Barito Kuala
Kurangnya Penerangan Akses Jalan Menjadi Perhatian Jumat Curhat di Kecamatan Anjir Pasar
BARITO KUALA, SuaraBorneo.com – Kapolres Batola Akbp Diaz dampingi Kapolda Kalsel saat Gelar Kegiatan Jum’at Curhat Bersama Kapolda Kalsel bertempat di Gedung Serbaguna Kec. Anjir Pasar Kab. Batola Pada hari Jumat tanggal 31 Mei 2024 pukul 08.45 Wita
Jumat Curhat yang merupakan Program Unggulan Kapolda Kalsel kali ini dilaksanakan di Kec. Wilayah Kab. Batola di pimpin oleh Kapolda Kalimantan Selatan yang diwakili Oleh Dir Binmas Kombes Sri Damar Alam ,Kapolres Batola Akbp Diazdan Para Pejabat Utama Polres Batola.
Kegiatan Jumat Curhat juga di hadiri oleh Forkopimcam Kecamatan Anjir Pasar, dan Kepala Instansi Lintas sektor Kec. Anjir Pasar Ketua MUI Anjir Pasar toga, toma dan toda Kec. Anjir Pasar sekitar dan masyarakat sekitar 150 Orang
Kombes Sri Damar dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Jumat Curhat bertujuan untuk mendengarkan aspirasi, keluhan dan informasi dari masyarakat secara langsung.
“Masyarakat bisa mencurahkan isi hati terkait permasalahan yang dialami dilingkungannya. Selain itu kegiatan ini untuk menjalin tali silaturahmi antara masyarakat dengan Kepolisian dan bersama menjaga situasi Kamtibmas didaerah Kalimantan Selatan Kab. Batola” ungkapnya.
Kinerja Polres Batola dan Jajarannya Polsek Anjir Pasar banyak mendapat Apresiasi dari warga Masyarakat dan para tokoh yang hadir berkaitan Kerjasama dgn Bhabinkamtibmas tentang pengawasan anak sosialisasi bahaya narkoba yang sering dilaksanakan oleh Polres Batola dan Polsek Anjir Pasar serta seringnya Polsek Sanbang dan patroli kedesa.
Tidak hanya Apresiasi beberapa aspirasi, informasi, juga diberikan masyarakat dalam Giat Jumat Curhat tersebut sebagai berikut :
1. Abriansyah (Kades Anjir Pasar Kota)
– Kurang nya lampu penerangan jalan
2. Yasdi Fitri (Tokoh Masyarakat)
– Menumpuk nya pedagang dan lokasi parkir ranmor, agar diberi lampu rambu disetiap persimpangan jalan
3. Drs.H.Abdul Gafar (Ketua MUI Anjir Pasar)
– Instropeksi diri masing” untuk saling menasehati
– Sholat tahajud, bangun malam selain Lakukan ibadah giat tersebut bisa bermanfaat utk mencegah terjadinya tindak pidana secara tidak langsung karena dapat terdengar ada org yg masih terjaga sehingga dapat mengurungkan niat bagi pelaku kejahatan yg mana secara tdk langsung dapat membantu tugas kepolisian
4. Peltu Haris Santo (Danramil 1005-09 Anjir Pasar)
– Kec.Anjir Pasar merupakan jalur lintasan Kalsel Teng, program desa bersinar yg sdh berjalan di Ds.Anjir Pasar Kota mohon bisa diterapkan di Desa lain dgn bersinergi dgn seluruh stak holder yang ada
Tanggapan dari Kapolda Kalsel yang diwakili Dir Binmas Polda Kalsel dan ditambahkan oleh Kapolres Batola :
1. Akan dikoordinasikan dengan dinas terkait untuk penerangan jalan
– Terimakasih atas dukungan terhadap polri sampai saat ini
2. Koordinasi dgn Instansi terkait untuk pemasangan lampu rambu-
3. Jangan berhenti, terus lakukan program pengawasan terhadap pengguna narkoba sehingga dapat diminimalisir
3. Sebagai umat beragama memang sdh sepatutnya kita saling mengingatkan dalam hal kebaikan
– Terus lakukan kebaikan dan terimakasih sudah mendukung dan membantu tugas Polri
4. Jangan berhenti untuk program Desa Bersinar akan tetapi keterbatasan anggota yg ada dilapangan, hidupkan partisipasi Masyarakat sehingga dapat berjalan.
