Pengadaan Alat Pencetakan KTP Elektronik Di Kecamatan Merupakan Komitmen Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan – SuaraBorneo.com
Connect with us
FILE-MASAK-12

Kalbar

Pengadaan Alat Pencetakan KTP Elektronik Di Kecamatan Merupakan Komitmen Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan

Published

on

KUBU RAYA, SuaraBorneo.com – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kubu Raya Nurmarini Mohtar memaparkan pengadaan alat pencetakan KTP El ini merupakan komitmen dari Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang pada tahun 2021 dalam upaya pengadaan alat cetak KTP Elektronik di lima kecamatan di Kubu Raya, usai melaunching pencetakan KTP El di di Aula Kantor Camat Rasau Jaya, Jalan Sultan Agung, Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya pada hari Selasa 04/01/22 Pukul 09.00 WIB.

Adapun kelima kecamatan yang hari ini dilakukan launching serentak pencetakan KTP El, diantaranya Kecamatan Kubu, Terentang, Teluk Pakedai, Sungai Raya dan Kecamatan Rasau Jaya. Nurmarini Mohtar dalam sambutannya memaparkan hanya ada satu kecamatan dari Sembilan di kabupaten kubu raya yang belum bisa mencetak ktp elektroni yaitu kecamatan kuala mandor B.

“Pada tahun 2020, kita juga sudah melaunching pencetakan KTP El di tiga kecamatan, diantaranya Kecamatan Sungai Kakap, Batu Ampar dan Kecamatan Sungai Ambawang sedangkan untuk Kecamatan Kuala Mandor B akan dilakukan pada tahun 2022 ini,” kata Nurmarini.

Nurmarini menambahkan, pengadaan alat pencetakan KTP El ini merupakan komitmen dari Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang pada tahun 2021 lalu, pihaknya telah mendapatkan tambahan alokasi anggaran sebesar Rp. 1 miliar untuk melakukan pengadaan alat cetak KTP El di lima kecamatan ini.

“Pencetakan KTP El ini kita prioritaskan bagi penduduk yang KTP EL nya hilang dan rusak. Selain itu bagi warga yang mengikuti program layanan terintegrasi di kecamatan yang datang dan mengurus satu dokumen, maka akan kita berikan tiga dokumen sekaligus bagi warga yang mengikuti program Pelayanan Akta Nikah Terintegrasi Siak (PANTAS) yang berkerjasama antara Dukcapil dan kecamatan,” ungkapnya

Nurmarini menjelaskan, program PANTAS ini dilakukan, ketika ada warga yang melakukan proses pernikahan di Kantor Urusan Agama, oleh sebab itu pihaknya akan langsung berikan Kartu keluarga dan Akta Nikahnya. Setelah launching pencetakan KTP Elektronik ini maka, pencetakan dua dokumen itu bisa langsung dilakukan di kecamatan dan tidak perlu lagi ke kabupaten.

“Memang sebelum adanya alat cetak ini di kecamatan, dulu pencetakannya harus ke kabupaten terlebih dahulu dan tentunya memerlukan waktu yang cukup panjang. Namun, saat ini pencetakannya sudah bisa dilakukan di kecamatan,” ujarnya.

Untuk kedepannya Kadisdukcapil tersebut menargetkan proses pencetakan KTP El ini dilakukan paling cepat satu hari dan paling lama tiga hari, karena pihaknya masih tergantung pada jaringan yang ada di pemerintah pusat, namun terkadang juga terjadi masalah pada perapian data penduduk. Karena masih banyak data penduduk yang ganda, tidak aktif dan semua itu harus dirapikan dulu.

“Jika data penduduk sudah rapi, maka proses pencetakan KTP El akan lebih cepat dan dalam satu hari bisa selesai, namun jika ditemukan data yang bermasalah, maka akan lama juga proses pencetakannya. Makanya kita akan secepatnya melakukan perbaikan-perbaikan dan perapian data penduduk Kubu Raya,” tutupnya. (Eka)

Kalbar

Pastikan Aktif dan Berfungsi, Disdikbud Melawi Monitoring Sejumlah Sanggar

Published

on

Disdikbud kabupaten Melawi monitoring ke salah satu sanggar Nsabankg Ngelamai. (Foto: Ist) 

MELAWI, Suaraborneo.com – Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Melawi monitoring sejumlah sanggar seni yang ada di kabupaten Melawi, monitoring guna memastikan sejumlah sanggar berfungsi sehingga kesenian kebudayaan di kabupaten Melawi tetap exsis di tengah badai Pandemi Covid-19, Selasa (10/05/2022).

