Gubernur Kalsel Turdes di HSU, Warga Terimakasih Jalan Mulus Tanpa Hambatan - SuaraBorneo.com
Connect with us

Daerah

Gubernur Kalsel Turdes di HSU, Warga Terimakasih Jalan Mulus Tanpa Hambatan

Published

on

Turun ke Desa (turdes) hari ke-5, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin atau Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah menyapa warga Alabio. (Foto/Adpim)

HULU SUNGAI SELATAN, SuaraBorneo.com – Turun ke Desa (turdes) hari ke-5, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin atau Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah menyapa warga Alabio saat acara Turun ke Desa (Turdes) Menembus Batas ke-10 bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan SKPD di Puskesmas Alabio, Kecamatan Sungai Pandan pada Jum’at (5/7/2024).

Sejak pagi, sejumlah relawan dari Komunikasi Relawan Tatanan Ramah Bakti Kemanusiaan (Komwantara) Kabupaten HSU bersama anggota Dishub HSU dan anggota Polsek Alabio tengah mengatur jalan lalu lintas pengendara dan kedatangan para warga setempat.

Para anggota pramuka berjejer di halaman depan Puskesmas Alabio bersama Penjabat (Pj) Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Zakly Asswan menunggu kedatangan orang nomor 1 di Kalsel.

Setibanya di lokasi acara, tepukan gendang beserta lantunan sholawat menyambut kedatangan rombongan tim turdes Gubernur Paman Birin dan Acil Odah dengan kesenian sinoman hadrah.

Paman Birin dan Acil Odah langsung melakukan penanaman pohon dan meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Alabio. Dan selepas jajanan warga diborong oleh Paman Birin, warga Alabio sontak bergemuruh dengan soraknya menyerbu jualan wadai khas lokal tersebut.

Pejabat (Pj) Bupati HSU, Zakly Asswan menyampaikan bahwa rakyat Kabupaten HSU yang khususnya di daerah Amuntai dan Alabio ingin sekali bertemu dengan istri orang nomor 1 di Kalsel, Acil Odah.

Karena, menurutnya Acil Odah isteri Paman Birin merupakan warga asli di Kota Bertaqwa ini.

“Asli urang Amuntai, Acil Odah kelahirannya. Selamat datang rombongan turdes ke-10 akhirnya tiba di Kota Alabio,” ucap Zakly.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Zakly juga mengucapkan tanda terimakasih atas perhatian Gubernur Paman Birin beserta jajaran Pemprov Kalsel yang telah memperbaiki jalan di Kabupaten HSU. Sehingga, jalan menjadi mulus tanpa hambatan bagi warga setempat.

Kemudian, Pj Bupati Zakly menjelaskan bahwa pihaknya juga memiliki slogan untuk kabupatennya, yang merupakan singkatan dari HSU (Harus Semangat Usaha). Hal itu tak jauh dari makna istilah Bergerak tersebut.

“Jalan kita kembali mulus, perbaikan infrastruktur jalan terus dilakukan oleh Paman Birin,” ungkap Pj Bupati Zakly.

Gubernur Kalsel Paman Birin menyampaikan dalam sambutannya, tim rombongan turun ke desa (turdes) menembus batas ke-10 ini merupakan langkah untuk dekat dengan warga Banua. Artinya, sang Gubernur beserta rombongan Forkopimda Kalsel dan jajaran SKPD Provinsi Kalsel telah menyambangi sejumlah desa selama itu.

“Turdes itu singkatan dari Turun ke Desa. Menembus batas ke-10, artinya sudah sepuluh kali bersama rombongan melakukan kunjungan atau kujuk-kujuk, kuliling ke Banua di 13 Kabupaten/Kota. Tidak mengenal panas, hujan serta siang dan malam,” jelas Paman Birin ke warga Alabio.

Paman Birin menceritakan, rombongan Alam Roh akhirnya tiba di Kota Alabio karena perjalanan yang cukup panjang. Pada hari itu, Paman Birin bersama rombongan menembus malam hari dari Desa Teluk Aru, wilayah terpencil di Kotabaru yang cuaca hujannya begitu deras mengguyur perjalanan turdes.

Namun, Paman Birin bersyukur bahwa kondisi rombongan tim turdes dapat menjalankan tugasnya hingga hari ini tiba di Kota Alabio. Sebab, menurutnya hal ini demi menyongsong generasi emas di tahun 2045.

