Mantap! Pamor Borneo 2025, Kalimantan Tumbuh Didorong Perdagangan, Investasi dan Pariwisata - SuaraBorneo.com
Connect with us

Banjarmasin

Mantap! Pamor Borneo 2025, Kalimantan Tumbuh Didorong Perdagangan, Investasi dan Pariwisata

Published

on

Perhelatan Pamor Borneo 2025 resmi dibuka di Banjarmasin yang pelaksanaannya menjadi rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Kalimantan Selatan ke-75. (Foto/Humas-BI)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Perhelatan Pamor Borneo 2025 resmi dibuka di Banjarmasin yang pelaksanaannya menjadi rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Kalimantan Selatan ke-75. Acara ini merupakan program kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Mengangkat tema “The New Kalimantan: Accelerating Growth through Investment, Trade, and Tourism”, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan dan Kalimantan yang tinggi, sebagai daerah yang kaya potensi dan peluang. Pamor Borneo akan berlangsung pada 21-24 Agustus 2025 melalui beberapa event untuk mendukung penguatan tiga pilar utama sumber pertumbuhan baru ekonomi Kalimantan yakni perdagangan yang berdaya saing, investasi yang bernilai tambah tinggi, dan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.

Acara dibuka dengan sambutan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, yang menekankan bahwa Kalimantan memiliki modal besar untuk menjadi pusat pertumbuhan baru. “Dengan potensi energi terbarukan, perdagangan lintas batas, serta keindahan budaya dan alam, Kalimantan tidak hanya berperan bagi Indonesia, tetapi juga siap bersaing di tingkat global. Momentum Pamor Borneo harus kita gunakan untuk memastikan transformasi ini benar-benar terwujud,” ujarnyaujarnya, Kamis (21/8/2025).

Sejalan dengan hal tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pamor Borneo 2025. Ia menilai forum ini menjadi sarana penting untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM dan investasi daerah.

“Kegiatan ini adalah momentum bagi kita semua untuk memperbesar akses pasar, memperkenalkan pesona Kalimantan Selatan ke dunia, dan menunjukkan bahwa daerah kita siap bersaing,” tegasnya.

Suara senada datang dari Kepala Perwakilan BI Kalsel, Fadjar Majardi, yang menyebut bahwa Pamor Borneo adalah bentuk nyata sinergi. “Pamor Borneo bukan sekadar event tahunan, melainkan sebuah ekosistem yang dapat berkontribusi nyata dalam memperluas akses pasar UMKM ke mancanegara, meningkatkan peluang investasi, mendorong pariwisata berkelanjutan, dan mengangkat citra budaya Kalimantan serta Indonesia di kancah internasional,” jelasnya.

Untuk mendorong daya saing perdagangan sekaligus memperluas akses pasar dan pembiayaan bagi UMKM, Pamor Borneo melaksanakan business matching dan showcasing UMKM unggulan Kalimantan Selatan di Atrium Duta Mall Banjarmasin yang dirangkaikan dengan lomba, hingga workshop kreatif: i) Tourism & Craft (21 Agustus 2025): talkshow pariwisata, workshop sasirangan, ecoprint, dan purun; ii) Fashion (22 Agustus 2025): beauty class, talkshow fashion, fashion show, dan permainan interaktif berhadiah bersama RURI Repvblik; iii) FnB & Agro (23 Agustus 2025): demo masak, workshop kopi, lomba brewing, semifinal Mobile Legend, hingga dance competition; iv) Ekraf & Digital (24 Agustus 2025): lomba mewarnai, final Mobile Legend, pengumuman pemenang lomba, sosialisasi Bank Indonesia, kompetisi menyanyi, dan fun closing ceremony.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pamor borneo, dorongan terhadap investasi yang bernilai tambah tinggi diwujudkan melalui Borneo Business and Investment Forum (BBIF) 2025, mengangkat tema “Beyond Black Earth: Transforming Kalimantan’s Richness through Advanced Sustainable Investment” dengan 2 (dua) kegiatan utama. Pertama, diskusi panel dengan kesimpulan sebagai berikut:
Transformasi ekonomi Kalimantan dapat ditempuh melalui upaya hilirisasi sumber daya alam di Kalimantan, khususnya mineral dan batu bara.

Berbagai tantangan perlu diatasi bersama, diantaranya keterbatasan infrastruktur, insentif, teknologi, serta kompleksitas perizinan dan koordinasi pusat-daerah.
Sinergi kebijakan pemerintah, peran kawasan industri, serta dukungan akademisi dan investor menjadi kunci dalam mengatasi bottleneck investasi dan mempercepat realisasi hilirisasi.

Kedua, one-on-one meeting antara pemilik proyek dan investor potensial untuk menjajaki peluang kerja sama langsung yang dilanjutkan dengan site visit proyek investasi yang ditawarkan, guna merealisasikan minat investasi daerah.

Tidak hanya soal perdagangan dan investasi, Pamor Borneo juga memberi ruang luas untuk memperkuat pariwisata Kalimantan. Melalui pameran wisata, pengunjung bisa menjelajahi ragam potensi destinasi unggulan, sekaligus merasakan pengalaman langsung lewat kunjungan ke Geopark Meratus yang kini satu dari dua belas UNESCO Global Geoparks di Indonesia.
Menjelang digelarnya Pamor Borneo 2025, sejumlah capaian penting telah lebih dulu diraih melalui rangkaian kegiatan pre-event di dua pilar Utama yaitu perdagangan dan investasi.

Dari pilar perdagangan, penguatan daya saing UMKM telah diinisiasi sejak pertengahan tahun 2025 lewat business matching. Upaya ini membuahkan hasil nyata berupa kerja sama ekspor dengan perusahaan Singapura senilai Rp8,1 miliar di sektor makanan dan minuman, serta Letter of Intent (LoI) dengan perusahaan Thailand senilai Rp6,3 miliar untuk sektor fesyen. Capaian tersebut membuktikan bahwa produk unggulan Banua telah mampu menembus pasar global dengan kualitas yang kompetitif.

Sementara itu, pada pilar investasi, langkah memperluas basis investor luar negeri juga menghasilkan peluang signifikan. RIRU Intan Kalsel berhasil mengamankan LoI senilai Rp152 miliar dalam ajang World Expo Osaka 2025 untuk proyek pengolahan limbah medis dan budidaya ikan bandeng terintegrasi. Momentum positif ini berlanjut dengan penandatanganan LoI oleh Atoll Bay Partners, perusahaan asal Singapura, pada 20 Agustus 2025. Proyek yang difokuskan pada pengolahan limbah medis di TPAS Regional Banjarbakula tersebut berpotensi menyerap investasi sebesar Rp12,57 miliar.

Rangkaian capaian pra-event ini menjadi fondasi kokoh sekaligus sinyal optimisme bahwa selama pelaksanaan Pamor Borneo 2025, peluang yang lebih besar dapat terus terwujud. Dengan daya saing produk UMKM yang terbukti menembus pasar internasional, serta meningkatnya minat investor terhadap potensi Kalimantan Selatan, Pamor Borneo diharapkan menjadi katalis akselerasi perdagangan dan investasi Banua di kancah global.

Pamor Borneo 2025 menjadi bentuk sinergi dan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang semakin solid dan komitmen kuat dari berbagai pihak untuk meningkatkan daya saing perdagangan, menyelesaikan hambatan investasi dan mengembangkan pariwisata, maka harapan Kalimantan menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mewujudkan Asta Cita dapat tercapai. (*)

Bagikan ke

Banjarmasin

Bank Kalsel Salurkan Bantuan Program Pendidikan dan Dakwah Advokasi

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel kembali menyalurkan bantuan melalui Program Pendidikan dan Program Dakwah Advokasi kepada sejumlah lembaga di Kalimantan Selatan. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, pembinaan keagamaan, serta kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu penerima bantuan adalah Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Kota Banjarmasin. BKPAKSI merupakan organisasi kemasyarakatan independen yang berfokus pada pembinaan pendidikan Al-Qur’an, pembentukan karakter, serta penguatan moral generasi muda agar memiliki akhlak mulia.

BKPAKSI Kota Banjarmasin yang beralamat di Jl. Rawasari Kompleks Citra Sari RT. 60 No. 72, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, berencana melaksanakan kegiatan Wisuda Akbar Santri ke-V dan Khataman Al-Qur’an. Melalui bantuan ini, UPZ Bank Kalsel berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi para santri serta masyarakat.

Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada Madrasah Aliyah Negeri 5 Banjar yang beralamat di Jl. Lapangan MTQ Desa Aluh Aluh Besar RT. 06, Kecamatan Aluh Aluh, Kabupaten Banjar. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekolah yang kerap mengalami genangan banjir, khususnya di area halaman sekolah yang berdekatan dengan sungai.

Pihak sekolah berencana melakukan pemasangan paving bata pada area halaman guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan layak bagi para siswa. Namun, rencana tersebut masih terkendala biaya, sehingga dukungan dari UPZ Bank Kalsel diharapkan dapat membantu proses perbaikan fasilitas sekolah tersebut.

UPZ Bank Kalsel juga memberikan bantuan kepada Yayasan Dangsanak Kita, yayasan yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan. Yayasan yang beralamat di Jl. Cemara Raya Perumnas Kayu Tangi No. 58, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin ini telah aktif sejak tahun 2003 dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dakwah, pembangunan sarana ibadah, hingga rehabilitasi rumah.

Kegiatan Yayasan Dangsanak Kita banyak difokuskan di daerah tertinggal sepanjang Pegunungan Meratus, meliputi wilayah Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan Tanah Bumbu. Dalam rangka mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, yayasan tersebut berencana memberikan bantuan pendidikan kepada 12 anak muallaf yang berdomisili di pedalaman Kabupaten Banjar dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Melalui penyaluran bantuan ini, UPZ Bank Kalsel berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat dakwah, serta membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. [adv]

Rekening Zakat, Infak dan Sedekah :
Bank Kalsel Syariah :
6500844928 (Zakat)
6500846214 (Infak dan sedekah)
A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel

Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153

#UPZBankKalsel #bankkalsel #bankkalselsyariah #Baznas #BaznasKalsel

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Bank Kalsel Terapkan Tarif Baru Rekening Nonaktif

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Nasabah Bank Kalsel dan Bank Kalsel Syariah perlu memperhatikan status rekening mereka. Pasalnya, kedua lembaga perbankan milik Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan itu akan memberlakukan penyesuaian tarif biaya administrasi untuk rekening tidak aktif (dormant) mulai 10 Juli 2026.

Informasi tersebut diumumkan melalui unggahan resmi di media sosial Bank Kalsel dan Bank Kalsel Syariah. Dalam kebijakan terbaru itu, biaya rekening nonaktif dan dormant ditetapkan sebesar Rp5.000 per bulan.

Penyesuaian tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan tata kelola administrasi perbankan.

Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh jenis produk tabungan yang masuk kategori rekening nonaktif sesuai ketentuan yang berlaku di Bank Kalsel dan Bank Kalsel Syariah.

Nasabah diimbau memastikan rekening tetap aktif agar terhindar dari pengenaan biaya administrasi tersebut.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, nasabah dapat mendatangi kantor cabang Bank Kalsel terdekat atau menghubungi layanan call center di nomor 0800 1122 000. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Percepat Digitalisasi Pelayanan Perbankan, Bank Kalsel Hadirkan Smart Branch System di Barabai

Published

on

Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal (kanan) meninjau penerapan Smart Branch System (SBS) didampingi Kepala Bank Kalsel Cabang Barabai Widhas Raditya kiri) di Kantor Bank Kalsel Cabang Barabai. (Foto: Istimewa)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel terus mempercepat digitalisasi pelayanan perbankan yang modern, cepat, dan efisien melalui penerapan Smart Branch System (SBS). Layanan digital terbaru ini kini resmi beroperasi di Kantor Cabang Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Melalui fasilitas SBS, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi secara mandiri (self-service). Layanan mulai dari setor tunai hingga penarikan dana kini beralih menggunakan perangkat digital, sehingga lebih praktis dan minim dokumen fisik (paperless).

Inovasi ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten HST. Bupati HST, Samsul Rizal, bahkan meninjau langsung Kantor Bank Kalsel Cabang Barabai untuk melihat penerapan dan mekanisme kerja sistem tersebut.

Samsul Rizal mengapresiasi langkah inovatif Bank Kalsel dalam menghadirkan transformasi layanan berbasis teknologi di daerahnya. Menurutnya, sistem digital ini sejalan dengan upaya pemkab untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efektif, transparan, dan mudah diakses.

“Kami menyambut baik implementasi Smart Branch System di Bank Kalsel Cabang Barabai. Inovasi ini memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus mempercepat transformasi digital di HST,” ujar Bupati dalam keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Cabang Bank Kalsel Barabai, Widhas Raditya, berterima kasih atas dukungan penuh dari Pemkab HST terhadap pengembangan layanan digital ini.

“Melalui Smart Branch System, kami berkomitmen memberikan pengalaman transaksi yang lebih cepat, mudah, dan aman bagi seluruh nasabah,” pungkas Widhas. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Meriahkan Hari Jadi Kotabaru ke-76, Bank Kalsel Hadirkan Promo Spesial

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76, Bank Kalsel menghadirkan promo spesial untuk masyarakat Kotabaru.

Dapatkan voucher belanja senilai Rp50.000,- dengan membuka QRIS Merchant atau Tabungan Banua Rencana. Selain itu, tersedia juga fasilitas pembebasan blokir sebesar Rp1.000.000,- bagi kamu yang membuka atau
mendaftar menjadi Agen Laku Panda.

Promo berlaku selama periode 01-30 Juni 2026. Silakan datang ke Kantor Cabang Bank Kalsel terdekat untuk informasi lebih lanjut atau hubungi Call Center 0800 1122 000.

Adapun Syarat dan Ketentuan :

– Pembukaan QRIS Merchant mendapatkan voucher belanja senilai Rp50.000,-. Promo ini berlaku untuk 30 nasabah pertama.

– Pembukaan Tabungan Banua Rencana mendapatkan voucher belanja senilai Rp50.000,-., Promo ini berlaku untuk 30 nasabah pertama.

– Pembukaan atau pendaftaran Agen Laku Pandai mendapatkan fasilitas pembebasan blokir sebesar Rp1.000.000,- selama 1 bulan penuh pada bulan juni 2026.

– Informasi lebih lanjut mengenai produk Tabungan Banua Rencana dapat dilihat pada link di bawah : https://www.bankkalsel. co. id/produk/detail/banua-rencana/24

– Informasi lebih lanjut mengenai produk QRIS Merchant dan Agen Laku Pandai dapat mengunjungi kantor Bank Kalsel terdekat di Kabupaten Kotabaru.

Jangan sampai terlewat ya! [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Layanan BI-FAST Bank Kalsel Konvensional Lagi Pemeliharaan 11-17 Juni 2026

Published

on

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel menginformasikan kepada seluruh nasabah setia bahwa layanan Bl-FAST Bank Kalsel konvensional akan mengalami penghentian sementara sehubungan dengan kegiatan peningkatan kualitas operasional dan pemeliharaan sistem (maintenance) yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI).

Pemeliharaan tersebut akan berlangsung mulai Kamis, 11 Juni 2026 pukul 00.00 WITA hingga Rabu, 17 Juni 2026 pukul 01.00 WITA. Selama periode tersebut, layanan transaksi melalui Bl-FAST Bank Kalsel konvensional tidak dapat digunakan untuk sementara waktu.

Namun demikian, layanan BI-FAST Bank Kalsel Syariah tetap beroperasi normal dan nasabah masih dapat melakukan transaksi seperti biasa.

Bank Kalsel mengimbau nasabah untuk menyesuaikan jadwal transaksi yang menggunakan layanan Bl-FAST selama masa pemeliharaan berlangsung guna menghindari kendala dalam bertransaksi.

“Penutupan layanan ini hanya diberlakukan pada layanan BI-FAST Bank Kalsel konvensional. Nasabah Bank Kalsel Syariah masih dapat melakukan transaksi Bl-FAST secara normal,” demikian disampaikan dalam pengumuman resmi Bank Kalsel di Instagram resminya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Perkuat Kedaulatan Rupiah di 5 Pulau 3T Kalsel

Published

on

Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. (Foto/BI-Kalsel)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan NKRI melalui penyediaan uang Rupiah layak edar di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T). Secara nasional, pelaksanaan ERB tahun 2026 akan menjangkau 115 pulau di 19 provinsi. Di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), pelaksanaan ERB akan menyasar lima pulau, yakni: Matasiri, Marabatuan, Kerayaan, Kerasian, dan Laut Timur, dan berlangsung pada 9 s.d. 15 Juni 2026.

Bank Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pelaksanaan pengedaran Rupiah, diantaranya kondisi geografis Indonesia terdiri atas ribuan pulau dengan keterbatasan infrastruktur menyebabkan belum semua wilayah dapat dijangkau secara optimal, khususnya di wilayah 3T. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi uang Rupiah layak edar baik melalui jaringan kantor wilayah BI maupun perbankan. Guna mengatasi tantangan tersebut, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan TNI Angkatan Laut. Langkah ini memberikan dampak positif dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI: TNI AL menjaga kedaulatan dari sisi pertahanan dan militer, Bank Indonesia memastikan kedaulatan ekonomi dan kedaulatan Rupiah sebagai simbol negara.

Pelaksanaan ERB 2026 di Kalimantan Selatan secara resmi ditandai dengan seremonial pelepasan KRI Hiu-634 di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Acara pelepasan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Bapak H. Muhidin, Asisten Gubernur Bank Indonesia Bapak Anwar Bashori, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Bapak Haris Munandar, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan ERB 2026 di Kalimantan Selatan membawa tiga misi utama: Pertama, layanan kas keliling untuk memastikan uang Rupiah layak edar terdistribusi kepada masyarakat di wilayah 3T. Kedua, mencerdaskan anak bangsa di wilayah 3T melalui edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, perluasan QRIS, perlindungan konsumen, perpustakaan keliling bersama Bank Indonesia, serta open ship Kapal Republik Indonesia (KRI) bersama TNI Angkatan Laut. Ketiga, pelayanan kesehatan gratis bagi warga di kepulauan.