Dalam kegiatan tersubut Kapolda Kalsel diwakili Dir Binmas juga memberikan bantuan Sembako kepada Masyarakat Kec. Anjir Pasar, Diharapkan bantuan tersebut dapat mempererat jalinan tali Silrahmi dan meringankan beban hidup yang bersangkutan, pemberian sembako sebagai penutup Kegiatan. (*)
Bagikan keBarito Kuala
Penutupan MTQ XXXVII Tingkat Kalsel di Batola, Gubernur H. Muhidin Ajak Masyarakat Membiasakan Baca Al- Quran
MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Gubernur H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H Muhammad Syarifuddin secara resmi menutup pelaksanaan Musyabakah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 pada Kamis malam (25/07/2026) di Lapangan 5 Desember Marabahan Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Berdasarkan keputusan Dewan Juri MTQ yang diketuai H Fahrurrazi, memutuskan, juara umum peraih piala bergilir dan piala tetap MTQ ke XXXVII Provinsi Kalsel tahun 2026 diraih Kota Banjarmasin.
Sementara, juara umum perorangan MTQ ke XXXVII tingkat Provinsi Kalsel tahun 2026 diraih Hj Nida Khairiah, Cabang Tilawah Puteri asal kafilah Kota Banjarmasin. .
Setelah pelaksanaan MTQ usai, disampaikan harapan Gubernur H Muhidin kepada masyarakat di Banua, tumbuh kerinduan untuk membaca Alquran dalam diri masing-masing, bergema dalam lingkungan keluarga serta mewarnai kehidupan masyarakat dengan akhlak qurani.
Kemudian, Gubernur H Muhidin mengajak masyarakat muslim, membiasakan membaca Alquran sehabis salat magrib seperti kebiasaan para orangtua dulu.
“Beranikan diri kita untuk melarang diri sendiri anak dan keluarga agar bisa meninggalkan aktivitas yang lain di antara shalat magrib dan isya. Sediakan sebagian waktu kehidupan kita untuk membaca Alquran karena hiasan terindah dengan rumah kita adalah rumah yang di dalam terdengar bacaan Alquran,” sebut Sekdaprov menyampaikan pernyataan Gubernur H Muhidin.
Pada kesempatan itu, Sekdaprov Syarifuddin yang merangkap Ketua Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalsel, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang telah menyatu dalam satu tekad dan semangat untuk mensukseskan MTQ ini.
Kemudian kepada para juara MTQ, khususnya kafilah yang meraih juara umum, diharapkan mampu terus meraih prestasi ke tingkat nasional.
Sementara itu, Bupati Batola, H Bahrul Ilmi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, kegiatan MTQ ke XXXVII ini berjalan sukses dan lancar sesuai harapan.
Terima kasih pun disampaikan atas dukungan Pemprov Kalsel, LPTQ dan jajaran, dewan hakim, Kementerian Agama Batola dan tim kerja, panitia, relawan dan masyarakat.
Kepada para pemenang disampaikan ucapan selamat dan semoga prestasi yang dicapai, menjadi motivasi lainnya untuk mengukir prestasi yang lebih baik di kesempatan mendatang.
Selanjutnya Plh Kemenag Kalsel, H Hari Seputra menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Kalsel H Muhidin, para wali kota/bupati dan semua pihak terkait yang memberikan banyak dukungan untuk penyelenggaraan MTQ ini.
Pihaknya juga mendorong para qari/qariah, hafidz/hafidzah, mufassyir/mufassyirah, yang belum meraih prestasi atau juara pada kesempatan ini, agar terus berjuang di event-event yang sama berikutnya.
Prosesi penutupan MTQ diakhiri dengan penyerahan bendera LPTQ oleh Paskibraka kepada Bupati Batola H Bahrul Ilmi, lalu diserahkan kepada Ketua LPTQ Provinsi Kalsel H Muhammad Syarifuddin dan selanjutnya bendera LPTQ diberikan kepada Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Sahrujani.
Kabupaten HSU ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke XXXVIII Tingkat Provinsi Kalsel tahun 2028 mendatang. [adv/adpim]
Bagikan keBarito Kuala
Sekdaprov H Muhammad Syarifuddin Hadiri Malam Ta’aruf MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel
BATOLA, SuaraBorneo.com – Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Kabupaten Barito Kuala pada 18–26 Juni 2026.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Malam Ta’aruf MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, pada Jum’at (19/6/2026).
MTQ tahun ini mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Batola SATU (Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul).”
Kedatangan H. Muhammad Syarifuddin beserta rombongan disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Barito Kuala dan para tamu undangan. Suasana penyambutan semakin syahdu dengan iringan musik gambus dari Grup Latansania asal Martapura.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel melalui Sekdaprov HM. Syarifuddin menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan seluruh pihak. Menurutnya, Malam Ta’aruf menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQ agar berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
”Keberhasilan yang paling utama bukan hanya terselenggaranya kegiatan ini dengan baik, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ungkap Sekdaprov Kalsel, M. Syarifuddin.