“Itu 1 abad Indonesia. Jika dihitung maka 21 tahun lagi kita menyongsong anak-anak bangsa menjadi pemimpin ke depan, dan itu cita-cita serta harapan kita,” tegas Paman Birin di podium.

Lantas, Paman Birin disela itu memanggil sejumlah anak yang maju, mulai dari anak PAUD, SD, SMP hingga 12 santri Pondok Pasantren Al-Karamah Amuntai naik ke atas panggung. Mereka ditanyai oleh Gubernur Paman Birin soal berapa jumlah ikan yang diketahui, kemudian menyebutkan Pancasila hingga membacakan Surah Al Fatihah.

Masing-masing yang maju ke panggung, warga menerima hadiah uang senilai 200 Ribu, 400 Ribu hingga 2 Juta, sesuai dari ukuran pertanyaannya. Mulai dari bapak dan ibu-ibu, kawula muda hingga anak kecil.

Nada Kamilah (17), seorang siswi SMAN 1 Amuntai mengucapkan terima kasih atas pemberian hadiah oleh Gubernur Paman Birin. Uang itu akan digunakannya untuk keperluan sekolah, kebetulan dirinya tengah menyiapkan kelulusan untuk melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi.

“Ada 4 pertanyaan, Alhamdulillah tim kami bisa menjawab dan sangat berterima kasih ke Paman Birin, mudahan beliau sehat selalu. Dan uang ini rencana disimpan dulu,” ungkap Nada, perempuan berkerudung putih itu.

Nada menjelaskan, alasannya menabung karena ingin melanjutkan dari kelulusan sekolahnya ke dunia kampus. Ia mengaku, kini sudah menjelang akhir sekolahnya di kelas 12 SMAN 1 Amuntai.

“Ulun doakan Paman Birin dan Acil Odah, sukses dan disehatkan selalu. Rezeki beliau mengalir terus,” tutupnya.

Kegiatan turut dihadiri oleh sejumlah pembakal yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten HSU. Selain itu juga kedatangan Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK, Ketua MUI Kabupaten HSU, KH. M. Said Masrawan dan tokoh ulama di Amuntai. [ad/adpim]

Bagikan ke

Daerah

Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bank Kalsel Salurkan 24 Ekor Sapi Kurban

Published

on

Program CSR, Penyerahan sapi kurban Bank Kalsel di Kabupaten Balangan.(Foto: Bank Kalsel)

PARINGIN, SuaraBorneo.com – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah terasa makin nyata di Kabupaten Balangan. Dengan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, Bank Kalsel Cabang Paringin menyalurkan bantuan 24 ekor sapi kurban kepada Pemkab Balangan. Penyerahan dan penyaluran bantuan berlangsung di Lapangan Martasura, Paringin, Kamis (21/5/2026).

Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Balangan, Abdul Hadi dan Akhmad Fauzi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut untuk menerima sekaligus menyalurkan hewan kurban kepada para perwakilan masjid dan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran manfaat.

Dalam kesempatan itu, Abdul Hadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas kepedulian Bank Kalsel. Menurutnya, langkah ini merupakan wujud nyata sinergi yang baik antara dunia usaha dan Pemerintah Daerah dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kami serahkan bantuan sapi kurban dari CSR Bank Kalsel. Hewan-hewan ini nantinya akan disembelih saat Idul Adha dan dagingnya akan kami pastikan dibagikan merata kepada warga yang membutuhkan. Ini bentuk kebersamaan dan kepedulian yang sangat berharga bagi kami semua,” ungkap Abdul Hadi.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin, M Isnaeni menjelaskan penyaluran bantuan hewan kurban ini sudah menjadi agenda rutin tahunan yang tidak pernah terputus. Bahkan, pada tahun 2026 ini, jumlah hewan kurban yang disalurkan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. “Tahun ini kami salurkan total 24 ekor sapi. Jumlahnya bertambah dari tahun lalu. Harapan kami, dengan jumlah yang lebih banyak ini, keberkahan dan manfaat ibadah kurban bisa dirasakan oleh lebih banyak warga di Balangan. Ini komitmen kami sebagai bank milik daerah untuk terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas M Isnaeni.