Dalam perkembangan berbagai aspek dapat mempengaruhi maju mundurnya serta keberhasilan suatu daerah dalam memelihara seni dan budaya tersebut agar tidak hilang di telan zaman salah satunya keberadaan sanggar seni.

Dengan adanya sanggar seni yang tersebar di beberapa Desa di suatu daerah di harapkan semakin banyak generasi penerus bangsa dapat menyalurkan Hobby mereka di bidang seni.

“Khusus di kabupaten Melawi total ada 52 sanggar seni telah terdaftar, namun sebagian ada yang aktif dan tidak aktif. Untuk itu perlu keterlibatan semua pengurus sehingga sanggar seni dapat terus exsis,” Kata Kabid kebudayaan Disdikbud Melawi Hairusiana Rusli.

Sementara itu ketua sanggar seni Nsabangk Ngelamai Johni Anceh menyambut baik adanya monitoring dari pihak pemerintah kabupaten Melawi, menurut Johni perlu adanya pembinaan sehingga sanggar seni di Kabupaten Melawi dapat terus tumbuh dan berkembang melestarikan kesenian yang ada di setiap Daerah.

“Harapan kita tidak hanya di Data saja ,tetapi ada perhatian dari pihak pemerintah, sebab sanggar seni memiliki peran penting setiap kebudayaan yang ada,” harap Johni Ance.

Lanjut Johni di tengah Pandemi covid-19 banyak sanggar Seni ada sebagian telah vakum sebab tidak bisa mengadakan kegiatan keramaian. “Mudahan mudahan ke depan sanggar-sanggar di Melawi bisa aktif kembali”. Tutupnya. [io]

Continue Reading

Kalbar

Coach Addie Siap Bermitra Dengan Pemkab Ketapang dan Seluruh Pemda Wujudkan ASN BerAKHLAK

Published

on

Adi Supriadi MM atau akrab disapa Coach Addie. (Foto: Ist) 

KETAPANG, SuaraBorneo.com – Ketapang, Kalbar – Beberapa daerah di Indonesia sudah mengadakan Pelatihan Internalisasi Core Values ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan Employer Brandung Bangga Melayani Bangsa di lingkup pekerjaannya.

Adi Supriadi MM atau akrab disapa Coach Addie mengatakan bahwa Pelatihan internalisasi Core Value dan Corporate Culture seperti ini sudah biasa dilakukan pihak swasta khususnya perusahaan-perusahaan Asing seperti Jepang, Amerika dan perusahaan Multi Nasional lainnya.

“Kegiatan ini biasa dilakukan oleh Perusahaan Multinasional, bahkan dilakukan secara berulang setiap tahun dan terutama untuk karyawan baru, Core Values ASN BerAKHLAK dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa adalah langkah maju Pengembangan SDM ASN Di Indonesia, Jangan sampai terhenti dan terus dikembangkan,“ Kata Adi Supriadi dalam cuitannya di Account Twitternya, Ahad, 10 Mei 2022.

Pria  yang berpengalaman kurang lebih 20 Tahun menangani Sumber Daya Manusia (SDM) Perusahaan Multinasional di Jakarta ini lebih lanjut menambahkan bahwa adanya Core Values ini adalah hal yang patut disyukuri, tidak ada kata terlambat dalam memulai, walaupun bagi Negara maju ini sudah dilakukan puluhan tahun lalu.

“Core Values ASN BerAKHLAK ini akan dapat menyeragamkan nilai-nilai yang akan dianut ASN di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Ketapang jika dilakukan secara konsisten,“ Kata Coach Addie.

Pria yang merupakan kelahiran Kabupaten Ketapang dan salah satu alumni ESQ Leadership menjelaskan bahwa ASN BerAKHLAK adalah fondasi dasar yang wajib dibekalkan kepada ASN yang baru masuk menjadi ASN dan penting diulang secara periodik baik ASN yang sudah lama.

“Ini akan menjadikan ASN Happy, Healthy dan Wealhty, dan membangun kesadaran mutlak tujuan menjadi ASN, langkah cerdas pembinaan untuk menurunkan Index Korupsi di Indonesia, ASN akan sehat secara fisik, Emosional, Spritual dan Mental,“ sambungnya.

