Bupati Balangan Ajak Warga Manfaatkan Aksel dan Adink Bank Kalsel - SuaraBorneo.com
Connect with us

Umum

Bupati Balangan Ajak Warga Manfaatkan Aksel dan Adink Bank Kalsel

Published

on

Bupati Balangan, H. Abdul Hadi. (Foto/Ist)

BALANGAN, SuaraBorneo.com – Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Balangan untuk mengambil peran dalam transformasi ekonomi daerah.

Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Minggu, langkah itu dilakukan melalui sinergi strategis bersama Bank Kalsel, yang kini hadir dengan layanan digital.

Menurut Bupati Hadi, Balangan kini tengah berada dalam fase bergerak maju dan menata langkah menuju masa depan yang lebih modern, dari keunggulan lokal seperti Durian Halong hingga keseharian masyarakat yang kini semakin akrab dengan layanan digital, perubahan itu tumbuh pelan tapi pasti

Sebagai wilayah yang memiliki karakteristik perdesaan dan perbukitan, akses perbankan seringkali menjadi tantangan. Namun, melalui aplikasi Aksel dan layanan Adink, Bank Kalsel berhasil menjawab tantangan geografis tersebut.

“Kami melihat Bank Kalsel bukan sekadar lembaga keuangan, tapi mitra strategis dalam mendorong pembangunan di Balangan. Kehadiran mereka memastikan akses perbankan tetap terjangkau oleh masyarakat di pelosok sekalipun,” Ucap Bupati Hadi.

Untuk mendukung gaya hidup nontunai dan mempermudah transaksi, masyarakat dapat memanfaatkan dua layanan unggulan Bank Kalsel, yaitu Aksel by Bank Kalsel (Mobile Banking), yang merupakan Aplikasi yang dirancang untuk mempermudah transaksi digital secara aman dan cepat melalui smartphone tanpa perlu ke kantor cabang.

Fitur unggulan dari aplikasi Aksel meliputi, Transfer BI-FAST (Biaya admin lebih murah), QRIS (Transaksi praktis di berbagai merchant ), Cardless Withdrawal (Tarik tunai di ATM tanpa perlu kartu fisik), dan Pembayaran Tagihan Mulai dari PDAM, Samsat, hingga PLN.

Kemudian layanan Adink (Agen Digital Inklusif Keuangan), yaitu merupakan perpanjangan tangan Bank Kalsel di desa-desa.

Melalui agen resmi yang terdaftar, masyarakat bisa melakukan setor tunai, tarik tunai, hingga bayar pulsa cukup melalui tetangga atau toko kelontong yang menjadi agen Adink.

Bupati Abdul Hadi menekankan bahwa penggunaan Aksel dan Adink adalah bagian dari ikhtiar kolektif untuk menumbuhkan ekonomi daerah yang mudah, aman, dan menjangkau semua lapisan masyarakat.

“Kami mengapresiasi komitmen Bank Kalsel yang terus hadir, tumbuh, dan bergerak bersama daerah. Mari kita jadi bagian dari transformasi ini untuk kesejahteraan masyarakat Banua,” tutupnya. [adv]

Bagikan ke

Kalteng

Perkuat Sinergi Dorong Program Pembangunan Ketua APDESI Kunjungi PWI Kapuas

Published

on

Ketua PWI Suhartoyo bersama pengurus dan Ketua APDESI Kabupaten Kapuas Pancar. (foto/Istimewa)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam rangka memperkuat sinergi antar organisasi Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kapuas Pancar melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas di Jalan Maluku Kuala Kapuas Sabtu (30/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum awal untuk membangun kerja sama yang lebih erat antara APDESI dan PWI dalam mendukung berbagai program pembangunan khususnya di tingkat desa.

Pertemuan berlangsung penuh keakraban PWI pun membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan APDESI.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PWI yang telah membuka pintu untuk bersinergi dengan APDESI. Ke depan kami berharap program-program yang dimiliki PWI dapat disinergikan dengan APDESI sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Pancar.

