Kalteng
Bupati Tinjau Pembangunan Jembatan Penghubung di Kelurahan Murung Keramat
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas, HM Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Usis I Sangkai dan OPD meninjau progres pembangunan jembatan penghubung antara Kelurahan Murung Keramat – Kecamatan Selat dengan Desa Budi Mufakat Kecamatan Bataguh, Selasa (23/9/2025).
Bupati menyampaikan, apresiasi atas berjalannya pembangunan yang menjadi salah satu infrastruktur strategis bagi masyarakat.
“Terima kasih pada pagi hari ini menjelang siang kita mengunjungi pembangunan jembatan,” katanya.
Bupati mengatakan, jembatan dibangun sepanjang 45 meter dengan pagu anggaran sekitar Rp13 miliar. “Mudah-mudahan bisa diselesaikan pada bulan Desember tahun ini,” ucapnya.
Terkait pembangunan jembatan, lanjutnya, Pemkab berharap pembangunan jembatan ini dapat membuka akses lebih luas bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Selat dan Bataguh.
“Lebih daripada itu, mendukung pertumbuhan ekonomi serta memperlancar mobilitas masyarakat,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Gelar Expo Kapuas 2026 dan Festival Tingang Menteng Panunjung Tarung
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas resmi membuka Expo Kapuas 2026 yang dirangkai dengan Festival Tingang Menteng Panunjung Tarung Senin (6/4/2026) malam.
Kegiatan rangkaian Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 220 dan HUT Pemkab Kapuas ke 75 bertempat di Jalan Maluku Kapuas.
Acara dihadiri Asisten Ekbang Setda Provinsi Kalteng mewakili gubernur Kalteng Forkopimda anggota DPRD Provinsi Kalteng dapil Kapuas Pulang Pisau Pimpinan dan anggota DPRD Kapuas perwakilan pejabat kabupaten/kota se Kalteng instansi vertikal BUMN/BUMD OPD camat lurah serta masyarakat.
Ketua penitia pelaksana Staf Ahli Bupati Bidang KSDM Plt Kadis Parbudpora Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan dalam laporannya mengatakan expo tahun ini menampilkan potensi daerah mulai dari produk UMKM kerajinan lokal hingga layanan publik diikuti OPD lingkup Pemkab Kapuas.
Ia mengatakan kegiatan ini menjadi wadah promosi potensi daerah sekaligus mendorong geliat ekonomi masyarakat.
“Selain Expo Festival Tingang Menteng Panunjung Tarung menyuguhkan pertunjukan seni dan budaya Dayak sebagai upaya pelestarian tradisi dan penguatan identitas lokal,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan tetapi juga sarana mempererat kebersamaan masyarakat dalam momentum Harjad Kota Kuala Kapuas ke 220 dan HUT Pemkab ke 75 yang disatukan dalam rangkaian yang digelar pada malam ini yaitu Festival Kahanjak Banama Hai Bersinar 2026.
Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi unggulan dan produk lokal.
“Harapannya expo mampu menarik investor serta mendorong pemulihan ekonomi masyarakat,” katanya.
Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol oleh Bupati dan Wakil Bupati bersama unsur Forkopimda Ketua TP PKK dan Ketua GOW.
Sementara itu kegiatan expo dan festival budaya ini dijadwalkan berlangsung beberapa hari ke depan hingga malam penutupan. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
DAD Kapuas Gelar Musyarawah Mufakat Pembentukan Pengurus 2026-2031
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas menggelar Musyawarah Mufakat Pembentukan Pengurus masa bakti 2026-20231 pada Senin (6/4/2026) siang.
Acara berlangsung di Aula Bapperida dibuka Bupati Kapuas HM Wiyatno dihadiri
perwakilan DAD Provinsi Kalimantan Tengah unsur pimpinan Pengadilan Negeri dan Agama Ketua DPRD Kapuas serta Kepala OPD terkait.
Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan apresiasi mendalam atas peran nyata DAD dalam menjaga kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Ia menekankan bahwa musyawarah ini harus menjadi landasan untuk memilih figur pengurus yang memiliki integritas dan dedikasi tinggi terhadap pelestarian budaya.
”Saya berharap melalui musyawarah ini terpilih kepengurusan yang solid representatif dan mampu mengemban amanah masyarakat adat Dayak secara adil serta bijaksana,” katanya.
Ia menjelaskan pula terkait tantangan modernisasi yang kian menggerus nilai-nilai tradisional di kalangan generasi muda.
Oleh karena itu menurutnya DAD mampu menjadi benteng moral dengan menjunjung tinggi prinsip Belum Bahadat yakni filosofi di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung.
Bupati melanjutkan pentingnya sinergi antara DAD dan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Kehadiran DAD dinilai strategis sebagai mitra pemerintah dalam mengawal visi pembangunan daerah demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan bermartabat.
”Melalui musyawarah ini kedepankan semangat kekeluargaan untuk menghasilkan program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat adat selama lima tahun ke depan,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Kapuas Gelar Banama Hai dan Ngarunya Rangkaian Harjad Kota Kuala Kapuas ke 220 dan HUT Pemkab Kapuas ke 75
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah menggelar acara budaya Banama Hai rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 220 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke 75 Senin (6/4/2026).
Banama Hai menggantikan ritual adat Laluhan yakni saling lempar batang Suli dari arah arak – arakan kapal dari Dermaga Betang Sei Pasah menuju Pelabuhan KP3 DAS Kapuas.
Bupati Kapuas HM Wiyatno bersama unsur Forkopimda turut membaur di atas kapal.
Tradisi unik ini melambangkan rasa syukur serta simbol keharmonisan masyarakat Kapuas yang hidup rukun dan kondusif.
“ini merupakan kearifan lokal budaya adat Dayak Ngaju sehingga harus dijaga dan dilestarikan.
Selain sebagai ungkapan syukur ini menjadi sarana promosi pariwisata agar budaya Dayak Ngaju dikenal luas,” ujar Bupati.
Rangkain acara dilanjutkan dengan prosesi Lawang Sakepeng dan tarian tradisional.
Setelah rangkaian di dermaga rombongan menuju Rumah Jabatan Bupati Kapuas untuk melaksanakan ritual Potong Pantan dan Ngarunya.
Ritual Ngarunya yang dipimpin oleh Damang Kepala Adat dan tokoh agama Hindu Kaharingan ini bertujuan memohon perlindungan Tuhan agar daerah terhindar dari energi negatif.
Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng khas Dayak Panginan Sukup Simpan dan makan bersama masyarakat.
(Ujg/SB)
Kalteng
Pemkab Kapuas Gelar Ritual Adat Balian dan Mamapas Lewu Rangkaian Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 220 dan HUT Pemkab ke 75
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar adat ritual Balian dan Mamapas Lewu dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke 75 yang dilaksanakan di Balai Basarah Agama Hindu Kaharingan Selasa (31/3/2026).
Bupati Kapuas HM Wiyatno melalui Wakil Bupati Kapuas Dodo menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan adat budaya yang rutin digelar setiap tahun oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kapuas bersama jajarannya.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas kami sangat mendukung dan menyambut baik terlaksananya acara adat ritual budaya ini,” katanya.
Ia mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Kapuas Bersinar khususnya dalam meningkatkan daya saing daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia infrastruktur serta inovasi.
Ia melanjutkan pelaksanaan ritual Balian dan Mamapas Lewu diharapkan dapat terus dijaga dan dilestarikan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya asli yang terkandung di dalamnya
Oleh karena itu tambahnya melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai adat budaya dapat terus diperkenalkan kepada generasi muda sebagai upaya mencegah krisis moral lanjutnya.
“Adat budaya diharapkan dapat diperkenalkan lebih luas kepada pelajar mahasiswa dan masyarakat umum sehingga menjadi potensi kebudayaan sekaligus destinasi pariwisata daerah yang diminati,” tutupnya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Pemkab Kapuas Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2027
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset Dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)
Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kapuas Tahun 2027.
Kegiatan bertempat di Aula Kantor Bupati Selasa (31/3/2026) dibuka Resmi Bupati Kapuas HM Wiyatno dihadiri Forkopimda DPRD Wabup Sekda pejabat di lingkungan Pemkab Kapuas camat kades serta lurah
se Kabupaten Kapuas.
Bupati Kapuas HM Wiyatno mengatakan seluruh rumusan program dan kegiatan tidak boleh keluar dari tujuan serta sasaran pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Termasuk dokumen perencanaan perangkat daerah (renja) wajib selaras dengan arah kebijakan tersebut.