Selanjutnya, Direktur Eksekutif DPP Asosiasi Praktisi HR Indonesia (ASPHRI) dalam paparannya menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Pemerintah dengan program ini sejalan dengan harapan Oposisi, Jika Jokowi membuat Program ASN BerAKHLAK sedangkan HRS juga membuat Revolusi Akhak.

“Ini langkah penyatuan bangsa yang cerdas baik yang sedang bertugas menjalani amanah sebagai Pengelola Negara dan Opisisi yang selalu mengkritik Kinerja Pemerintah, Kata Kuncinya ada pada Revolusi Mental dan Revolusi Akhlak,” ujarnya.

Dalam Cuitannya, Coach Addie yang biasa berkeliling Jawa mengisi Pelatihan Pengembangan SDM ini  juga membagikan kalimat dari Mark Turner dan David Hulme (1997) yang mengatakan bahwa negara yang mengalami pertumbuhan yang pesat dan sustainable seperti Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Thailand dan Malaysia memiliki organisasi sektor publik yang efektif.

“Artinya, mereka mentrasnformasi organisasi pemerintahnya menjadi organisasi yang berorientasi pelayanan. Sudah Saatnya Indonesia mengikuti Negara Maju lainnya, Tidak ada kata terlambat dalam memulai, tetapi akan lebih terlambat jika tidak segera dimulai,“ ucapnya.

Founder Coach Addie Group ini juga mengatakan bahwa yang disampaikan bahwa Program ini merupalan sebuah transformasi, perubahan era, perubahan jaman dari 1.0 hingga 4.0 dan sebentar lagi adalah era 5.0.

“Untuk menghadapi segala bentuk perubahan kita lihat 100 tahun ke belakang, Arie de Geus meriset tentang negara negara yang mampu bertahan 100 tahun. Tidak lain karena harus memiliki core values dan core purpose, serta Corporate Culture yang Clear yaitu menjaga nilai nilai berAKHLAK dan tujuan sejati yaitu bangga melayani Bangsa,” imbuh Coach Addie

“Transformasi dan Kolaborasi adalah dua kata kunci untuk kemajuan Indonesia, hal ini juga sudah dicontohkan Anies Baswedan dalam membangun Jakarta, Hal utama yang didahulukan Anies adalah SDM nya, ini juga sejalan dengan lagu kebangsaan Kita Indonesia Raya, yang Kita harus bangun pertama kali adalah Bangun Jiwanya baru Bangun Badannya, Membangun Jiwa secara Kualitas manusianya dan membangun Badan secara pembangunan Fisik Insfrastruktur,“ lanjut Pria kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat yang berdomisili di Kota Bandung ini.

Coach Addie juga mengajak insan ASN Ketapang Kalimantan Barat khususnya dan ASN seluruh Indonesia untuk mengikuti program pelatihan berbasis membangun ‘jiwa” ini, sehingga terbangun keluarga bahagia sejahatera yang amanah dalam pekerjaan dan hidup bahagia sejahtera tanpa harus mencuri uang negara.

Diharapkan program pelatihan pengembangan SDM berbasis Core Values tidak hanya hanya untuk ASN< tetapi pimpinan tertinggi di setiap daerah bisa mengikutinya, Dasar dari Program ini adalah adanya Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi serta surat edaran Menteri Dalam Negeri diterbitkan dalam upaya menyegerakan implementasi Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding Bangga Melayani Bangsa ke seluruh ASN di Indonesia.

“Kita sebagai Pihak Swasta yang sudah lama menangani Pengembangan SDM berbasisi Core Value ini sangat gembira, bahkan terharu karena inilah yang harus segera dilakukan Pemerintah, sebagaimana Perusahaan-Perusahaan Maju seperti Hitachi, Toyota, Astra sudah melakukannya sejak lama, Pada dasarnyua Kita siap mendampingi Pemerintah untuk lahirnya ASN BerAKHLAK ini,“ tutup Adi Supriadi. (AS)

Continue Reading

Kalbar

PT SIP Bagikan 176 Paket Sembako untuk Sekolah dan Warga

Published

on

Pemberian paket Sembako yang diserahkan langsung Humas PT. SIP Marlis, ST. Par kepada Salah satu penerima SMA Negeri 1 Pemuar. (Foto: Ist) 

MELAWI, SuaraBorneo.com – Sebagai perusahaan yang berlokasi dan berdiri di lingkungan masyarakat, sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk menjalankan program CSR.