Gubernur Muhidin juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut atas kolaborasi yang sangat baik dalam pelaksanaan ERB 2026 di Kalimantan Selatan.

Sejak tahun 2012, ERB telah menjangkau 766 pulau melalui 150 kegiatan kas keliling. Tahun 2025 mencatat capaian 18 kegiatan ERB, menjangkau 91 pulau dengan total nilai penukaran uang mencapai Rp154,4 miliar.
Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperluas jangkauan pelayanan kas dan memperkuat literasi masyarakat tentang Rupiah melalui sinergi yang inklusif dan berkelanjutan. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan merawat Rupiah juga akan terus dilakukan. Ini semua menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Indonesia Maju, dari kota hingga ke seluruh pelosok negeri. [rls-bi]

Bagikan ke
Continue Reading

Banjarmasin

Gubernur H. Muhidin Bersama Pimpinan Forkopimda Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat Bank Indonesia

Published

on

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026. (Foto/Adpim)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut di Pelabuhan Trisakti Bandarmasih di Banjarmasin, Selasa (9/6/2026).

Bersama Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, M Anwar Basori, Pimpinan Forkopimda dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, tim ekspedisi ini akan menuju 5 (lima) pulau di Kalsel yang masuk dalam 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar), yakni Kerasian, Kerayaan, Marabatuan, Matasiri, Dan Pulau Laut Timur.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan TNI AL yang terus bersinergi memastikan masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil dapat memperoleh akses terhadap uang Rupiah yang layak edar. Menurutnya, kehadiran negara melalui distribusi uang Rupiah merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kegiatan ini membuktikan, bahwa negara hadir ke semua wilayah NKRI, tanpa kecuali untuk wilayah terpencil. Kita berharap, ekspedisi seperti ini menjadi simbol kolaborasi dan persatuan, yang harus kita rawat secara bersama-sama,” ucap Gubernur H. Muhidin.
Pemerintah Provinsi, ditegaskan Gubernur H. Muhidin, siap berkolaburasi dengan TNI Angkatan Laut, Bank Indonesia, dan Kementerian Lembaga lainnya, untuk memajukan Indonesia dari Kalimantan Selatan, khususnya dalam memperkuat posisi rupiah berdaulat.
“Tiga misi penting dari Ekspedisi ini adalah untuk layanan kas keliling, agar rupiah yang layak edar sampai ke tangan masyarakat. Harapannya tidak ada lagi uang-uang lusuh yang tidak layak edar. Kemudian, mencerdaskan masyarakat dengan transaksi digital (perluasan penggunaan qris), sekaligus misinya untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga di kepulauan yang didatangi,” sampai Gubernur Kalsel, H. Muhidin.
Gubernur Kalsel, H. Muhidin juga berpesan kepada seluruh tim ekspedisi agar tetap menjaga kesehatan dan keselamatan dalam perjalanan.
“Doa kami senantiasa menyertai langkah saudara-saudara sekalian, agar rupiah semakin dicintai masyarakat. Dan semoga Ekspedisi Rupiah Berdaulat Kalsel tahun 2026 ini, membawa manfaat bagi banua, bangsa, dan negara,” harap Gubernur H. Muhidin.
Keberangkatan tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat dimulai pada 9 – 15 Juni 2026, menggunakan KRI HIU – 634, yang akan mengedarkan uang layak edar mencapai 15 Miliar rupiah.
Sebelumnya, dalam kesempatan yang sama Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, M Anwar Basori menyampaikan Pertumbuhan Ekonomi Kalsel diatas angka nasional.
“Intinya kita menjaga rupiah harus ada di seluruh pelosok dan berkualitas supaya tidak ada namanya uang palsu,” tegas Anwar Basori.
Acara ditutup dengan penyerahan cendramata dari Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, M Anwar Basori kepada Gubernur Kalsel, H. Muhidin, dan sebaliknya. Dilanjutkan dengan pemasangan rompi, oleh Gubernur Kalsel, kepada komandan KRI dan tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat lainnya, yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke atas KRI HIU -634 sembari melepas langsung keberangkatan kapal tersebut. [adv/adpim]

Bagikan ke
Continue Reading

Populer