Ia juga merinci pembagian bantuan tersebut agar tepat sasaran, yaitu disalurkan kepada unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Masjid Al Akbar Balangan, serta sejumlah perwakilan desa yang ada di wilayah Kabupaten Balangan.

Mewakili para penerima manfaat, Perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Akbar Balangan, Rahmi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Bantuan ini dinilai sangat meringankan dan membantu kelancaran pelaksanaan ibadah kurban di masjid tersebut nantinya. “Terima kasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Balangan dan Bank Kalsel. Bantuan ini sangat berguna dan meringankan kami. Semoga kebaikan ini terus berlanjut dan masyarakat di seluruh wilayah Balangan bisa merasakan dampak positifnya,” ucap Rahmi. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Bank Kalsel Serahkan Hadiah Undian Kredit Multiguna Kepada ASN HST

Published

on

Penyerahan hadiah undian Kredit Multiguna Bank Kalsel kepada ASN di halaman Kantor Bupati HST. (Foto/Muhammad)

BARABAI, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel Cabang Barabai terus memperkuat hubungan kemitraan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui program undian Kredit Multiguna.

Hal itu terlihat dalam kegiatan apel gabungan Pemkab HST yang dirangkai dengan penyerahan hadiah undian Kredit Multiguna Bank Kalsel, senin (11/5/2026) di halaman Kantor Bupati HST.

Kepala Bank Kalsel Cabang Barabai Widhas Raditya, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada nasabah, khususnya ASN yang telah mempercayakan layanan perbankan kepada Bank Kalsel.

“Untuk HST sebenarnya mendapatkan tiga hadiah utama dari undian kredit multiguna yang dilaksanakan di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Namun, satu hadiah berupa paket umrah atas nama Mardiana dikembalikan ke Kementerian Sosial lantaran alasan kesehatan penerima serta aturan yang tidak memperbolehkan hadiah dialihkan maupun diuangkan.

Dalam kesempatan itu, dua unit sepeda listrik diserahkan kepada para pemenang undian atas nama Muhammad Halilurrahman dan Anton Nortasiah Rahmi.

Dirinya berharap program apresiasi tersebut mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya ASN Pemkab HST, terhadap layanan Bank Kalsel.

“Mudah-mudahan ini dapat meningkatkan pertumbuhan kredit multiguna di HST dan mempererat hubungan yang sudah terjalin baik selama ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati HST H. Gusti Rosyadi Elmi, turut mengapresiasi kontribusi Bank Kalsel sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan sangat penting dalam mendorong pelayanan serta kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengapresiasi Bank Kalsel Cabang Barabai yang selama ini terus mendukung berbagai program daerah dan memberikan pelayanan kepada ASN maupun masyarakat,” pungkasnya. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Bank Kalsel Umumkan Relokasi dan Pembukaan Kantor Kas Baru di Kotabaru

Published

on

Bank Kalsel mengumumkan pemindahan alamat (relokasi) KCP Sebelimbingan dan pembukaan kantor baru Pasar Limbur Raya di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. (Foto/Instagram @bankkalsel)

KOTABARU, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel mengumumkan pemindahan alamat (relokasi) dan pembukaan kantor barunya di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Operasional kedua kantor itu dimulai pada Senin (20/4/2026).

Pihaknya mengumumkan pemindahan alamat Kantor Cabang Pembantu (KCP) Sebelimbingan dari yang sebelumnya di Pasar Limbur Raya di Jalan Putri Ciptasari, per 20 April nanti akan resmi berkantor baru di Komplek Perkantoran Pemkab Kotabaru, Jalan Meranti Kuning, Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Provinsi Kalimantan Selatan, kode pos 72114.

Sementara itu, kantor satunya lagi adalah Kantor Kas Pasar Limbur Raya, akan mulai beroperasi di alamat yang sebelumnya ditempati oleh KCP Sebelimbingan, yaitu Pasar Limbur Raya, Jalan Putri Ciptasari.

Melalui Instagram resminya, Bank Kalsel mengatakan dengan beroperasinya dua jaringan kantornya ini di Kabupaten Kotabaru, diharapkan pelayanan kepada masyarakat setempat bisa lebih baik lagi.

“Untuk informasi lebih lanjut, bisa hubungi Call Center Bank Kalsel di nomor 0800 1122 000,” ujar Humas Bank Kalsel. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Bupati Kotabaru Pesan Bank Kalsel Tumbuh Bersama untuk Banua yang Lebih Baik

Published

on

Bupati Kotabaru, Muh. Rusli, S.Sos. (Foto/Humas Pemkab Kotabaru)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saya, Muh. Rusli, SSos, Bupati Kotabaru, atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 kepada Bank Kalsel.

Semoga Bank Kalsel semakin maju dan hebat, terus bertransformasi menjadi bank yang modern, adaptif, serta senantiasa menjadi mitra utama dalam mendukung pembangunan dan memperkuat perekonomian di Kalimantan Selatan.

Bank Kalsel, tumbuh bersama untuk Banua yang lebih baik.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Peduli Nasabah Setia, Bank Kalsel Cabang Pelaihari Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Pensiunan ASN

Published

on

Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Muhammad Hasan, saat diwawancarai seusai penyaluran paket sembako kepada pensiunan ASN Tanah Laut. (Foto/Diah Ayu Fatimah)

PELAIHARI, SuaraBorneo.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap nasabah setia, Bank Kalsel Cabang Pelaihari menyalurkan bantuan ratusan paket sembako yang ditujukan utama bagi para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN). Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Bank Kalsel Cabang Pelaihari pada Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Di Kabupaten Tanah Laut, tercatat sekitar 350-an paket sembako disalurkan kepada para pensiunan ASN yang selama ini menerima pembayaran gaji melalui bank milik daerah itu.

Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Muhammad Hasan, menjelaskan bahwa momentum penyaluran CSR kali ini memang difokuskan untuk memberikan apresiasi kepada para pensiunan.

”Paket CSR ini diberikan kepada seluruh pensiunan ASN di Kalimantan Selatan yang gajinya dibayarkan melalui Bank Kalsel. Ini adalah wujud nyata perhatian kami kepada mereka,” ujar Hasan.

Selain menyasar para pensiunan, Bank Kalsel juga menyalurkan 25 paket sembako kepada perwakilan wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Melalui perhatian tersebut, Bank Kalsel berharap dapat memperkuat hubungan profesional dan silaturahmi dengan insan pers yang terus mengawal pembangunan di daerah. [adv]

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Wagub Kalsel Hasnuryadi Kagumi Warisan Kerajinan Purun dan Ilung UMKM HSU

Published

on

Wakil Gubernur Kalse H. Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi, mengunjungi Kelompok Usaha Galeri Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). (Foto/Adpim)

AMUNTAI, SuaraBorneo.com – Usai melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah dan buka puasa bersama di Masjid Rasyidiyah, Desa Telaga Silaba, Kecamatan Amuntai Selatan, Wakil Gubernur Kalse H. Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi, mengunjungi Kelompok Usaha Galeri Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (7/3/2026) malam.

Kunjungan tersebut merupakan inisiasi Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, yang ingin menunjukkan potensi kerajinan khas daerah yang telah berkembang pesat dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat setempat, bahkan telah menembus pasar nasional hingga mancanegara.

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah, khususnya pada sektor kerajinan berbahan baku lokal yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.

Galeri Kembang Ilung dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan yang memproduksi aneka anyaman bernilai seni tinggi dengan bahan dasar eceng gondok (ilung) dan purun.

Produk yang dihasilkan pun cukup beragam, mulai dari tas, dompet, topi, sandal hotel, kursi atau mebel, boks penyimpanan hingga berbagai dekorasi rumah (home decor).

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi masyarakat yang mampu bertahan dan berkembang melalui sektor UMKM.

Menurutnya, kerajinan khas Hulu Sungai Utara memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, bahkan hingga menembus pasar internasional.

“Produk kerajinan dari HSU ini kualitasnya sangat baik dan bahkan sudah menembus pasar luar negeri. Ini menunjukkan bahwa karya masyarakat banua memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Wagub Hasnuryadi juga menyoroti peran industri kerajinan tersebut dalam pemberdayaan masyarakat.

Wagub Hasnuryadi menyebut, usaha berbasis keterampilan tradisional ini menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi ratusan masyarakat.

“Keterampilan mengolah bahan baku lokal seperti purun dan ilung ini diwariskan secara turun-temurun. Dari ibu rumah tangga kemudian berkembang menjadi usaha yang mampu menyerap banyak tenaga kerja,” tambahnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga terus mendorong digitalisasi pemasaran bagi para pelaku UMKM. Berbagai pelatihan digital diberikan agar para pengrajin mampu memperluas pasar melalui platform online.

Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah juga menyediakan outlet khusus bagi produk UMKM di bandara melalui Dinas Koperasi dan UKM. Para pengrajin dapat menitipkan produknya dengan sistem konsinyasi tanpa dipungut biaya.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memperkuat pemasaran produk lokal melalui kebijakan daerah. Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan, toko swalayan modern diwajibkan menyediakan ruang sebesar 30 persen untuk produk-produk lokal.

“Ini salah satu upaya agar produk UMKM kita bisa lebih mudah dipasarkan dan dikenal masyarakat luas,” jelas Wagub Hasnur.

Melalui dukungan berbagai pihak dan semangat “HSU Bangkit”, Hasnuryadi berharap kerajinan khas Hulu Sungai Utara tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu memperkuat perekonomian masyarakat Kalimantan Selatan secara berkelanjutan. [adv/adpim]

 

Bagikan ke
Continue Reading

Daerah

Pemprov Kalsel Dukung Tanam Jagung Serentak Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Published

on

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan dukungannya terhadap program penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026. (Foto/Adpim)

TANAH LAUT, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan dukungannya terhadap program penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di kawasan Bentok, Desa Banyu Hirang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (7/3/2026) siang.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dalam sambutan tertulis melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman jagung serentak yang dilaksanakan secara nasional dan dipusatkan di Sumatera Selatan.

“Hari ini penanaman jagung serentak yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel dan penanaman dilaksanakan di Sumatera Selatan, kemudian untuk di Kalimantan Selatan ditempatkan di Bentok, Banyu Hirang, Tanah Laut,” terangnya.

Gubernur Muhidin menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan terhadap program tanam jagung Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel, sebagai upaya mendorong peningkatan produksi jagung sekaligus membantu kesejahteraan petani.

“Pemerintah provinsi sendiri mendukung kegiatan penanaman jagung Kuartal I yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel dengan memberikan bantuan berupa bibit dan pupuk,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Kalsel juga akan membahas lebih lanjut terkait stabilitas harga jagung agar harga yang diterima petani tetap menguntungkan.

“Untuk penguncian harga nanti mungkin akan kita bahas lebih lanjut. Yang jelas pemerintah berharap harga yang diterima petani tidak merugikan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengatakan penanaman jagung oleh jajaran Polri di Kalimantan Selatan menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi jagung serta ketahanan pangan daerah.

Ia menyebut target penanaman jagung oleh Polri di wilayah Kalsel mencapai 1.431 hektare. Saat ini Polda Kalsel memiliki lahan sekitar 2.052 hektare dan sekitar 900 hektare di antaranya telah ditanami jagung.

“Kabupaten Tala ini juga kita akan canangkan sebagai sentra jagung Provinsi Kalsel,” ungkap Yudha.

Ia juga menyampaikan bahwa harga jagung yang diterima petani saat panen cukup kompetitif, yakni sekitar Rp4.000 per kilogram untuk jagung basah, Rp5.500 per kilogram dengan kadar air 17–18 persen, dan Rp6.400 per kilogram dengan kadar air 14 persen.

Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto optimistis daerahnya dapat menjadi sentra produksi jagung di Kalimantan Selatan. Ia mengungkapkan pada tahun 2020 luas tanam jagung di Tanah Laut mencapai sekitar 2.759 hektare dengan total produksi sekitar 123 ribu ton.

Namun produksi sempat menurun akibat pandemi Covid-19 yang memengaruhi aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen.

Rahmat menilai salah satu tantangan yang dihadapi petani adalah ketidakstabilan harga jual jagung di pasar. Karena itu, ia mengapresiasi langkah Polda Kalsel yang berinisiatif membantu menjaga harga pembelian jagung di tingkat petani.

Salah satu perwakilan kelompok tani di Tanah Laut, Kartono, mengaku kerja sama dengan Polri memberikan dampak positif bagi para petani.

“Karena keuntungan itu bersih kita terima, tidak perlu dipotong untuk apapun lagi. Jadi keuntungan itu lebih berasa,” kata Kartono.

Ia menambahkan sistem tersebut membuat petani merasa lebih nyaman karena tidak perlu lagi memikirkan penyimpanan maupun pemasaran hasil panen. [adv/adpim]

 

Bagikan ke
Continue Reading

Populer