Kali ini PT. Samboja inti perkasa (SIP) melakukan kegiatan CSR dengan pembagian sembilan bahan pokok (sembako), Jum’at (29/04/2022).

Sebanyak 176 total paket yang di berikan di beberapa titik yaitu, SMA Negeri 1 Pemuar,SMP Negeri 1 Pemuar, SD 1 Pemuar Dan warga Desa Sekitar.

Humas PT. Samboja inti perkasa (SIP) Marlis ST.par berharap sembako yang di berikan dapat bermanfaat.

“Kegiatan bagi sembako ini tidak lepas dari komitmen perusahaan untuk tetap peduli kepada sekolah maupun warga yang bermukim di sekitar Kawasan pabrik. Selain didorong rasa ingin berbagi terhadap sesama,” kata pria yang akrab di sapat Marlis itu.

Lanjut marlis,keinginan perusahaan dapat memberikan bantuan agar program CSR untuk Masyarakat dapat terserap sehingga saling memberikan rasa kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu salah satu penerima Kepala SMA negeri 1 Belimbing Nia Daniati S,Pd. sembako yang di salurkan oleh pihak PT. SIP akan di bagikan kepada guru- guru honorer di lingkungan sekolah

“Kami dari pihak SMA Negeri 1 Belimbing sangat menyambut baik Dan Mengucapkan Terimakasih kepada PT. SIP dengan Pemberian sembako ini, Apalagi menjelang hari raya idul Fitri 1443 Hijriyah,” ucapnya.

Satu di antara Desa yang Menerima Sembako yaitu Desa Pemuar yang di terima oleh perangkat Desa Erpendi juga mengucapkan terimakasih kepada PT. SIP Atas Partisipasi dan kepeduliannya.

“Untuk Desa Pemuar kita Sebagian kita Salurkan Kepada warga yang membutuhkan,” ujar Erpendi.

Tak hanya Sekolah-sekolah Pembagian paket sembako ini Menyasar beberapa Warga Sekitar di pemukiman perusahaan. [io]

Continue Reading

Bengkayang

Dayak Bakati Benua Lumar Dusun Baremada Gelar Ritual Ngahap Paniu

Published

on

Dayak Bakati Benua Lumar Gelar Ritual Adat Ngahap Pinau. (Foto: Ist) 

BENGKAYANG, Suaraborneo com – Masyarakat Sub Suku Dayak Bakati, di Kampung Baremada Binua Lumar, Desa Lamolda, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang mengadakan ritual khusus Ngahap Paniu Lingak di tempat Panyungu (Pantak), pada Jumat (29/4). Ritual Ngahap Paniu sendiri dipercaya oleh masyarakat sekitar sebagai wujud penghormatan wajib dan hanya bisa dilakukan saat mendapat pesanan melalui bisikan roh leluhur.

Salah satu Tokoh Masyarakat setempat, Mardirius Lope menjelaskan, bahwa ritual Ngahap Paniu merupakan giat adat yang sangat sakral yang tidak bisa ditentukan seperti ritual adat lainnya. Dimana kata dia, ritual ini adalah adat penghormatan terhadap roh dan peninggalan leluhur yang berjuang dalam meraih kemenangan di masa lampau (masa ngayau).

“Setelah prosesi ritual di halaman kampung, masyarakat Kampung Baremada berjalan kaki menuju Pantak Sakral. Itu jarak tempuh kurang lebih 2 Kilometer, dengan dipimpin oleh tetua adat,” ucapnya.

Sementara terkait pelaksanaan ritual berdasarkan pesanan atau lewat bisikan roh leluhur yang dibisikkan melalui warga yang tergolong masih keturunan leluhur tersebut. Dia mengungkapkan, bahwa hal itu bisa terjadi melalui mimpi atau roh yang memasuki jiwa siapapun dari masyarakat yang merupakan satu keturunan.

“Pada saat pelaksanaan, beberapa sesajian pendukung ritual adat tariu juga jadi hal yang wajib disuguhkan. Seperti yang utama, diantaranya Tangkin sebagai alat perang mengayau yang merupakan peninggalan nenek moyang,” terangnya.

“Selain itu kita juga meletakkan kepala tengkorak yang merupakan peninggalan hasil mengayau, tayok yang berbahan dasar tepung campur kunyit, telur, bawang, kucai, sungke, cucur, amping sagon, poe salikat, gula madu, sipa, sengkotop, atau biama. Semua harus serba memenuhi angka tujuh,” timpalnya.

Setelah pelaksanaan ritual adat di Pantak selesai dilakukan, lanjutnya, masyarakat diperbolehkan pulang dan seluruh rumah di kampung juga turut dibersihkan dan di cuci menggunakan air tawar. Rumah tersebut nantinya diharapkan memberikan kedamaian dan dipenuhi dijauhkan dari segala sakit penyakit.

“Selain itu masyarakat Dayak Bakati Benua Lumar juga diminta untuk mematuhi pantangan setelah ritual. Yakni tak boleh beraktivitas selama sembilan hari bagi pemilik rumah yang menyelenggarakan adat, dan tujuh hari (tak boleh beraktivitas) bagi warga pendatang atau warga kampung,” ungkapnya.

Lebih jauh, dirinya juga berharap agar ritual adat semacam ini bisa terus dilestarikan secara terus menerus hingga ke generasi penerus, secara estafet. Ini dilakukan sebagai komitmen untuk mempertahankan tradisi adat peninggalan leluhur.

“Ritual ini kita harapkan juga dapat menjadi simbol dan identitas suku dayak, khususnya Dayak Bakati Benua Lumar,” pungkasnya. [RB]

Continue Reading

Kalbar

120 Kasus Di Melawi Terungkap Selama Operasi Pekat

Published

on

Barang bukti yang telah di amankan selama operasi pekat di wilayah hukum Polres Melawi tahun 2022. (Foto: Ist) 

MELAWI, suaraborneo.com – Sebanyak 120 kasus terungkap dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) di Kabupaten Melawi. Pengungkapan itu sebagai hasil Operasi Pekat Kapuas 2022 dengan rentang waktu selama 14 hari.

Wakapolres Melawi , Kompol.Asmadi , Jum’at (29/04/2022) saat menyampaikan dalam keterangan Press Realese di kantor Satpas polres Melawi mengatakan, capaian itu telah melebihi target yang di tetapkan.

Polda Kalimantan Barat menargetkan 11 target operasi pada Operasi Pekat Kapuas 2022 ini untuk Wilayah Hukum Polres Melawi

“Dari jumlah target kasus yang ditetapkan oleh Polda sebanyak 11 kasus, kami berhasil mengungkap 120 kasus,” kata Kompol. Asmadi

Dari total 120 kasus yang terungkap,di antaranya judi 1 Kasus, Narkotika 2 kasus,Premanisme 39 kasus,Kembang Api 29 Kasus,senpi atau sajam 7 kasus, Perjudian jenis togel 1 Kasus,prostitusi 11 pelaku dan kasus lainnya selama operasi pekat Kapuas tahun 2022, selain itu polres Melawi juga Mengamankan Sejumlah Barang bukti lainnya.

“Dari jumlah kasus itu,total 126 pelaku, sedangkan 4 orang Pelaku di lanjutkan ke tahap penyidikan. Sementara Sisanya kami berikan pembinaan,” ujar Kompol Asmadi.

Kompol.Asmadi meminta masyarakat agar tetap waspada dari berbagai tindakan kejahatan apalagi menjelang perayaan idul Fitri 1443 Hijriah. [io]

Continue Reading

Bengkayang

Disdikbud Bengkayang dan FIM Launching, Bedah Buku Hasil Karya Guru

Published

on

Pemerintah kabupaten Bengkayang Lounching dan Bedah Buku Hasil Karya Guru di aula kantor Disdikbud. (Foto: Ist) 

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Jelang memperingati Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten Bengkayang ke-23, yang jatuh pada Tanggal 27 April 2022,

Forum Indonesia Menulis (FIM) Kabupaten Bengkayang yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang menyelenggarakan kegiatan Launching dan Bedah Buku yang dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Rabu (20/4).
Giat launching dan Bedah buku tersebut diikuti oleh guru, akademisi dan praktisi serta pemerhati pendidikan melalui zoom meeting.

Acara Launching dan Bedah Buku ini dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Bengkayang, Drs H Syamsul Rizal, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Heru Pujiono, Ketua PGRI PK Bengkayang, Rudi, Pembedah Buku Drs. Hendrikus Clemen, dan Perwakilan Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi ( pendamping dan mentor Wisata Literasi Guru).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono menyampaikan, kegiatan ini sendiri merupakan puncak dari Program Wisata Literasi Guru yang telah menghasilkan tidak kurang dari 61 judul Buku hasil karya Guru-guru di Kabupaten Bengkayang baik jenjang SD maupun jenjang SMP. Kegiatan ini diharapkan kemampuan literasi masyarakat khususnya pendidik dan peserta didik semakin baik dan meningkat sehingga dapat mewujudkan Bengkayang sebagai Kabupaten Literasi.

Kata Heru, program Wisata Literasi Guru masih akan terus dilanjutkan tahun 2022 dimana diharapkan para guru bukan hanya selesai menulis satu buku, namun akan berkelanjutan dimana tahun 2022 melalui Sekolah Literasi Guru bukan hanya melibatkan guru dalam menulis tetapi juga selibatkan murid / siswa dalam menulis untuk menghasilkan sebuah karya.

“Pada kesempatan ini buku yang dibedah berjudul “Jiwaku Untuk Anak Negeri” karya Drs Agnes Krismarini ( Kepala Sekolah SMP 3 Samalantan) dan “ Pengrajin Handal si Kampung Kreatif” karya Heryanti, ( guru SD N 01 Jagoi Babang) dengan pembedah buku praktisi pendidikan Drs, Hendrikus Clemen,” ungkap Heru.

Heru sendiri sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh FIM (Forum Indonsia Menulis) Kabupaten Bengkayang. Harapannya, dalam upaya mewujudkan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Bengkayang khususnya misi kesatu mewujudkan Masyarakat yang Sehat, Cerdas dan Religius juga sekaligus dapat menginspirasi.
Sebagaimana motto yang dikembangkan yaitu GeMBIRA Bergerak ( Gigih, Empati, Bijak, Inspiratif, responsive dan Akseleratif), Pelajar KUAT (kreatif, ulet, Aktif dan terampil) dab Bangga SekolahKU dengan Kearifan Lokal, maka guru-guru yang sudah berhasil menulis dan dilaunching hasil karyanya ini dapat menginspirasi bagi guru-guru lainnya. Sehinga katanya, akan semakin mempercepat Ekosistem Pendidikan yang Akseleratif terwujudnya Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, Organisasi Penggerak dan persiapan pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar.

“Dan pada gilirannya akan terwujud Profil Pelajar Pancasila,” ucapnya.

Secara terpisah. Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis menyatakan, pemerintah sendiri menyambut baik dan berterima kasih atas terselenggaranya launching dan Bedah buku Karya Peserta Wisata Literasi Guru Kabupaten Bengkayang Tahun 2022.

Seperti diketahui bersama, visi dan misi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Tahun 2020-2024 adalah untuk mewujudkan “Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebhinekaan global”.

Strategi utamanya untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila antara lain; Pendidikan Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, Program Organisasi Penggerak, Kebijakan merdeka belajar, Kurikulum Merdeka, dan lain sebagainya.

Kata Darwis, program ini sangat relevan dengan visi Pemerintah Kabupaten Bengkayang Tahun 2021 – 2026 yaitu dengan misi pertama Mewujudkan kualitas Sumber Daya Manusia Yang Sehat, Cerdas dan Religius serta Motto : ” SDM Unggul Bengkayang MANTAP: Maju, Adil, Nasionalis, Terdepan, Amanah, dan Peduli”.

Lebih jauh ia menyampaikan, program Organisasi Penggerak adalah program pemberdayaan masyarakat secara masif melalui dukungan pemerintah untuk peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah berdasarkan model-model pelatihan yang dimiliki oleh Organisasi Kemasyarakatan Bidang Pendidikan yang sudah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa.
“Tujuan program organisasi penggerak adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa di seluruh Indonesia dan mendorong hadirnya berbagai best practice (praktik baik) yang dihasilkan oleh organisasi penggerak,” kata Darwis.

Organisasi-organisasi ini akan menggerakkan komunitas pada sekolah menjadi ekosistem yang menjamin siswa beraklak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong dan berkebhinekaan global. Oleh karena itu, seluruh warga sekolah harus dilibatkan dalam program organisasi penggerak yang secara khusus di Kabupaten Bengkayang melalui Forum Indonesia Menulis yang bergerak dibidang literasi.

“Sebagai bagian dari sekolah yang terlibat dalam Program Organisasi Penggerak kita harus terus berbagi, berinovasi dan beradaptasi di era disrupsi ini khususnya terhadap perubahan standar kompetensi kepala sekolah dan guru, pembelajaran dengan paradigma baru melalui kurikulum merdeka, perencanaan berbasis data, dan percepatan digitalisasi sekolah,” jelasnya.

“Mari kita terus merawat hati, pola pikir, intelengensi dan spirit untuk terus bergerak menciptakan Profil Pelajar Pancasila melalui keterlibatan kita Gembira Bergerak dan berkarya bersama menginspirasi dunia di Kabupaten Bengkayang ini sehingga terwujudnya SDM Unggul Bengkayang MANTAP,” tutupnya. (RB)

Continue Reading

Kalbar

Peringati Hari Kartini ke-143, DWP Melawi Gelar Bakti Sosial Beri Bantuan kepada Pekerja Harian Lepas

Published

on

Penyerahan Sembako kepada Pekerja Harian Lepas (PHL) oleh ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Melawi Ny.Petronela Asmawani Paulus, Kamis (21/04/2022). (Foto: Ist) 

MELAWI, SuaraBorneo.com – Dalam rangka memperingati hari Kartini ke-143 tahun 2022, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Melawi (DWP) melaksanakan bakti sosial.

Bakti sosial Berupa pemberian sembako kepada 117 Pekerja Harian Lepas di lingkungan Pemkab Melawi yang di pusatkan di Rumah jabatan Sekda Melawi Kamis (21/04/2022).

Dengan mengangkat tema besar, ‘Dengan Semangat Kartini Kita Wujudkan Perempuan yang Berdaya dan Berhati Mulia Demi Tercapainya Keluarga Indonesia yang Bahagia’, DWP Kabupaten Melawi ingin menjadikan sosok RA Kartini sebagai tauladan perempuan masa kini.

“Sosok RA Kartini memiliki karakter kepedulian sosial terhadap perempuan, sehingga dapat dirasakan hingga saat ini adalah bentuk perjuangan RA Kartini,” kata Ketua DWP Kabupaten Melawi Ny.Petronela Asmawani Paulus.

Selain memberikan sembako, DWP Kabupaten Melawi juga ingin berbagi di momen bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah.

“Sebagai bentuk kepedulian sosial dalam rangka memperingati Hari Kartini. Kami berharap semoga kehadiran DWP Kabupaten Melawi dengan memberikan sembako terutama di bulan suci Ramadhan ini dapat memberikan manfaat bagi sesama,” harap Ny petronela Asmawani Paulus.

Sementara itu, salah satu Pekerja Harian Lepas Dharmadi Menyambut baik dengan Aksi bakti sosial (Baksos) yang lakukan Dharma Wanita Kabupaten Melawi (DWP).

“mewakili dari teman teman lainnya saya mengucapkan terimakasih Atas partisipasi serta kepedulian dari ibu-Ibu Dharma wanita persatuan Kabupaten Melawi yang telah memberikan bantuan sembako,” tambah Dharmadi. [io]

Continue Reading

Kalbar

Pimpin Apel Siaga, Kapolres Melawi AKBP Sigit : Tetap Tingkatkan Patroli dan Monitoring, Walaupun Tidak Ada Aksi Demonstrasi

Published

on

Kapolres Melawi AKBP. Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K saat memimpin apel siaga antisipasi aksi demonstrasi di wilayah kabupaten Melawi. (Foto: Ist) 

MELAWI, SuaraBorneo.com – Dalam rangka mengantisipasi aksi demonstrasi pada 11 April 2022 di seluruh Wilayah Indonesia termasuk di ibu kota Provinsi Kalimantan Barat yaitu Pontianak.

Polres Melawi Jajaran Polda Kalbar juga menggelar apel siaga. Apel siaga ini dipimpin langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K dan dihadiri juga oleh Pejabat Utama Polres Melawi serta personel Polres Melawi. Kegiatan ini digelar di Lapangan Bhayangkara Mapolres Melawi, Senin (11/4/2022) pagi.

Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto memastikan tidak ada aksi demonstrasi di Kabupaten Melawi.

“Aksi demonstrasi ini tidak ada di Melawi, bukan karena dilarang. Namun karena kesadaran dari semua pihak,” jelasnya.

Kapolres Melawi AKBP Sigit juga menjelaskan pihaknya sudah mempersiapkan dan menyiagakan 1 pleton dalmas kerangka untuk memberikan pelayanan pengamanan apabila ada aksi demonstrasi di Kabupaten Melawi.

“Aksi demonstrasi tidak ada. Namun tetap tingkatkan kegiatan patroli dialogis maupun mobile, seperti di kantor-kantor Pemerintahan Kabupaten Melawi dan objek-objek vital. Tetap laksanakan monitoring situasi kamtibmas di Kabupaten Melawi ini,” tuntasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., M.A.P membagi Sat Samapta, Satlantas dan Satbinmas agar melaksanakan patroli dialogis dan mobile di Kota Nanga Pinoh Kabupaten Melawi.

“Sat Samapta melaksanakan patroli di kantor-kantor Pemerintahan Kabupaten Melawi dan objek vital, Satlantas dan Satbinmas melaksanakan patroli di pasar Nanga Pinoh Kabupaten Melawi,” tambahnya. [io]

Continue Reading

Kalbar

Peduli Sesama, TBBR Melawi Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

Published

on

Penyerahan bantuan oleh ketua TBBR Kabupaten Melawi Anton Desa kepada korban kebakaran Rumah Betang Laman Oras. (Foto: Ist) 

MELAWI, Suaraborneo.com – Musibah kebakaran yang menimpa Rumah Betang lama oras dusun laman oras Desa batu badak kecamatan Menukung kabupaten Melawi mendapatkan Simpati dari semua pihak salah satunya Tariu Borneo bangkule Rajang’k (TBBR ) kabupaten Melawi.

Penyerahan bantuan di komandoi langsung oleh ketua TBBR kabupaten Melawi Anton desa di dampingi perwakilan perusahaan sekitar,Pengurus anak cabang (PAC) Ella hilir,Pengurus anak cabang (PAC) Menukung beserta anggota.

Bantuan yang di serahkan berupa kasur sebanyak 30 lembar, perlengkapan masak,terpal untuk keperluan tenda,sembako dan lain-lainnya.

Saat serahkan bantuan ketua TBBR kabupaten Melawi menteskan air mata atas musibah yang menimpa warga rumah Betang lama oras.

“Kehadiran kami di sini untuk membantu sesama yang terkena musibah kebakaran apalagi rumah Betang merupakan situs budaya suku Dayak. Kami merasa prihatin atas musibah ini,” ungkap rasa prihatin ketua TBBR Melawi saat menyerahkan bantuan Selasa, (5/04/2022).

Di kecamatan Menukung ada dua situs budaya yang ada pasca kebakaran hanya tingga satu, untuk itu ketua TBBR kabupaten Melawi meminta semua pihak baik swasta maupun pemerintah daerah bisa membangun kembali rumah Betang tanpa merubah wujud asli rumah Betang itu sendiri.

“Kami TBBR siap bersinergi dengan siap saja ,bahkan untuk di Kalbar di berbagai kabupaten/ kota kami akan berkordinasi dengan TBBR lainnya bagaimana untuk memberikan bantuan kepada para korban dan membangun kembali rumah milik sub suku Dayak ini”. Kata Anton Desa.

Tak hanya di wilayah Melawi, TBBR kabupaten Melawi juga akan berkordinasi dengan TBBR lainnya di luar Kalbar maupun se tanah Borneo untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran.

“Terutama yang di Melawi kami juga mengucapkan terimakasih kepada pemkab Melawi yang sudah respon cepat baik itu PMI ,TP.PKK dan pihak lainnya yang sudah ambil bagian atas musibah rumah Betang ini,” tambahnya.

Sebelumnya peristiwa kebakaran rumah Betang laman oras terjadi Minggu (3/4/2022) pukul 16:00 wib Dimana rumah Betang di huni sebanyak 41 Kepala keluarga (KK) terdiri dari 128 laki-laki dan 62 orang perempuan. pada saat kejadian penghuni rumah Betang sebagian masih panen padi di ladangnya masing-masing dan sebagian ada yang tinggal di dalam rumah. Atas kejadian itu 2 orang di larikan ke rumah sakit akibat luka bakar yang cukup serius. [io]

Continue Reading

Umum

Populer