Kalteng
Perspektif, Menakar Popularitas dan Elektabilitas Calon Bupati/Wakil Bupati Pada Kontestasi Pilkada Serentak Kabupaten Kapuas 2024
Oleh : Ahmad Suhaili
Setelah pemilu 2024 selesai, bangsa ini kembali akan dihadapkan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Baik itu pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia, bahkan tahapan Pilkada tersebut sudah dilaunching oleh KPU RI beberapa waktu yang lalu. Artinya secara tahapan penyelenggaraan pilkada serentak 2024 sudah dimulai.
Tentu saja dengan waktu yang singkat dan beririsan tahapannya dengan pemilu 2024, dinamika dan dialektika Pilkada di Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia sudah mulai menghangat, tak terkecuali di Kabupaten Kapuas yang mempunyai lumbung suara terbesar kedua di Provinsi Kalimantan Tengah berdasar Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Kontestasi Pilkada serentak tahun 2024 akan dilaksanakan pada 27 November mendatang, menariknya Pilkada serentak ini dilaksanakan tidak jauh setelah pelaksanaan Pileg tahun 2024 dihelat, sesuai tahapan KPU kini sudah membuka pendaftaran bagi pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati.
Berdasarkan data media massa baik online elektronik maupun cetak, di Kabupaten Kapuas ada lima pasangan yang sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kapuas.
1. Erlin Hardi – Alberkat Yadi diusul (Partai Golkar PKS dan PBB).
2. Wiyatno – Dodo diusul (PDIP PAN Demokrat dan PPP).
3. Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim – Tommy Saputra diusul (PKB dan PKN).
4. Alfian Mawardi – Agati Sulie diusul (Partai Gerindra Hanura dan PSI).
5. Dealdo Dwi Rendragraha Bahat – Parij Ismeth Rinjani diusul (Partai Nasdem).
Raihan suara saat kontestasi Pileg 2024 lalu, setidaknya bisa dijadikan barometer oleh Partai Politik dalam menentukan tingkat popularitas dan elektabilitas calon, untuk kemudian menjadi pertimbangan dari Partai Politik dalam mengusulkan calon yang akan melenggang pada arena pertarungan memperebutkan kursi kepemimpinan.
Tentu saja masih terlalu dini untuk bisa menyimpulkan siapa pemenangnya yang secara pasti akan “bertarung” pada Pilkada di Kabupaten Kapuas ini. Selain masih banyak tahapan untuk ditempuh oleh siapapun dalam kontestasi itu.
Oleh karena itu yang paling bisa dianalisis dan dieksplorasi adalah, potensi dan peluang nama-nama di atas ketika kemudian dalam proses perjalanan konteks demokrasi peraturan perundang-undangan Pemilu Kepala Daerah sah (de fakto/de jure) menjadi orang nomor satu di Kabupaten Kapuas Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung********
Penulis :
Wartawan Suara Borneo.Com
Kalteng
Jaga Stabilitas Harga Pangan Pemkab Kapuas Gelar Pasar Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah melalui Disdagperinkop dan UKM menjelang Hari Raya Idul Fitri menggelar Pasar Murah Jumat (13/3/2026).
Kegiatan bertempat di depan GOR Jalan Maluku Kuala Kapuas dibuka Bupati Kapuas HM Wiyatno Forkopimda Wabup Dodo Sekda Usis I Sangkai Kepala OPD Camat Selat serta undangan lainnya.
Bupati HM Wiyatno menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah merupakan salah satu langkah konkret pemerintah daerah untuk menekan kenaikan harga bahan pokok yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Ia mengatakan program ini dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
“Oleh karena itu pemerintah daerah berupaya menghadirkan solusi agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan melalui pasar murah ini masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar karena adanya subsidi dari pemerintah daerah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan tersebut dengan bijak yakni membeli kebutuhan sesuai keperluan agar seluruh warga dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
“Pemerintah berharap inflasi daerah dapat tetap terkendali serta kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau adanya gerakan pangan murah,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Bawaslu Kapuas Gelar Ngabuburit Pengawasan Penguatan Spirit Kelembagaan Integritas dan Etika Pomdasi Demokrasi Bermartabat
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Ngabuburit Pengawasan Penguatan Spirit Kelembagaan,Jumat (13/3/2026) sore.
Adapun tema Integritas dan Etika Pondasi Demokrasi Bermartabat.
Kegiatan bertempat di Kantor Bawaslu Jalan Cilik Riwut Kuala Kapuas dibuka Ketua Bawaslu Kapuas Iswahyudi Wibowo dihadiri Komisioner Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) HMI GMNI IMM PMII narasumber Muhammad Jalaludin serta sekretariat Bawaslu Kapuas.
Ketua Bawaslu Kapuas Iswahyudi Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai refleksi di bulan suci Ramadan.
Dalam hal ini menurutnya Bawaslu mengajak seluruh masyarakat dan organisasi pemuda untuk menjadi pengawasan partisipatif.
“Kita harapkan sebagai generasi dapat menjaga integritas netralitas agar tercipta Pemilu Pilkada yang demokratis jujur dan adil,” ujarnya.
Sementara itu nara sumber Muhammad Jalaludin menyampaikan pertemuan
yang dilaksanakan Bawaslu sangat bagus apalagi di bulan suci Ramadan sesuai
tema integritas pengawasan.
Ia mengatakan integritas itu tidak hanya sekedar diucapkan tapi dia adalah sebagai pondasi dalam etos kerja dimanapun kita berada.
Lebih lanjut ia mengatakan apalagi sebagai komisioner penyelengga Pemilu baik itu Bawaslu atau KPU integritas menjadi penting menjadi pondasi maka dari itulah muncul etika.
“Di bulan suci Ramadan ini dalam rangka mendidik kita semua lebih daripada itu Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu untuk menjadikan integritas lebih berkualitas,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Polres Kapuas Musnahkan Barang Bukti Narkotika Sabu 96,46 Gram
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Polres Kapuas Kalteng melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis Sabu-Sabu 96,46 gram pada Kamis (12/3/2026).
Pemusnahan barang bukti bertempat di Mapolres Kapuas dipimpin Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma dihadiri Wabup Kapuas Dodo pihak Kejari TNI serta pihak terkait lainnya.
Barang bukti tersebut hasil pengungkapan kasus yang melibatkan dua tersangka berinisial HS dan MS di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas diduga pemilik narkotika itu.
Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma menegaskan pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum.
“Ini bentuk transparansi kepada publik dalam penanganan perkara narkotika serta bukti keseriusan aparat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Kapuas,” katanya.
Kapolres melanjutkan dengan dimusnahkannya barang bukti ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta mempersempit ruang gerak peredaran narkotika
Kapolres mengajak masyarakat agar terus berperan aktif membantu aparat kepolisian dalam memberantas narkoba dengan melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika di lingkungan sekitar.
“Dalam hal ini peran serta masyarakat sangat penting. Oleh karena itu kami berharap masyarakat tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Sinergi Pemda Kapuas dan Balai Jalan Nasional Tingkatkan Infrastruktur Jalan
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam rangka penguatan sinergi Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas dan Balai Jalan Nasional melakukan peningkatkan kualitas infrastruktur Jalan Nasional di wilayah Kabupaten Kapuas.
Kerja sama tersebut Pemerintah Kabupaten Kapuas melaksanakan pekerjaan pelebaran badan jalan serta pemasangan lampu penerangan jalan. Sedangkan pekerjaan pengaspalan jalan dilaksanakan oleh Balai Jalan Nasional.
“Diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas jalan nasional sehingga memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat yang melintas,” kata Bupati Kapuas HM Wiyatno saat meninjau langsung pekerjaan pengaspalan di Jalan Meranti Kuala Kapuas Senin (9/3/2026) malam.
Ia mengatakan sinergitas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa di wilayah Kabupaten Kapuas.
“Oleh karena itu dengan adanya peningkatan infrastruktur jalan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari,” jelasnya.
Lebih lanjut Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Kapuas pun terus mendorong terjalinnya kerja sama yang baik dengan berbagai pihak termasuk instansi pemerintah pusat.
“Ini guna mempercepat pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Momen Ramadan PWI Kapuas Bagi Takjil
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan bagi-bagi takjil kepada masyarakat pengguna jalan di Jalan Tambun Bunga Kuala Kapuas Senin (9/3/2026) sore.
Selain bagi-bagi takjil PWI Kapuas juga melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Budi Sejahtera menyerahkan bantuan tali asih dilanjutkan buka puasa bersama.
Ketua PWI Kapuas Sri Hayati menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian insan pers kepada masyarakat sekaligus momentum untuk mempererat silaturahmi sesama wartawan dan masyarakat.
Ia mengatakan momen bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini sebagai wujud kepedulian wartawan di Kapuas.
“Ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara anggota PWI serta meningkatkan rasa empati terhadap sesama,” katanya.
Oleh karena itu lanjutnya semangat kepedulian sosial dapat terus tumbuh tidak hanya di kalangan insan pers namun juga di tengah masyarakat luas.
“Harapannya melalui kegiatan ini menjadi berkah dan bermanfaat untuk semua ia mengajak kepada insan pers dalam hal penyampaian informasi yang positif dalam rangka pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Kapuas,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIII dan Disparbudpora Gelar Publikasi Warisan Budaya Melalui Bioskop Keliling di Kapuas
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIII Kalimantan Tengah – Kalimantan Selatan menggelar Publikasi Warisan Budaya melalui Bioskop Keliling di Kabupaten Kapuas Jumat (6/3/2026).
Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Rujab Bupati Kapuas dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparbudpora Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan.
Hadir Kepala Balai Pelestarian Budaya Wilayah XIII Riris Purbasari jajaran Disparbudpora Kapuas dan peserta dari sekolah tingkat SLTA di Kapuas.
