Daerah
Menteri Pertanian Resmikan Pabrik Biodiesel B-50, Gubernur Kalsel Apresiasi PT Jhonlin Agra Raya
BATULICIN, SuaraBorneo.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan Soft Launching Biodiesel B-50 untuk Ketahanan Energi Nasional, Minggu (18/08/2024) di Pabrik Biodiesel PT Jhonlin Agro Raya (JAR), Tbk Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Dalam soft launching itu hadir Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau Paman Birin dan owner PT Jhonlin Grup Syamsuddin Andi Arsyad alias Haji Isam.
Selain itu juga Hadir Dubes Indonesia untuk Singapura, Letjen Safri Syamsudin, Ditjen Planologi Kehutanan KLHK Hanif Faisol, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, pejabat tinggi Polda Kalsel, Korem 101 Antasari, dan pejabat/undangan lainnya.
Soft Launching Biodiesel B-50 diawali dengan penekanan tombol oleh Mentan Amran didampingi Gubernur Paman Birin, Dubes Safri Syamsudin, Owner PT Jhonlin Grup H. Isam serta pejabat TNI.
Setelah launching dengan penekanan tombol, Mentan Amran pun secara langsung melakukan pengisian Bahan Bakar Nabati (BBN) ke mobil yang sudah disiapkan.
Pada kesempatan itu, Mentan Amran menyebut, untuk memastikan peningkatan produksi dan menjamin terpenuhinya kebutuhan minyak sawit dalam negeri dan ekspor, pemerintah bersama swasta berupaya melalui beberapa kegiatan pengembangan kebun sawit untuk energi, khususnya pada kawasan yang sudah terdegradasi, sehingga kebutuhan minyak sawit untuk energi tidak menganggu kebutuhan untuk pangan, industri dalam negeri dan ekspor.
Launching ini ujarnya, dimaknai bahwa Indonesia itu mampu dan bisa semakin kuat sebagai negara yang memiliki ketahanan, kemandirian dan kedaulatan energi terutama yang bersumber dari energi baru terbarukan.
“Kita harus menjaga ketersediaan energi dan akses masyarakat terhadap energi terbarukan dengan harga yang terjangkau, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.
Menurut Amran, energi terbarukan terus diimplementasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak penggunaan B15 ditahun 2015, B20 ditahun 2019, B30 ditahun 2022, hingga B35 saat ini sudah dijalankan sejak tahun 2023.
Kedepan, melalui program prioritas energi nasional yaitu implementasi program biodiesel B50 dan Bioetanol E10, diharapkan penggunaan bahan bakar nabati (biofuel) terus mengalami peningkatan secara nasional, sehingga dapat menekan impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM).
Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah telah memulai inisiasi pemanfaatan minyak sawit pada program biodiesel sejak tahun 2019 dimana terdapat prototipe pengembangan biodiesel yang terbuat dari 100% minyak kelapa sawit (B100).
Mentan Amran juga menyebut, penggunaan biodiesel ini dapat menghemat devisa negara untuk impor solar yang membebani keuangan negara rata-rata hingga Rp 300-400 triliun per tahun.
Di sisi lain, dengan pemanfaatan minyak sawit untuk B50 ini, sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar ekspor sawit yang sering menghadapi kampanye negatif serta berbagai persyaratan yang mengganggu ekspor sawit nasional.
Melalui kegiatan soft launching ini akan menjadi catatan sejarah tersendiri sebagai pelopor implementasi B50 di tanah air.
“Ini (Soft Launching Biodiesel B-50,red) adalah sejarah baru bagi Indonesia,” ujar Amran lagi.
Sementara itu, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada PT Jhonlin Agro Raya yang menginisiasi program Biodiesel B-50 untuk ketahanan energi nasional dalam menindaklanjuti kebijakan dan program pemanfaatan CPO sebagai bahan baku Bahan Bakar Nabati (BBN) yang terbarukan serta menjadikan Kalsel sebagai daerah pertama di Kalimantan kalimantan, untuk pelaksanaan B-50 ini.