Sekdaprov berharap lantunan ayat suci Al-Qur’an yang akan menggema selama pelaksanaan MTQ dapat menjadi motivasi bagi umat Islam untuk semakin gemar membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an.
Menurutnya, syiar Islam di Kalimantan Selatan akan semakin berkembang melalui kegiatan-kegiatan keagamaan seperti MTQ yang mampu menghadirkan kebahagiaan, ketenteraman, dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada kesempatan tersebut, M. Syarifuddin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan MTQ, khususnya Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Kantor Kementerian Agama, serta LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan.
HM Syarifuddin turut mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung sehingga MTQ dapat terlaksana secara tertib, aman, nyaman, dan meriah.
“Semoga MTQ ini menjadi ajang yang mendatangkan keberkahan serta membawa kebaikan bagi masyarakat Barito Kuala dan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh Dewan Hakim Kementerian Agama kabupaten/kota dan kafilah peserta yang datang dari berbagai daerah se-Kalimantan Selatan.
Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Bupati Bahrul mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta di Bumi Ije Jela, khususnya di Marabahan sebagai ibu kota kabupaten.
“Kehadiran bapak dan ibu sekalian menjadi kebanggaan bagi kami. Selamat datang kepada seluruh Dewan Hakim dan kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan,” katanya.
Bahrul Ilmi menekankan pentingnya menjalin silaturahmi dan saling mengenal antarpeserta melalui konsep ta’aruf. Menurutnya, meskipun MTQ merupakan ajang kompetisi untuk meraih prestasi terbaik, semangat persaudaraan dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas.
Bupati berharap suasana kompetisi dapat berlangsung dalam nuansa yang harmonis, sejuk, dan penuh kekeluargaan sehingga mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara seluruh peserta.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyinggung kehadiran Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang baru saja menunaikan ibadah haji. Ia berharap keberkahan dari ibadah tersebut membawa kebaikan bagi daerah dan masyarakat Kalimantan Selatan.
Bupati mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat besar dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 menjadi ajang penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an melalui berbagai cabang perlombaan yang diikuti kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. [adv/adpim]
Bagikan keBarito Kuala
Bank Kalsel Cabang Marabahan Gelar “Kepala Cabang Goes To School”
MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel Cabang Marabahan ikut memeriahkan momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan menggelar kegiatan Kepala Cabang Goes To School yang diselenggarakan, selasa (12/5/2026) di SDN Marabahan 1, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalsel.
Kegiatan sendiri langsung dihadiri oleh Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan Rudy Fahrurrazi, Kepala Sekolah SDN Marabahan 1 Hj Indriati Wiratin, S.pd. M.pd, dengan sekitar 253 siswa, serta 20 guru yang mengikuti kegiatan.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya menabung sejak dini, menjaga kebersihan, serta memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan penyampaian edukasi secara interaktif kepada para siswa. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan Rudy Fahrurrazi menyampaikan materi mengenai “Ilmu Semut” dan konsep 3S, yaitu Simpan, Senang-senang, dan Sedekah, serta pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
“Kegiatan ini sangat positif guna memberikan pemahaman kepada para generasi muda, tentang pentingnya menabung sejak dini. Hal ini akan sangat bermanfaat nantinya bagi mereka untuk mewujudkan cita-citanya di masa akan datang,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Marabahan Hj Indriati Wiratin, S.pd. M.pd, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat positif karena selain mengajarkan siswa untuk mencintai kebersihan, juga memberikan pemahaman tentang pentingnya budaya menabung sejak usia dini,” pungkasnya. [adv]
Bagikan keBarito Kuala
Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Pertanian dan Pupuk Bersubsidi untuk Barito Kuala
BATOLA, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, Pemprov Kalsel menyalurkan bantuan pertanian senilai Rp1,7 miliar kepada Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, kepada Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, pada kegiatan Panen Raya di Desa Baringin Jaya, Handil Paliwara, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (7/1/2026).
Bantuan APBD Kalsel tersebut mencakup Bantuan Pertanian Bidang Tanaman Pangan sebesar Rp1.083.056.250, Bantuan Bidang Hortikultura sebesar Rp425.577.000, serta Bantuan Bidang Penyuluh Pertanian Swadaya sebesar Rp192.000.000.
