Umum
Bupati Sergai Puji Kepemimpinan Kolonel Aidil, Sambut Letkol Dadang di Brigif 7/RR
DELI SERDANG, SuaraBorneo.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menghadiri acara lepas sambut Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 7/Rimba Raya dari Kolonel Inf Aidil Amin, S.I.P., M.I.Pol. kepada Letnan Kolonel Inf Dadang Armada Sari, S.I.P., di Gedung Pancasila Mako Brigif 7/RR, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (8/2/2025).
Bupati Sergai H. Darma Wijaya dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada Kolonel Inf. Aidil Amin yang dinilai sebagai pemimpin yang mengayomi bawahan. “Pak Aidil ini, kita lihat, adalah sosok pemimpin yang sangat mengayomi bawahannya. Dari ucapan-ucapan anggota tadi, bahkan disebut bahwa gaya kepemimpinan beliau sudah seperti jenderal, bukan hanya seorang kolonel. Kami juga merasakan hal itu,” ujar Bupati Darma Wijaya.
Ia menambahkan, atas nama Pemkab Sergai, pihaknya menyampaikan penghargaan atas kontribusi Kolonel Aidil selama menjabat sebagai Danbrigif 7/RR. “Kami berharap, jika nanti sudah menjadi jenderal atau bahkan menteri, jangan lupakan kami di sini,” katanya.
Bupati Darma Wijaya juga menyampaikan harapan kepada pejabat baru, Letkol Inf. Dadang Armada Sari, agar terus memperkuat sinergi antara Brigif 7/RR dan pemerintah daerah. “Wilayah kita ini sangat luas. Kami siap untuk terus saling bahu-membahu menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Harapan kami, apa yang sudah dilakukan dengan baik oleh pejabat sebelumnya, bisa dilanjutkan bahkan ditingkatkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Inf Aidil Amin menyampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung tugasnya selama ini. “Dukungan dari semua pihak sangat berarti dalam perjalanan saya sebagai Danbrigif 7/RR. Terima kasih atas kerja sama dan sinergi yang telah terjalin dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Letkol Inf Dadang Armada Sari meminta dukungan dari semua pihak untuk kelancaran tugasnya ke depan. “Mohon diterima dan dibantu dalam menjalankan amanah ini. Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh pejabat sebelumnya,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Tebing Tinggi terpilih Iman Irdian Saragih, S.E., tokoh agama Buya Amirrudin, unsur Forkopimda Kabupaten Deli Serdang, Kadis PUTR Sergai Johan Sinaga, SE, MAP, tokoh masyarakat, dan jajaran perwira Brigif 7/RR. (Media Center Sergai)
Bagikan keBanjarmasin
Serahkan Hasil Opini dan Penilaian Maladministrasi, Ombudsman Kalsel Minta Atensi Pemda se Kalsel untuk Perbaikan Kualitas Pelayanan Publik
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hadi Rahman, menyerahkan langsung hasil Opini Ombudsman RI: Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 kepada jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) di Kalsel. Hasil Opini diserahkan berturut-turut kepada lokus-lokus penilaian, yaitu Pemerintah Kabupaten Balangan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Pemerintah Kabupaten Banjar, Pemerintah Kota Banjarbaru, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis (16/04/2026).
Opini Ombudsman RI adalah bentuk transformasi dan inovasi dari sistem penilaian sebelumnya yang berorientasi pada Penilaian Kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Publik menjadi Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Opini tersebut merupakan salah satu Program Prioritas Nasional sesuai Peraturan Presiden RI Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025-2029 untuk mendukung Asta Cita Presiden RI khususnya dalam konteks Reformasi Pelayanan Publik. Melalui perubahan ini, Ombudsman RI ingin memperkuat fungsi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik dan memastikan pelayanan publik yang berkualitas tanpa maladministrasi.
Unsur penilaian meliputi Kualitas Pelayanan dan Tingkat Kepatuhan. Kualitas Pelayanan terdiri dari 4 Dimensi (Input, Proses, Output, Pengaduan) dan Kepercayaan Masyarakat, hasilnya terbagi dalam 5 Kategori: Sangat Baik, Baik, Cukup, Kurang, Sangat Kurang. Sementara untuk Tingkat Kepatuhan terkait dengan produk-produk pengawasan Ombudsman RI, yakni tindakan korektif, saran perbaikan, saran penyempurnaan dan rekomendasi. Hasilnya ada 3 Kategori: Tinggi, Sedang, Rendah. Data dikumpulkan dengan bermacam cara, antara lain studi dokumen, penggunaan data sekunder, wawancara dengan pelaksana dan penerima layanan serta penyebaran barcode/kuesioner kepada penerima layanan.