Pemerintah Provinsi ujar Paman Birin, juga sangat menyambut baik, dan mengapresiasi atas program pemanfaatan CPO sebagai bahan baku BBN yang terbarukan.
Hal ini sejalan dengan program Pemprov Kalsel untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit melalui Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk penyediaan bahan bakunya berupa Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.
“Selain itu, banua kita juga telah mendeklarasikan diri sebagai gerbang Ibu Kota Negara (IKN) salah satunya kita harus siap menjadi daerah pendukung dan daerah penyangga. Maka dari itu, berbagai upaya dan inovasi, serta kolaborasi diantara kita semua, harus kita lakukan untuk mengembangkan dan memajukan
hilirisasi baik untuk sektor pangan maupun energi,” sebut Paman Birin.
Disebutkan, data statistik perkebunan 2023, tercatat Kalsel memiliki luasan kelapa sawit lebih dari 400 ribu hektar, yang diusahakan 86 perusahaan perkebunan besar swasta atau negara, dan sekitar 24 persen diusahakan rakyat atau lebih dari 107 ribu hektar.
Dalam hal ini, Pemprov Kalsel berkomitmen mendukung dan mendorong peningkatan produktivitas kelapa sawit, dengan PSR pola 1 ataupun PSR pola 2. Perkembangan PSR pola 1 dari 2019 sampai 2024 lebih dari 5.000 hektar, sedangkan PSR pola 2 tahun 2023 lebih dari 720 hektar.
Diharapkan kebun-kebun sawit yang produktivitasnya dibawah 10 ton per hektar per tahun atau kebun dengan benih sawit palsu dapat mengikuti program PSR ini.
Paman Birin lalu mengajak semua, untuk berkomitmen mendukung program pemanfaatan CPO sebagai bahan baku BBN yang terbarukan melalui B-50 untuk ketahanan energi nasional dan ketahanan pangan. Jika upaya ini berhasil, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani, dan mampu mendongkrak perekonomian Kalsel. [ad/adpim]
Bagikan keDaerah
Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bank Kalsel Salurkan 24 Ekor Sapi Kurban
PARINGIN, SuaraBorneo.com – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah terasa makin nyata di Kabupaten Balangan. Dengan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, Bank Kalsel Cabang Paringin menyalurkan bantuan 24 ekor sapi kurban kepada Pemkab Balangan. Penyerahan dan penyaluran bantuan berlangsung di Lapangan Martasura, Paringin, Kamis (21/5/2026).
Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Balangan, Abdul Hadi dan Akhmad Fauzi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut untuk menerima sekaligus menyalurkan hewan kurban kepada para perwakilan masjid dan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran manfaat.
Dalam kesempatan itu, Abdul Hadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas kepedulian Bank Kalsel. Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata sinergi yang baik antara dunia usaha dan Pemerintah Daerah dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kami serahkan bantuan sapi kurban dari CSR Bank Kalsel. Hewan-hewan ini nantinya akan disembelih saat Idul Adha dan dagingnya akan kami pastikan dibagikan merata kepada warga yang membutuhkan. Ini bentuk kebersamaan dan kepedulian yang sangat berharga bagi kami semua,” ungkap Abdul Hadi.
Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin, M Isnaeni menjelaskan penyaluran bantuan hewan kurban ini sudah menjadi agenda rutin tahunan yang tidak pernah terputus. Bahkan, pada tahun 2026 ini, jumlah hewan kurban yang disalurkan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. “Tahun ini kami salurkan total 24 ekor sapi. Jumlahnya bertambah dari tahun lalu. Harapan kami, dengan jumlah yang lebih banyak ini, keberkahan dan manfaat ibadah kurban bisa dirasakan oleh lebih banyak warga di Balangan. Ini komitmen kami sebagai bank milik daerah untuk terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas M Isnaeni.
Ia juga merinci pembagian bantuan tersebut agar tepat sasaran, yaitu disalurkan kepada unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Masjid Al Akbar Balangan, serta sejumlah perwakilan desa yang ada di wilayah Kabupaten Balangan.