Selain dari APBD Provinsi, Kabupaten Barito Kuala juga menerima dukungan dari Kementerian Pertanian melalui dana APBN senilai Rp1,1 miliar. Bantuan tersebut terdiri dari kegiatan olah lahan cetak sawah sebesar Rp806.400.000 serta bantuan irigasi perpompaan sebanyak dua unit senilai Rp306.000.000.
Tak hanya itu, Barito Kuala juga memperoleh alokasi penyaluran pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian sebanyak 20.230 ton untuk mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan merupakan bentuk komitmen Pemprov Kalsel dalam mendorong peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.
“Tadi juga telah diserahkan bantuan dari Pak Gubernur yang bersumber dari APBD dan APBN, terutama untuk kegiatan pengelolaan tanaman pangan, hortikultura, dan kegiatan pendukung lainnya. Nilainya hampir Rp2,8 miliar,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan pupuk bersubsidi juga menjadi perhatian penting pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Barito Kuala.
“Untuk subsidi pupuk, lebih dari 20 ribu ton kita alokasikan untuk Barito Kuala. Selanjutnya tinggal bagaimana pengelolaannya agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” pungkasnya.
Melalui berbagai bantuan tersebut, Pemprov Kalsel berharap sektor pertanian di Kabupaten Barito Kuala semakin maju, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. [adv/ad]
Bagikan keBarito Kuala
Perluas Akses Layanan Syariah, Bank Kalsel Resmikan KCPS Handil Bakti
BATOLA, SuaraBorneo.com – Merespons meningkatnya jumlah nasabah serta kapasitas bisnis layanan syariah, Bank Kalsel resmi membuka Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) Handil Bakti yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan Ruko No. 2, Kelurahan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Senin (1/12/2025).
KCPS Handil Bakti ini merupakan hasil relokasi dari KCPS Kayutangi, yang sebelumnya beroperasi di Jalan Brigjend H. Hasan Basri No. 26C Banjarmasin. Langkah pemindahan ini menjadi bagian dari strategi Bank Kalsel untuk memperluas jangkauan layanan syariah ke wilayah yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta akses masyarakat yang terus berkembang.
Peresmian berlangsung sederhana namun hangat, dihadiri oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin; Direktur Bisnis Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor; serta Bupati Barito Kuala yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi & Pembangunan, Saberi Thanoor.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan bahwa pembukaan KCPS Handil Bakti bertujuan untuk menghadirkan layanan syariah yang lebih nyaman, representatif, dan mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar.
“Handil Bakti dipilih karena wilayah ini berkembang pesat dan sangat strategis untuk penguatan jaringan syariah Bank Kalsel. Dengan relokasi ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan akses layanan keuangan syariah yang lebih baik,” ujar Fachrudin.
Ia menambahkan bahwa pertumbuhan layanan dan produk syariah Bank Kalsel semakin signifikan dari tahun ke tahun. Karena itu, Bank Kalsel berharap kehadiran KCPS Handil Bakti dapat menjadi pusat pelayanan yang lebih optimal dan menjadi mitra utama masyarakat dalam memperoleh layanan keuangan berbasis prinsip syariah.
Relokasi kantor cabang ini juga menjadi wujud nyata komitmen Bank Kalsel dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di Kalimantan Selatan. Dengan lokasi yang lebih strategis dan mudah diakses, KCPS Handil Bakti diharapkan mampu meningkatkan aktivitas transaksi, kualitas layanan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Barito Kuala dan sekitarnya.
“Bank Kalsel terus berupaya menghadirkan layanan perbankan syariah yang kompetitif dan terpercaya sebagai bagian dari visi menjadi menjadi bank yang kuat, kompetitif dan berkontribusi untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional,” pungkasnya. [adv/ad]
Bagikan keBarito Kuala
Nasabah Handil Bakti Merasa Senang Kehadiran ATM Setor Tarik Tunai Bank Kalsel
HANDIL BAKTI, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel merupakan Bank Pembangunan Daerah di Kalimantan Selatan selalu memberi layanan bagi nasabahnya dengan menyediakan ATM Setor Tarik Tunai di Kantor Unit Handil Bakti beralamat di Jalan Trans Kalimantan Kabupaten Barito Kuala.
Tersedianya ATM Setor Tarik Tunai, warga sekitaran Handil Bakti merasa senang dapat melakukan setor uang tidak perlu lagi mengantri, apalagi di awal bulan muda, banyak nasabah antri sebagian mengambil uang pensiunan.
Salah satu nasabah, Ahmad untuk keperluan pembayaran PDAM, Listrik dan lainnya sangat terbantu karena tidak perlu lagi ke teller untuk setor uang.