“RKPD 2027 harus tetap berada pada koridor RPJMD 2025–2029 agar pembangunan berjalan terarah dan konsisten,” katanya.
Ia mengatakan bahwa penyusunan RKPD juga telah mengakomodasi berbagai masukan mulai dari hasil Musrenbang kecamatan, forum perangkat daerah/lintas perangkat daerah hingga aspirasi DPRD Kabupaten Kapuas.
Ia menjelaskan pula Musrenbang menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan berbagai kepentingan dan memastikan program prioritas benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Oleh karena itu perencanaan yang disusun harus berkualitas, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan pentingnya sinkronisasi antara program daerah dengan kebijakan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat juga menjadi hal penting agar pembangunan berjalan selaras dan saling mendukung sehingga target pembangunan dapat dicapai secara optimal. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Gubernur Kalteng Hadiri Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 220 dan HUT Pemkab Kapuas ke 75
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri sekaligus sebagai inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan Hari Ulang Tahun ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas yang digelar di Lapangan Stadion Tingang Menteng Panunjung Tarung pada Senin (30/3/2026).
Upacara tersebut mengusung tema “Hapakat Habaring Hurung Membangun Kapuas Akan Kamiar – Kapuas Makin Bersinar” yang mencerminkan semangat kebersamaan persatuan dan gotong royong dalam membangun daerah.
Kegiatan dihadiri Bupati Kapuas HM Wiyatno Forkopimda Wabup Kapuas Dodo DPRD Kapuas Sekretaris Daerah Usis I Sangkai pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas serta undangan lainnya.
Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Kapuas.
“Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan dalam bingkai NKRI,” katanya.
Orang nomor satu di Kalteng ini menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi daerah seperti sektor pertanian perkebunan perikanan dan peternakan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan itu gubernur juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu serta peringatan Jumat Agung bagi umat Kristiani sebagai wujud keberagaman dalam semangat Huma Betang.
“Selamat Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas. Mari kita terus bersatu membangun Kapuas Bersinar menuju Kalteng yang semakin berkah maju dan sejahtera,” ujarnya.
Sementara dalam rangkaian kegiatan dilaksanakan grand launching program pembangunan dan peningkatan infrastruktur bertajuk “Kapuas Bersinar” dengan alokasi anggaran Rp1 miliar per desa dan kelurahan dalam rangka mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
DPRD Kapuas Gelar Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kapuas (DPRD) menggelar Rapat Paripurna ke-IV Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di ruang rapat paripurna Kantor DPRD, Kamis (26/3/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah didampingi Wakil Ketua Yohanes dan Berinto.
Hadir Bupati Kapuas HM Wiyatno Forkopimda para anggota dewan Sekretaris Daerah Usis I Sangkai OPD serta undangan lainnya.
Ketua DPRD Kapuas Ardiansah mengatakan paripurna memuat dua agenda utama penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dan pengajuan 10 rancangan peraturan daerah.
“LKPJ merupakan amanat undang-undang yang wajib disampaikan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir,” katanya.
Bupati Kapuas HM Wiyatno mengatakan LKPJ sebagai kewajiban konstitusional kepala daerah terkait capaian kinerja pemerintahan pelaksanaan program serta kebijakan sepanjang 2025 sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah.
Kendati demikian diakui capaian pembangunan masih memiliki kekurangan. “Oleh Karena itu pemerintah daerah mengharapkan masukan DPRD untuk perbaikan ke depan,” tandasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan selain LKPJ pemerintah daerah mengajukan 10 raperda
diantaranya terkait pencegahan narkotika ketertiban umum pengelolaan sampah kawasan tanpa rokok.
Tata ruang wilayah 2026–2046 hingga pengelolaan aset daerah dan pelayanan haji. Raperda tersebut diperlukan sebagai landasan hukum pembangunan daerah.
“Diharapkan menjadi instrumen efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” ujarnya seraya menyampaikan ucapan Idul Fitri 1447 Hijriah serta mengajak seluruh pihak memperkuat komitmen pelayanan publik dan pembangunan daerah. (Ujg/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Banjarmasin1 tahun agoJelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Sidak SPBU di Wilayah Kalsel