Mewakili para penerima manfaat, Perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Akbar Balangan, Rahmi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Bantuan ini dinilai sangat meringankan dan membantu kelancaran pelaksanaan ibadah kurban di masjid tersebut nantinya. “Terima kasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Balangan dan Bank Kalsel. Bantuan ini sangat berguna dan meringankan kami. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan masyarakat di seluruh wilayah Balangan bisa merasakan dampak positifnya,” ucap Rahmi. [adv]
Bagikan keDaerah
Bank Kalsel Serahkan Hadiah Undian Kredit Multiguna Kepada ASN HST
BARABAI, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel Cabang Barabai terus memperkuat hubungan kemitraan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui program undian Kredit Multiguna.
Hal itu terlihat dalam kegiatan apel gabungan Pemkab HST yang dirangkai dengan penyerahan hadiah undian Kredit Multiguna Bank Kalsel, senin (11/5/2026) di halaman Kantor Bupati HST.
Kepala Bank Kalsel Cabang Barabai Widhas Raditya, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah, khususnya ASN yang telah mempercayakan layanan perbankan kepada Bank Kalsel.
“Untuk HST sebenarnya mendapatkan tiga hadiah utama dari undian kredit multiguna yang dilaksanakan di Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Namun, satu hadiah berupa paket umrah atas nama Mardiana dikembalikan ke Kementerian Sosial lantaran alasan kesehatan penerima serta aturan yang tidak memperbolehkan hadiah dialihkan maupun diuangkan.
Dalam kesempatan itu, dua unit sepeda listrik diserahkan kepada para pemenang undian atas nama Muhammad Halilurrahman dan Anton Nortasiah Rahmi.
Dirinya berharap program apresiasi tersebut mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya ASN Pemkab HST, terhadap layanan Bank Kalsel.
“Mudah-mudahan ini dapat meningkatkan pertumbuhan kredit multiguna di HST dan mempererat hubungan yang sudah terjalin baik selama ini,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati HST H. Gusti Rosyadi Elmi, turut mengapresiasi kontribusi Bank Kalsel sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan sangat penting dalam mendorong pelayanan serta kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengapresiasi Bank Kalsel Cabang Barabai yang selama ini terus mendukung berbagai program daerah dan memberikan pelayanan kepada ASN maupun masyarakat,” pungkasnya. [adv]
Bagikan keDaerah
Bank Kalsel Umumkan Relokasi dan Pembukaan Kantor Kas Baru di Kotabaru
KOTABARU, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel mengumumkan pemindahan alamat (relokasi) dan pembukaan kantor barunya di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Operasional kedua kantor itu dimulai pada Senin (20/4/2026).
Pihaknya mengumumkan pemindahan alamat Kantor Cabang Pembantu (KCP) Sebelimbingan dari yang sebelumnya di Pasar Limbur Raya di Jalan Putri Ciptasari, per 20 April nanti akan resmi berkantor baru di Komplek Perkantoran Pemkab Kotabaru, Jalan Meranti Kuning, Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Provinsi Kalimantan Selatan, kode pos 72114.
Sementara itu, kantor satunya lagi adalah Kantor Kas Pasar Limbur Raya, akan mulai beroperasi di alamat yang sebelumnya ditempati oleh KCP Sebelimbingan, yaitu Pasar Limbur Raya, Jalan Putri Ciptasari.
Melalui Instagram resminya, Bank Kalsel mengatakan dengan beroperasinya dua jaringan kantornya ini di Kabupaten Kotabaru, diharapkan pelayanan kepada masyarakat setempat bisa lebih baik lagi.
“Untuk informasi lebih lanjut, bisa hubungi Call Center Bank Kalsel di nomor 0800 1122 000,” ujar Humas Bank Kalsel. [adv]
Bagikan keDaerah
Bupati Kotabaru Pesan Bank Kalsel Tumbuh Bersama untuk Banua yang Lebih Baik
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya, Muh. Rusli, SSos, Bupati Kotabaru, atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 kepada Bank Kalsel.
Semoga Bank Kalsel semakin maju dan hebat, terus bertransformasi menjadi bank yang modern, adaptif, serta senantiasa menjadi mitra utama dalam mendukung pembangunan dan memperkuat perekonomian di Kalimantan Selatan.
Bank Kalsel, tumbuh bersama untuk Banua yang lebih baik.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. [adv]
Bagikan keDaerah
Peduli Nasabah Setia, Bank Kalsel Cabang Pelaihari Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Pensiunan ASN
PELAIHARI, SuaraBorneo.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap nasabah setia, Bank Kalsel Cabang Pelaihari menyalurkan bantuan ratusan paket sembako yang ditujukan utama bagi para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN). Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Bank Kalsel Cabang Pelaihari pada Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
Di Kabupaten Tanah Laut, tercatat sekitar 350-an paket sembako disalurkan kepada para pensiunan ASN yang selama ini menerima pembayaran gaji melalui bank milik daerah itu.
Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Muhammad Hasan, menjelaskan bahwa momentum penyaluran CSR kali ini memang difokuskan untuk memberikan apresiasi kepada para pensiunan.
”Paket CSR ini diberikan kepada seluruh pensiunan ASN di Kalimantan Selatan yang gajinya dibayarkan melalui Bank Kalsel. Ini adalah wujud nyata perhatian kami kepada mereka,” ujar Hasan.
Selain menyasar para pensiunan, Bank Kalsel juga menyalurkan 25 paket sembako kepada perwakilan wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Tanah Laut.
Melalui perhatian tersebut, Bank Kalsel berharap dapat memperkuat hubungan profesional dan silaturahmi dengan insan pers yang terus mengawal pembangunan di daerah. [adv]
Bagikan keDaerah
Wagub Kalsel Hasnuryadi Kagumi Warisan Kerajinan Purun dan Ilung UMKM HSU
AMUNTAI, SuaraBorneo.com – Usai melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah dan buka puasa bersama di Masjid Rasyidiyah, Desa Telaga Silaba, Kecamatan Amuntai Selatan, Wakil Gubernur Kalse H. Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi, mengunjungi Kelompok Usaha Galeri Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (7/3/2026) malam.
Kunjungan tersebut merupakan inisiasi Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, yang ingin menunjukkan potensi kerajinan khas daerah yang telah berkembang pesat dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat setempat, bahkan telah menembus pasar nasional hingga mancanegara.
Selain itu, kunjungan ini juga menjadi bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah, khususnya pada sektor kerajinan berbahan baku lokal yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.
Galeri Kembang Ilung dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan yang memproduksi aneka anyaman bernilai seni tinggi dengan bahan dasar eceng gondok (ilung) dan purun.
Produk yang dihasilkan pun cukup beragam, mulai dari tas, dompet, topi, sandal hotel, kursi atau mebel, boks penyimpanan hingga berbagai dekorasi rumah (home decor).
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi masyarakat yang mampu bertahan dan berkembang melalui sektor UMKM.
Menurutnya, kerajinan khas Hulu Sungai Utara memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, bahkan hingga menembus pasar internasional.
“Produk kerajinan dari HSU ini kualitasnya sangat baik dan bahkan sudah menembus pasar luar negeri. Ini menunjukkan bahwa karya masyarakat banua memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.
Wagub Hasnuryadi juga menyoroti peran industri kerajinan tersebut dalam pemberdayaan masyarakat.
Wagub Hasnuryadi menyebut, usaha berbasis keterampilan tradisional ini menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi ratusan masyarakat.
“Keterampilan mengolah bahan baku lokal seperti purun dan ilung ini diwariskan secara turun-temurun. Dari ibu rumah tangga kemudian berkembang menjadi usaha yang mampu menyerap banyak tenaga kerja,” tambahnya.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga terus mendorong digitalisasi pemasaran bagi para pelaku UMKM. Berbagai pelatihan digital diberikan agar para pengrajin mampu memperluas pasar melalui platform online.
Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah juga menyediakan outlet khusus bagi produk UMKM di bandara melalui Dinas Koperasi dan UKM. Para pengrajin dapat menitipkan produknya dengan sistem konsinyasi tanpa dipungut biaya.
Tidak hanya itu, pemerintah juga memperkuat pemasaran produk lokal melalui kebijakan daerah. Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan, toko swalayan modern diwajibkan menyediakan ruang sebesar 30 persen untuk produk-produk lokal.
“Ini salah satu upaya agar produk UMKM kita bisa lebih mudah dipasarkan dan dikenal masyarakat luas,” jelas Wagub Hasnur.
Melalui dukungan berbagai pihak dan semangat “HSU Bangkit”, Hasnuryadi berharap kerajinan khas Hulu Sungai Utara tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu memperkuat perekonomian masyarakat Kalimantan Selatan secara berkelanjutan. [adv/adpim]
Bagikan ke
Daerah
Pemprov Kalsel Dukung Tanam Jagung Serentak Perkuat Swasembada Pangan Nasional
TANAH LAUT, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan dukungannya terhadap program penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di kawasan Bentok, Desa Banyu Hirang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (7/3/2026) siang.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dalam sambutan tertulis melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman jagung serentak yang dilaksanakan secara nasional dan dipusatkan di Sumatera Selatan.
“Hari ini penanaman jagung serentak yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel dan penanaman dilaksanakan di Sumatera Selatan, kemudian untuk di Kalimantan Selatan ditempatkan di Bentok, Banyu Hirang, Tanah Laut,” terangnya.
Gubernur Muhidin menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan terhadap program tanam jagung Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel, sebagai upaya mendorong peningkatan produksi jagung sekaligus membantu kesejahteraan petani.
“Pemerintah provinsi sendiri mendukung kegiatan penanaman jagung Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel dengan memberikan bantuan berupa bibit dan pupuk,” jelasnya.
Selain itu, Pemprov Kalsel juga akan membahas lebih lanjut terkait stabilitas harga jagung agar harga yang diterima petani tetap menguntungkan.
“Untuk penguncian harga nanti mungkin akan kita bahas lebih lanjut. Yang jelas pemerintah berharap harga yang diterima petani tidak merugikan mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan penanaman jagung oleh jajaran Polri di Kalimantan Selatan menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi jagung serta ketahanan pangan daerah.
Ia menyebut target penanaman jagung oleh Polri di wilayah Kalsel mencapai 1.431 hektare. Saat ini Polda Kalsel memiliki lahan sekitar 2.052 hektare dan sekitar 900 hektare di antaranya telah ditanami jagung.
“Kabupaten Tala ini juga kita akan canangkan sebagai sentra jagung Provinsi Kalsel,” ungkap Yudha.
Ia juga menyampaikan bahwa harga jagung yang diterima petani saat panen cukup kompetitif, yakni sekitar Rp4.000 per kilogram untuk jagung basah, Rp5.500 per kilogram dengan kadar air 17–18 persen, dan Rp6.400 per kilogram dengan kadar air 14 persen.
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto optimistis daerahnya dapat menjadi sentra produksi jagung di Kalimantan Selatan. Ia mengungkapkan pada tahun 2020 luas tanam jagung di Tanah Laut mencapai sekitar 2.759 hektare dengan total produksi sekitar 123 ribu ton.
Namun produksi sempat menurun akibat pandemi Covid-19 yang memengaruhi aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen.
Rahmat menilai salah satu tantangan yang dihadapi petani adalah ketidakstabilan harga jual jagung di pasar. Karena itu, ia mengapresiasi langkah Polda Kalsel yang berinisiatif membantu menjaga harga pembelian jagung di tingkat petani.
Salah satu perwakilan kelompok tani di Tanah Laut, Kartono, mengaku kerja sama dengan Polri memberikan dampak positif bagi para petani.
“Karena keuntungan itu bersih kita terima, tidak perlu dipotong untuk apapun lagi. Jadi keuntungan itu lebih berasa,” kata Kartono.
Ia menambahkan sistem tersebut membuat petani merasa lebih nyaman karena tidak perlu lagi memikirkan penyimpanan maupun pemasaran hasil panen. [adv/adpim]
Bagikan ke
-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Banjarmasin2 tahun agoJelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Sidak SPBU di Wilayah Kalsel

