor memimpin Rapat Pembentukan Tim Pelaksanaan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel Tahun 2026 di Ruang Rapat H. Maksid Lantai 3 Kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru, Senin (18/5/2026).

Didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, H. Ahmad Bagiawan dan Kepala Biro Perekonomian Setda Kalsel, Eddy Elminsyah Jaya dan dihadiri yang dihadiri sejumlah Tenaga Ahli Gubernur, sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel serta sejumlah perwakilan instansi tersebut guna membahas finalisasi draft Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait pembentukan panitia pelaksana Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel.

Dalam arahannya, Ariadi Noor menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari cerminan pelayanan dan kinerja Pemerintah Provinsi kepada masyarakat.

“Peringatan hari jadi ini sangat penting karena menjadi bagian dari penilaian terhadap performa Pemerintah Provinsi Kalsel. Baik buruknya pelaksanaan kegiatan ini tentu menjadi cerminan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Ariadi Noor.

Ariadi Noor. juga menyampaikan pesan Gubernur Kalsel, H. Muhidin agar pelaksanaan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel tahun ini dilaksanakan secara sederhana, menyesuaikan kondisi saat ini, namun tetap memiliki makna dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Bapak H. Mihidin berpesan agar pelaksanaan hari jadi disesuaikan dengan kondisi yang ada. Jangan sampai terkesan berlebihan atau pemborosan, namun makna kebersamaan dan keberpihakan kepada masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama,” kata Ariadi Noor.

Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus menjadi ruh utama dalam seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Provinsi Kalsel. Karena itu, pemerintah daerah didorong menghadirkan kegiatan yang sederhana, tertata, namun tetap dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Rapat kemudian difokuskan pada dua agenda utama, yakni pembahasan draft SK Gubernur tentang pembentukan panitia pelaksana Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel serta penyisiran tugas masing-masing seksi agar lebih efektif dan sesuai dengan tugas pokok serta fungsi perangkat daerah.

Dalam pembahasan struktur kepanitiaan, Ariadi Noor memimpin langsung penyempurnaan susunan pengarah, pelaksana, hingga seksi-seksi teknis pelaksanaan kegiatan.

Ariadi juga membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh peserta rapat untuk memberikan masukan dan koreksi terhadap draft yang disusun.

“Silakan disampaikan masukan atau usulan agar pembagian tugas ini benar-benar sesuai tupoksi dan memudahkan koordinasi di lapangan,” katanya.

Sejumlah usulan dan penyesuaian pun disepakati dalam rapat tersebut, termasuk penguatan pada Seksi Konsumsi guna mendukung penyediaan makanan gratis bagi masyarakat yang menjadi salah satu ciri khas peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel.

Ariadi Noor menekankan agar koordinasi antar-SKPD dilakukan sejak awal, terutama dalam pengaturan menu, jumlah porsi, hingga penataan stan konsumsi agar lebih tertib, merata, dan mampu melayani masyarakat dengan baik.

“Koordinasi konsumsi harus disiapkan dari awal supaya pembagian tugas jelas, menu tidak menumpuk pada jenis yang sama, dan seluruh SKPD mengetahui tanggung jawab masing-masing,” tegasnya.

Selain sektor konsumsi, rapat juga membahas kesiapan sektor kesehatan dan kelistrikan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman.

Untuk bidang kesehatan, rapat menyepakati pembentukan Seksi Kesehatan yang melibatkan Dinas Kesehatan serta sejumlah rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalsel guna menyiapkan posko medis dan ambulans selama kegiatan berlangsung.

Sementara pada sektor kelistrikan, Dinas ESDM ditugaskan melakukan koordinasi intensif dengan PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap aman serta menyiapkan genset cadangan guna mengantisipasi gangguan teknis saat acara berlangsung.

“Kita tidak ingin ada kendala teknis saat acara berlangsung, terutama terkait listrik. Karena itu koordinasi dengan PLN harus dikawal sejak awal,” ujar Ariadi.

Di akhir rapat, Ariadi Noor menyampaikan bahwa seluruh hasil pembahasan, penyesuaian nomenklatur, hingga penyempurnaan struktur kepanitiaan telah dicatat untuk segera difinalisasi dalam draft SK Gubernur sebelum diajukan kepada Sekretaris Daerah dan Gubernur Kalsel.