“Alhamdulillah sekarang di Kantor Bank Kalsel Unit Handil Bakti sudah ada fasilitas untuk setor tunai dan saya tidak perlu lagi ke kantor pusat apabila di unit sudah tutup,” ungkap Ahmad, Jum’at (11/7/2025)
Kehadiran ATM Setor Tarik Tunai warga sekitar Handil Bakti sangat terbantu dengan keberadaan mesin baru tersebut.
“Saya merasa senang dan bangga menabung di Bank Kalsel karena semua keperluan menggunakan mobile banking Aksel Bank Kalsel untuk melakukan transaksi dan transfer,” pungkas Ahmad. [adv/ad]
Bagikan keBarito Kuala
Ketahanan Pangan Nasional, Pemprov Kalsel Gelar Panen Raya di Desa Panca Karta
MARABAHAN, SuaraBorneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan Panen Raya di Desa Panca Karta, Kecamatan Alalak Raya, Kabupaten Barito Kuala, Senin (7/4/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Panen Raya Padi Serentak yang diselenggarakan di 14 provinsi seluruh Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.
Acara ini dihadiri oleh Pangdam IV Mulawarman, Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Pj Sekda Kalsel, Muhammad Syarifuddin, Bupati Batola, Wakil Bupati Batola, serta Kepala Dinas PKP Kalsel, Syamsir Rahman, bersama dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman atas perhatian besar yang diberikan terhadap ketahanan pangan nasional, terutama dalam meningkatkan produksi padi sebagai komoditas pangan utama Indonesia.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Panen Raya Padi Serentak di 14 provinsi, yang menjadi bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi antara pemerintah pusat, TNI, pemerintah daerah, sektor swasta, akademisi, dan petani.
“Keberhasilan Panen Raya ini mengingatkan kita akan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam pembangunan sektor pertanian. Dengan komitmen dan upaya bersama, kita akan terus mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Syarifuddin.
Selain itu, Bupati Batola, H. Bahrul Ilmi, menambahkan bahwa momentum ini menjadi penghargaan besar bagi Kabupaten Barito Kuala yang turut berperan aktif dalam menciptakan ketahanan pangan di Kalsel dan Indonesia.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan air yang optimal untuk mendukung pertanian berkelanjutan, seperti pembangunan tanggul untuk memastikan ketersediaan air dan memfasilitasi penanaman padi hingga tiga kali setahun.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, mengungkapkan bahwa Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi dengan produksi gabah tertinggi di Pulau Kalimantan, mencapai 1,26 juta ton gabah kering panen.
Ia juga menyebutkan bahwa Presiden dan Menteri Pertanian memberikan arahan untuk meningkatkan produksi gabah menjadi 3 juta ton dengan bantuan optimalisasi lahan dan cetak sawah rakyat.
“Panen Raya Serentak di Kalsel hari ini mencakup 8 kabupaten, dengan total lahan yang dipanen sekitar 20 ribu hektare. Di Kabupaten Barito Kuala, ada 6 hektare yang terlibat dalam kegiatan ini. Kalsel akan terus berkontribusi sebagai penyangga pangan nasional,” kata Syamsir.
Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga berencana melaksanakan survei untuk pengembangan sawah rakyat yang akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu 15 ribu hektare pada tahap pertama dan 7 ribu hektare pada tahap kedua.
“Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan baik di tingkat lokal maupun nasional,” ungkapnya.
Kegiatan Panen Raya ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia, dengan Kalimantan Selatan sebagai salah satu sentra utama produksi padi di tanah air.
Untuk diketahui kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alat pertanian oleh Kementerian pertanian kepada Kabupaten Batola serta dilanjutkan dengan banguan Pemprov Kalsel ke Petani di Batola. [adv/ad]
Bagikan ke-
Kaltara2 tahun agoAcara Apel Digelar di Islamic Center Bitul Izzah
-
Kalsel2 tahun agoDibuka Jokowi dan Iriana, Acil Odah Turut Hadiri Hari Anak Nasional di Papua
-
Kalbar2 tahun agoReses Ke Melawi, Yessy Lakukan Pelatihan Bagi Masyarakat Peduli Api
-
Kalsel2 tahun agoKalsel Raih Penghargaan Komunitas Informasi Masyarakat Terinovatif 2024
-
Balikpapan2 tahun agoMulai 1 September 2024, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series
-
Jakarta2 tahun agoBMKG: Waspada Potensi Hujan Deras Angin Kencang dan Petir
-
Kriminal-Hukum1 tahun agoSat Narkoba Polres Sergai Ringkus PNS Pemko Tebing Tinggi Bawa Sabu