Ia mengatakan kolaborasi antara pemerintah desa dan insan pers memiliki peran strategis dalam mendukung program pembangunan daerah dalam menyampaikan informasi.

“Oleh karena itu sinergisitas yang terjalin nantinya diharapkan mampu mendorong percepatan kemajuan pembangunan desa sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan Kabupaten Kapuas secara keseluruhan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua PWI Kabupaten Kapuas Suhartoyo menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan apresiasi atas inisiatif APDESI untuk membangun kemitraan yang lebih kuat dengan organisasi wartawan.

Menurutnya PWI selalu terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat maupun organisasi yang memiliki tujuan sama dalam membangun daerah.

“Kami menyambut baik kunjungan Ketua APDESI Kabupaten Kapuas. Ini menjadi langkah positif untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus merumuskan berbagai program yang bisa dilaksanakan bersama,” kata Hartoyo.

Dia menambahkan ke depan PWI dan APDESI dapat duduk bersama menyusun program-program yang selaras dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Dengan demikian kolaborasi yang terbangun tidak hanya bersifat seremonial tetapi mampu menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pada prinsipnya kita ingin saling bersinergi sesuai tupoksi masing-masing. Jika komunikasi dan kolaborasi berjalan baik maka tujuan bersama untuk mendukung kemajuan desa dan Kabupaten Kapuas akan lebih mudah diwujudkan,” pungkasnya.
(Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Pemkab Kapuas Kembali Raih WTP dari BPK RI

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno Ketua DPRD Kapuas Ardiansah dan pihak BPK RI Perwakilan Provinsi Kalteng. (foto/Ist)

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Opini WTP tersebut diterima pada kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Pemerintah Kabupaten Kapuas Tahun 2025 yang dilaksanakan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah Palangka Raya Jumat (29/5/2026).

Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian opini WTP yang kembali diraih Kabupaten Kapuas.

Menurutnya keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan akuntabel dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Opini WTP ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah serta pelayanan kepada masyarakat. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras dan bersinergi dalam mempertahankan capaian ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas akan terus menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan BPK sebagai bagian dari upaya penyempurnaan sistem pengelolaan keuangan dan penguatan pengawasan internal pemerintah daerah.

Sementara itu BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa opini yang diberikan merupakan hasil pemeriksaan atas kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah daerah berdasarkan standar akuntansi pemerintahan kecukupan pengungkapan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan serta efektivitas sistem pengendalian internal. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Hari Jadi Kotabaru, Bank Kalsel Hadirkan Promo Spesial Cashback Provisi Hingga 76 Persen

Published

on

Poster promo spesial cashback provisi hingga 76 persen. Program ini berlangsung periode 1 Juni hingga 30 Juni 2026. (Foto/DokBankKalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Guna memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru yang diperingati setiap 1 Juni, Bank Kalsel menghadirkan promo spesial bagi masyarakat melalui program Kredit Multiguna dengan penawaran cashback provisi hingga 76 persen.

Program promo tersebut berlangsung selama periode 1 Juni hingga 30 Juni 2026. Kehadiran promo ini menjadi salah satu bentuk komitmen Bank Kalsel dalam memberikan solusi kebutuhan finansial yang mudah, ringan, dan menguntungkan bagi nasabah di Kalimantan Selatan.

Melalui program ini, nasabah berkesempatan mendapatkan cashback provisi hingga 76 persen untuk pengajuan Kredit Multiguna kategori New, Take Over, Top Up, maupun Kompensasi.

Promo berlaku bagi seluruh debitur kredit konsumtif, seperti PNS, CPNS, PPPK, pensiunan termasuk pensiunan janda maupun duda, serta pegawai PDAM yang penghasilannya disalurkan melalui OSP atau payroll Bank Kalsel.

Selain itu, program promo juga berlaku untuk seluruh produk Kredit Multiguna, kecuali Terusan Vertikal, Kredit Properti, FLPP, Tapera, UMG, dan Channeling.

Khusus Kredit Multiguna Kretap, promo hanya diperuntukkan bagi PPPK dan pegawai PDAM yang gajinya disalurkan melalui Bank Kalsel.

Untuk mengikuti program ini, nasabah wajib memenuhi ketentuan minimal plafon kredit sebesar Rp25 juta dengan jangka waktu kredit minimal satu tahun.

Melalui promo tersebut, Bank Kalsel berharap dapat memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat sekaligus mendukung berbagai kebutuhan finansial nasabah di momentum Hari Jadi Kabupaten Kotabaru 2026. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Kalteng

Bupati Kapuas Lepas Pawai Idul Adha 1447 Hijriah/2026

Published

on

Bupati Kapuas HM Wiyatno ketika mengibarkan bendera start pelepasan peserta Pawai Takbir Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi Selasa (26/5/2026) malam. (foto/Ist)

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo secara resmi melepas peserta Pawai Takbir Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di depan GOR Panunjung Tarung Kuala Kapuas, Selasa (26/5/2026) malam.

Kegiatan berlangsung meriah tersebut dihadiri lunsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, Ketua TP PKK Kapuas Hj Siti Saniah Wiyatno Ketua GOW Kapuas Hertitati Dodo anggota DPRD Kabupaten Kapuas tokoh agama tokoh masyarakat tokoh pemuda pimpinan organisasi Islam serta warga Kapuas.

Bupati Kapuas menyampaikan rasa syukur karena masyarakat dapat bersama-sama menyambut malam takbiran dalam keadaan sehat dan penuh kebersamaan.

“Malam takbiran merupakan malam penuh kemuliaan bagi umat Islam untuk mengagungkan asma Allah SWT melalui lantunan takbir tasbih dan tahmid sebagai bentuk rasa syukur atas segala nikmat dan karunianya,” ucapnya.

Ia mengatakan Hari Raya Idul Adha tidak hanya mengajarkan tentang ibadah kurban tetapi juga mengandung makna mendalam mengenai keikhlasan pengorbanan kepatuhan serta kepedulian sosial kepada sesama.

“Oleh karena itu nilai-nilai tersebut hendaknya terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” ujarnya. (Ujg/SB)

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Target Dorong Ekonomi Banua Tumbuh 8,1 Persen, Bank Kalsel Akan Launching Bank Devisa 17 Juni 2026

Published

on

Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin memberi keterangan rencana launching Bank Devisa. (Foto/DokHumasDPRDKalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus memperkuat perannya sebagai bank milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan memperluas cakupan layanan perbankan.

Salah satu langkah strategis yang segera diwujudkan yakni peluncuran operasional Bank Devisa pada 17 Juni 2026 mendatang.

Kehadiran Bank Devisa diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan perbankan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan hingga mencapai target 8,1 persen.

Sebagai informasi, Bank Devisa merupakan bank yang memiliki izin resmi untuk melakukan transaksi perbankan dalam mata uang asing. Layanan tersebut meliputi transfer uang ke luar negeri, penerbitan Letter of Credit (L/C), hingga layanan penukaran valuta asing.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan rencana launching Bank Devisa tersebut di sela kegiatan prosesi penyembelihan dua ekor sapi kurban bantuan Bank Kalsel di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (28/5/2026).

Menurut Fachrudin, rencana pengembangan Bank Devisa akhirnya dapat direalisasikan setelah Bank Kalsel resmi mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Desember 2025 lalu.

“Untuk izin operasionalnya sudah dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan terbitnya izin tersebut, Bank Kalsel siap melaksanakan launching operasional Bank Devisa pada pertengahan Juni mendatang.

“Insyaallah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, kita launching operasional Bank Devisa,” katanya.

Dalam peluncuran nanti, Bank Kalsel juga akan menggelar simulasi layanan Bank Devisa dengan mengundang media massa agar masyarakat dapat memahami mekanisme dan manfaat layanan tersebut.

Fachrudin optimistis kehadiran Bank Devisa akan membuka peluang lebih besar bagi Kalimantan Selatan yang kaya sumber daya alam (SDA), khususnya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif.

Menurutnya, potensi pembiayaan yang dimiliki Bank Kalsel nantinya dapat disalurkan melalui kredit kepada koperasi dan pelaku UMKM guna memperkuat perekonomian daerah.

“Mudah-mudahan potensi daerah yang kita miliki bisa dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banua. Target 8,1 persen, mudah-mudahan ini sejalan dengan visi misi pak gubernur,” tutupnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Kolaborasi Press Room DPRD Kalsel Gelar Ibadah Kurban

Published

on

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin,Plh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Andry Yuzhar. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel berkolaborasi dengan Press Room DPRD Kalimantan Selatan menggelar kegiatan pemotongan hewan kurban sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi yang telah terjalin.

Kurban dihadiri Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin,Plh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Andry Yuzhar dan Ketua Press room, Ipik Gandama dan lainnya.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, mengatakan pada kegiatan tersebut pihaknya menyerahkan dua ekor sapi kurban. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga wujud kolaborasi dengan insan media dan DPRD Kalsel.

“Ini bentuk kerja sama kita dengan Press Room DPRD Kalsel. Mudah-mudahan ke depan sinergi ini semakin baik. Kami merasa sangat terbantu dan didukung oleh rekan-rekan media serta jajaran DPRD Kalsel,” ujarnya.

Selain itu, Bank Kalsel juga tengah mempersiapkan pengembangan layanan menjadi Bank Devisa. Fachruddin mengungkapkan, izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah terbit dan saat ini pihaknya bersiap melakukan simulasi operasional.

“Insya Allah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, akan kami launching operasional Bank Devisa. Sebelumnya kami akan melakukan simulasi dan mengundang media untuk melihat langsung prosesnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan status sebagai Bank Devisa, potensi sumber daya alam Kalimantan Selatan diharapkan dapat dimaksimalkan, terutama dalam meningkatkan pendanaan bank.

“Potensi devisa sangat besar. Ini bisa menambah pendanaan yang nantinya disalurkan kembali dalam bentuk kredit, baik untuk sektor korporasi maupun UMKM, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Bank Kalsel menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat mencapai 8,1 persen seiring dengan penguatan layanan tersebut.

Sementara itu, Plh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Andry Yuzhar, menyampaikan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Press Room DPRD Kalsel dan Bank Kalsel.

“Dua ekor sapi kurban diserahkan sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi yang sudah terjalin dengan baik,” ujarnya.

Untuk tahun ini, jumlah hewan kurban di kantor pusat Bank Kalsel di Banjarmasin mencapai 21 ekor sapi, termasuk dua ekor yang diserahkan di DPRD Kalsel.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 14 ekor, dengan partisipasi dari karyawan serta program sosial perusahaan.

Pembina Press Room DPRD Kalsel, Syamsuddin Hasan, berharap kegiatan kurban ini membawa keberkahan sekaligus mempererat hubungan antara Bank Kalsel, media, dan DPRD Kalsel.

Ia juga menyampaikan harapan agar jumlah hewan kurban ke depan dapat terus bertambah.

“Ke depan diharapkan partisipasi semakin meningkat, termasuk dari anggota dewan, sehingga jumlah hewan kurban bisa bertambah menjadi tiga ekor atau lebih,” pungkasnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Bengkayang

Lintas Sektoral Apresiasi Gereja Cegah Gangguan Kamtibmas di Perbatasan RI-Malaysia

Published

on

Libatan lintas sektoral di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. (Foto/Ist)

BENGKAYANG, suaraborneo.com – Libatan lintas sektoral di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, memperkuat konsolidasi guna mendorong peran strategis gereja dalam menghadapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perbatasan.

Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas keamanan, kerukunan, serta ketahanan sosial di Kecamatan Jagoi Babang, wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

​Untuk mewujudkan hal tersebut, instansi pemerintah bersama Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injil Indonesia (PGLII) menggelar diskusi terfokus (Focus Group Discussion/FGD) pada Senin, 25 Mei 2026. Diskusi kolaboratif ini bertujuan menyamakan persepsi dalam memetakan titik rawan gangguan kamtibmas di beranda depan negara.

​Hingga saat ini, wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kecamatan Jagoi Babang masih dihadapkan pada ancaman nyata.

Di antaranya peredaran gelap narkoba, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dan penyelundupan barang ilegal. Jika dibiarkan, peredaran narkoba dikhawatirkan merusak masa depan generasi muda.

​Pendeta Maikel Roki Mawuntu menegaskan, gereja memiliki peran sentral dan menjadi garda moral dalam menghadapi tantangan keamanan di kawasan perbatasan.

“Untuk menghadapi dinamika sosial dan mencegah gangguan kamtibmas, kuncinya adalah komunikasi yang memunculkan optimisme demi satu tujuan bersama,” ujarnya.

​Maikel berharap diskusi lintas sektoral ini tidak berhenti sebagai seremonial, melainkan menjadi agenda berkelanjutan.

“Kami menaruh harapan besar agar komunikasi dan diskusi ini terus berlanjut, sehingga tidak putus dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di daerah perbatasan,” kata dia.

​Sesi diskusi berlangsung interaktif saat para peserta mempertanyakan regulasi pembawaan barang hingga prosedur administrasi bagi warga yang ingin beribadah ke Malaysia.

Menanggapi hal tersebut, pihak Bea Cukai dan Pengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN) langsung memberikan penjelasan teknis. Tokoh agama diharapkan bisa membantu menyosialisasikan regulasi kepatuhan aturan lintas batas ini kepada jemaatnya.

​Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Jagoi Babang, Gregorio, menyatakan dukungan penuh atas keterlibatan tokoh agama. Menurutnya, Bea Cukai tidak bisa bekerja sendiri dalam mengawasi jalur-jalur ilegal di perbatasan.

​”Kami sangat mendukung peran aktif gereja dalam membantu pencegahan gangguan kamtibmas. Pada prinsipnya, terkait pengawasan barang, kami tidak bisa sendiri mengawasi jalur-jalur tikus. Karena itu, kolaborasi ini sangat penting,” ungkap Gregorio.

​Apresiasi senada disampaikan oleh Kepala PLBN Jagoi Babang, Misdo Jerry Purba. Ia menilai keterbatasan pemerintah dalam mengover seluruh persoalan perbatasan memerlukan uluran tangan dari elemen masyarakat, termasuk pemuka agama.

​”Pemerintah memiliki keterbatasan untuk menjangkau semua potensi gangguan kamtibmas. Melalui gereja, imbauan keamanan bisa tersampaikan langsung ke masyarakat.

Kehadiran tokoh agama sangat krusial untuk mencegah hal-hal yang merugikan keamanan negara,” tutur Misdo.
​Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkayang, AF. Romy, mengingatkan seluruh elemen agar tidak lengah terhadap potensi gesekan sosial.

​”Perbatasan adalah beranda depan kita. Saya mengajak tokoh-tokoh gereja untuk terus memperkuat kerukunan umat beragama. Mari kita tingkatkan kewaspadaan terhadap kerawanan sosial, utamanya bahaya narkoba dan perilaku menyimpang lainnya yang bisa merusak generasi muda Bengkayang,” kata Romy.

​Melalui konsolidasi ini, pihak gereja sepakat mengambil peran aktif dalam membangun kesadaran hukum serta memperkuat pembinaan moral demi menjaga ketahanan sosial di Kabupaten Bengkayang. (Robin)

Bagikan ke
Continue Reading

Populer