Kepala Balai Pelestarian Budaya Wilayah XIII Riris Purbasari mengatakan melalui pemutaran film bertema budaya bertujuan memperkenalkan sejarah tradisi serta nilai-nilai kearifan lokal masyarakat.
“Harapannya dapat memperoleh pengetahuan sekaligus pengalaman yang menyenangkan dalam mengenal warisan budaya bangsa untuk para pelajar,” katanya.
Ia menjelaskan program bioskop keliling tidak hanya menjadi sarana hiburan tetapi juga media edukasi kebudayaan yang diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.
Lebih lanjut ia mengatakan melalui kegiatan ini marilah kita menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan pemersatu identitas bangsa.
“Lebih daripada itu sebagai sumber inspirasi dalam membangun masa depan Indonesia yang berakar pada nilai-nilai luhur budaya,” ujarnya.
Sementara itu Plt Kepala Disparbudpora Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan mengatakan kebudayaan merupakan identitas dan jati diri peradaban bangsa yang terbentuk dari keberagaman budaya daerah.
“Nilai-nilai luhur kearifan lokal serta warisan sejarah menjadi pedoman hidup masyarakat dari generasi ke generasi,” jelasnya.
Ia mengatakan Kabupaten Kapuas sebagai daerah yang memiliki keragaman budaya memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya tersebut.
Oleh karena itu menurutnya nantinya akan menggagas rencana penyelenggaraan festival film budaya yang melibatkan pelajar tingkat SLTA di Kapuas.
Ia menyebutkan di Kabupaten Kapuas terdapat situs budaya yang dapat diangkat menjadi karya film seperti Rumah Betang Sei Pasah Situs Bataguh Nyai Undang Rumah Juang di Anjir gereja di Mandomai dan tugu lokasi pendaratan pertama pasukan Jepang di Kapuas.
“Harapannya melalui karya film tersebut generasi muda dapat lebih mengenal sekaligus mendokumentasikan warisan budaya daerah dan dalam hal ini mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama merawat dan mengembangkan kebudayaan daerah,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Kapolres Kapuas Sampaikan Rasa Prihatin Bentrokan Aparat Polri dan Masyarakat di PT ABB
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma SIK MAP menyampaikan rasa prihatin menyusul peristiwa bentrok antara aparat Kepolisian dan Aliansi Masyarakat Adat (AMAD) di Desa Barunang Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas Selasa (3/3/2026) sore.
“Dalam hal ini menyampaikan turut prihatin yang sama-sama tidak kita inginkan,” katanya dalam rilis kepada media Rabu (4/3/2026).
Kapolres mengatakan adanya korban dari anggota Polri maupun masyarakat dalam penanganan aksi penutupan jalan hauling milik PT Asmin Bara Baronang (ABB) tentunya menjadi perhatian bersama.
“Bahwa Polres Kapuas tetap mengedepankan pendekatan humanis serta profesional dalam setiap penanganan situasi di lapangan,” tegasnya.
Ia menjelaskan terkait penanganan dilakukan setelah sebelumnya aparat kepolisian bersama unsur pemerintah dan tokoh adat setempat berupaya melakukan pendekatan persuasif kepada massa Aliansi Masyarakat Adat (AMAD) yang melakukan pemortalan jalan.
Lebih lanjut Kapolres mengatakan Kapolsek Kapuas Tengah bersama Damang dan Mantir Adat Kecamatan Kapuas Tengah terlebih dahulu memberikan imbauan agar massa membubarkan diri secara tertib demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Meski begitu imbauan tersebut tidak diindahkan sehingga situasi berkembang menjadi aksi saling dorong dan perlawanan terhadap petugas.
“Dalam insiden tersebut setidaknya tiga personel kepolisian mengalami luka akibat serangan senjata tajam dan segera mendapatkan penanganan medis sedangkan seluruh korban kini mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.
Persoalan menurutnya berawal dari sengketa lahan antara pihak perusahaan dengan sejumlah warga yang didampingi Aliansi Masyarakat Adat.
Kendati upaya mediasi telah beberapa kali dilakukan mulai dari tingkat Kecamatan Kapuas Tengah hingga Pemerintah Kabupaten Kapuas. Namun hingga kini belum tercapai kesepakatan di antara para pihak.
Aksi penutupan jalan hauling yang berlangsung sejak 2 Maret 2026 menyebabkan terhentinya operasional pengangkutan batubara perusahaan dan berdampak pada kerugian materiil yang cukup besar.
“Polres Kapuas menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil telah melalui prosedur.
Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar menyampaikan aspirasi melalui jalur hukum dan mekanisme dialog,” sebutnya.
Kapolres menambahkan situasi di lokasi saat ini telah berangsur kondusif dan aparat kepolisian masih melakukan pengamanan guna mencegah terjadinya eskalasi lanjutan.
“Oleh karena itu Polres Kapuas berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan bersama-sama menjaga stabilitas keamanan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Kapuas secara luas,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Banjarmasin1 tahun agoJelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Sidak SPBU di Wilayah Kalsel