Pada tahun 2025, penilaian dilaksanakan secara nasional pada 46 Kementerian dan Lembaga serta 264 Pemda, termasuk di Kalsel yang mencakup 38 Unit Layanan sebagai lokus penilaian. “Opini dan hasil Penilaian Maladministrasi merupakan pernyataan formal otoritatif Ombudsman yang patut menjadi rujukan bagi penyelenggara, pengguna layanan dan masyarakat pada umumnya untuk mengetahui kinerja pelayanan publik instansi dimaksud”, tegas Hadi.
Berdasarkan hasil Opini dan Penilaian Maladministrasi oleh Ombudsman Kalsel, nilai rata-rata Kualitas Pelayanan yang diperoleh Pemda di Kalsel adalah 82,41 atau masuk Kategori Baik, dengan rincian 5 Pemda tergolong Baik dan 1 Pemda Cukup. Dibandingkan tahun 2024, ada penurunan nilai rata-rata yang sebelumnya mencapai angka 93,64. Sementara untuk Opini Ombudsman RI, 2 Pemda meraih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi yaitu Pemerintah Kota Banjarbaru dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, 3 Pemda meraih Opini Kualitas Tinggi yaitu Pemerintah Kabupaten Balangan, Pemerintah Kabupaten Banjar, dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, terakhir 1 Pemda meraih Opini Kualitas Sedang yaitu Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Berdasarkan data hasil Opini dan Penilaian Maladministrasi di atas yang mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, maka Ombudsman Kalsel mengingatkan kembali perlunya komitmen kuat dari Kepala Daerah beserta jajaran serta upaya bersama yang terkonsolidasi dengan baik dan dilakukan secara berkelanjutan pada lingkup Pemda se Kalsel. Ombudsman Kalsel juga menekankan hal-hal strategis yang harus menjadi atensi, rujukan penting dan ditindaklanjuti, dalam kerangka perbaikan berkelanjutan yang berdampak pada Kualitas Pelayanan dan Tingkat Kepatuhan.
Pertama, Ombudsman Kalsel menegaskan bahwa membangun kepercayaan masyarakat merupakan hal fundamental yang patut jadi perhatian Pemda di Kalsel, terutama dengan menjaga dan memastikan nilai-nilai integritas dan keterbukaan sebagai panduan moral, hukum dan etika dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. “Keluhan atau aduan masyarakat seringkali terkait waktu penyelesaian layanan yang berlarut, adanya pungutan biaya pelayanan, alur layanan yang berbelit, serta sikap atau perilaku pelaksana layanan yang tidak santun, tidak ramah atau tidak patut. Nah, ini adalah hal-hal dasar yang wajib diperbaiki agar tidak mengurangi kepercayaan masyarakat”, ungkap Hadi.
Berikutnya, Pemda di Kalsel agar terus berusaha meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai esensi dari pelayanan publik, Ombudsman, dan maladministrasi. “Ciptakan berbagai metode pembelajaran yang efektif dan inovatif supaya pelaksana pelayanan publik semakin berkompeten”, tambah Hadi. Terakhir, penguatan pemenuhan aspek perencanaan, jaminan pelayanan dan pengawasan internal. “Penting kiranya penilaian Ombudsman masuk dalam indikator kinerja, adanya ketentuan kompensasi yang terpublikasi serta pengawasan internal yang dijalankan secara berkala”, pungkas Hadi. [rls]
Bagikan keBanjarmasin
13 Kepala Daerah Kabupaten/Kota Komitmen Dukung AKSEL by Bank Kalsel Majukan Perekonomian Banua
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel menghadirkan aplikasi AKSEL by Bank Kalsel untuk mempermudah masyarakat bertransaksi keuangan melalui HP pintar.
Langkah ini sebagai bagian dari akselerasi digitalisasi perbankan yang diusung oleh Bank Kalsel.
Dengan AKSEL, layanan mobile banking Bank Kalsel kini setara dengan bank-bank nasional lainnya yang menghadirkan kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh nasabah.
AKSEL by Bank Kalsel juga memberikan kemudahan bagi nasabah melakukan berbagai transaksi, seperti transfer, pembelian pulsa, pengecekan saldo hingga berbagai pembayaran seperti sekolah, tagihan dan pajak daerah.
Semua layanan ini cukup dilakukan melalui perangkat hape pintar Anda.
Inovasi ini merupakan upaya Bank Kalsel untuk mendukung kemajuan perbankan digital di Kalimantan Selatan dan meningkatkan inklusi keuangan khususnya di Kalimantan Selatan.
Melalui Instagram resminya, Minggu (19/4/2026), Bank Kalsel menegaskan bahwa 13 kepala daerah se Kalimantan Selatan turut mendukung keberadaan Aksel by Bank Kalsel ini.
“13 Kabupaten/Kota, 1 Komitmen Bersama. Bank Kalsel hadir dan tumbuh bersama 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan—sebuah kekuatan kolaborasi untuk membangun daerah yang lebih maju dan Sejahtera,” ujar manajemen Bank Kalsel.
“Bersatu dalam visi, melaju dalam inovasi. Dari daerah, untuk daerah. Bank Kalsel — Setia Melayani, Melaju Bersama,” lanjut mereka. [adv]
Bagikan keBanjarmasin
Lapas Kelas IIA Banjarmasin Audiensi Ke Bank Kalsel, Perluas Pasar UMKM Warga Binaan
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus kuatkan pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui audiensi bersama Bank Kalsel dalam mendorong dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) serta memperluas pemasaran produk UMKM hasil karya Warga Binaan.
Pada Jumat (17/4/2026), Kepala Lapas Banjarmasin melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, didampingi Obi Noverianda selaku Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Subseksi (Kasubsi) Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, serta Muhammad Isnandar selaku Plh. Kasubsi Sarana Kerja, diterima langsung oleh Helman Rasyadi selaku Kepala Bagian Keuangan Bank Kalsel Cabang Utama.
Audiensi berlangsung dengan pembahasan yang mengarah pada peluang dukungan CSR, penguatan kualitas produk, dan strategi pemasaran agar hasil karya Warga Binaan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Pembinaan kemandirian menjadi bekal penting bagi Warga Binaan saat kembali ke masyarakat
“Melalui sinergi ini, kami berharap produk hasil karya Warga Binaan tidak hanya berhenti di Lapas, tetapi mampu dikenal dan bersaing di pasar luar,” harap Bagus.
Mewakili Bank Kalsel, Helman Rasyadi mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Lapas Banjarmasin dalam mengembangkan UMKM Warga Binaan. “Lapas Banjarmasin punya potensi besar dalam pengembangan UMKM, terlihat dari produk-produk yang dihasilkan makin berkembang dan bervariasi. Ini menjadi peluang yang baik untuk didukung melalui program CSR maupun kolaborasi lainnya,” ungkapnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun kerja sama antara Lapas Banjarmasin dan Bank Kalsel, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM Warga Binaan melalui program CSR dan perluasan akses pemasaran. Ke depan, sinergi ini diharapkan mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk hasil karya Warga Binaan agar makin dikenal di pasar yang lebih luas. [adv]
Bagikan keKalteng
Ribuan Jamaah Saksikan Tabliq Akbar Kapuas 2026 Hadirkan Ustaz Das’ad Latif
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Tabliq Akbar Kapuas 2026 dengan menghadirkan Ustaz Das’ad Latif berlangsung di Halaman Masjid Al Mukarram Amanah Jalan Tambun Bungai Kapuas Minggu (19/4/2026) malam.
Ribuan jamaah nampak antusias mengikuti ceramah Ustaz Das’ad Latif. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Harjad Kota Kuala Kapuas ke 220 dan HUT Pemkab Kapuas ke 75.
Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan kehadiran Ustaz Das’ad Latif menjawab keinginan masyarakat Kapuas. “Kini kita bersama-sama melihat secara langsung,” ujarnya.
Ustaz Das’ad Latif mengajak umat untuk selalu meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. “Kita agar selamat dunia akhirat,” ungkapnya.
Tabliq Akbar Kapuas 2026 dihadiri Forkopimda jajaran Pemkab Kapuas para ulama serta ribuan jamaah. (Ujg/SB)
Bagikan keBanjarmasin
COB Bank Kalsel Mudahkan Nasabah Bertransaksi Secara Online Dimana Saja
BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Demi memudahkan nasabah melakukan aktivitas perbankannya, Bank Kalsel menawarkan layanan khusus bernama Customer on Boarding (COB).
COB Bank Kalsel adalah solusi layanan perbankan berbasis tablet internet untuk melakukan pembukaan rekening nasabah baru, pembukaan rekening simpanan (tabungan, giro, dan deposito), aktivasi ATM dan registrasi e-channel secara online atau langsung di mana saja oleh petugas Bank (pemasar dana/funding) tanpa perlu datang ke Kantor Cabang/Cabang Pembantu.
Fasilitas ini memberikan kemudahan bagi calon nasabah atau nasabah perorangan Bank Kalsel untuk melakukan kebutuhan pembukaan rekening tanpa harus datang ke kantor Bank Kalsel.
Mengutip laman Bank Kalsel, Minggu (19/4/2026), berikut ini rincian persyaratan umum, fitur hingga informasi lainnya terkait COB:
1. Persyaratan Umum :
1. Nasabah perorangan yang telah berusia minimal 17 tahun atau memiliki KTP dan bertindak atas namanya sendiri
2. Warga Negara Indonesia (WNI)
3. Belum memiliki rekening Bank Kalsel (khusus pendaftaran nasabah baru) atau telah memiliki rekening Bank Kalsel (khusus pembukaan rekening simpanan dan aktivasi ATM
4. Layanan COB Bank Kalsel harus dilakukan oleh Nasabah/Calon Nasabah sendiri secara tatap muka dengan petugas Bank (pemasar dana/funding)
5. Menggunakan atau dapat mengakses nomor handphone/alamat e-mail yang aktif
6. Membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan masing-masing produk/layanan Bank yang dipilih
7. Melakukan penyetoran setoran awal ke nomor rekening tabungan yang baru dibuka selambat-lambatnya 6 (enam) hari kalender, baik melalui pemindahan dana dari rekening Bank Kalsel maupun transfer dari Bank lain
8. Memiliki rekening utama aktif (tabungan/giro) dengan saldo yang cukup untuk sumber dana penyetoran saldo deposito (khusus pembukaan rekening deposito)
2. Dokumen Persyaratan
A. Dokumen untuk Pendaftaran Nasabah Baru/Pembukaan Rekening Nasabah
1. Bukti identitas (KTP)
2. NPWP (jika belum memiliki, maka wajib mengisi surat pernyataan)
B. Aktivasi ATM / Registrasi e-channel
1.Bukti identitas (KTP)
Fitur
1. Pendaftaran nasabah baru
2. Pembukaan rekening tabungan/giro untuk nasabah existing
3. Pembukaan rekening deposito
4. Aktivasi ATM
Informasi Lainnya
1. Jika dokumen persyaratan dan/atau data yang diberikan Calon Nasabah/Nasabah kepada Bank tidak sesuai ketentuan, maka Bank berhak menolak pendaftaran nasabah/pembukaan rekening/aktivasi layanan Bank
2. Pada proses layanan, Calon Nasabah/Nasabah akan dikenakan biaya pulsa untuk pengiriman SMS terkait verifikasi dan/atau aktivasi (jika ada) sesuai dengan kebijakan pengenaan biaya pulsa oleh provider nomor handphone yang digunakan nasabah
3. Calon Nasabah/Nasabah akan melakukan swafoto pada device dan aplikasi Customer on Boarding sebagai dokumentasi pelaksanaan layanan dan swafoto tersebut akan disimpan pada sistem bank sebagai data Bank
4. Informasi terkait rekening yang dibuka maupun aktivasi layanan yang dilakukan akan dikirimkan oleh sistem Bank secara otomatis melalui SMS ke nomor handphone atau e-mail Nasabah yang telah didaftarkan ke Bank
5. Pencetakan (penerbitan) dan pengambilan buku tabungan/cek/bilyet giro dilakukan oleh Nasabah yang bersangkutan di Kantor Cabang Pembuka pada jam layanan operasional Bank
6. Pencetakan dan pengambilan bilyet deposito dilakukan oleh Nasabah yang bersangkutan di Kantor Cabang pembuka pada jam layanan operasional bank
7. Pengambilan dan aktivasi Kartu ATM yang dilakukan tidak bersamaan saat layanan aktivasi oleh petugas Bank menggunakan customer on boarding, dapat dilakukan oleh Nasabah yang bersangkutan di Kantor Cabang pembuka pada jam layanan operasional Bank
8. Jika layanan dilakukan pada hari libur/tanggal merah/di luar jam layanan pada hari kerja (pada event tertentu), maka proses penyelesaian layanan maksimal H+1 (hari kerja berikutnya). [adv]
Bagikan keKalteng
Muskab Taekwondo Indonesia Kapuas Teras Kembali Terpilih Ketua
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Cabang Olahraga Taekwondo Indonesia Kabupaten Kapuas menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) berlangsung di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kapuas Sabtu (18/4/2026).
Muskab dihadiri Ketua Umum Taekwondo Indonesia Provinsi Kalteng Dedi Indarto dan sejumlah pengurus KONI Kapuas Disparbupora serta para atlet Taekwondo.
Teras yang juga Kadis Perhubungan Kapuas terpilih secara aklamasi dalam Muskab tersebut sekaligus resmi dikukuhkan untuk periode 2026-2030.
Ketua Taekwondo Indonesia Kabupaten Kapuas Teras mengatakan akan bekerja maksimal untuk menghadapi event-event kejuaran.
Ia mengatakan khususnya menghadapi bulan Oktober nanti ada permintaan khusus dari Pengprov Taekwondo bahwa Kapuas akan melaksanakan even tahun ini.
Sehingga menurutnya segala sesuatunya bisa berjalan dengan baik dan mempersiapkan diri dari sekarang.
“Harapannya bisa berbenah dan bisa memajukan olahraga Taekwondo di Kapuas,” katanya seraya mengatakan untu anak-anak kami bisa terarah dan bisa sehat jiwa raga mereka.
Lebih lanjut ia mengatakan untuk target menghadapi Porprov di Kobar 2026 ini target meraih medali emas. “Oleh karena itu berusaha maksimal mempersiapkan atlet-atlet kami,” ujarnya.
Ketua Teakwondo Indonesia Provinsi Kalteng Dedi Indarto mengatakan support terhadap kegiatan Muskab.
“Saya ucapkan selamat kepada Bapak Teras terpilih kedua kali,” ujarnya.
Harapannya Taekwondo Kapuas sumbangsih untuk Kalteng lebih giat lagi berlatih. Dimana di Porprov nanti medali emas saya wajibkan Kapuas minimal.
“Jadi bisa bareng-bareng dengan Kalteng untuk menuju PON,” katanya. (Ujg/SB)
Bagikan keKalteng
Bupati Kapuas Resmi Buka Trail Adventure #4 2026
KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Bupati Kapuas HM Wiyatno secara resmi membuka event tahunan Trail Adventure #4 Tahun 2026 bertempat di GPU Manggatang Tarung Kapuas Sabtu (18/4/2026).
Hadir Wakil Bupati Kapuas Dodo Forkopimda Wakil Bupati Murung Raya pimpinan DPRD perwakilan OPD serta ratusan peserta serta undangan lainnya.
Ketua panitia Rio Adrianto dalam laporannya menyampaikan kegiatan tersebut diikuti sekitar 600 rider dari berbagai daerah di Kalteng dan Kalsel.
Ia mengatakan para peserta akan menempuh jalur lintasan sepanjang kurang lebih 50 KM.
“Rider akan melintasi kawasan Basarang dan Kapuas Barat,” katanya.
Sementara itu Bupati Kapuas HM Wiyatno berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjangkau wilayah yang lebih luas di masa mendatang.
Ia mengatakan pada tahun 2027 kegiatan ini bisa dilaksanakan di wilayah non pasang surut di lima kecamatan.
Kemudian tahun 2028 rutenya dapat diperluas hingga Kapuas Basarang Budi Mufakat Terusan hingga Pelabuhan Batanjung.
Meski begitu menurut Bupati kegiatan trail adventure ini bukan hanya sebagai ajang olahraga tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antar peserta dari berbagai daerah.
Ia mengajak generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga khususnya otomotif melalui kegiatan positif.
“Diharapkan melalui kegiatan ini selain mempererat hubungan silaturahmi antar daerah dan instansi serta mendorong promosi potensi wisata alam Kabupaten Kapuas,” ujarnya. (Ujg/SB)
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Banjarmasin1 tahun agoJelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Sidak SPBU di Wilayah Kalsel