Ariadi kembali mengingatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel tidak hanya bergantung pada susunan kepanitiaan, tetapi terutama pada komitmen, kerja sama, dan semangat gotong royong seluruh SKPD dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Substansi utama dari peringatan Hari Jadi ini adalah kebersamaan dan gotong royong. SK hanya menjadi dasar koordinasi, sedangkan keberhasilan kegiatan ditentukan oleh komitmen dan kerja sama seluruh SKPD,” pungkasnya. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Peringkat 2 BPD dengan Pengalaman Nasabah Terbaik Versi BankCX Tracker 2026

Published

on

Kantor Pusat Bank Kalsel berlokasi di Jalan Lambung Mangkurat No. 7, Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Foto/Dok. Bank Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel kembali mencatatkan capaian positif dalam aspek pelayanan dan pengalaman nasabah. Berdasarkan publikasi BankCX Tracker: The Best Bank in Customer Experience 2026 yang diterbitkan oleh Infobank bersama Marketing Research Indonesia (MRI), Bank Kalsel berhasil menempati peringkat ke-2 dalam kategori 10 BPD dengan Pengalaman Nasabah Terbaik Tahun 2025–2026.

Dalam pemeringkatan tersebut, Bank Kalsel mencatatkan skor 83,28%, sekaligus menunjukkan konsistensi kualitas layanan di tengah persaingan antar-bank pembangunan daerah yang semakin kompetitif. Capaian ini menjadi bukti bahwa Bank Kalsel terus memperkuat kualitas pelayanan, baik melalui jaringan kantor, frontliner, maupun berbagai kanal digital yang semakin dekat dengan kebutuhan nasabah.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Bank Kalsel dalam menjaga kualitas layanan dan membangun pengalaman nasabah yang lebih baik.

“Kami bersyukur atas capaian Bank Kalsel yang kembali mendapatkan pengakuan dalam BankCX Tracker 2026. Bagi kami, pelayanan bukan hanya tentang kecepatan dan keramahan, tetapi juga bagaimana nasabah mendapatkan pengalaman yang mudah, aman, nyaman, dan konsisten di setiap titik layanan Bank Kalsel,” ujar Fachrudin.

BankCX Tracker 2026 menilai pergeseran fokus industri perbankan dari sekadar service excellence menuju customer experience yang lebih menyeluruh. Pengukuran dilakukan dengan melihat pengalaman nasabah secara lintas kanal, mulai dari layanan di kantor cabang, ATM, call center, website, media sosial, mobile banking, email, live chat, hingga layanan digital lainnya.

Dalam publikasi tersebut, Bank Kalsel juga tercatat masuk dalam jajaran terbaik pada sejumlah aspek layanan BPD, di antaranya:
1. Peringkat 1 Performa Terbaik Website BPD
2. Peringkat 2 Performa Terbaik Layanan Electronic Mail BPD
3. Peringkat 2 Performa Terbaik Layanan Live Chat BPD
4. Peringkat 2 Performa Terbaik Layanan SMS Banking BPD
5. Peringkat 2 Performa Terbaik Call Center BPD
6. Peringkat 2 Performa Terbaik Kenyamanan ATM BPD
7. Peringkat 2 Performa Terbaik Satpam BPD
8. Peringkat 3 Performa Terbaik Mobile Banking BPD
9. Peringkat 3 Performa Terbaik Social Media BPD
10. Peringkat 3 Performa Terbaik Customer Service BPD

Menurut Fachrudin, capaian ini menjadi dorongan bagi Bank Kalsel untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, khususnya dalam menghadirkan layanan yang relevan dengan perubahan perilaku nasabah.

“Perilaku nasabah saat ini semakin dinamis. Nasabah tidak hanya menilai pelayanan dari satu kanal, tetapi dari keseluruhan pengalaman ketika berinteraksi dengan bank. Karena itu, Bank Kalsel terus memperkuat layanan berbasis digital, meningkatkan kompetensi frontliner, serta menjaga kenyamanan dan keamanan transaksi nasabah,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pencapaian ini juga menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan daerah.

“Bank Kalsel akan terus menjaga kualitas layanan secara menyeluruh, baik di kantor cabang maupun kanal digital. Pengalaman nasabah menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan kepercayaan, loyalitas, dan citra Bank Kalsel sebagai bank daerah yang terus tumbuh dan beradaptasi,” pungkasnya.

Ke depan, Bank Kalsel berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi digital, penguatan sumber daya manusia, penyempurnaan proses layanan, serta pengembangan kanal komunikasi yang semakin responsif terhadap kebutuhan nasabah.

Dengan semangat Setia Melayani, Melaju Bersama, Bank Kalsel akan terus hadir sebagai mitra keuangan terpercaya bagi masyarakat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh nasabah di Kalimantan Selatan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer