Mantap! Pamor Borneo 2025, Kalimantan Tumbuh Didorong Perdagangan, Investasi dan Pariwisata - SuaraBorneo.com
Connect with us

Banjarmasin

Mantap! Pamor Borneo 2025, Kalimantan Tumbuh Didorong Perdagangan, Investasi dan Pariwisata

Published

on

Perhelatan Pamor Borneo 2025 resmi dibuka di Banjarmasin yang pelaksanaannya menjadi rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Kalimantan Selatan ke-75. (Foto/Humas-BI)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Perhelatan Pamor Borneo 2025 resmi dibuka di Banjarmasin yang pelaksanaannya menjadi rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Kalimantan Selatan ke-75. Acara ini merupakan program kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Mengangkat tema “The New Kalimantan: Accelerating Growth through Investment, Trade, and Tourism”, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan dan Kalimantan yang tinggi, sebagai daerah yang kaya potensi dan peluang. Pamor Borneo akan berlangsung pada 21-24 Agustus 2025 melalui beberapa event untuk mendukung penguatan tiga pilar utama sumber pertumbuhan baru ekonomi Kalimantan yakni perdagangan yang berdaya saing, investasi yang bernilai tambah tinggi, dan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.

Acara dibuka dengan sambutan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, yang menekankan bahwa Kalimantan memiliki modal besar untuk menjadi pusat pertumbuhan baru. “Dengan potensi energi terbarukan, perdagangan lintas batas, serta keindahan budaya dan alam, Kalimantan tidak hanya berperan bagi Indonesia, tetapi juga siap bersaing di tingkat global. Momentum Pamor Borneo harus kita gunakan untuk memastikan transformasi ini benar-benar terwujud,” ujarnyaujarnya, Kamis (21/8/2025).

Sejalan dengan hal tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pamor Borneo 2025. Ia menilai forum ini menjadi sarana penting untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM dan investasi daerah.

“Kegiatan ini adalah momentum bagi kita semua untuk memperbesar akses pasar, memperkenalkan pesona Kalimantan Selatan ke dunia, dan menunjukkan bahwa daerah kita siap bersaing,” tegasnya.

Suara senada datang dari Kepala Perwakilan BI Kalsel, Fadjar Majardi, yang menyebut bahwa Pamor Borneo adalah bentuk nyata sinergi. “Pamor Borneo bukan sekadar event tahunan, melainkan sebuah ekosistem yang dapat berkontribusi nyata dalam memperluas akses pasar UMKM ke mancanegara, meningkatkan peluang investasi, mendorong pariwisata berkelanjutan, dan mengangkat citra budaya Kalimantan serta Indonesia di kancah internasional,” jelasnya.

Untuk mendorong daya saing perdagangan sekaligus memperluas akses pasar dan pembiayaan bagi UMKM, Pamor Borneo melaksanakan business matching dan showcasing UMKM unggulan Kalimantan Selatan di Atrium Duta Mall Banjarmasin yang dirangkaikan dengan lomba, hingga workshop kreatif: i) Tourism & Craft (21 Agustus 2025): talkshow pariwisata, workshop sasirangan, ecoprint, dan purun; ii) Fashion (22 Agustus 2025): beauty class, talkshow fashion, fashion show, dan permainan interaktif berhadiah bersama RURI Repvblik; iii) FnB & Agro (23 Agustus 2025): demo masak, workshop kopi, lomba brewing, semifinal Mobile Legend, hingga dance competition; iv) Ekraf & Digital (24 Agustus 2025): lomba mewarnai, final Mobile Legend, pengumuman pemenang lomba, sosialisasi Bank Indonesia, kompetisi menyanyi, dan fun closing ceremony.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pamor borneo, dorongan terhadap investasi yang bernilai tambah tinggi diwujudkan melalui Borneo Business and Investment Forum (BBIF) 2025, mengangkat tema “Beyond Black Earth: Transforming Kalimantan’s Richness through Advanced Sustainable Investment” dengan 2 (dua) kegiatan utama. Pertama, diskusi panel dengan kesimpulan sebagai berikut:
Transformasi ekonomi Kalimantan dapat ditempuh melalui upaya hilirisasi sumber daya alam di Kalimantan, khususnya mineral dan batu bara.

Berbagai tantangan perlu diatasi bersama, diantaranya keterbatasan infrastruktur, insentif, teknologi, serta kompleksitas perizinan dan koordinasi pusat-daerah.
Sinergi kebijakan pemerintah, peran kawasan industri, serta dukungan akademisi dan investor menjadi kunci dalam mengatasi bottleneck investasi dan mempercepat realisasi hilirisasi.

Kedua, one-on-one meeting antara pemilik proyek dan investor potensial untuk menjajaki peluang kerja sama langsung yang dilanjutkan dengan site visit proyek investasi yang ditawarkan, guna merealisasikan minat investasi daerah.

Tidak hanya soal perdagangan dan investasi, Pamor Borneo juga memberi ruang luas untuk memperkuat pariwisata Kalimantan. Melalui pameran wisata, pengunjung bisa menjelajahi ragam potensi destinasi unggulan, sekaligus merasakan pengalaman langsung lewat kunjungan ke Geopark Meratus yang kini satu dari dua belas UNESCO Global Geoparks di Indonesia.
Menjelang digelarnya Pamor Borneo 2025, sejumlah capaian penting telah lebih dulu diraih melalui rangkaian kegiatan pre-event di dua pilar Utama yaitu perdagangan dan investasi.

Dari pilar perdagangan, penguatan daya saing UMKM telah diinisiasi sejak pertengahan tahun 2025 lewat business matching. Upaya ini membuahkan hasil nyata berupa kerja sama ekspor dengan perusahaan Singapura senilai Rp8,1 miliar di sektor makanan dan minuman, serta Letter of Intent (LoI) dengan perusahaan Thailand senilai Rp6,3 miliar untuk sektor fesyen. Capaian tersebut membuktikan bahwa produk unggulan Banua telah mampu menembus pasar global dengan kualitas yang kompetitif.

Sementara itu, pada pilar investasi, langkah memperluas basis investor luar negeri juga menghasilkan peluang signifikan. RIRU Intan Kalsel berhasil mengamankan LoI senilai Rp152 miliar dalam ajang World Expo Osaka 2025 untuk proyek pengolahan limbah medis dan budidaya ikan bandeng terintegrasi. Momentum positif ini berlanjut dengan penandatanganan LoI oleh Atoll Bay Partners, perusahaan asal Singapura, pada 20 Agustus 2025. Proyek yang difokuskan pada pengolahan limbah medis di TPAS Regional Banjarbakula tersebut berpotensi menyerap investasi sebesar Rp12,57 miliar.

Rangkaian capaian pra-event ini menjadi fondasi kokoh sekaligus sinyal optimisme bahwa selama pelaksanaan Pamor Borneo 2025, peluang yang lebih besar dapat terus terwujud. Dengan daya saing produk UMKM yang terbukti menembus pasar internasional, serta meningkatnya minat investor terhadap potensi Kalimantan Selatan, Pamor Borneo diharapkan menjadi katalis akselerasi perdagangan dan investasi Banua di kancah global.

Pamor Borneo 2025 menjadi bentuk sinergi dan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang semakin solid dan komitmen kuat dari berbagai pihak untuk meningkatkan daya saing perdagangan, menyelesaikan hambatan investasi dan mengembangkan pariwisata, maka harapan Kalimantan menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mewujudkan Asta Cita dapat tercapai. (*)

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Syariah Rilis Nisbah dan ROI Bagi Nasabah Periode Juli 2026

Published

on

Rincian bagi hasil Bank Kalsel Syariah bulan Juli 2026 (Foto/Humas Bank Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel Syariah kembali merilis rincian tingkat bagi hasil (nisbah) dan Return on Investment (ROI) terbaru bagi para nasabahnya untuk periode Juli 2026.

Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Rabu, melalui berbagai produk pendanaannya, Bank Kalsel Syariah menawarkan imbal hasil yang kompetitif, khususnya pada instrumen Deposito yang mencatatkan ROI hingga 5,30 persen.

Berdasarkan infografis resmi yang dirilis melalui platform AKSEL by Bank Kalsel, produk Deposito 12 Bulan menduduki posisi puncak dengan porsi nisbah sebesar 72 bagian dan indikasi ROI mencapai 5,30 persen.

Sementara itu, untuk nasabah yang membutuhkan likuiditas lebih fleksibel, produk Tabungan iB Simpel dan Tabungan iB Pelajar menawarkan ROI yang cukup menarik, masing-masing sebesar 2,58 persen dan 2,21 persen.

Berikut adalah rincian lengkap porsi nisbah dan indikasi ROI untuk produk pendanaan Bank Kalsel Syariah periode Juli 2026, pada Kategori Giro dan Tabungan.

Giro iB Al Amanah, mendapatkan nisbah sebesar 15 dengan indikasi ROI 1.10 persen. Cocok untuk kebutuhan transaksi bisnis yang lancar. Kemudian Tabungan iB Al Barakah, menawarkan nisbah 25 Bagian dengan indikasi ROI 1.84 persen. Tabungan iB Pelajar, Bank Kalsel Syariah memberikan nisbah 30 Bagian dengan indikasi ROI yang cukup menarik, yakni 2.21 persen.

Sedangkan Tabungan Haji iB Ar Rahman, yaitu simpanan khusus untuk persiapan ibadah haji ini memiliki nisbah 10 Bagian dengan indikasi ROI 0.74 persen. Tabungan iB SimPel (Simpanan Pelajar), menjadi primadona untuk edukasi menabung anak dengan tawaran nisbah tertinggi di kategori tabungan, yaitu 35 Bagian dan ROI 2.58 persen.

Sementara itu Tabungan iB Wadiah, dikarenakan menggunakan akad titipan (Wadiah), produk ini tidak menetapkan nisbah bagi hasil maupun ROI (pemberian bonus bersifat sukarela sesuai kebijakan Bank).

Selanjutnya pada kategori Deposito (Investasi Berjangka) ini, Bank Kalsel Syariah memberikan porsi bagi hasil yang jauh lebih besar seiring dengan lamanya tenor simpanan. Berikut rinciannya:

Untuk Deposito 1 Bulan, mendapatkan nisbah 65 bagian dengan indikasi ROI 4.79 persen. Kemudian Deposito 3 Bulan, mendapat nisbah 68 bagian dengan indikasi ROI 5.01 persen. selanjutnya Deposito 6 Bulan, nisbah 70 bagian dengan indikasi ROI 5.16 persen. dan Deposito 12 Bulan, nisbah 72 bagian dengan indikasi ROI tertinggi mencapai 5.30 persen.

Bank Kalsel Syariah mengingatkan bahwa angka ROI yang tertera merupakan indikasi dari kinerja bulan Juli 2026. Selain itu, pemberian bonus untuk produk tertentu sepenuhnya menyesuaikan dengan kebijakan yang berlaku di Bank Kalsel Syariah.

Untuk informasi lebih lanjut, nasabah dapat mengunjungi situs resmi www.bankkalsel.co.id, menghubungi Call Center di 0800 1122 000, atau memantau akun Instagram resmi @Bankkalselsyariah. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Perluas Jaringan Layanan, Bank Kalsel Resmi Buka KCP Halong Kabupaten Balangan

Published

on

Bank Kalsel resmi membuka jaringan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Halong di Kabupaten Balangan. (Foto/HumasBankKalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus memperluas jaringan pelayanan perbankan untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat. Mulai Rabu (26/8/2026), Bank Kalsel resmi membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Halong di Kabupaten Balangan.

KCP Halong berlokasi di Jalan Datuk Kandang H, Baruh Panyambaran, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan.

Kehadiran jaringan kantor baru tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam memperluas akses layanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah di wilayah Kabupaten Balangan.

Dengan beroperasinya KCP Halong, masyarakat Kecamatan Halong dan sekitarnya kini dapat memperoleh berbagai layanan perbankan Bank Kalsel dengan lebih mudah dan dekat, tanpa harus menempuh perjalanan ke wilayah lain.

Pembukaan KCP Halong juga diharapkan dapat mendukung kebutuhan transaksi masyarakat serta memberikan kemudahan dalam memperoleh layanan perbankan secara lebih nyaman dan optimal.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Bank Kalsel untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memperkuat jaringan layanan hingga ke wilayah kecamatan.

Untuk informasi dan layanan lebih lanjut, masyarakat maupun nasabah dapat menghubungi Call Center Bank Kalsel di 0800 1122 00. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Semarak Harjad Kabupaten Banjar ke 76 Dapatkan Voucher Belanja 50 – 100 ribu dari Bank Kalsel

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Semarak Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Banjar ke-76 bersama Bank Kalsel, “Banjar Ditata, Banjar Dijaga” Mari meriahkan momen spesial ini dengan berbagai promo menarik dan banjir hadiah voucher belanja dari Bank Kalsel.

Penasaran apa saja programnya? Yuk, langsung geser dan cek detailnya :

– Pembukaan rekening Tabungan Banua Rencana dengan setoran minimal Rpl00.000, mendapatkan voucher belanja Rp50.000,

– Pendaftaran menjadi Agen Laku Pandai ADINK Bank Kalsel mendapatkan voucher belanja Rpl00.000,-

– Penempatan dana di atas Rpl00.000.000,- pada Program Tabungan Cashback atau Hadiah Langsung mendapatkan voucher belanja Rp50.000,- dan Penempatan dana di atas Rp300.000.000,- mendapatkan voucher belanja Rpl00.000,-

– Nasabah pra-pensiun yang mengajukan formulir pensiun melalui Bank Kalsel serta nasabah pensiunan yang memindahkan kantor bayar ke Bank Kalsel melalui Cabang Martapura, Capem Sekumpul, atau Capem Mataraman akan memperoleh voucher
belanja senilai Rp50.000,-

– Hanya berlaku untuk 140 nasabah pertama di cabang Martapura, 35 nasabah pertama di Capem Sekumpul, dan 35 nasabah pertama di Capem Mataraman. [Adv]

Tunggu apa lagi? Segera kunjungi Kantor Cabang Bank Kalsel terdekat untuk informasi lebih lanjut atau hubungi
Call Center 0800 1122 000.

#harijadi #banjar #76 #BankKalsel #akselbybankkalsel

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur H Muhidin Pimpin Tim Penanganan Karhutla

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, mengundang Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Upaya percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan terus dimaksimalkan dengan berbagai strategi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat secara terkoordinasi dengan baik.

Dalam hal ini, Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin didampingi Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, mengundang Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq beserta seluruh jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) melaksanakan rapat koordinasi (rakor) gabungan pada Selasa (25/08/2026) di kediaman pribadinya Jalan Lingkar Selatan Dalam Kota Banjarmasin.

Rapat ini fokus pada pembentukan tim atau satuan tugas (satgas) dan memetakan lokasi penanganan lebih lanjut dengan menyusun skenario penanganan karhutla yang lebih maksimal dan efektif.

Tim langsung dibawah komando Gubernur H Muhidin dengan lingkup lokasi penanganan karhutla mulai dari area ring 1 (Guntung Damar -Bandara Sjamsudin Noor) hingga kawasan hutan lindung di Pangayuan dan Liang Anggang.

Dalam arahannya, Gubernur H Muhidin menyampaikan tindakan secara detil masing-masing wilayah, dan penyusunan jumlah personel serta peralatan yang diperlukan dalam aksi di lapangan.

Susunan tim yang disusun yakni Gubernur, Wakil Gubernur, dan Forkopimda yang mencakup Ketua DPRD, Kapolda, Komandan Korem 101/Antasari, Kepala BIN Daerah, Kajati Kalsel, Kepala Pengadilan Tinggi, Kepala BNN, Komandan Lanal Banjarmasin, Komandan Lanud Syamsudin Noor, dan Sekdaprov.

Selanjutnya, Ketua Tim Koordinator/Pelaksana dipegang Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq bersama Walikota Banjarbaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Ditetapkan juga wilayah penanganan yang kawasan Guntung Damar- Banjarbaru yang diserahkan ke Dinas ESDM selalu koordinator, dibantu Satpol PP dan anggota Lanud Sjamsudin Noor.

Kawasan Hutan Lindung Liang Anggang dan sekitarnya dibawah tanggung jawab Dinas Kehutanan, bersama Dinas Sosial dan jajaran Lanud Banjarmasin. Di area Pengayuan dan sekitarnya dilakukan Dinas Perkebunan dan Peternakan (koordinator), bersama Dinas Pertanian dan Ketahana Pangan, Polda Kalsel, Korem 101/Antasari, Pemko Banjarbaru, dan relawan.

Wilayah penanganan karhutla masih fokus pada kawasan prioritas yakni area Bandara Sjamsudin Noor Kota Banjarbaru sebagai area ring satu. Namun Pemko Banjarbaru tetap dianjarkan membentuk tim sendiri lagi dalam upaya penanganan karhutla ini.

Masih dalam rakor, Wamenko menyampaikan beberapa arahan dan penjelasan seputar penanganan karhutla, termasuk kondisi waduk riam kanan yang perlu mendapatkan perhatian karena terdapat PLTA yang memasok aliran listrik ke masyarakat.

Sementara itu, kepala SKPD yang ditunjuk sebagai koordinator penanganan wilayah, melaporkan kondisi di lapangan, personil yang dikerahkan dan peralatan yang diperlukan.

Selanjutnya Gubernur menyampaikan arahan langkah-langkah yang dilakukan untuk mengamankan kawasan itu dan mengerahkan peralatan seperti ekskavator, dalam mendukung upaya percepatan pemadaman karhutla. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Dukung Turnamen Tenis Meja Terbuka ke 6 DPRD Kalsel

Published

on

Ketua Pelaksana Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, Ipik Gandamana. (Foto/Ist)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Ketua Pelaksana Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026, Ipik Gandamana, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bank Kalsel atas dukungan dan sponsor yang diberikan dalam menyukseskan pelaksanaan turnamen.

Dukungan Bank Kalsel dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang terselenggaranya turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.

Ipik Gandamana mengatakan, dukungan dari Bank Kalsel menunjukkan komitmen perusahaan daerah tersebut dalam turut berkontribusi terhadap kegiatan positif di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang olahraga.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bank Kalsel atas dukungan dan sponsorship yang diberikan untuk Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Kalsel Tahun 2026. Dukungan ini sangat berarti bagi kami sebagai panitia dalam menyukseskan kegiatan,” ujar Ipik.

Menurutnya, turnamen tenis meja tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk memperebutkan prestasi, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antara masyarakat, pelajar, karyawan, komunitas olahraga, serta berbagai pihak yang terlibat.

Ia berharap dukungan Bank Kalsel dapat menjadi motivasi bagi pihak lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan olahraga yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

“Semoga sinergi dan dukungan seperti ini dapat terus terjalin. Kami berharap ke depan semakin banyak pihak yang ikut mendukung kegiatan olahraga sehingga dapat melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi dari Kalimantan Selatan,” katanya.

Ipik menambahkan, pelaksanaan Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Kalsel Tahun 2026 mendapat antusiasme yang tinggi dari para peserta. Hal tersebut menunjukkan bahwa olahraga tenis meja masih memiliki peminat yang cukup besar di Kalimantan Selatan.

Selain menjadi ajang adu kemampuan, turnamen juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan semangat persaudaraan.

“Kami ingin turnamen ini menjadi kegiatan yang memberikan kesan positif bagi seluruh peserta. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi persaudaraan dan silaturahmi harus tetap terjaga,” tuturnya.

Atas nama panitia pelaksana, Ipik Gandamana kembali menyampaikan apresiasi kepada Bank Kalsel serta seluruh sponsor dan pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Turnamen Tenis Meja Terbuka Ke-6 DPRD Kalsel Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi bagian dari sinergi berkelanjutan antara dunia usaha, lembaga pemerintahan, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan olahraga di Kalimantan Selatan. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur Kalsel Sampaikan Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026

Published

on

Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, pada Rapat Paripurna DPRD Kalsel. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Penjelasan ini disampaikan melalui sambutan tertulis yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, pada Rapat Paripurna DPRD Kalsel di Ruang Rapat Paripurna H Mansyah Addrian, Banjarmasin pada Jumat (21/8/2026)

Pada kesempatan ini, Gubernur, H Muhidin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Anggaran (Banggar) Dewan yang telah membahas KUPA-PPAS Perubahan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Agenda ini merupakan lanjutan dari penandatanganan kesepakatan antara Pemprov Kalsel dengan DPRD Kalsel yang dilaksanakan pada (12/8/2026) lalu, yang menjadi dasar penyusunan rancangan ini.

“Arah dan fokus kebijakan perubahan APBD TA 2026 kita tujukan pada tiga hal,” sampai Wagub, Hasnuryadi.

Ketiga hal tersebut kemudian dijelaskan, yakni yang pertama, menjaga keselarasan anggaran dengan perubahan APBD tahun 2026 dan sasaran RPJMD Provinsi Kalsel 2025-2029.

Kedua, mengakomodasi kebijakan strategis pemerintah pusat sesuai Inpres nomor 8 dan nomor 9 tahun 2025, yakni Makanan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih dan Sekolah Rakyat.

Dan terakhir, menerapkan penganggaran berbasis kinerja, dengan mendahulukan belanja wajib dan mengikat, pelayanan dasar, serta program yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat.

Adapun postur perubahan APBD TA 2026 disampaikan sebagai berikut, pendapatan daerah naik 5,56 persen, menjadi 7,7 triliun rupiah, dan belanja daerah naik 5,98 persen, menjadi 10,5 triliun rupiah.

Kemudian defisit bertambah 7,19 persen, menjadi 2,7 triliun rupiah, penerimaan pembiayaan yang bersumber dari sisa anggaran tahun sebelumnya naik 10,56 persen, menjadi 2,9 triliun rupiah.

Terakhir, pengeluaran pembiayaan berupa modal penyertaan daerah naik 100 persen, menjadi 200 miliar rupiah.

“Dengan postur tersebut, defisit sepenuhnya tertutup oleh pembiayaan netto, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan berada pada posisi nihil,” ujar Hasnuryadi.

Melalui sambutan tertulis, Gubernur, H Muhidin juga menyampaikan bahwa seluruh penyesuaian ini tetap berada di dalam rambu peraturan perundang-undangan.

“Alokasi fungsi pendidikan tetap di atas 20 persen, belanja pegawai tetap di bawah batas maksimal 30 persen dan belanja infrastruktur pelayanan publik tetap melampaui 40 persen. Adapun dana transfer pusat kita alokasikan sesuai petunjuk penggunaan,” sampai Wagub.

“Ketentuan ini harus kita penuhi, karena ketidaksesuaian dapat berakibat pada penundaan atau pemotongan dana transfer, sementara belanja daerah terus berjalan,” lanjut Hasnuryadi.

Di akhir sambutan tertulisnya, Gubernur menyampaikan harapan agar rancangan ini dapat segera dibahas dan menjadi kesepakatan sesuai jadwal.

Usai penyampaian penjelasan Gubernur terhadap Raperda APBD Perubahan TA 2026, agenda akan dilanjutkan dengan Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi dan dilanjutkan Tanggapan Gubernur, yang akan dilaksanakan pada Rapat Paripurna DPRD di hari Rabu, 26 Agustus 2026, mendatang.

Ditemui usai rapat paripurna, Wagub, Hasnuryadi Sulaiman kembali sampaikan harapan, agar apa yang dilaksanakan dapat bermanfaat bagi masyarakat Kalsel.

“Kami atas nama Pemprov Kalsel menyampaikan terima kasih kepada Pak Ketua dan seluruh Anggota DPRD Kalsel. Dan kami mewakili Pak Gubernur juga telah menyampaikan penjelasan tentang Raperda APBD Perubahan 2026. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan, sepenuhnya bermanfaat bagi masyarakat Banua Kalsel tercinta,” tutur Hasnuryadi.

Rapat paripurna ini turut dihadiri Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus serta perwakilan Forkopimda Kalsel lainnya, Sekdaprov Kalsel, H M Syarifuddin, Perwakilan Instansi Vertikal, Lembaga, Lembaga Keuangan dan Perbankan dan BUMD di wilayah Kalsel.

Turut berhadir, sejumlah Tenaga Ahli Gubernur dan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemprov Kalsel. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Kolaborasi dengan BAZNAS Kota Banjarmasin Salurkan Bantuan Beasiswa

Published

on

Penyerahan beasiswa pendidikan dari UPZ Bank Kalsel dan Baznas di Aula Sekber Khatib Dayyan. (Foto/Bank Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin kembali menunjukkan kepeduliannya di bidang pendidikan. Keduanya bersinergi menyalurkan bantuan beasiswa Cendikia jenjang S1 dan bantuan pendidikan bagi pelajar tingkat SD hingga SMP sederajat, di Aula Sekber Khatib Dayyan, Kamis (20/8/2026).

Total, ada 10 mahasiswa S1 yang menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga lulus menjadi sarjana, dengan rincian 5 mahasiswa Uniska, 4 mahasiswa UIN Antasari, dan 1 mahasiswa Poliban. Total dana yang disalurkan untuk jenjang ini mencapai Rp29,5 juta.

Sementara itu, untuk tingkat SD, SMP, dan sederajat, bantuan pendidikan diberikan kepada 35 orang anak dengan total dana mencapai Rp30,7 juta. Seluruh bantuan ini disalurkan secara praktis dan aman melalui rekening Tabungan Simpanan Pelajar.

Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Riduan Masykur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UPZ Bank Kalsel atas sinergi yang terus terjalin dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan pembinaan SDM di Banjarmasin.

“Bantuan ini adalah bagian dari Program Banjarmasin Cerdas melalui komponen Baznas Cendikia. Target kita tahun ini ada 300 orang penerima manfaat. Dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah, misalnya untuk anak-anak korban kebakaran,” ungkap Riduan.

Ia juga mengimbau masyarakat luas serta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya ke BAZNAS. “Semakin banyak dana yang masuk, semakin banyak kaum dhuafa yang bisa kita bantu. Terima kasih kepada para dermawan dan ASN, semoga Allah memberikan keberkahan,” tambahnya.

Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Gatot Subroto, Farid menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program pendidikan ini. “Kita sudah bekerja sama lama dengan BAZNAS. Melalui kolaborasi ini, penyaluran dana dari UPZ Bank Kalsel bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran untuk keperluan pendidikan anak-anak kita,” kata Farid.

Kehadiran program ini turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang turut hadir dalam acara penyerahan simbolis, berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Bantuan ini bukan sekadar urusan materi, melainkan wujud nyata perhatian dan kepedulian di Kota Banjarmasin agar anak-anak kita terus bersekolah dan meraih cita-citanya. Gunakan ini untuk kebutuhan pendidikan, tingkatkan prestasi, dan yang paling penting, bangun karakter yang baik. Jadilah orang yang sukses dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta Kota Banjarmasin tercinta,” pesan Ichrom. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer